cover
Contact Name
Ahmad Muzanni
Contact Email
jurnalpedapaud@gmail.com
Phone
+6287838270038
Journal Mail Official
jurnalpedapaud@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Elit Kota Mataram Asri, Blok Q. 11 Kota Mataram, Prov. NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
ISSN : 28281748     EISSN : 28280369     DOI : 10.47165
Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD (PEDAPAUD) dengan nomor registrasi ISSN 2828-0369 (online) dan ISSN 2828-1748 (cetak) merupakan jurnal ilmiah akses terbuka dan peer-review yang menerbitkan berbagai jenis artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian dan artikel gagasan. Semua topik yang kami terima hanya artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan dasar dan PAUD. Untuk kategori penelitian, artikel dapat ditulis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, dan dapat dibuat dalam berbagai desain penelitian, seperti penelitian tindakan, eksperimen, dan studi kasus. Jurnal ini diterbitkan sejak tahun 2022.
Articles 63 Documents
Efektivitas Pembelajaran Kontekstual Berbasis Strategi REACT dalam Meningkatkan Pemahaman Matematis Siswa Hastuti, Intan Dwi; ., Sutarto; Jaswandi, Lalu
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 3, No 2 (2024): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v3i2.610

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran fundamental yang dipelajari di setiap jenjang pendidikan, termasuk di sekolah dasar. Perencanaan pembelajaran yang efektif menjadi faktor utama dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, and Transferring) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, dan instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan komunikasi matematis serta lembar observasi keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis strategi REACT dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Pengujian hipotesis dengan uji t-test menunjukkan bahwa penerapan strategi REACT memberikan dampak positif terhadap pengembangan keterampilan komunikasi matematis siswa kelas IV sekolah dasar. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual yang berbasis strategi REACT dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan pemahaman matematis dan keterampilan komunikasi siswa pada jenjang pendidikan dasar. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengintegrasikan strategi REACT dalam perencanaan pembelajaran matematika guna mendukung perkembangan kognitif serta komunikasi akademik siswa secara optimal.
Efektivitas Penggunaan Game-Based Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Materi IPA bagi Peserta Didik Sekolah Dasar Lambahada, Naba; Setiawan, Dodi
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 2, No 2 (2023): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v2i2.627

Abstract

This study aims to measure the effectiveness of Game-Based Learning in improving elementary school students' understanding of science concepts. The research employs a quasi-experimental design, comparing two groups of fifth-grade students—an experimental group (using Game-Based Learning) and a control group (using conventional methods). The sample consists of 60 students, with 30 students in each group, selected through purposive sampling. Data were collected through pre-test and post-test assessments on science concept understanding, as well as a student learning satisfaction survey. A t-test analysis revealed a significant improvement in science concept comprehension among the experimental group compared to the control group (t = 4.21, p 0.05). The experimental group’s average post-test scores increased by 23.5% compared to their pre-test scores, while the control group showed only a 9.8% improvement. Additionally, the student satisfaction survey indicated that 87% of students in the experimental group felt more engaged in learning compared to 62% of students in the control group. The findings confirm that Game-Based Learning is more effective in enhancing students' comprehension of science concepts than conventional teaching methods. Furthermore, this approach significantly boosts students' motivation to learn. Therefore, integrating Game-Based Learning into elementary school curricula can serve as an effective strategy for improving science education.
Eksplorasi Nilai Budaya Sasak dalam Pendidikan Karakter Melalui Aksi P5 di Sekolah Dasar Kasim, Sunardy
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 2, No 2 (2023): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v2i2.628

Abstract

This study aims to measure and demonstrate the differences in students' understanding of science concepts before and after using gamification-based learning media. The research employs a quantitative approach with a pre-experimental design, specifically the One Group Pretest-Posttest, which involves measuring students' understanding both before and after the application of the learning method. The study sample consists of 31 fifth-grade students from SDN 5 Mataram. Data was collected through tests and analyzed using the paired sample t-test to assess the effectiveness of gamification-based learning media in enhancing students' comprehension of science concepts. The findings indicate a highly significant difference in students' understanding of science concepts before and after the implementation of gamification-based learning media. This is supported by the probability result (Sig. 2-tailed) = 0.000, which is smaller than ? = 0.05, and even smaller than ? = 0.01, confirming that gamification has a significant impact on improving students' comprehension. Therefore, it can be concluded that gamification-based learning media is effective in helping students better understand science concepts. Consequently, teachers are encouraged to integrate gamification-based learning into science lessons. This approach not only makes learning more engaging and enjoyable but also enhances students' motivation, confidence, active participation, and interest in the subject. By providing a more interactive learning experience, students can more easily connect science concepts to real-life situations, ultimately leading to better learning outcomes
Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain Pengklasifikasian Benda Alam Dilla Puspita Sari; Dessy Syofiyanti
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 4 No 2 (2025): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan aspek penting dalam masa pertumbuhan anak usia dini, karena berpengaruh langsung terhadap kemampuan berpikir, memahami, dan memecahkan masalah. Namun, banyak anak usia dini yang mengalami hambatan dalam perkembangan kognitifnya. Salah satu cara yang efektif untuk menstimulasi aspek ini adalah melalui kegiatan bermain yang bermakna, khususnya dengan menggunakan media dari bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini melalui kegiatan bermain klasifikasi benda alam. Penelitian ini menggunakan metode Library Research. Sumber primer yang digunakan adalah hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan topik pembahasan dalam penelitian ini dan beberapa sumber sekunder, seperti buku cetak maupun digital. Analisis data menggunakan metode Content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain klasifikasi menggunakan media alam dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak, khususnya dalam hal mengelompokkan benda berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran. Anak menjadi lebih aktif, tertarik, dan termotivasi selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media alam terbukti efektif sebagai alat bantu pembelajaran yang konkret dan menyenangkan dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini.
Melatih Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Media Pembelajaran Finger Painting Irene Ketrin Hendrawati; Dessy Syofiyanti Syofiyanti
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 4 No 2 (2025): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kegiatan finger painting dalam pembelajaran di PAUD Pertiwi serta menganalisis pengaruhnya terhadap kreativitas anak usia dini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini berfokus pada pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran tanpa intervensi dari peneliti. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, untuk menggambarkan keterlibatan guru dan anak dalam kegiatan finger painting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa finger painting tidak hanya menjadi media ekspresi visual, tetapi juga mampu merangsang imajinasi, eksplorasi warna, dan koordinasi motorik halus anak. Kegiatan ini memberikan ruang bagi anak untuk bebas berkreasi tanpa tekanan, sehingga mendukung perkembangan kreativitas secara alami. Implementasi yang konsisten dan dukungan dari guru berperan penting dalam mengoptimalkan manfaat kegiatan ini. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi pendidik PAUD dalam merancang pembelajaran yang menyenangkan dan kreatif melalui aktivitas seni yang sesuai dengan tahap perkembangan anak
Upaya Meningkatkan Keterampilan Siswa Dalam Membaca Unsur Instrinsik Karya Sastra Melalui  Penerapan Model Mind Mapping SD Muhammadiyah Bangsri Muhammad Abdul Rosyidi; Ahmad Muzanni; Monika Handayani; Baiq Sarlita Kartiani
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 4 No 2 (2025): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar siswa kelas II SD Muhammadiyah Bangsri masih menghadapi tantangan dalam memahami dan menuliskan unsur intrinsik karya sastra secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengenali dan mengungkapkan unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, tema, dan amanat melalui penerapan model pembelajaran Mind Mapping. Hambatan utama yang dialami siswa berkaitan dengan kesulitan dalam memahami isi cerita serta mengidentifikasi komponen intrinsiknya. Penelitian ini melibatkan guru serta 25 siswa kelas II sebagai peserta, “menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode tes dan nontes dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan membaca dan menulis unsur intrinsik karya sastra, dengan rata-rata nilai kelas meningkat sebesar 8,56—dari 78,28 persen pada siklus I menjadi 86,84 persen pada siklus II.”
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Pecahan Kelas IV Dengan Metode Demonstrasi di SDN Suwayuwo I Sukorejo Ratna Maghfiroh; Firsta Bagus Sugiharto; Maisaroh Ritonga
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 4 No 2 (2025): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar siswa mata pelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan melalui metode demonstrasi. Lokasi penelitian berada di UPT Satuan Pendidikan SDN Suwayuwo I Sukorejo Kabupaten Pasuruan dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV tahun ajaran 2024/2025 dengan jumlah 30 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri atas tahap-tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pada siklus I diperoleh fakta bahwa siswa masih canggung dalam penggunaan alat peraga. Kegiatan diskusi kelompok selama ini yang dilakukan siswa baru sebatas saling menyalin hasil pekerjaan jika memperoleh tugas mengerjakan soal. Hasil perolehan pada siklus I adalah terdapat 21 siswa masih mendapatkan nilai di bawah KKM dengan prosentase sebesar 80% sehingga diperlukan penelitian tindakan siklus II. Pada penelitian tindakan siklus II dilakukan beberapa perbaikan yang meliputi perubahan komposisi anggota kelompok, pengarahan atas materi pokok yang lebih jelas, serta latihan-latihan soal pendahuluan. Hasil pembelajaran yang diperoleh yaitu 28 siswa sudah mendapatkan nilai di atas KKM.
Penggunaan Media Pembelajaran Teka Teki Silang Dalam Meningkatkan Kosakata Bahasa Indonesia  Pada Peserta Didik Kelas II SDN  2 Panjerejo Linda Gustina
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 4 No 2 (2025): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan dalam peningkatan kosakata peserta didik di kelas II SDN 2 Panjerejo dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui media teka-teki silang. Indikasi rendahnya penguasaan kosakata peserta didik menunjukkan perlunya tindakan pembelajaran guna meningkatkan kualitas serta makna proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas berdasarkan model Kemmis dan Mc. Taggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan berupa hasil belajar peserta didik terkait penguasaan kosakata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, tingkat ketuntasan klasikal mencapai 68,96%, yang masih tergolong rendah. Namun, pada siklus II, indikator keberhasilan terpenuhi dengan tingkat ketuntasan klasikal meningkat menjadi 86,20%, yang masuk dalam kategori baik. Dengan demikian, pembelajaran pada siklus II telah memenuhi standar ketuntasan minimal yang ditetapkan. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media teka-teki silang secara signifikan dapat meningkatkan penguasaan kosakata peserta didik dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.”
Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Berhitung Melalui Permainan Balok di PAUD Mawwadatul Falah Yayu Khoerani Husni; Ahmad Zainul Irfan
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 1 No 1 (2022): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh membangun kemampuan berhitung anak TK dalam memahami konsep bilangan dengan menggunakan media permainan balok angka, masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Anak belum mampuh menemukan bermacam-macam berbagai macem pemecahan  masalah  2) Anak belum  mampu mengembangkan kemampuan logika matematika 3) kurangnya kemampuan dalam menggunkan media yang sesuai dengan kemampuan kognitif anak 4) kurangnya rangsangan dan pelatihan dari guru dalam media balok dalam meningkatkan dalam kemampuan kognitif anak. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) Yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 15 orang. Yang terdiri dari 7 orang anak perempuan dan 8 orang laki-laki. Alat pengumpulan data yang di gunakan penelitian adalah lembar observasi. Temuan hasil siklus I menunjukan bahwa perolehan anak yang tergolong kurang 3,33%, yang tergolong cukup adalah 20% yang tergolong baik adalah 66,7%, yang tergolong baik sekali adalah 10%. Dengan demikian kemampuan kognitif anak pertemuan I siklus I berada pada tingkatan kategori Baik sebesar 66,7%, belum maksimalnya pada saat dilakukan siklus I,Pada  siklus II dilakukan dengan menggunakan  balok maka  di peroleh data hasil siklus II tergolong baik sekali 96,7% , Berdasarkan urayan tersebut, dapat di simpulkan bahwa dengan menggunakan media balok angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak didik di Paud Mawwadatul Falah.
Upaya Peningkatan Kemampuan berbahasa Ekspresif Melalui Kegiatan Bernyanyi Menggunakan Media Teknologi Pada Anak Usia TK Anastasia Mayla Calliesta Yusmaridha; Ni Made Sulastri
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 1 No 1 (2022): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan metode bernyanyi kelompok A di TK Strada Kampung Sawah. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini menggunakan dua siklus dengan masing-masing siklus terdapat tiga pertemuan dan setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak usia 4-5 Tahun di TK Strada Kampung Sawah yang berjumlah 20 anak. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berbahasa anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan bernyanyi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pra tindakan kemampuan berbahasa anak ada di kriteria Belum Berkembang (BB) sebesar 20%, Mulai Berkembang (MB) sebesar 65%, dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 15%. Namun setelah dilakukan siklus I kriteria meningkat menjadi Mulai Berkembang (MB) sebesar 50% dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 50%, serta pada siklus II kriteria menjadi Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 20% dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 80%.