cover
Contact Name
Elizar, Ph.D
Contact Email
elizar@unsyiah.ac.id
Phone
+6282277720278
Journal Mail Official
jurnal.peluang@unsyiah.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Peluang
ISSN : 23025158     EISSN : 26851539     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Peluang is a scientific journal in mathematics education including the advances of methods, approaches, and theories related to the mathematics teaching and learning. The scope of the journal includes: 1. The advances in mathematics teaching and learning 2. Theories, methods and approaches development in mathematics education 3. Mathematics teaching and learning in schools and higher education.
Articles 116 Documents
Kemandirian Belajar Siswa SMP melalui Model Problem Based Learning (PBL) Faurina Rinanda
Jurnal Peluang Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Peluang
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.939 KB) | DOI: 10.24815/jp.v7i2.15369

Abstract

Abstract. Learning autonomy of Indonesian students is relatively low because, during the learning, the teacher directly explained the materials and solved the example problem without involving the students. This situation led to students being less engaged and independent. Therefore, we need an effort to improve student learning autonomy; one of them is using the Problem Based Learning (PBL) learning model. This study was aiming at determining the learning autonomy of students who were taught using the PBL learning model and those learned in conventional learning. This study was an experimental study with a pre-test post-test control group design. The population were all Year 7 students of one of the junior high schools in Banda Aceh, and two classes were selected as the samples randomly. The instrument was a student learning autonomy questionnaire. Data were analysed using t-test and two-way ANOVA to examine the differences in the improvement of students between levels. The results revealed that the students’ learning autonomy in mathematics during the learning with the Problem Based Learning (PBL) model was better than their counterparts. There was also no interaction between the Problem Based Learning (PBL) learning model and student level (high, medium, low) on student learning autonomy.Keywords: Students’ Learning Autonomy, Problem Based Learning (PBL) Model.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARCS PADA MATERI STATISTIKA DI KELAS XI SMA NEGERI 2 RSBI BANDA ACEH Erni Maidiyah
Jurnal Peluang Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 No.2, April 2013
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.368 KB)

Abstract

Abstrak             Model pembelajaran ARCS (attention, relevance, confidence, satisfaction) merupakan model yang dikembangkan berdasarkan review tentang motivasi dengan tujuan mengaktifkan siswa belajar.Selama proses pembelajaran berlangsung aspek motivasi sangat mempengaruhi hasil belajar. Statistika merupakan salah satu materi pelajaran yang harus dikuasai siswa namun di SMANegeri2 RSBI Banda Aceh hasil belajar siswa rendah. Model pembelajaran ARCS dalam mempelajari materi statistika dapat menjadi alternatif yang dapat diterapkan dengan harapan siswa termotivasi dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa, perhatian (attention), keterkaitan bahan ajar dengan kebutuhan siswa (relevance), percaya diri (confidence), dan kepuasan (satisfaction) siswa pada materi statistika yang diajarkan dengan model pembelajaran ARCS. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini merupakan pre-eksperimental design  jenis one shot case study. Penelitian ini dilakukan di kelas XI SMA Negeri 2 RSBI Banda Aceh dengan KKM materi Statistika 75. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IA 1 sebanyak 24 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, angket motivasi siswa, wawancara, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian siswa, keterkaitan bahan ajar dengan kebutuhan siswa, percaya diri siswa, dan kepuasan siswa dikategorikan baik  untuk setiap pertemuan. Respon siswa pada setiap aspek ARCS dikategorikan positif. Namun ketuntasan secara klasikal belum terpenuhi karena persentase siswa yang tuntas belajar  secara individu (KKM = 75) kurang dari 85%. Demikian pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran ARCS belum efektif.Kata kunci: model pembelajaran ARCS, materi statistika
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Aklimawati Aklimawati; Rifaatul Mahmuzah
Jurnal Peluang Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Peluang
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.551 KB) | DOI: 10.24815/jp.v6i2.12722

Abstract

Tujuan dari pembelajaran matematika di sekolah dalam kurikulum 2013 adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa baik dalam bidang matematika, bidang lain, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Bagi siswa, memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang tinggi akan sangat membantu mereka baik dalam proses pembelajaran matematika maupun dalam kehidupan sehari-harinya. Untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa maka harus didukung dengan proses pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan bernalar siswa, dimana salah satunya adalah pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajarkan dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional baik secara keseluruhan maupun berdasarkan kemampuan awal siswa (tinggi, sedang, dan rendah). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain pre-test post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Banda Aceh pada tahun pelajaran 2017/2018. Sampel diambil dua kelas yaitu kelas VII2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII3 sebagai kelas kontrol melalui teknik random sampling. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Uji statistik yang digunakan untuk mengalisis data peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis adalah uji anava dua jalur yang diolah menggunakan bantuan software Statistical Package for the Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajarkan dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional, baik ditinjau secara keseluruhan maupun berdasarkan kemampuan awal siswa.
PENGARUH KEMAMPUAN MENGAJAR DOSEN PROGRAM STUDI MATEMATIKA FKIP UNSYIAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DALAM MATA KULIAH TRIGONOMETRI Elianti .
Jurnal Peluang Vol 2, No 1 (2013): Volume 1 No 2 April 2012
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.883 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :1) Kemampuan  mengajar dosen pendidikan Matematika khususnya dosen yang mengajar Trigonometri. 2) Prestasi belajar mahasiswa program studi pendidikan Matematika khususnya prestasi mahasiswa yang mengambil  mata kuliah Trigonometri. 3) Kaitan antara kemampuan mengajar dosen program studi pendidikan Matematika Unsyiah  dengan  prestasi belajar mahasiswa. Populasi penelitian  adalah mahasiswa  program studi  Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah . Sedangkan sampelnya adalah mahasiswa yang mengambil  mata kuliah Trigonometri tahun ajaran 2012/2013 pada program studi Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah.  Intrumen penelitian adalah angket dan tes. Angket diedarkan kepada mahasiswa  untuk mengetahui kemampuan mengajar dosen yang mengajar Trigonometri . Kepada  mahasiswa tersebut juga  diberikan tes materi Trigonometri yang digunakan untuk mengetahui prestasi belajar mahasiswa  dalam mata kuliah tersebut.  Tes dibuat dalam bentuk essay. Selanjutnya untuk mengetahui pengaruh  kemampuan mengajar dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa   digunakan rumus korelasi product Moment Pearson yang dilanjutkan  dengan uji t pata taraf signifikan 5%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMK MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK Muhammad Ridha; Marwan Marwan; B. I. Ansari
Jurnal Peluang Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Peluang
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.666 KB) | DOI: 10.24815/jp.v7i2.13745

Abstract

Mathematically critical thinking skills are two very important capabilities owned by a student. It allows the students to reason and solve problems in everyday life. The ability to cultivate, then one relevant learning is realistic mathematics learning. This study aims to analyze the increasa in critical thinking skills students acquire mathematical learning of mathematics using realistic mathematics approach whit student who received conventional mathematics, as well as see the interaction by the level of prior knowledge of students. This study is a quasi experimental study research design Pretest Posttest Control Design. The population of this research is all class X students at SMK Negeri 1 Meulaboh by taking two classes of samples taken at random from the 7 classes available. Data analysis was performed using t-test and ANOVA two lanes with a significance level of 0.05, both based on the whole student or based on prior knowledge of students. Based on the results of the study concluded that: 1) peningkatan critical thinking skills mathematical students taught through realistic mathematics approach is better than the critical thinking skills of students taught by conventional, 2) terdapat interaction between realistic mathematics approach to the level of students' critical thinking skills mathematically.
Representasi Geometris dari Bentuk Aljabar . Suhartati
Jurnal Peluang Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 No.1, Oktober 2012
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.365 KB)

Abstract

Abstract             Rendahnya prestasi matematika di sekolah membutuhkan perhatian dari semua pihak. Fakta ini menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam belajar matematika, termasuk juga pada materi Pemfaktoran Bentuk Aljabar. Salah satu hal yang perlu dibenahi adalah kualitas kegiatan pembelajaran matematika itu sendiri. Melalui tulisan ini akan ditawarkan alternatif pembelajaran dengan tujuan memaksimalkan kualitas proses pembelajaran aljabar di dalam kelas. Perbaikan kualitas proses pembelajaran diharapkan dapat berdampak pada perbaikan hasil belajar. Adapun pembelajaran yang dimaksud adalah dengan menggunakan representasi geometris dari bentuk aljabar.Kata Kunci: representasi geometris, bentuk aljabar
Upaya Guru Mengembangkan Karakter Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Pembelajaran Matematika Orin Asdarina; Rahmah Johar; Hajidin Hajidin
Jurnal Peluang Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Peluang
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.732 KB) | DOI: 10.24815/jp.v7i1.13752

Abstract

The rise of the moral crisis that occurred among students, fuelling disquiet and anxiety of the various elements of the nation. One of the solutions to tackle the problems of the moral crisis is through the character education.  This research aims to analyze the efforts of teachers to develop the character of critical thinking and creative thinking of students through the learning of mathematics, and know the relationship of teacher's effort to develop the character of critical thinking and creative thinking characters with student learning outcomes related to the ability of critical thinking and creative thinking. Subjects in the study was a teachers of mathematics class V-2 MIN Tungkop Aceh Besar District. Research data collected through observation and interview against teachers and students as well as through tests the ability of the creative thinking and critical thinking that are given to students. Based on the results of the research it is known that 1) The teacher had been an effort to develop the character of critical thinking and creative thinking of students by providing questions that include critical thinking and creative though not at all meetings, but the encouragement of teachers in order to give students the critical thinking and creative thinking during the learning process still belongs to minimal 2) The ability of critical thinking and creative thinking students of class V – 2 in the category of “Very low”.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN PROBLEM POSING Rifaatul Mahmuzah
Jurnal Peluang Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Nomor 1, Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.055 KB)

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu aspek penting yang sangat diperlukan siswa dalam proses pembelajaran matematika terutama untuk membantu siswa menyelesaikan masalah-masalah matematika yang sulit (non-rutin). Hal ini dikarenakan penggunaan kemampuan berpikir kritis yang tepat akan sangat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Salah satu pendekatan pembelajaran yang diduga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis adalah pendekatan problem posing. Pendekatan problem posing yang mengharuskan siswa untuk mengajukan soal serta membuat penyelesaiannya, diasumsikan akan mampu mengembangkan kemampuan berpikir siswa terutama kemampuan berpikir kritis matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pendekatan problem posing dan siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain pre-test post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 9 Banda Aceh. Sampel diambil dua kelas yaitu kelas VII3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII4 sebagai kelas kontrol melalui teknik random sampling. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis matematis matematis. Uji statistik yang digunakan untuk mengalisis data peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis adalah uji anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pendekatan problem posing lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Kata kunci: Pendekatan Problem Posing, Kemampuan Berpikir Kritis Matematis.
Pengaruh Pendekatan Problem Posing terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Kecemasan Siswa SMP Murhamah Amri; M. Ikhsan; Saminan Saminan
Jurnal Peluang Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Peluang
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.328 KB) | DOI: 10.24815/jp.v7i1.13737

Abstract

The result of PISA and TIMSS showed that students' mathematics abilities Indonesia is still low, including the ability to think creatively. The ability to think creatively influenced by psychological factors, one of them is anxiety. The efforts that teachers can do to improve creative thinking and coping with anxiety is applying problem posing approach. The problem posing approach can make students creative in issuing ideas to create questions and resolve them through three forms of cognitive activity, namely: presolution posing, within solution posing and posing post solution, then it ramble positive anxiety of students in learning. This study aims to determine the increase in the mathematics creative thinking ability and changes anxiety in learning by using problem posing approach. The study uses a quantitative approach to the type of experimental design pretest-posttest control group. The collecting data by using mathematics creative thinking ability tests and questionnaires anxiety. The data were analyzed using t-test and Two Way Anova. The results showed that the overall increase in the mathematical creative thinking ability of students taught through problem posing approach better than students taught through conventional learning. The same is also happened for students with medium and low KAM. As for students with high KAM increase creative thinking abilities of students taught through problem posing approach is no better than students taught through conventional learning. The results also show that there is no interaction between the learning and human factors to improving the students' ability to think creatively. In addition, overall there is a decrease both anxiety in students being taught by problem posing as well as conventional, as the decrease of anxiety in intention is the decrease of anxiety with ideal criteria. The decrease anxiety in students taught with problem posing better than conventional students. It also happens to students with high and medium.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DALAM MENGENAL MATERI BANGUN RUANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas V SD Negeri No.02 Banda Aceh) Tihabsah .
Jurnal Peluang Vol 3, No 2 (2015): Volume 3 No. 2 April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.249 KB)

Abstract

Minat belajar siswa terhadap pelajaran matematika di SD selama ini dirasakan kurang. Hal ini disebabkan kebanyakan proses belajar masih berpusat pada guru dan proses penanaman konsep pelajaran bersifat procedural dan hanya berupa rumus-rumus.Penemuan rumus-rumus dilakukan secara penurunan yang sangat konseptual.Hal ini sangat membosankan siswa dan menyebabkan siswa sukar mengingat konsep yang sudah dipelajari.Materi bangun ruang merupakan salah satu materi di kelas V SD pada semester dua.Salah satu konsep yang harus diajarkan kepada siswa adalah banyaknya sisi pada bangun ruang. Siswa kesulitan mengingat konsep tersebut.Salah satu jalan keluar untuk mengatasi kesulitan tersebut,peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran koopetarif tipe jigsaw yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa.Selanjutnya diharapkan bahwa dengan meningkatnyaminat belajar dapat berpengaruh langsung padaperolehan nilai siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Nomor 02 Banda Aceh pada materi mengenal bangun ruang ?”Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika khususnya materi Mengenal Bangun Ruang dan secara langsung dapat meningkatkan perolehan nilai siswa.

Page 3 of 12 | Total Record : 116