cover
Contact Name
-
Contact Email
lensapendas@umkuningan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensapendas@umkuningan.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas Muhammadiyah Kuningan Jl. R.A Moertasiah Soepomo No.28B, 45511 Kuningan - Jawa Barat
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Lensa Pendas
ISSN : 25410199     EISSN : 25416855     DOI : https://doi.org/10.33222/jlp
Core Subject : Education,
Jurnal Lensa Pendas merupakan majalah publikasi artikel ilmiah Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang memuat karya tulis ilmiah berkaitan dengan IPTEK terkait dengan pendidikan dasar, ditulis sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah serta diterbitkan secara berkala. Lensa Pendas menjadi salah satu media penerbitan artikel ilmiah berupa hasil penelitian atau hasil pemikiran (konseptual) sebagai upaya meningkatkan publikasi ilmiah dalam bidang pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2023): Februari" : 11 Documents clear
Rancang Bangun Media Pembelajaran IPS Berbasis Google Sites Materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Yona Wahyuningsih; Vian Yulianty
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2179

Abstract

This research is motivated by optimizing the material for the proclamation of Indonesian independence in the fifth grade of elementary school in social studies learning -based media Google Sites. The use of technology in the use of learning media by teachers is one form of effort to achieve learning success. This research is a development research that develops media based Google Sites in social studies learning in fifth grade elementary school. The research method uses the D&D (Design & Development) method with research stages based on the ADDIE development model which consists of 5 stages, namely Analyze (Analysis), Design(Design), Development (Development), Implementation (Implementation), and Evaluation (Evaluation). Data collection techniques using interviews and questionnaires. The results of the development of Google Sites get an "excellent" interpretation from the assessment of linguists, media experts, and material experts. Based on the results of the assessment and user responses, namely teachers and students of class V, the Google Sites received an "excellent" interpretation and was suitable for use in learning based on indicators of material content, presentation, language, appearance, and media quality.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Educandy Berbasis Games Edukasi pada Pelajaran Matematika untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Cipicung Sesilia Ferdianti; Agus Saeful Anwar
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2482

Abstract

Pemanfaatan Media Pembelajaran Educandy Berbasis Games Edukasi Pada Pelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa SDN Cipicung. Penelitian ini dilatarbelakangi karena kegiatan pembelajaran belum terbiasa menggunakan media sebagai alat bantu sehingga membuat semangat belajar siswa rendah yang berdampak pada belum tercapainya kriteria ketuntasan minimal yang telah ditentukan. Subjek penelitian merupakan siswa kelas V SDN Cipicung yang berjumlah 21 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Educandy berbasis games edukasi terhadap hasil belajar kognitif siswa. Media yang digunakan dalam penelitian ini yaitu media Aplikasi Educandy berbasis games edukasi. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Pre-Eksperimental jenis One Group Pretest-Posttest, tujuan digunakannya metode ini adalah untuk melihat apakah ada pengaruh penggunaan media pembelajaran Educandy berbasis games edukasi terhadap hasil belajar kognitif siswa sebelum dan sesudah penggunaan media. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tulis berupa pilihan ganda yang berjumlah 20 soal. Teknik analisis yang digunakan dalam pengoalahan data hasil penelitian adalah uji normalitas Shapiro Wilk, uji homogenitas Levene dan uji hipotesis Paired Sample T-Test dengan menggunakan Aplikasi SPSS versi 25.
Penguatan Motivasi Belajar Melalui Self-Regulated Learning Mahasiswa pada Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi Covid-19 Abdul Kadir; Akif Khilmiyah
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2498

Abstract

This study aims to analyze the causes of low learning motivation and find the keys to increase learning motivation. This type of research uses a qualitative approach with phenomenological methods. Informants were selected using the snowball sampling technique. Informants in this study focused on Yogyakarta students who experienced a reduction in motivation and were selected based on the required characteristics. Data collection techniques use interviews, observation and documentation, and data analysis through reduction analysis. The data validity used source triangulation. This study resulted in (1) the causalities of low learning motivation: they felt bored with the online learning process, had less effective zoom learning, had difficulty completing assignments due to internet connection, lack of interaction with lecturers, and less supervision during the learning process, and lecturers giving more theory than practice (Field). (2) Solutions to improve learning: Parent's advice, do assignments according to things you like, set learning targets, grow motivation to get good grades, and diligently participate in studies. Have courses that match your interests
Optimalisasi Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Permainan dalam Pembelajaran Abad 21 di Sekolah Dasar Sindi Ladya Baharizqi Sindi; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi penerapan model pembelajaran berbasis permaian dalam pembelajaran abad 21 di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka (Library Reaseacrh) dengan jenis penelitian kualitatif. Implementasi game based learning pada proses pembelajaran yang digunakan siswa dapat menjadi solusi inovatif untuk menyelesaikan berbagai permasalahan pembelajaran. Pembelajaran inovatif di abad 21 memiliki karakteristik yang mengarah pada pembelajaran yang interaktif, holistik, integratif, ilmiah, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik, serta pelaksanaannya pembelajarannya diarahkan menggunakan model/metode pembelajaran yang terkait dengan sifat-sifat tersebut. Dapat disimpulkan bahwa Game-Based Learning ini cocok sebagai inovasi dalam pembelajaran. karena hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa Game-Based Learning ini efektif serta efisien dan berdasarkan studi pustaka Game-Based Learning ini memiliki banyak manfaat dan kelebihan yang menjadi keunggulannya
Bahan Ajar Berbasis Karakter Cerita Rakyat Untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Dadang Cunandar; Dhia Zulfa Khaerunnisa; Atang Sutisna
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2509

Abstract

Penelitian ini bertujuan; (1) Menjelaskan Unsur Intrinsik Cerita Rakyat Kecamatan Cibingbin; (2) Menjelaskan Nilai Karakter Cerita Rakyat Kecamatan Cibingbin; (3) Menjelaskan Design Bahan Ajar Sastra Berbasis Karakter dalam Cerita Rakyat untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar; (4) Menjelaskan Kesesuaian Bahan Ajar Sastra Berbasis Karakter Cerita Rakyat untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan Metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian adalah tokoh masyarakat, dan ahli. Lokasi penelitian di Kecamatan Cibingbin. Teknik pengumpulan data menggunakan Pengamatan, Wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah Reduksi Data, Penyajian Data, dan Kesimpulan/Verifikasi. Hasil penelitian 1) Unsur instrinsik dalam cerita rakyat Kecamatan Cibingbin antara lain, tema, tokoh, penokohan, alur, setting dan amanat. 2) Karakter Religius, jujur, kerja keras, dan tanggung jawab. 3) Bahan ajar yang dibuat oleh peneliti berupa bahan ajar cetak. 4) Bahan ajar berbasis karakter cerita rakyat telah memenuhi kesesuaian dan kelayakan
Penggunaan Media Pembelajaran Papan Tulis Interaktif di Kelas Pada Abad 21 Lebyana Norma Belinda; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2555

Abstract

This study aims to find out how to use interactive whiteboard learning media in the classroom in the 21st century. The research method used in this research is qualitative research which is a literature study (library research). Data collection techniques by conducting a review of books, literature, journals, the internet, the results of thesis and dissertation research. Data analysis techniques in this study emphasize references or libraries as a reference. Learning in the 21st century is creative and innovative learning with the use of interactive whiteboard learning media in the classroom so it can bring positive changes in learning in the 21st century. It can be concluded that this interactive whiteboard learning model is suitable as an innovative learning medium. Based on the results of the preliminary study, it shows that this interactive whiteboard learning media is effective and not monotonous and based on a literature study, this interactive whiteboard has many advantages.
Karakteristik Masyarakat Abad 21 Reni Nurhayati; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2556

Abstract

Abad ke-21 dianggap sebagai abad pengetahuan, abad ekonomi berbasis pengetahuan, abad teknologi berita, globalisasi, revolusi industri 4.0, serta sebagainya. di abad ini, terjadi perubahan yang sangat cepat serta sulit diprediksi dalam segala aspek kehidupan baik bidang ekonomi, transportasi, teknologi, komunikasi, info, serta lain – lain. Industri 4.0 pertama kali diperkenalkan pada Hannover Fair 2011 yang ditandai revolusi digital. Industry 4.0 adalah tren terbaru dari teknologi yang sedemikian rupa canggihnya, yang berpengaruh besar terhadap proses produksi pada sektor manufaktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana pendekatan ini merupakan penelitian yang lebih menekankan pada pengamatan fenomena dan memerlukan insting yang tajam dari peneliti. Salah satu hasil dari teknologi adalah gadget. Gadget merupakan salah satu sarana komunikasi yang setiap masyarakat tidak bisa lepas dari alat komunikasi ini. Gadget merupakan telepon genggam atau telepon seluler (ponsel) atau handphone (HP). Gadget berupa HP, merupakan alat komunikasi yang paling sederhana, yang bisa digunakan oleh setiap orang. Dalam kehidupan sosial, gadget sangat berpengaruh baik terhadap perilaku maupun terhadap interaksi sosial. Gadget memiliki dampak positif dan negatif.
Penerapan Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui Budaya Sekolah Agi Hamdani; Dede Margo Irianto; Yeni Yuniarti
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2562

Abstract

This study aims to describe what character values ​​are applied through the implementation of school culture in SD Negeri Cinangerang I Sumedang. This study uses a qualitative method with a phenomenological study approach. The main data sources are school principals, teachers, and students. Meanwhile, supporting data is in the form of documentation of activities related to research studies. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The validity of the data researchers used the method of source triangulation and media triangulation. Data analysis techniques consist of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study concluded that character education is carried out by applying school culture and good habituation through routine school activities and in the learning process in the classroom. Character values ​​developed are religious, responsible, independent, nationalism, caring for the environment. In the implementation there were several obstacles such as the lack of facilities and infrastructure, the presence of students who were less enthusiastic, and the presence of parents who did not care about school activities.
Membangun Karakter Peserta Didik Abad 21 Melalui Selidig (Sekolah Literasi Digital) Titis Madyaning Ratri; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2567

Abstract

Indonesia saat ini memasuki masa revolusi industry 4.0, sekolah sebagai institusi pendidikan diharapkan dapat meningkatkan mutu dan sumber daya manusianya. Salah satu strategi peningkatan mutu pendidikan di sekolah dengan pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melalui program SELIDIG. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi gerakan literasi sekolah untuk mengembangkan karakter peserta didik dalam menghadapi kecanggihan Abad 21 yang dilaksanakan di SDN 029 Cilengkrang Kota Bandung dengan menggunakan metode deskriptif – kualitatif, melalui pendekatan studi kasus. Metode yang digunakan dalam pengambilan data melaui kegiatan observasi, wawancara, dan analisis dokumen yang dibutuhkan guna menunjang penelitian. Data yang diperoleh dari hasil studi kasus ini kemudian di analisis secara kualitatif. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa pembelajaran literasi digital dapat membangun karakter peserta didik yang memiliki pemahaman terhadap dimensi literal digital dan mencetak lulusan sekolah yang mampu berkembang dan berdaya saing di tingkat internasional.
Respon Siswa Terhadap Bahan Ajar Membaca Berbasis Kearifan Lokal Irfan Fajrul Falah; Rita Kusumah; Muhafidin
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2607

Abstract

Diantara beberapa jenis membaca, membaca pemahaman dianggap yang paling kompleks karena melibatkan pengetahuan dan juga pengalaman yang telah dimiliki oleh pembaca serta dihubungkan dengan isi bacaan. Di tingkat sekolah dasar, kemampuan ini belum mendapat perhatian yang maksimal terutama dari guru. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah dengan mengembangkan bahan bacaan yang relevan dengan kehidupan mereka yang dalam hal ini di basiskan pada kearifan lokal. Dengan mengembangkan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa, proses pembelajaran disinyalir akan lebih efektif sehingga berdampak terhadap kualitas pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran respon siswa terhadap bahan ajar membaca yang dikembangkan yakni bahan ajar membaca berbasis kearifan lokal. Penelitian ini sendiri menggunakan metode kualitatif dengan teknik penyebaran angket. Angket sendiri terdiri dari beberapa pernyataan yang sederhana dan didistribusikan kepada siswa kelas 5B di SDN Cigugur Kabupaten Kuningan. Adapun angket tersebut meliputi pertanyaan terkait display atau tampilan, konten dan juga kebermanfaatan yang dirasakan. Berdasarkan hasil dari angket yang telah didistribusikan, respon yang ditunjukan oleh siswa terhadap bahan ajar membaca berbasis kearifan lokal yang disusun berada dalam level baik. Hal ini terlihat dari skor rata-rata yang lebih dari 70 % yang terdapat dalam tiga aspek yakni tampilan, konten materi dan juga manfaat yang dirasakan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11