cover
Contact Name
Shitta Elvaretta
Contact Email
shittaelvarettaa@gmail.com
Phone
+6282373395776
Journal Mail Official
ekos.fai.uml@gmail.com
Editorial Address
Jl. ZA. Pagar Alam No.14, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung, Lampung 35132
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
ISSN : 26210622     EISSN : 30473829     DOI : https://doi.org/10.36269
Core Subject : Religion, Economy,
The purpose of this journal is for the publication of scientific articles covering studies within the scope of Islamic Economics, such as: 1. Philoshopy of Islamics Economics 2. Islami Economics Thought 3. Islamic Economics and Contemporary Issues 4. Contemporary issues in Islamic Financial Institution 5. Sharia Management 6. Sharia Accounting 7. Legal aspects in Islamic Economics
Articles 81 Documents
Analisis Akad Kerjasama Bagi Hasil Antara Pemilik Lahan Pinang Dengan Pekerja di Desa Sungai Landak, Kec. Senyerang, Tanjab Barat (Univeritas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi), Amirul; Hardi (Univeritas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi), Eja Armaz
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 8, No 02 (2025): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v8i02.3773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme akad kerjasama bagi hasil antara pemilik lahan pinang dengan pekerja di Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kerjasama bagi hasil di Desa Sungai Landak terbagi menjadi tiga bentuk utama: sistem bagi hasil, sistem buruh tani atau upah, dan sistem arian (gantian). Masyarakat umumnya melakukan perjanjian secara lisan tanpa adanya dokumen tertulis atau saksi, yang berpotensi menimbulkan ketidakadilan dan kecurangan dalam pelaksanaan. Meskipun praktik ini mencerminkan prinsip tolong-menolong dan saling menguntungkan, masih terdapat celah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan. Dari perspektif ekonomi syariah, pemahaman masyarakat tentang konsep bagi hasil dalam Islam masih minim. Masyarakat lebih mengutamakan praktik tradisional yang telah berlangsung turun-temurun
SOAR Analysis in the Development of Mitraguna Berkah Financing at Bank Syariah Indonesia KCP Tasikmalaya HZ Mustofa Nurkaromah (Universitas Siliwangi), Silvia Ripa; Yuliani (Universitas Siliwangi), Nadia
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 8, No 02 (2025): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v8i02.3854

Abstract

This study aims to analyse the development strategy of Mitraguna Berkah financing products at Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Tasikmalaya HZ Mustofa using the SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) approach. This research uses descriptive qualitative methods through interview techniques and field observations. The results of the analysis show that the strength of the product lies in the payroll autodebet scheme, competitive margins, no collateral, as well as the support of digitalisation and communicative consumer human resources. Development opportunities are wide open through the potential of payroll customers, Islamic financial literacy, and untapped market areas. The resulting strategy includes increasing Islamic financial literacy, promoting bundling as a form of financial hijrah, strengthening the customer-centric approach based on spiritual values, and expanding through strategic partnerships.
Inovasi Pelayanan Publik dalam Perspektif Ekonomi: Upaya Meningkatkan Efisiensi dan Kepuasan Masyarakat (Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek), Yulandari
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 8, No 02 (2025): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v8i02.3878

Abstract

Pelayanan publik adalah elemen penting dalam pelaksanaan tata pemerintahan karena berkaitan langsung dengan pemenuhan hak-hak dasar warga. Tulisan ini mengkaji inovasi dalam pelayanan publik dari sudut pandang ekonomi, dengan menyoroti pentingnya efektivitas, efisiensi, dan peningkatan kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengandalkan data sekunder dari sumber-sumber yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa inovasi dalam pelayanan publik, terutama melalui pemanfaatan teknologi digital, dapat mempercepat proses birokrasi, mempermudah akses layanan, mengurangi biaya, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Meski demikian, masih ada tantangan seperti kurangnya infrastruktur yang memadai, rendahnya tingkat literasi digital, keterbatasan dana, serta perbedaan kebijakan antar daerah. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang menyeluruh melalui pelatihan untuk pegawai, penguatan infrastruktur, dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian, inovasi dalam pelayanan publik tidak hanya memperbaiki kualitas layanan, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat kepercayaan rakyat, dan menciptakan pemerintahan yang partisipatif, responsif, serta fokus pada kebutuhan masyarakat.
The Influence Of Poverty And Unemployment On Economic Growth With Regional Income As Mediation Variables In East Java 2017-2021 (UIN Maulana Malik Ibrahim), Sopiyatun
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 8, No 02 (2025): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v8i02.3884

Abstract

Objective from study This For analyze the effect of poverty and unemployment on economic growth with regional income as a mediating variable in East Java 2017-2021 . In this study apply quantitative methods. The data used is the time series from 2017 to 2021 obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) for East Java Cities and Regencies. The secondary data is processed using path analysis techniques with the Smart PLS tool. Results this research show that Poverty has a positive effect on regional income in regencies and cities in East Java, poverty has a negative effect on economic growth in regencies and cities and cities in East Java, unemployment has a positive effect on regional income in regencies and cities in East Java, unemployment has a negative effect on economic growth in regencies and cities in East Java, Regional Income has no positive effect on Economic Growth in regencies and cities in East Java, Poverty has no indirect positive effect on Economic growth by mediating Regional Income in regencies and cities in East Java, Unemployment has no positive effect directly on Economic Growth through Regional Income in regencies and cities in East Java.
Zakat Sebagai Salah Satu Indikator Keuangan Publik Islam Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia Dini Fadhilah (UIN Raden Intan Lampung); Fauzan Baihaqi (UIN Raden Intan Lampung); Sinta Nazwa (UIN Raden Intan Lampung); Siti Mainumah (UIN Raden Intan Lampung)
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 9, No 01 (2026): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v9i01.5165

Abstract

Ketimpangan ekonomi dan kemiskinan tetap menjadi tantangan utama dalam pembangunan global yang memerlukan instrumen redistribusi pendapatan yang strategis. Meskipun kebijakan fiskal konvensional telah diterapkan, efektivitasnya sering kali terhambat oleh faktor inefisiensi birokrasi dan ketidaktepatan sasaran program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konsep zakat sebagai indikator dalam sistem keuangan publik Islam, mekanisme redistribusinya, serta efektivitasnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur komprehensif yang mengintegrasikan perspektif ekonomi Islam dengan kebijakan fiskal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat merupakan pilar utama instrumen fiskal Islam yang berfungsi untuk mencapai keadilan distributif dan kesejahteraan atau falah. Distribusi zakat yang efektif terbukti secara signifikan mampu meningkatkan indikator kesejahteraan seperti pendapatan, konsumsi, dan indeks pembangunan manusia. Temuan penelitian juga menekankan bahwa pendayagunaan zakat secara produktif memberikan dampak jangka panjang yang lebih berkelanjutan dibandingkan bantuan konsumtif karena mampu mentransformasi status mustahik menjadi muzaki. Namun, optimalisasi peran zakat masih terkendala oleh rendahnya literasi masyarakat, lemahnya tata kelola lembaga, dan kurangnya integrasi dengan sistem keuangan nasional. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan fiskal yang mengintegrasikan zakat ke dalam sistem keuangan publik nasional serta penguatan transparansi melalui sistem pelaporan digital untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan efektivitas distribusi.
Strategi Blue Ocean Dalam Inovasi ZIS Digital Untuk Penguatan Ekonomi Umat Arvan Sandika (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta); Muhamad Zen (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta); Fatmawati (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 9, No 01 (2026): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v9i01.5179

Abstract

Transformasi digitalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mendorong lembaga filantropi Islam untuk menghadirkan inovasi layanan yang lebih efektif dan kompetitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Blue Ocean Strategy dalam inovasi ZIS digital di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) guna memperkuat ekonomi umat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dari laporan BAZNAS, publikasi resmi, regulasi zakat, dan artikel ilmiah terkait digitalisasi filantropi Islam. Analisis dilakukan menggunakan kerangka Blue Ocean Strategy melalui pendekatan Eliminate, Reduce, Raise, dan Create (ERRC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi ZIS digital melalui platform online, QRIS, dan integrasi fintech syariah mampu meningkatkan penghimpunan dana, transparansi, serta partisipasi muzaki, khususnya generasi muda. Novelty penelitian ini terletak pada penerapan Blue Ocean Strategy sebagai model diferensiasi layanan filantropi Islam digital yang menciptakan nilai baru melalui kemudahan akses, akuntabilitas real-time, dan perluasan pasar zakat digital. Penelitian ini menegaskan bahwa inovasi ZIS digital berpotensi memperkuat inklusi keuangan syariah dan pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.
Kajian Akad Salam dan Istishna dalam Perspektif Hukum Islam serta Penerapannya dalam Transaksi Modern Devita Rizkyani Putri (STAI Pelita Nusa Bandung Barat)
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 9, No 01 (2026): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v9i01.5108

Abstract

Perkembangan transaksi ekonomi modern platform digital menghasilkan praktik jual beli yang mirip dengan akad dalam fiqih muamalah, seperti salam dan istishna. Hal ini menuntut pemahaman yang akurat tentang sejauh mana kedua akad tersebut selaras dengan prinsip hukum Islam. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait akad salam, istishna, dan konsep gharar dalam transaksi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa akad salam dan istishna diperbolehkan apabila terpenuhi syarat kejelasan spesifikasi barang, harga, dan waktu penyerahan. Dalam praktik kontemporer, akad salam dapat dianalogikan dengan sistem pre-order di marketplace, sedangkan akad istishna relevan untuk pemesanan barang yang masih dalam proses produksi. Potensi gharar tetap ada, umumnya tergolong gharar yasir (ringan) bila informasi cukup jelas, namun dapat berubah menjadi gharar fahish (besar) jika ketidakjelasan mendominasi. Oleh karena itu kejelasan, transparansi, dan kesepakatan menjadi indikator penting untuk menilai kesesuaian transaksi dengan prinsip syariah dan menjadi panduan bagi masyarakat agar bertransaksi secara bijak.
Analisis Peran Produk Domestik Bruto (PDB) Dalam Mengukur Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Uci Wulandari (UIN Raden Intan Lampung); Mickye Shakylla (UIN Raden Intan Lampung); Niswatul Ummah (UIN Raden Intan Lampung); Muhammad Yusuf Bahtiar (UIN Raden Intan Lampung)
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 9, No 01 (2026): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v9i01.5071

Abstract

Produk Domestik Bruto (PDB) merupakan salah satu indikator utama yang digunakan untuk mengukur tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PDB dalam menggambarkan kondisi dan perkembangan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal ekonomi dan laporan resmi yang relevan dengan topik penelitian. Namun, masih terdapat permasalahan terkait sejauh mana PDB mampu merepresentasikan kondisi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh serta keterbatasannya dalam menggambarkan distribusi pendapatan dan kualitas pembangunan ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa PDB memiliki peran penting dalam menggambarkan aktivitas ekonomi suatu negara melalui berbagai komponen pembentuknya, seperti konsumsi rumah tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, serta ekspor dan impor. Selain itu, perubahan nilai PDB juga dapat mencerminkan kondisi perekonomian nasional, baik dalam keadaan pertumbuhan maupun perlambatan ekonomi. Dengan demikian, PDB tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai dasar dalam perumusan kebijakan ekonomi oleh pemerintah untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Analisis Strategis Peran Bank Syariah Dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Masyarakat Pedesaan di Air Molek Asi Sahara (STAI Nurul Falah Air Molek); Viras Alti Pidola (STAI Nurul Falah Air Molek)
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 9, No 01 (2026): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v9i01.5141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara strategis peran bank syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat pedesaan di Air Molek. Rendahnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal masih menjadi permasalahan utama yang dipengaruhi oleh keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi keuangan dan digital, serta hambatan geografis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, dan laporan resmi yang berkaitan dengan perbankan syariah dan inklusi keuangan pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah memiliki peran strategis dalam memperluas akses layanan keuangan melalui penyediaan pembiayaan mikro syariah, penerapan branchless banking, pemanfaatan layanan keuangan digital, serta program edukasi literasi keuangan berbasis masyarakat. Prinsip syariah yang menekankan keadilan, transparansi, dan larangan riba turut meningkatkan tingkat penerimaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah. Selain itu, kolaborasi dengan lembaga lokal seperti koperasi desa, pelaku UMKM, dan komunitas keagamaan mampu memperkuat jangkauan layanan keuangan syariah di wilayah pedesaan. Namun, implementasi inklusi keuangan syariah masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya literasi digital, keterbatasan jaringan internet, dan minimnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap lembaga keuangan formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bank syariah memiliki potensi besar dalam mendukung digital financial inclusion masyarakat pedesaan apabila didukung oleh transformasi digital yang berkelanjutan, peningkatan edukasi keuangan, dan penguatan kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan lokal.
Pemanfaatan Pendanaan Syariah Sebagai Upaya Menghindari Praktik Riba Pada UMKM di Pasar Amahami Kota Bima Gita Sulastri (Universitas Muhammadiyah Bima); Umar Sagaf (Universitas Muhammadiyah Bima); Dinah Husniah (Universitas Muhammadiyah Bima)
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 9, No 01 (2026): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v9i01.5178

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan pendanaan syariah sebagai upaya menghindari praktik riba pada UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 35 pelaku UMKM, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive dengan kriteria pelaku UMKM aktif, memiliki pengalaman mengakses atau mempertimbangkan akses pembiayaan, serta menjalankan usaha di Pasar Amahami. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,4% informan masih menggunakan rentenir sebagai sumber pembiayaan utama, sedangkan pemanfaatan bank syariah hanya 2,9% dan koperasi syariah 0,0%. Rendahnya penggunaan pendanaan syariah dipengaruhi oleh literasi keuangan syariah yang terbatas, persepsi bahwa bank syariah sama dengan bank konvensional, prosedur yang dianggap rumit, minimnya sosialisasi, serta kebutuhan modal cepat. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis konteks pasar tradisional di Kota Bima yang memperlihatkan kesenjangan antara ketersediaan produk syariah dan perilaku pembiayaan UMKM. Implikasi penelitian menegaskan perlunya strategi jemput bola, edukasi akad syariah, penyederhanaan administrasi, dan pendampingan usaha agar pendanaan syariah menjadi alternatif permodalan yang lebih adil dan bebas riba.