cover
Contact Name
Roi Milyardi
Contact Email
roi.milyardi@maranatha.edu
Phone
+6222 - 2012186
Journal Mail Official
jurnal_ts@eng.maranatha.edu
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Maranatha, Jl. Surya Sumantri No.65, Sukawarna, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40164
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 14119331     EISSN : 25497219     DOI : https://doi.org/10.28932/jts
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil is an Indonesia national wide accredited, peer reviewed, open access journal that publish and disseminate high quality, original research papers in Civil Engineering Field. Jurnal Teknik Sipil covers the following scope of research Structures, Geotechnics, Hydrology and Hydraulics, Transportation, Construction Engineering & Management, Infrastructure Management, Disaster Management, Materials Technology.
Articles 288 Documents
Analisis Kondisi Permukaan Perkerasan Jalan pada Jalan Lemahneundeut dengan Metode PCI dan RCI Tan Lie Ing; Septa Riana
Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v15i1.1854

Abstract

Penilaian kondisi permukaan jalan merupakan salah satu tahapan untuk menentukan jenis programevaluasi yang perlu dilakukan. Dua metode yang dapat digunakan dalam melakukan penilaiankondisi jalan adalah metode Pavement Condition Index dan metode Road Condition Index.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kondisi ruas jalan Lemahneundeutberdasarkan kedua metode tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengandata berupa hasil survei kerusakan jalan. Urutan prioritas penanganan jalan dengan metode PCImerangking kondisi perkerasan dari nilai 0 hingga 100 sedangkan metode RCI didasarkan padarentang nilai 0 sampai 10. Hasil evaluasi kondisi ruas jalan Lemahneundeut dengan metode PCIdidapatkan rata-rata nilai PCI adalah 84,785 yang berarti kondisi fungsional jalan sangat baik danmetode RCI sebesar 7,5 yang berarti jalan dalam kondisi permukaan sangat baik dan umumnyarata namun masih memerlukan pemeliharaan yang rutin.
Evaluasi Kinerja Lalu Lintas pada Lintaasan Kereta Api di Jalan Abdul Rahman Saleh Tommy Pratama; Budi Hartanto Susilo
Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v15i1.1856

Abstract

Banyak masalah yang terjadi pada transportasi perkotaan, contohnya pada Kota Bandung yangbanyak terdapat perlintasan kereta api. Lalu lintas kereta api yang frekuensi hariannya mencapaipuluhan kali perjalanan, menimbulkan masalah transportasi perkotaan, antara lain tertundanyawaktu perjalanan rata-rata kendaraan, terjadinya antrean yang panjang, penurunan kecepatan, danlain sebagainya. Oleh karena itu, perlu adanya analisis dari kinerja lalu lintas yang khusus danterperinci pada perlintasan kereta api, khususnya di Abdul Rahman Saleh-L.M.U. Nurtanio 2.Analisis didasarkan pada pengamatan di lapangan dan perhitungan dengan metode ManualKapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Hasil analisis menyimpulkan bahwa kinerja lalu lintas padalintasan Abdul Rahman Saleh masih buruk, dengan derajat kejenuhan (DS) mencapai 0,91,kecepatan perjalanan rata-rata kurang dari 15km/jam, panjang antrean mencapai 880meter, dantundaan cukup tinggi. Perlintasan Abdul Rahman Saleh perlu penanggulangan dengan solusiseperti pelebaran mulut simpang, penggunaan median jalan campuran (permanen dan barrier),penerapan polisi lalu lintas, memperjelas peraturan tentang parkir di sisi jalan Abdul RahmanSaleh, batasan waktu melintas untuk kendaraan berat, dan penertiban pedagang kaki lima yangmenggunakan tepi jalan.
Efek Pengurangan Dimensi Mold terhadap Nilai CBR-Unsoaked Material Crushed Limestone Pangandaran Andrias Suhendra Nugraha; Ahmad Fauzi Iqbal
Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v15i1.1857

Abstract

California Bearing Ratio (CBR) adalah salah satu parameter geoteknik yang digunakan padadesain konstruksi jalan. Nilai CBR dapat diperoleh baik dari hasil pengujian material dilaboratorium maupun di lapangan. Pada pelaksanaan uji CBR di laboratorium, dibutuhkan volumematerial uji yang cukup besar sehingga membutuhkan biaya yang mahal. Untuk mengurangi biayadan kebutuhan material uji tersebut maka diperlukan suatu upaya untuk melakukan penelitianterhadap uji CBR laboratorium dengan menggunakan mold (cetakan) uji berdiameter lebih kecil(non-standard) dari mold standard untuk uji CBR.Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efek pengurangan dimensi mold terhadap nilai CBRunsoakedmaterial crushed limestone. Material uji berasal dari daerah Pangandaran, Jawa Barat.Diameter mold uji non-standard yang digunakan untuk uji CBR antara lain adalah: 10,06cm (moldstandard Proctor), 7,94cm (mold non-standard A), 4,96cm (mold non-standard B). Ukurandiameter piston ~ 1/3 ukuran diameter mold.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio pengurangan diameter mold berbanding terbalik denganrasio peningkatan nilai CBR-unsoaked. Rasio pengurangan dimensi mold uji non-standardterhadap dimensi mold uji CBR standard berturut-turut adalah; 0,66 (atau ~ 2/3) untuk moldstandard proctor, 0,52 (atau ~ 1/2) untuk mold non-standard A, dan 0,33 (atau ~ 1/3) untuk moldnon-standard B. Rasio peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR)-unsoaked dengan molduji non-standard terhadap nilai CBR-unsoaked dengan mold uji CBR standard beturut-turutadalah; 1,67 (atau ~ 3/2) untuk uji dengan mold standard Proctor, 2,04 (atau ~ 2/1) untuk ujidengan mold non-standard A, dan 3,08 (atau ~ 3/1) untuk uji dengan mold non-standard B.
PEMETAAN RISIKO KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN TOL CIPULARANG Deni Setiawan; Mayani Asima
Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v15i2.1923

Abstract

Salah satu tol yang tercatat rawan kecelakaan oleh Badan Pengusaha Jalan Tol (BPJT) Kota Bandung adalah Tol Cipularang. Mulai dari kecelakaan lalu lintas ringan yang tidak menimbulkan korban jiwa hingga kecelakaan lalu lintas berat yang menelan korban jiwa. Jumlah korban jiwa yang diakibatkan karena kecelakaan lalu lintas di Tol Cipularang akhir-akhir ini menjadi perhatian khusus bagi pengelola jalan tol dan masyarakat. Jasamarga Tbk mencatat korban jiwa dari kecelakaan lalu lintas pada Tahun 2014 hingga 2018 sebanyak 6.303 korban jiwa, sebanyak 1.261 korban per tahun dan sebanyak 106 setiap bulannya, berarti dapat dikatakan bahwa Tol Cipularang menelan 4 korban jiwa setiap harinya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kecelakaan lalu lintas dan melakukan pemetaan risiko (risk mapping) di ruas jalan Tol Cipularang yang menelan korban jiwa terbanyak dari Tahun 2014 hingga Tahun 2018. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa risiko kecelakaan lalu lintas tertinggi terjadi pada Tahun 2014 dengan kategori risiko sangat berbahaya. Untuk pemetaan ruas jalan tol ditemukan bahwa titik paling rawan kecelakaan lalu lintas di Tol Cipularang berada di ruas Padalarang Barat KM.84-KM.120 Ram Jati Luhur. Sedangkan faktor dari kecelakaan lalu lintas paling dominan disebabkan oleh faktor manusia yaitu: kurang antisipasi dan mengantuk, yang kedua disebabkan oleh faktor kendaraan yaitu ban pecah, slip dan kerusakan mekanis.
STUDI LOKASI RAWAN KECELAKAAN DI KOTA BANDUNG Rizki Mirzam Nuryasan; Budi Hartanto Susilo
Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v15i2.1946

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menjadi permasalahan utama dalam penyelanggaraan tranportasi jalan di Indonesia. Untuk meningkatkan keselamatan transportasi jalan ada beberapa cara salah satunya yaitu melakukan penentuan dan penanganan lokasi rawan kecelakaan (LRK). Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan, menganalisis dan menyusun penanganan LRK dengan metode Angka Ekuivalen Kecelakaan (AEK) dan Upper Control Limit (UCL). Studi ini menggunakan data sekunder dari Polrestabes Bandung (periode tahun 2018). Dalam analisis frekuensi kecelakaan, terdapat 92 LRK, kemudian analisis dengan metode AEK dan UCL menghasilkan 15 LRK prioritas. Dari identifikasi LRK prioritas digunakan 3 (tiga) LRK prioritas untuk menjadi acuan dalam melakukan survei lapangan, pembuatan denah LRK dan usulan tindakan penanganan LRK yaitu Jalan Sor GBLA, Jalan Soekarno-Hatta, dan Simpang Supratman-Ciliwung.
PENGARUH SUDUT KEMIRINGAN LERENG TERHADAP ANGKA STABILITAS LERENG TANAH KOHESIF BERDASARKAN KURVA TAYLOR DAN SOFTWARE GEO5 Andrias Suhendra Nugraha; Adi Kurniawan Sutanto
Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v15i2.1958

Abstract

Perkembangan software dalam bidang geoteknik khususnya pada analisis stabilitas lereng akan mempermudah analisis dan juga memberikan tingkat akurasi analisis yang lebih baik dari metode konvensional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sudut kemiringan lereng (?) terhadap angka stabilitas (Ns) pada lereng tanah kohesif homogen berdasarkan kurva Taylor dan analisis output software Geo5. Jenis tanah kohesif pada lereng adalah lempung dengan konsistensi medium (medium clay). Sudut kemiringan lereng (?) yang ditinjau lebih kecil dari 53°. Hasil studi menunjukkan bahwa salah satu keunggulan analisis stabilitas lereng dengan software Geo5 adalah dapat memberikan informasi mengenai lokasi slip circle atau circular slip surface, dimana hal ini tidak dapat diperoleh dari kurva Taylor. Sudut kemiringan lereng semakin besar, maka angka stabilitas semakin besar untuk setiap faktor kedalaman (Df) yang sama. Hal tersebut berlaku untuk analisis berdasarkan kurva Taylor maupun berdasarkan software Geo5. Selisih absolute angka stabilitas berdasarkan kurva Taylor terhadap hasil analisis software Geo5, berkisar antara 0.17% hingga 3.08% untuk kondisi faktor jarak (n) antara 0 hingga 3. Angka stabilitas dipengaruhi juga oleh faktor kedalaman, dimana angka stabilitas akan meningkat seiring dengan meningkatkan faktor kedalaman.
KAJIAN NILAI ESTETIKA DAN KUALITAS AIR DALAM KONTEKS EKOWISATA PERAIRAN BERKELANJUTAN Robby Yussac Tallar; Michael Louis Sunaris
Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v15i2.1962

Abstract

Indonesia adalah salahsatu dari negara yang sudah mengembangkan ekowisata yang dimilikinya sebagai bagian dari materi pariwisata untuk menarik wisatawan baik lokal maupun manca negara. Salah satu jenis dari ekowisata yang berpotensial tinggi di Indonesia adalah ekowisata perairan. Ekowisata perairan dapat menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Sementara itu, peranan ilmu Teknik Sipil kaitannya dalam ekowisata perairan adalah bagaimana suatu konstruksi dapat mendukung konsep keberlanjutan ekowisata perairan, dan terkhusus untuk bidang keairan sendiri dibutuhkan suatu standar dan ukuran dalam hal nilai estetika dan kualitas air pada badan air yang dijadikan ekowisata perairan. Di Indonesia, indeks yang digunakan untuk mengukur status perairan pada kawasan ekowisata perairan adalah indeks STORET. Indeks STORET merupakan parameter-parameter kualitas air yang ditentukan dari aspek fisika, kimia, dan mikrobiologi. Secara prinsip, metode ini membandingkan antara data kualitas air dengan baku mutu air yang disesuaikan dengan peruntukannya untuk menentukan status badan air yang diperlukan di dalam menerapkan konsep ekowisata keairan yag berkelanjutan. Indeks STORET ini sangat lengkap bila ditinjau dari segi parameter kualitas air yang diukurnya namun bila mempertimbangkan faktor biaya, kekompleksan masalah dan hal lainnya, masih diperlukan metode lain yang lebih sederhana, ekonomis dan mudah untuk diterapkan namun dapat mewakili status perairan tersebut. Terlebih lagi, nilai estetika juga perlu diperhitungkan dalam konteks ekowisata perairan berkelanjutan karena seharusnya nilai estetika dan kualitas air saling terkait satu sama lain. Para pemangku kebijakan (stakeholders) diharapkan dapat menggunakan metode pengukuran status kualitas perairan ini dalam menerapkan konsep ekowisata perairan yang berkelanjutan.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN BANTUAN PERANGKAT LUNAK VISSIM STUDENT VERSION Untoro Nugroho; Ganang Cucu Dwiatmaja
Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v16i1.1964

Abstract

Kota Semarang memiliki penduduk sejumlah 1.729.428 jiwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Kota yang berpenduduk di atas 1 – 2 juta jiwa menimbulkan permasalahan transportasi yang tidak bisa dihindarkan (Tamin, 2000). Dari sejumlah kecamatan di kota Semarang Kecamatan Semarang Selatan dan Candisari merupakan kecamatan yang memiliki tingkat kepadatan penduduk serta tingginya persebaran kendaraan. Salah satu pemisah dari 2 kecamatan tersebut merupakan Jalan Tentara Pelajar. Di jalan tentara pelajar terdapat simpang yang cukup ramai karena memiliki pendekat yang cukup banyak yaitu adalah Simpang Sompok Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kinerja Simpang Sompok, Candisari, Kota Semarang, langkah-langkah pembuatan simulasi lalu lintas dan evaluasi kondisi arus lalu lintas Simpang Sompok menggunakan perangkat lunak Vissim. Selain itu penelitian ini juga menganalisis keefektifan geometri Simpang Sompok Kota Semarang dan memberikan alternatif solusi untuk geometri Simpang Sompok. Dari hasil keluaran perangkat lunak Vissim didapat kondisi eksisting Simpang Sompok memiliki tingkat kinerja “F” (sangat buruk) dengan tundaan mencapai 100 detik dengan panjang antrean 154 meter sedangkan kondisi setelah dilakukan perubahan skenario lalu lintas maupun perubahan geometri simpang tingkat kinerja meningkat menjadi “B” (baik) dengan tundaan sebesar 18 detik dengan panjang antrean 50 meter. Maka dari itu perlu adanya penanganan lebih lanjut untuk merealisasikan perubahan tingkat kinerja dari Simpang Sompok Candisari Kota Semarang berupa pelebaran jalan, perubahan geometri simpang dan memberlakukan skenario lalu lintas.
EVALUASI KINERJA OPERASI SIMPANG DR. DJUNDJUNAN-SURYA SUMANTRI DENGAN SOFTWARE VISSIM Firda Oktaviana Mbuinga; Budi Hartanto Susilo
Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v16i1.2345

Abstract

Pemasalahan transpotasi yang terjadi di Kota Bandung salah satunya terjadi di Simpang Dr.Djundjunan-Surya Sumantri. Pada simpang ini terjadi antrean yang sangat panjang pada lengan simpang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja simpang Dr.Djundjunan -Surya Sumantri. Pada penelitian ini menggunakan software VisSim untuk memodelkan kondisi simpang pada kondisi eksisting di lapangan dan solusi alternatif yaitu ada dua. Alternatif 1 yaitu dengan adanya flyover yang menghubungkan Jalan Dr. Djundjunan-Tol Pasteur dan Alternatif 2 yaitu dengan adanya solusi alternatif 1 ditambah dengan pelebaran jalan di Jalan Surya Sumantri. Hasil output VisSim pada kondisi eksisting yaitu level of service F yang berarti kinerja simpang buruk dengan tundaan 146,91 det/kend. Pada solusi alternatif 1 yaitu menjadikan level of service berubah menjadi B dengan tundaan sebesar 19,73 det/kend, sedangkan pada solusi alternatif 2 tundaan 19,28 det/kend dan level of service B. Dengan peningkatan level of service dari F menjadi B berarti kinerja simpang dengan adanya flyover membantu mengatasi permasalahan transportasi pada simpang tentang kemacetan dan dapat mengoptimalkan kinerja simpang. Solusi alternatif 2 merupakan solusi bertahap setelah solusi alternatif 1. Kata kunci: Kemacetan, Simpang Susun, Software VisSim
Analisis Tebal Perkerasan dan Biaya Dengan Software Faarfield Pada Landas Pacu BIJB Kertajati Silvani Desy Palino; Budi Hartanto Susilo
Jurnal Teknik Sipil Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v17i1.2382

Abstract

An airport that was constructed and used for air traffic certainly repented of the action of thickness analysis and evaluation of thickness that could withstand the burden of traffic movements. Accordingly, the purpose of this research is to analyse runway pavement thickness that used is FAA Method Advisory Curcular no. 150/5320-6E through FAARFIELD software and the result is a total thickness of 814, 9mm with surface course thickness of 200 mm, base course thickness of 127 mm, and subbase course thickness of 487,9 mm. Evaluation thickness the stucture strength which is PCN score through two methods ICAO and FAA based on AC 150/5335-5C by using COMFAA software and by calculating ACN score which is the number that become a certain aircraft limitation toward the pavement.PCN score ICAO method is 89/F/C/X/T < ACN is 89,3 and FAA method is 101,4/F/C/X/T > ACN is 89,3. The result of mininum construction cost analysis from 5 comparative is a method of software FAARFIELD of Rp.326.252.664.418,00.

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Teknik Sipil Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Teknik Sipil Vol 18 No 1 (2022): Jurnal Teknik Sipil Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Teknik Sipil Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Teknik Sipil Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Teknik Sipil Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2013): Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2012): Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2010): Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2010): Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2009): Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2009): Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2008): Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2007): Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2007): Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2006): Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2006): Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2005): Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2003): Jurnal Teknik Sipil More Issue