cover
Contact Name
Ermin
Contact Email
erminhasan20@gmail.com
Phone
+6281244933492
Journal Mail Official
erminhasan20@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus STKIP Kelurahan Sasa Jambula
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JBES Journal of Biology Education and Science
ISSN : 2808019X     EISSN : 2808019X     DOI : -
JBES adalahterbitan berkala ilmiah (ISSN: 2808-019X) yang menyajikan publikasikan artikel-artikel ilmiah yang meliputi tema Pendidikan Biologi dan Sain Biologi. Jurnal ini terbit 3 kali dalam setahun, yakni pada bulan Januari, Juli, dan November. Fokus dari jurnal ini adalah untuk menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam bidang Pendidikan Biologi dan Sains Biologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 94 Documents
PERBEDAAN UJI ORGANOLEPTIK PENGASAPAN IKAN JULUNG DENGAN MENGGUNAKAN KAYU MANGROVE DAN KULIT KELAPA DI DESA WAIBOGA KABUPATEN KEPULAUAN SULA Taufik Taher, Iksan B Aly, 1Risda Tidore, Jena Andres,
JBES: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 5 No 3 (2025): Jurnal JBES: Journal Of Biology Education And Science
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Ikan merupakan salah satu sumber pangan yang kaya protein yang sangat di butuhkan oleh manusia, akan tetapi ikan juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mudah rusak (Perishable food). Oleh karena itu dibutuhkan upaya untuk menghambat proses pembusukan dengan cara pengawetan dan pengolahan. Penggunaan asap cair dapat mampu memberikan karakteristik berupa aroma, warna, rasa dan tekstur yang sangat spesifik pada produk ikan asap yang dapat dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengevaluasi karakteristik uji organoleptik ikan julung asap berdasarkan jenis bahan bakar yang digunakan seperti kayu mangrove dan kulit kelapa yang meliputi dari ulangan yaitu (warna, rasa, aroma dan tekstur). Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 perlakuan dan 5 ulangan sehingga diperoleh 10 unit percobaan yang terdapat pada pengasapan (kayu mangrove dan kulit kelapa).Hasil uji organoleptik ikan julung dengan perlakuan dari asap kayu mangrove memiliki nilai rata-rata lebih tinggi untuk semua uji organoleptik yang meliputi dari (warna, rasa, aroma dan tekstur) dengan nilai tersebut, secara berurutan adalah sebagai berikut (4,91; 4,60; 4,82 dan 4,78) sedangkan untuk perlakuan dengan kulit kelapa memiliki nilai yang lebih rendah
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING(PjBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 SATAP MANGOLI UTARA TIMUR Rifai Kasman, Fitriyani Anwar, Jena Andres, M. Iksan B Aly,
JBES: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 5 No 3 (2025): Jurnal JBES: Journal Of Biology Education And Science
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Keanekaragaman Hayati pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 SATAP Mangoli Utara Timur. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 SATAP yang berjumlah 15 siswa. Tekhnik pengumpulan data adalah lembar observasi aktivitas siswa dan soal tes. Tekhnik analisis data menggunakan analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model Projec Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Peningkatan terjadi pada siklus I, aktifitas pembelajaran dan kemandirian siswa meningkat walaupun belum optimal. Pelaksanaan siklus II menyebabkan aktivitas dan hasil belajar menjadi baik dan kemandirian belajar siswa meningkat menjadi tinggi sehingga bisa mendukung suatu pembelajaran yang berkualitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan Projec Based Learning (PjBL) pada siklus I terdapat 7 siswa (46,67%) dari 15 siswa mengalami ketuntasan dengan nilai rata-rata daya serap sebesar 69,33 sedangkan pada siklus II 11 siswa (73,33%) mengalami ketuntasan dengan rata-rata daya serap sebesar 74,20 sehingga dapat disimpulan bahwa penerapan model project based learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 4 SATAP Mangoli Utara Timur.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CHATBOT TUTOR BIOLOGI PINTAR DALAM MENDUKUNG LITERASI SAINS SISWA SMA NEGERI 1 KABUPATEN HALMAHERA TENGAH Muhammad Hidayat, Ermin ,
JBES: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 5 No 2 (2025): Jurnal JBES: Journal Of Biology Education And Science
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan chatbot sebagai media pembelajaran biologi di sekolah masih sangat terbatas. Banyak guru belum familiar dalam menggunakan atau mengembangkan chatbot sebagai alat bantu pembelajaran. Selain itu, belum banyak penelitian yang mengembangkan chatbot tutor biologi yang secara khusus didesain untuk meningkatkan literasi sains siswa. Hal ini menandakan perlunya inovasi berupa pengembangan media pembelajaran berbasis chatbot yang tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga membimbing siswa melalui pertanyaan pemicu, pemecahan masalah, dan aktivitas ilmiah yang sesuai dengan indikator literasi sains. Media pembelajaran dalam proses pembelajaran dapat menumbuhkan kemampuan literasi sains siswa dimana rasa ingin tahu akan membangkitkan motivasi dalam pembelajaran yang akan membawa pengaruh positif bagi siswa itu sendiri untuk mendapatkan Solusi dari pembelajaran yang berbasis masalah siswa akan menemukan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran dengan memanfaatkan linkungan sebagai sumber belajarnya. Salah satu tantangan besar dalam pendidikan sains, termasuk biologi, adalah masih rendahnya literasi sains siswa. Literasi sains tidak hanya sebatas kemampuan mengingat konsep, tetapi meliputi kemampuan memahami fenomena ilmiah, menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari, berpikir kritis, serta memecahkan masalah berdasarkan pendekatan ilmiah. Hasil studi nasional maupun internasional seperti PISA menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata. Salah satu penyebabnya ialah proses pembelajaran yang masih dominan berpusat pada guru dan kurang mendorong aktivitas berpikir ilmiah siswa.Media pembelajaran chat boat tutor biologi pintar yang dikembangkan dalam dalam penelitian ini berupa tanyangan masalah-masalah sampah yang ada di daerah lingkar tambang PT IWP kabupaten Halmahera tengah yang dirangkai menjadi alur materi berupa kejadian-kejadian menyangkut pencemaran air dan tanah.
PERAN DAN PENGETAHUAN KOMUNITAS LOKAL DALAM MENGURANGI PENCEMARAN AIR SUNGAI DI DESA SAGEA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH Jena Andres, Muhammad Hidayat, Taufik Taher,
JBES: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 5 No 3 (2025): Jurnal JBES: Journal Of Biology Education And Science
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan sungai memiliki peran penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih bergantung pada sumber daya air untuk keperluan sehari-hari, pertanian, maupun aktivitas ekonomi. Sungai yang bersih tidak hanya menjadi sumber air, tetapi juga bagian dari identitas sosial dan budaya masyarakat setempat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, berbagai daerah di Indonesia menghadapi tantangan serius berupa meningkatnya pencemaran sungai akibat aktivitas manusia, mulai dari pembuangan limbah rumah tangga, meningkatnya penggunaan bahan kimia, hingga aktivitas pembangunan yang kurang memperhatikan aspek lingkungan. Desa Sagea terletak di Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah. Sungai Sagea merupakan sumber air utama bagi kebutuhan domestik, pertanian, dan aktivitas ekonomi lokal. Dalam tiga tahun terakhir, sungai ini mengalami peningkatan kekeruhan air terutama pada musim hujan, yang oleh masyarakat dikaitkan dengan aktivitas pertambangan di wilayah hulu. Berdasarkan observasi lapangan, Sungai di Desa Sagea terdapat beberapa titik sungai menunjukkan adanya tumpukan sampah plastik, organik, dan sedimentasi akibat aktivitas pertambangan di sekitar, Peran komunitas lokal di Desa Sagea pada aliran daerah sungai belum mampu untuk menurukan Tingkat pencemaran air dan jumlah sampah padat hingga dan belume efektif dalam menaikkan kesadaran dan pengetahuan Masyarakat menyangkut pencemran air kenyataannya komunitas lokal aktif melakukan pengawasan dan pelaporan kondisi Sungai ketika air sungai Sagea berubah keruh.

Page 10 of 10 | Total Record : 94