cover
Contact Name
M. Gunawan Supiarmo
Contact Email
edupedikajurnal@gmail.com
Phone
+6285338677454
Journal Mail Official
edupedikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Graha Pelita Nusa Tenggara Perumahan LA Green Blok F No 8 Terong Tawah, Kab. Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EDUPEDIKA
Published by Pelita Nusa Tenggara
ISSN : -     EISSN : 28294319     DOI : -
Core Subject : Education,
Edupedika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran is a scientific journal which is managed by Pelita Nusa Tenggara. Edupedika is published in Februari and September with several topic. 1. Teaching and learning design 2. Education technology 3. Educational psychology 4. Education Management 5. Education Evaluation 6. Life outside of school and non-formal education 7. Education on specific content 8. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 39 Documents
Inovasi Buku Panduan Ruang Metamorfosa dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Norma Sosial Melalui Values Clarification Technique (VCT) Fadhilah Aini; Nurul Husna
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.140

Abstract

Abstrak: Pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter dan pemahaman norma sosial siswa. Studi ini memperkenalkan inovasi buku panduan "Ruang Metamorfosa", yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang norma sosial melalui Values Clarification Technique (VCT). Mengakui peran penting pendidikan dalam membentuk karakter dan kesadaran sosial siswa, buku panduan ini berfungsi sebagai alat pembelajaran interaktif dan reflektif. Buku ini menggabungkan studi kasus, kuis, dan diskusi kelompok yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, memungkinkan siswa untuk menghubungkan norma sosial dengan nilai-nilai pribadi mereka. Penelitian ini, menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, berfokus pada pengembangan dan evaluasi buku panduan terhadap pemahaman siswa mengenai norma sosial. Uji skala kecil dilakukan terhadap siswa di SD EKO Pasantren, Daarut Tauhiid di Bandung. Temuan menyoroti efektivitas buku panduan dalam mempromosikan keterlibatan aktif, pemikiran kritis, dan internalisasi norma sosial melalui media terintegrasi dan strategi VCT. Inovasi ini tidak hanya memberikan informasi tetapi juga mendorong siswa untuk mengeksplorasi dan mengklarifikasi nilai-nilai mereka, menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang harapan sosial dan perilaku bertanggung jawab di dalam masyarakat.
Mendorong Peranan Orang Tua dalam Memaksimalkan dan Mendukung Perkembangan Anak pada Usia Dini Marsahip
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.142

Abstract

Peran orang tua merupakan faktor penting dalam proses tumbuh kembang anak. Orang tua berperan dalam memastikan anak sehat dan aman dengan menyediakan sarana dan prasarana untuk mengembangkan keterampilan dan karakter sosial dan media untuk menanamkan nilai-nilai sosial dan budaya sedini mungkin. Orang tua memberikan kasih sayang, penerimaan, penghargaan, pengakuan, dan arahan atau bimbingan kepada anaknya. Hubungan antara orang tua dan anak sangat penting untuk membangun kepercayaan pada orang lain dan diri sendiri. Hal ini juga dapat membantu perkembangan sosial, emosional dan kognitif anak. Penelitian menunjukkan bahwa hubungan orangtua-anak yang hangat, terbuka, dan komunikatif; memiliki batasan usia yang wajar; dan mengkomunikasikan mengapa anak tidak boleh melakukan sesuatu akan meningkatkan kepercayaan diri dan prestasi di sekolah dan masyarakat.
Pengembangan Modul Berbasis Pendekatan Contextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas V MI NW Majuwet Khair, Sabahul
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.145

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan modul etnomatematika berbasis budaya lombok yang teruji validitas isi dan respon pengguna yang baik. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D), berdasarkan model penelitian dan pengembangan 4D. Tahapan yang dilakukan yaitu tahap pendefinisian (Define), tahap perencanaan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap menyebaran (Disseminate). instrument pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi lembar validasi, angket minat minat belajar, lembar angket respon pengguna dan guru. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis validitas ahli media dan materi, analisis uji keefektifan dan analisis respon siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modul Modul Berbasis Pendekatan Contextual Teaching and Learning dinyatakan valid berdasarkan uji validitas. Hasil analisis data ahli materi memperoleh hasil 92 dengan kategori sangat valid, ahli media memperolaeh hasil 97 dengan kategori sangat valid, uji coba skala kecil 94% dengan kriteria sangat setuju, ujicoba skala besar 95,4% dengan kriteria sangat setuju, uji kepraktisan oleh guru 98% dengan kriteria sangat praktis dan hasil nilai rata-rata uji keefektifan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan terhadap minat belajar siswa setelah menggunakan modul dalam proses pembelajaran yaitu 91,6 dalam kategori sangat efektif. Sehinga dapat disimpulkan bahwa Modul Berbasis Pendekatan Contextual Teaching and Learning ini layak digunakan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Inkuiri Terbimbing Tema Ekosistem Kelas V SDN 01 Teko Hendria Santana, Howin
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.146

Abstract

Hasil pembelajaran yang telah dilakukan diperoleh bahwa permasalahan siswa belum menguasai hasil pembelajaran materi menganalisis hubungan antar kompon enekosistem dan jaring makanan di lingkungan sekitar. Penelitian dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang berupa siklus yang mengacu pada model spiral dari Kemmis dan Tagart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berdampak positif dalam upaya meningkatkan hasil belajar baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Hasil penelitian upaya meningkatkan hasil belajar siswa tema Ekosistem melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas V SDN 01 Teko menunjukkan aspek kognitif meningkat dariprasiklus diperoleh sebesar 25%, siklus I diperoleh sebesar 55%, dan siklus II diperoleh sebesar 80%. Hasil belajar afektif ditunjukkan dengan peningkatan positif keaktifan dan tanggung jawab siswa terhadap penugasan. Pada ranah psikomotorik, model pembelajaran inkuirimampu meningkatkan keterampilan merumuskan masalah dan berhipotesis, mengumpulkan data, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan temuan.
Peran Permainan Tradisional dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia Dini Mashar
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.147

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna menganalisis peran permainan tradisional dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini mempergunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur atau kepustakaan. Data yang didapatkan bersumber dari hasil penelitian, buku, dan data yang relevan, selanjutnya literatur dan hasil tersebut dideskripsikan atau dianalisis kembali. Adapun jumlah literatur yang digunakan yaitu 8. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwasanya permainan tradisional berperan penting dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini. Keterkaitan permainan tradisional terhadap sosial emosional anak usia dini terlihat berdasarkan peningkatan kemampuan interaksi dengan lingkungan social, teman sebaya, keterampilan membangun hubungan dengan lingkungan.
Impelementasi Kurikulum Mardeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Karakter Siswa Tahir, M. Turmuzi
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.148

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan fokus pada pengembangan karakter dan kompetensi siswa, termasuk aspek spiritual, moral, sosial, dan emosional, melalui pendekatan yang fleksibel dan relevan pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Mata pelajaran PAI mendukung pembentukan karakter siswa dengan menekankan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan kepedulian. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kepustakaan (library research), yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data dari berbagai referensi seperti buku, artikel, dokumen, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang berfokus pada kompetensi, karakter, dan kreativitas siswa, terutama dalam membentuk nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran PAI yang meliputi elemen-elemen penting seperti Al-Qur’an Hadis, akidah, akhlak, fikih, dan sejarah peradaban Islam. Kurikulum ini membantu siswa tidak hanya menguasai materi agama, tetapi juga mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, sehingga membentuk karakter yang religius, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama dan alam sekitar.
ETNOMATEMATIKA: EKSPLORASI POLA GEOMETRIS DALAM MOTIF KAIN TENUN SASAK Aulia Nur Azima; Mar'atun Sholihah; Mutiara Dwi Anjani Putri Wahyudi; Dea Mustika
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.190

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan budaya yang sangat beragam, salah satunya tercermin dalam tradisi menenun masyarakat Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kain tenun Sasak bukan hanya memiliki nilai estetika dan filosofi, tetapi juga menyimpan konsep-konsep matematis yang dapat dianalisis melalui pendekatan etnomatematika. Dalam konteks ini, etnomatematika menjadi jembatan antara warisan budaya dan ilmu matematika formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep geometris yang terkandung dalam motifmotif kain tenun Sasak, seperti Subahnale, Rangrang, Bintang Empat, dan Kabut. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif berpendekatan etnografi melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pengrajin tenun di Desa Sukarara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif-motif tersebut mengandung prinsip-prinsip matematika seperti simetri lipat dan putar, transformasi (translasi, refleksi, rotasi), serta pola fraktal. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat Sasak telah menerapkan konsep-konsep matematika secara intuitif dalam proses menenun. Selain memperkaya pemahaman tentang budaya lokal, hasil penelitian ini juga membuka peluang pemanfaatan kain tenun sebagai media pembelajaran matematika yang kontekstual, sehingga siswa dapat memahami materi secara lebih konkret dan bermakna.
ETNOMATEMATIKA DALAM PERDAGANGAN TRADISIONAL KAIN TENUN DESA SUKARARA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Heti septiana; Raehana Qolbi; Nurmala Andika Aysah
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.191

Abstract

Budaya lokal sering menjadi wadah berkembangnya konsep-konsep ilmu pengetahuan, termasuk matematika. Salah satunya tercermin dalam praktik perdagangan tradisional di masyarakat. Aktivitas sehari-hari yang dilakukan mengandung unsur matematis yang kaya namun sering tidak disadari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep matematika dalam aktivitas perdagangan tradisional kain tenun di Sukarara, Lombok Tengah khususnya pada penerapan konsep perbandingan, aritmatika sosial, dan prinsip ekonomi mikro yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah menggunakan data hasil wawancara, observasi, dokumentasi dan kajian literatur. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa pada aktivitas perdagangan kain tenun di Sukarara ini melibatkan konsep perbandingan harga berdasarkan ukuran, motif, kualitas, dan lama pengerjaan kain tenun. Penggunaan aritmatika sosial dalam tawar menawar harga, dan pemberian diskon oleh penjual, serta penerapan konsep ekonomi mikro terkait dengan permintaan dan penawaran. Matematika telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya perdagangan tradisional, dan dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran matematika berbasis etnomatematika.
KONSEP GEOMETRI DALAM KERAJINAN GERABAH BANYUMULEK -, Lisa Anggun Aulia; Kirani A Seva; Haliza Ramadan; Muhammad Turmuzi; Dita Oktavihari
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v4i1.215

Abstract

Kerajinan gerabah Banyumulek merupakan warisan budaya yang tidak hanya bernilai estetika saja tetapi mengandung konsep-konsep matematika yang dapat dianalisis dan dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep matematika dalam pembuatan gerabah, mengidentifikasi konsep-konsep geometri yang terkandung dalam desain dan struktur gerabah, serta menjelaskan pemanfaatan etnomatematika dalam konteks kerajinan ini. Pendekatan etnomatematika digunakan untuk mengaitkan aspek budaya dengan pemahaman matematis, sehingga menghasilkan perspektif yang lebih kontekstual dan aplikatif bagi pendidikan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep-konsep seperti geometri dan simetri ditemukan dalam berbagai bentuk gerabah Banyumulek. Selain itu, keterlibatan para pengrajin dalam praktik matematis secara tidak langsung memperkuat pentingnya pembelajaran berbasis budaya dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap matematika. Dengan demikian, integrasi etnomatematika dalam pendidikan dapat menjadi strategi yang efektif untuk menghubungkan aspek tradisional dan akademik guna memperkaya pengalaman belajar. Kata Kunci: Banyumulek, Gerabah, Geometri, Etnomatematika

Page 4 of 4 | Total Record : 39