cover
Contact Name
Damar Jati
Contact Email
damar.74t1@gmail.com
Phone
+6285647176931
Journal Mail Official
journal.wikuacitya@gmail.com
Editorial Address
https://wikuacitya.unwiku.ac.id/index.php/wikuacitya/EditorialTeam
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29644631     DOI : https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v3i2.185
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 364 Documents
RANCANG BANGUN PROTOTIPE PENERANGAN JALAN UMUM BERBASIS PANEL SURYA DI DESA PURWADADI Mahardhika Julian Priantono; Riski Aji Prasetyo; Mad Sakin Aridlin; Ma'mun Azis Alkafi; Agneszensia Mantarado Herman; Wilda Septiyani; Irawati Irawati; Dendy Kurniawan; Rizky Ayu Lestari; Yessi Rosita Rahmawati; Anggi Kusuma Ramadhani
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.475

Abstract

Penerangan jalan umum (PJU) memiliki peran penting dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di desa yang sebagian besar jalannya masih gelap pada malam hari. Kondisi ini dapat menimbulkan risiko kecelakaan serta membatasi aktivitas warga. Program kerja ini merancang dan membangun prototipe PJU berbasis panel surya sebagai solusi hemat energi dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah di desa, perancangan sistem, pemilihan komponen, serta uji coba prototipe. Komponen utama terdiri dari lampu DC 12 V 20 W, panel surya 30 WP, baterai 12 V 9 Ah, solar charge controller, dan photocell. Hasil pengujian menunjukkan prototipe mampu menyala otomatis pada malam hari dengan memanfaatkan energi surya sebagai sumber utama. Estimasi biaya pembuatan prototipe sebesar Rp802.544, sedangkan rancangan untuk implementasi PJU skala nyata membutuhkan biaya sekitar Rp3,9–4,4 juta. Prototipe ini tidak hanya memberikan gambaran teknis PJU tenaga surya, tetapi juga berpotensi menjadi sarana edukasi pemanfaatan energi terbarukan di desa. Dengan demikian, rancangan ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, efisiensi energi, serta mendukung pembangunan desa berkelanjutan.
SINERGI KKN DAN KELOMPOK WANITA TANI BINA KARYA DESA RAWAAPU DALAM HORTIKULTURA BERBASIS EKONOMI SIRKULAR Nisa Nurul Azizah; Bela Saputri; Afrindio Dwi Adhi Saputra; Esa Aleska Harinda Putra; Mesi Setianingsih; Aulia Puspita; Kevin Kurniawan; Alfio Husen Afari; Alfi Chaerunnisa Amalia Wardani; Dimas Tabah Herdyana; Rifqi Firmansyah; Dejan Abma Sadining; Dita Julian Saputri; Seno Giri Judhanto
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.476

Abstract

Desa Rawaapu ini memiliki potensi limbah sayuran dan kotoran kambing yang dapat diolah menjadi pupuk organik cair (POC) maupun kompos guna meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan berbasis hortikultura melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan serta pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan dilaksanakan pada 26 Agustus 2025 dengan mitra utama KWT Bina Karya Desa Rawaapu. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal dan koordinasi dengan pengurus KWT, identifikasi masalah dan potensi sumber daya lokal, serta edukasi dan praktik pengolahan limbah kotoran kambing menjadi pupuk kompos dan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nyata dan lebih baik pengetahuan, keterampilan, serta keterlibatan anggota KWT dalam pengelolaan limbah organik dan pemanfaatan lahan pekarangan
SOSIALISASI DAN PRAKTIK PEMBUATAN PAVING BLOCK DARI SAMPAH PLASTIK SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK Dhiva Puspitasari; Rio Dwi Kuncoro; Rizky Adha Prakoso; Yuli Listia Ningsih; Delis Lisdiani; Diska Petrisia Andila; Rifal Maysur Tsani; Agis Ndaru Esa; Miko Romadona; Wahyu Nur Karomah; Hafis Nur Cholis; Yulianda Tri Wardani
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.477

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah penumpukan sampah plastik, khususnya di Desa Tambaksari, melalui pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi paving block. Program ini melibatkan mahasiswa KKN yang berperan dalam memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada masyarakat setempat. Metode yang digunakan menggunakan model technical training. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi ekonomi dari limbah plastik, sekaligus mengurangi masalah lingkungan. Selain itu, program ini diharapkan dapat memberikan keterampilan baru bagi masyarakat Desa Tambaksari dalam mengelola sampah plastik secara mandiri dan berkelanjutan.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI ANTINYAMUK Affanda Rifqy Pratama; Alfi Yuliani; M. Gigih Fadillah Marsudhi; Septiana Nur Hikmah; Nofita Putri Rahmawati; Sarifah Setiani; Tiardi Widiniantoro; Hizkia Bramandika Adi Prasetya; Ismi Nur Aini; Nur Isnen Fauzi; Asya Fernanda; Helen Dwi Ambarwati
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 04 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i4.478

Abstract

Limbah rumah tangga masih menjadi persoalan lingkungan yang cukup serius, terutama di wilayah pedesaan. Salah satu limbah yang umum ditemui adalah minyak jelantah. Pembuangan minyak jelantah secara sembarangan dapat mencemari air dan tanah, menyumbat saluran pembuangan, serta menimbulkan risiko kesehatan. Di Desa Tambakreja, Kabupaten Cilacap, pengelolaan minyak jelantah masih terbatas pada pengumpulan melalui bank sampah tanpa adanya pemanfaatan lebih lanjut. Padahal, limbah ini berpotensi diolah menjadi produk bernilai tambah, salah satunya lilin aromaterapi anti nyamuk dengan tambahan minyak esensial lavender yang juga memiliki manfaat relaksasi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai bahaya minyak jelantah serta melatih masyarakat dalam mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PKK dan pengelola bank sampah melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan mengenai dampak lingkungan dan kesehatan, praktik langsung pembuatan lilin, serta pendampingan kewirausahaan sederhana untuk mendorong pengembangan produk sebagai usaha mikro. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus keterampilan baru dalam memanfaatkan minyak jelantah. Produk lilin yang dihasilkan terbukti ramah lingkungan, efektif sebagai penolak nyamuk, serta memiliki nilai ekonomis yang dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
Rumah RUMAH TUMBUH, SOLUSI PENGEMBANGAN RUMAH TINGGAL DI DESA KEBOCORAN KECAMATAN KEDUNGBANTENG BANYUMAS: - Dwi Jati Lestariningsih Ning; Wahyu Yudono Yohanes; Ary Sismiani
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.482

Abstract

Kebutuhan hunian (rumah tinggal) semakin meningkat dari waktu ke waktu, sementara lahan tidak bertambah. Rumah tinggal merupakan kebutuhan utama setelah sandang dan pangan. Untuk memiliki rumah kadang masyarakat terkendala oleh biaya dan luas lahan. Desa Kebocoran Kecamatan Kedung banteng Kabupaten Banyumas merupakan desa dengan penduduk yang cukup padat. Sementara belum semua warga mampu memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang sesuai dengan kebutuhan ruang minimum. Konsep rumah tumbuh dapat menjadi solusi akan kebutuhan ruang pada rumah tinggal seiring dengan bertambahnya penghuni dan aktivitas penghuninya. Dengan metode penyuluhan dan pendampingan pada masyarakat diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tahapan pembangunan rumah tinggal untuk mengurangi risiko kegagalan struktur dan pembengkakan biaya. Konsep rumah tumbuh lebih fleksibel, tergantung kebutuhan ruang serta dana yang tersedia. Perencanaan rumah tumbuh dari awal juga akan mengurangi risiko kegagalan konstruksi, menghemat biaya serta waktu.
EDUKASI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PERAN SERTA DALAM PEMELIHARAAN SISTEM SALURAN DRAINASE DI DESA RANDUSANGA KULON KECAMATAN BREBES KABUPATEN BREBES Atiyah Barkah
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.486

Abstract

Drainage is the natural or artificial removal of water from the surface or subsurface of a location. Drainage is a system for channeling rainwater. According to Minister of Public Works Regulation No. 12 of 2014 concerning the Implementation of Rural/Urban Drainage Systems, drainage is a water channel located on the surface or underground, formed naturally or artificially. Drainage systems function to drain standing water, control excessive accumulation of rainwater runoff, control erosion, road damage, and infrastructure damage, and manage water quality. Drainage systems play a crucial role in creating a healthy environment, especially in densely populated areas. Ongoing evaluation and mentoring are essential for behavioral change and the sustainability of drainage maintenance efforts in villages. By actively involving the community and providing necessary support, drainage channel maintenance can be more effective and sustainable
Motivasi Digitalpreneurship: Menjadi Pelaku UMKM Berbasis Teknologi dan Kreativitas Akbar Pahlevi; Harsuti; Fatwa Zuhaena; Ady Achadi
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.487

Abstract

Revolusi industri 4.0 menuntut UMKM di Indonesia untuk memiliki kematangan di dalam pengadopsian teknologi. Namun, tingginya penetrasi interner belum berbanding lurus dengan jumlah pelaku UMKM yang mampu mengoptimalkan teknologi untuk inovasi produk dan efisiensi bisnis. Permasalahan utama yang dihadapi oleh banyak pelaku usaha lokal, khususnya di Desa Sunyalangu, Banyumas adalah rendahnya motivasi untuk bertransformasi menjadi digitalpreneur. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan motivasi pelaku UMKM agar bertransformasi sebagai digitalpreunership dengan memanfaatkan teknologi dan kreativitas dalam berwirausaha.
BRANDING, EMPLOYEE BRANDING: UPAYA MENINGKATKAN KINERJA BISNIS UMKM DI ERA DIGITAL Tri Esti Masita
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.488

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sunyalangu melalui penguatan identitas merek (branding) dan internalisasi nilai merek pada pengelola usaha (employee branding). Masalah utama mitra adalah rendahnya diferensiasi produk dan kurangnya pemahaman bahwa perilaku pelaku usaha merupakan representasi hidup dari merek tersebut. Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif, dan pelatihan brand advocacy melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai ekuitas merek berbasis karyawan. Peserta mampu mengidentifikasi nilai unik produknya dan berkomitmen memproyeksikannya dalam pelayanan. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan berkelanjutan dalam aspek digitalisasi merek agar daya saing UMKM pedesaan dapat setara dengan produk industri modern. This community service aims to improve the business performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sunyalangu Village by strengthening brand identity and internalizing brand values in business managers (employee branding). The partners' main problems are low product differentiation and a lack of understanding that the behavior of business actors is a living representation of the brand. The methods used are participatory counseling, and training in brand advocacy via social media. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of employee-based brand equity. Participants began to be able to identify the unique value of their products and committed to projecting them in service. The recommendation from this activity is the need for ongoing assistance in the aspect of brand digitalization so that the competitiveness of rural MSMEs can be on par with modern industrial products. Keywords: Branding, Employee Branding, Business Performance, MSMEs, Sunyalangu.
MENGEMBANGKAN SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI INVESTASI MENUJU HUMAN CAPITAL Edi Sumantri
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.489

Abstract

Konsep human capital telah banyak diimplementasikan dalam organisasi dalam menjawab tuntutan perkembangan di era digitalisasi saat ini. Sumber daya manusia tidak hanya dianggap sebagai faktor produksi namun konsepnya telah berkembang yang mengedepankan sebagai asset perusahaan yang sekaligus sebagai investasi. Pemahaman ini perlu diketahui oleh seluruh elemen organisasi dalam hal ini yaitu pelaksana, stake holder serta peserta didik di institusi Sekolah Menengah Kejuruan Tamtama 2 Kabupaten Cilacap. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa penyuluhan dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini, menunjukkan adanya pemahaman yang lebih baik dari para peserta tentang human capital. Mereka sangat antusias untuk memahami konsep pegawai atau tenaga kerja dalam rancangan awalnya sebagai faktor produksi menjadi investasi. Agar para peserta semakin termotivasi dalam implementasinya maka perlu dilakukan pendampingan yang berkelanjutan sehingga kualitas kehidupan tenaga kerja semakin meningkat
Penyuluhan Hukum Tentang Perjanjian Terapeutik yang termuat dalam Informed Consent di hubungkan dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Elly Kristiani Purwendah; Teguh Anindito; Ferryani Krisnawati
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.490

Abstract

Perjanjian terapeutik adalah perjanjian antara dokter dan pasien dalam rangka pemberian jasa pelayanan medik dimana dalam perjanjian tersebut tertuang dalam suatu surat persetujuan tindakan medik atau yang lebih dikenal dengan informed consent , sebagai bentuk perjanjian baku antar dokter dan pasien dimana pasien dapat menerima atau menolak tindakan medik yang akan dilakukan dokter dengan cara memilih untuk menandatangani surat persetujuan medik atau surat penolakan tindakan medik dimana segala konsekuensi atas tindakan medik tersebut istilah harus ditanggung oleh pasien karena sebelum pasien menandatangani surat tersebut dokter terlebih dahulu menjelaskan dan memberikan informasi tentang akibat dan dari tindakan medik yang akan dilakukan dengan pemberian jasa tindakan medik pasien disini dapat dikatakan sebagai konsumen khususnya konsumen dalam memberikan jasa tindakan medik maka pasien sebagai konsumen dalam memberikan jasa tindakan medik maka pasien sebagai konsumen harus tahu betul tentang hak dan kewajibannya begitu juga dokter disini juga dapat dikatakan sebagai pelaku usaha dalam memberikan jasa tindakan medik dokterpun mempunyai hak dan kewajiban yang harus dihormati dan dilaksanakan, dimana kedudukan antara dokter dan pasien haruslah seimbang karena masing-masing pihak mempunyai hak dan kewajiban yang harus dihormati satu sama lain. Apalagi hubungan hukum antara dokter dan pasien tersebut telah diwujudkan dalam suatu surat persetujuan tindakan medik dengan konsekuensi apabila pasien dalam hal ini sebagai konsumen penerima jasa medik dapat melakukan tindakan hukum berupa akuntansi ganti rugi atau tuntutan hukum yang lain apabila memang benar-benar terbukti bahwa dokter sebagai pemberi pelayanan medik telah melakukan bahkan kesalahan terhadap tindakan medik yang dilakukannya sehingga dokter dalam menjalankan profesinya akan lebih berhati-hati dan waspada serta pasien dalam hal ini sebagai konsumen akan lebih mendapatkan jaminan perlindungan hukum khususnya dalam pemberian jasa pelayanan medik.