cover
Contact Name
Damar Jati
Contact Email
damar.74t1@gmail.com
Phone
+6285647176931
Journal Mail Official
journal.wikuacitya@gmail.com
Editorial Address
https://wikuacitya.unwiku.ac.id/index.php/wikuacitya/EditorialTeam
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29644631     DOI : https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v3i2.185
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 364 Documents
PENDAMPINGAN UMKM: PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA MIKRO "AYAM GEPREK KEDAI BAROKAH" Minadi Wijaya; suly kemala octisari; Muhamad Firmansyah
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.491

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya penyusunan laporan keuangan sesuai standar. Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) menjadi solusi alternatif karena dirancang untuk menyederhanakan proses pelaporan keuangan bagi UMKM. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan sesuai SAK EMKM, sekaligus mendukung kemudahan akses terhadap pembiayaan perbankan. Program dilaksanakan selama tiga bulan (Oktober–Desember 2025) pada UMKM kuliner Ayam Geprek Kedai Barokah dengan melibatkan mahasiswa program studi akuntansi sebagai bentuk penerapan pembelajaran berbasis praktik. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap konsep dasar laporan keuangan, seperti laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi, serta kemampuan menyusun laporan keuangan secara mandiri. Penyusunan laporan keuangan tersebut memberikan manfaat nyata bagi UMKM, antara lain memantau perkembangan usaha, mengendalikan biaya produksi, merencanakan pengembangan usaha, serta meningkatkan akses terhadap pendanaan perbankan. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas pengelolaan keuangan UMKM dan mendukung peningkatan kemandirian serta daya saing usaha.
Pendampingan Pencatatan Keuangan Berbasis SAK EMKM dan Penguatan Visibilitas Digital pada UMKM Ginanjar Adi Nugraha; Tjahjani Murdijaningsih; Raka Aditya Ramadhan; Tri Ulfa Romadhona; Feli Safila; Zara Fayzalia Paradisa
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.492

Abstract

UMKM kerap menghadapi kendala pengelolaan keuangan karena pencatatan transaksi belum dilakukan secara tertib, bukti transaksi tidak terdokumentasi, dan laporan keuangan belum tersusun sesuai standar yang sederhana dan aplikatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat disiplin pencatatan serta membantu penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada UMKM Ayam Potong Firman, sekaligus meningkatkan akses informasi usaha melalui penguatan jejak digital. Metode penerapan dilakukan melalui pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi observasi proses usaha, wawancara formal dengan pemilik, penelusuran dokumen transaksi, serta penyusunan perangkat pencatatan yang mudah digunakan. Data transaksi dihimpun dari mitra selama periode pengumpulan data yang disepakati dan diolah menjadi format pencatatan harian, rekap bulanan, serta rancangan laporan keuangan SAK EMKM. Ketercapaian kegiatan dinilai melalui perbandingan kondisi awal–akhir menggunakan indikator keteraturan pencatatan, ketersediaan bukti transaksi, dan kemampuan mitra membaca ringkasan kinerja usaha. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan praktik dari kondisi tanpa pencatatan menjadi penggunaan format pencatatan pemasukan–pengeluaran, tersusunnya laporan keuangan berbasis SAK EMKM, terbentuknya pin lokasi pada peta digital untuk memperluas keterjangkauan konsumen, serta dokumentasi luaran kegiatan dalam bentuk video. Pendampingan ini memperkuat kontrol usaha, meningkatkan keterukuran kinerja keuangan, dan menyediakan fondasi tata kelola yang lebih berkelanjutan
Hak Asuh Anak Akibat Perceraian di Desa Karangjati Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap Eti Mul Erowati; Elisabeth Pudyastiwi; Doni Adi Supriyo
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.493

Abstract

The purpose of this Community Service is to assist the government in socializing the law and increasing public knowledge of the law, especially about child custody due to divorce in Karangjati Village, Cilacap District. In carrying out this Community Service activity which raises the topic "Child Custody Due to Divorce" in Karangjati Village, Sampang District, Cilacap Regency, the Community Service team of the Faculty of Law, Wijayakusuma University Purwokerto, offers solutions in the form of consultation and assistance for people who will carry out activities related to the definition of marriage, the purpose of marriage, the principles of marriage, the conditions of marriage, the definition of divorce, The reason for divorce, as a result of divorce to the child. This consultation and mentoring is attempted to be carried out in a planned and sustainable manner by involving academics in charge of the topic, village officials, community leaders and youth leaders in Karangjati Village, Sampang District, Cilacap Regency. This community service received a positive response from the community. Before Legal Counseling is carried out, counseling participants are given a pretest and at the end of the counseling is posttested. Conclusion: Before legal counseling was carried out, many people did not know about the legal consequences of divorce for minor children, but after legal counseling was carried out on child custody due to divorce, the public knew and understood about the custody of minor children due to divorce, who has the right to babysit/maintain an adult child, and how the responsibility of parents, especially fathers, if child custody falls into the hands of mothers. The people of Karangjati village, Sampang District, Cilacap Regency want further legal counseling to increase legal knowledge and awareness for the Karangjati village community. Keywords: Child Custody, Consequences of Divorce, Karangjati Village.
LITERASI KEUANGAN DAN PERAN PENTINGNYA DALAM KEHIDUPAN PRIBADI Endang Sri Wahyuningsih; nirmala nirmala; Isnaeni Rokhayati
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.494

Abstract

Membuat perencanaan sebuah investasi dalam pengelolaan keuangan pribadi merupakan hal yang rumit bagi setiap individu, dikarenakan investasi juga termasuk sebuah proses belajar untuk mengatur keuangan dimasa sekarang dan masa yang akan datang Dengan literasi keuangan yang baik, siapa pun dapat membuat rencana keuangan yang baik, mengelola keuangan mereka, dan mengidentifikasi masalah keuangan seperti utang yang berlebihan atau penipuan. Dengan demikian pengelolaan keuangan pribadi merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan setiap individu, karena pengelolaan yang baik dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kesejahteraan finansial seseorang. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya literasi keuangan dan pengelolaan keuangan pribadi Rencana Strategi dengan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang benar mengenai langkah langkah yang tepat dalam pengelolaan keuangan. Sasaran Strategi meningkatkan pengetahuan dan menggerakan kesadaran akan pentingnya pengetahuan pengelolaan keuangan, sehingga diharapkan peserta kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mengelola dan merencanakan keuangan dengan baik.
RUMAH TUMBUH, SOLUSI PENGEMBANGAN RUMAH TINGGAL DI DESA KEBOCORAN KECAMATAN KEDUNGBANTENG BANYUMAS Dwi Jati Lestariningsih Ning; Yoh. Wahyu Dwi Yudono; Ary Sismiani
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.495

Abstract

Kebutuhan hunian (rumah tinggal) semakin meningkat dari waktu ke waktu, sementara lahan tidak bertambah. Rumah tinggal merupakan kebutuhan utama setelah sandang dan pangan. Untuk memiliki rumah kadang masyarakat terkendala oleh biaya dan luas lahan. Desa Kebocoran Kecamatan Kedung banteng Kabupaten Banyumas merupakan desa dengan penduduk yang cukup padat. Sementara belum semua warga mampu memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang sesuai dengan kebutuhan ruang minimum. Konsep rumah tumbuh dapat menjadi solusi akan kebutuhan ruang pada rumah tinggal seiring dengan bertambahnya penghuni dan aktivitas penghuninya. Dengan metode penyuluhan dan pendampingan pada masyarakat diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tahapan pembangunan rumah tinggal untuk mengurangi risiko kegagalan struktur dan pembengkakan biaya. Konsep rumah tumbuh lebih fleksibel, tergantung kebutuhan ruang serta dana yang tersedia. Perencanaan rumah tumbuh dari awal juga akan mengurangi risiko kegagalan konstruksi, menghemat biaya serta waktu.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK BULU TANGKIS DALAM PERTOLONGAN PERTAMA CEDERA OLAHRAGA DENGAN METODE RICE Ranggi Fatan Hidayana
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.496

Abstract

Cedera olahraga merupakan permasalahan kesehatan yang sering terjadi pada aktivitas fisik berintensitas tinggi, termasuk olahraga bulu tangkis. Gerakan cepat, perubahan arah mendadak, serta lompatan berulang meningkatkan risiko terjadinya cedera akut pada jaringan lunak. Penanganan cedera yang tidak tepat pada fase awal dapat memperburuk kondisi dan menghambat proses pemulihan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat olahraga melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama cedera. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan anggota kelompok dalam memberikan pertolongan pertama cedera olahraga melalui penerapan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation). Kegiatan dilaksanakan pada anggota PB UNISBA dengan jumlah peserta sebanyak 27 orang. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, diskusi interaktif, simulasi praktik metode RICE, pembentukan kader pertolongan pertama cedera olahraga, serta penyediaan sarana pertolongan pertama (P3K) standar. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk menilai tingkat pengetahuan peserta, dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan kader. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang cukup besar, di mana kategori pengetahuan baik meningkat dari 3,7% sebelum intervensi menjadi 92,6% setelah intervensi. Selain itu, seluruh kader yang dibentuk (100%) mampu menerapkan metode RICE dengan kategori keterampilan sangat baik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memberdayakan komunitas olahraga dalam melakukan pertolongan pertama cedera secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
EDUKASI DAN SOSIODRAMA UNTUK PENCEGAHAN BULLYING REMAJA SEKOLAH Sarifa Septiani Marasabessy; Erni setiyorini; Sandi Alfa Wiga Arsa
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.497

Abstract

Bullying pada remaja di sekolah sering dianggap “candaan”, padahal dapat mengganggu kesehatan psikologis, rasa aman, dan kenyamanan belajar. Program pengabdian ini dilaksanakan di MTs Miftahul Ulum Sutojayan, Kabupaten Blitar, pada 30 siswa kelas 9 untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan bullying melalui edukasi dan sosiodrama. Kegiatan meliputi pre-test, edukasi interaktif dan diskusi kasus, sosiodrama berbagai bentuk bullying (verbal, fisik, sosial/psikologis, dan siber) dengan peran pelaku–korban–saksi/penolong, refleksi, serta post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari pre-test ke post-test, ditandai bertambahnya siswa pada kategori pengetahuan baik dan berkurangnya siswa pada kategori pengetahuan kurang. Perilaku pencegahan bullying juga membaik, terlihat dari pergeseran dominasi kategori dari sedang pada pre-test menjadi rendah pada post-test. Disimpulkan bahwa kombinasi edukasi dan sosiodrama efektif meningkatkan pemahaman serta memperkuat perilaku pencegahan bullying pada remaja di sekolah, sehingga berpotensi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan suportif. Program disarankan dilanjutkan melalui penguatan perilaku prososial dan keberanian melapor, pelaksanaan edukasi anti-bullying dan sosiodrama secara rutin dengan mekanisme pelaporan yang aman, serta dukungan orang tua melalui komunikasi, pengawasan pergaulan, dan penanaman empati.
Penyuluhan Hukum Tentang Memahami Kewajiban Pelaku Usaha Terhadap Konsumen Dalam Mendukung Kepatuhan Regulasi di Desa Kutasari Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Wiwin Muchtar Wiyono; Aris Priyadi; Prosawita Ririh Kusumasari
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.498

Abstract

Abstract . Legal education is one way to improve public understanding of business actors' obligations to consumers, particularly in supporting compliance with applicable regulations. This study was conducted in Kutasari Village, Kutasari District, Purbalingga Regency, focusing on the legal education process for local businesses. The aim of this education was to increase business actors' awareness and knowledge of their rights and obligations, as well as the importance of complying with consumer regulations to create a fair and sustainable market. The methods used included focus group discussions and direct training involving legal experts and regulators. The results of the education showed a significant increase in business actors' understanding of their obligations, which is expected to have a positive impact on regulatory compliance at the local level. This legal education emphasized the importance of an educational approach in efforts to improve legal compliance and foster better relationships between businesses and consumers in the community. Keywords: Legal education, businesses, consumers, regulatory compliance, Kutasari Village, Purbalingga.
Penguatan Ketahanan Remaja Terhadap Kekerasan Seksual Melalui Pendidikan Seksualitas Pada Siswa Pattanakansuksa Foundation School, Satun-Thailand. Wiwin Muchtar Wiyono; Eti Mul Erowati; Elisabet Pudyastiwi
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.499

Abstract

Abstract . This outreach program aims to explore the effectiveness of legal outreach in strengthening adolescent resilience against sexual violence through sexuality education at Pattanakansuksa Foundation School, Satun, Thailand. With the rise in cases of sexual violence among adolescents, providing adequate knowledge regarding legal rights and comprehensive sexuality education is crucial. The outreach program aimed to explore students' understanding of sexual violence and appropriate legal responses. The outreach program's results indicate that a legal outreach program integrated with sexuality education significantly increased adolescents' awareness and resilience against sexual violence. Students demonstrated increased knowledge regarding personal boundaries, legal rights, and self-protection strategies. This activity underscores the importance of integrating legal and sexuality education into the school curriculum to build a more resilient generation against sexual violence. Keywords: Legal outreach, adolescent resilience, sexual violence, sexuality education, Pattanakansuksa Foundation School, Thailand.
Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Pakan Ternak Alternatif di Desa Sodagaran Kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap Fani Dwi Evadewi
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.501

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak alternatif merupakan salah satu solusi strategis untuk mengatasi keterbatasan ketersediaan hijauan pakan, khususnya pada musim kemarau. Desa Sodagaran, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap memiliki potensi limbah pertanian berupa jerami padi, tongkol jagung, dan limbah tanaman kacang-kacangan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengolah limbah pertanian menjadi pakan ternak alternatif yang bernilai guna dan ekonomis. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik pengolahan pakan melalui teknologi sederhana (amoniasi dan fermentasi), serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peternak terhadap nilai nutrisi limbah pertanian dan kemampuan mengolah pakan alternatif secara mandiri. Selain itu, terjadi penurunan biaya pakan dan peningkatan efisiensi usaha ternak. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan dengan dukungan kelembagaan desa dan pendampingan lanjutan.