cover
Contact Name
Toto Supriyono
Contact Email
prosiding@bkstm.org
Phone
+6281111110090
Journal Mail Official
prosiding@bkstm.org
Editorial Address
Gedung MRC, Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Indonesia Kampus UI Depok 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding SNTTM
Published by BKS-TM Indonesia
ISSN : 30321972     EISSN : 26230313     DOI : -
Prosiding SNTTM merupakan wadah bagi para peneliti dan praktisi tknik mesin untuk berbagi hasil riset, inovasi, serta perkembangan terbaru dalam bidang teknik mesin dan rekayasa. Prosiding menerima berbagai lingkup makalah terbaik dalam berbagai topik bidang teknik mesin, termasuk namun tidak terbatas pada: - Desain dan Manufaktur - Energi dan Konversi Energi - Material Teknik dan Metalurgi - Mekatronika dan Otomasi - Dinamika, Getaran, dan Kontrol - Transportasi dan Teknologi Otomotif - Termofluida dan Rekayasa Panas - Aplikasi Kecerdasan Buatan dalam Teknik Mesin
Articles 82 Documents
Analisis proses lost PLA casting untuk manufaktur propeller kapal cepat tanpa awak melalui studi dummy dengan Material timah Aziz, Moh Nor Ali
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/c913zs17

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat dalam berbagai bidang seperti robotika, mekatronika, semikonduktor, dan pembuatan prototipe telah membawa perubahan signifikan. Salah satu dari kemajuan ini adalah meningkatnya minat dan kebutuhan akan prototipe kapal cepat tanpa awak. Penelitian ini berfokus pada penggunaan metode Lost PLA Casting dalam pembuatan propeller untuk kapal cepat tanpa awak. Metode ini memungkinkan memproduksi komponen kompleks dengan tingkat ke presisian yang tinggi dan dengan jumlah banyak, desain propeller dicetak dengan 3D printing menggunakan bahan PLA (Polylactid Acid) sebagai pola cetakan. Penelitian ini secara khusus mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat vakum yang di variasi kan yaitu 0,3 bar, 0,6 bar, 0,9 bar dan tanpa alat vakum dengan temperatur tuang pada 250 °C, 275 °C,300 °C menggunakan bahan timah, dengan analisis cacat pada produk. Secara keseluruhan hasil pengamatan pada produk menunjukkan masih ada cacat porositas rongga gas tetapi pada tekanan alat vakum 0,9 bar dengan temperatur tuang 250 °C,275 °C,300 °C memiliki produk yang lebih baik dan pada tekanan alat vakum 0,3 bar, 0,6 bar dan tanpa alat vakum dengan temperatur tuang 250 °C,275 °C,300 °C masih memiliki cacat seperti cacat oksidasi, cacat salah alir, cacat retakan. Sehingga penggunaan alat vakum yang di variasikan tidak berpengaruh pada produk dan temperatur tuang tidak begitu berbeda sampai pada penggunaan alat vakum.
Process modelling of friction stir welding of AA1100 aluminum alloy using a hexagon-shaped tool to optimize the process parameters Indrawanto, Indrawanto
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/pkq5rh02

Abstract

This paper presents process modeling of Friction Stir Welding (FSW) to optimize mechanical properties on the friction stir welded material of 1100 aluminum alloy. The model variables are tool rotational speed, translational feed rate, and axial force. The model is developed using a statistical engineering method known as Response Surface Methodology (RSM). The analysis of variance techniques has been used to illustrate the adequacy of the model. The effect of the welding parameters on mechanical properties, macro-structure, and micro-structure of friction stir welded joints have been analyzed in detail and the predicted trends are discussed. The developed mathematical model can be effectively used to predict the tensile strength of friction stir welded AA1100 aluminum alloy joints at the 95% confidence level.
Manufacture IoT-based truck weighbridge development with real-time wireless monitoring Satya Permana, Muki; Supriyono, Toto; Sugiharto
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/rdv18x61

Abstract

Permasalahan kendaraan Over Dimension dan Over Load (ODOL) masih menjadi salah satu faktor utama penyebab kerusakan infrastruktur jalan serta meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Jembatan timbang konvensional yang tersedia dinilai kurang efektif karena biaya pembangunan tinggi, lokasi yang terbatas, serta tidak efisien terhadap arus lalu lintas. Penelitian ini mengusulkan pengembangan jembatan timbang portabel berbasis Internet of Things (IoT) dengan sistem pemantauan real-time sebagai alternatif solusi. Model dirancang menggunakan load cell 5 kg, modul HX711, dan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan aplikasi Blynk untuk memvisualisasikan data pengukuran secara nirkabel. Pengujian dilakukan pada kondisi beban dinamis dengan rentang 1–3 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan akurasi tinggi dengan selisih rata-rata kurang dari 1,72%, kestabilan pengiriman data real-time dengan waktu 0,5-1 detik pada jaringan stabil, serta tetap dapat berfungsi pada jaringan lemah. Sistem ini terbukti efisien, mudah dipindahkan, dan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan kendaraan ODOL. Dengan demikian, pengembangan jembatan timbang portabel berbasis IoT berpotensi mendukung penegakan regulasi transportasi dan pemeliharaan infrastruktur jalan di Indonesia.
Rancang bangun sistem manajemen energi baterai otomatis untuk cadangan listrik rumah dengan kapasitas 300 watt Satya Permana, Muki; Supriyono, Toto; Sonawan, Hery
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/3nkpw914

Abstract

Unstable electricity supply in rural areas is a significant challenge that disrupts community activities. The inadequate quality of the electricity grid and supply fluctuations demand a reliable and independent energy backup solution. This study proposes the design of a Battery Energy Storage System (SMEB) that integrates an inverter, a flexible battery charging system, and an automatic power source switching mechanism. A literature review indicates a research gap regarding the use of alternators in vehicles as a battery charging source, which offers a practical solution, especially in remote locations. This study aims to design and build a prototype SMEB equipped with an integrated inverter, develop an efficient automatic battery charging system from various sources (the PLN electricity grid, PV, and alternator), and implement a reliable Automatic Transfer Switch (ATS) to ensure continuous electricity supply. The main contribution of this study is the creation of a portable, efficient SMEB prototype with plug-and-play capabilities for charging from various sources, including alternators. This system is designed to operate independently (stand-alone) and provides a practical solution to electricity supply problems.
IoT-based portable weighbridge system for over dimension and over load vehicle monitoring Satya Permana, Muki; Supriyono, Toto; Sugiharto
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/z9815688

Abstract

Kendaraan Over Dimension and Over Load (ODOL) menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan dan kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Sistem jembatan timbang konvensional yang ada masih memiliki keterbatasan, seperti tidak portabel, membutuhkan infrastruktur permanen, serta belum mampu memantau data secara real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan jembatan timbang truk portabel berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengukur beban kendaraan secara akurat dan menampilkan data secara nirkabel. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahapan identifikasi masalah, perancangan, pembuatan model, validasi desain, hingga pengujian akurasi sistem. Alat dirancang menggunakan sensor load cell tipe dual shear beam yang terintegrasi dengan mikrokontroler untuk akuisisi data dan pengiriman hasil pengukuran melalui aplikasi berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem jembatan timbang portabel yang dikembangkan mampu mencapai tingkat akurasi rata-rata 98% dibandingkan dengan timbangan konvensional, mampu menahan beban hingga 20 ton sesuai standar perencanaan, serta menampilkan data secara real-time untuk mendukung pengawasan kendaraan ODOL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem jembatan timbang berbasis IoT ini dapat menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan efektivitas pengawasan beban kendaraan, mengurangi dampak negatif ODOL terhadap infrastruktur jalan, serta meningkatkan keselamatan lalu lintas.  
Studi numerik bantalan implan sendi pinggul dengan material SS316L terhadap UHMWPE berdasarkan indeks massa tubuh orang Indonesia Sugih, S. Sugiharto; Maulana, Tiara Putri; Supriyono, Toto; Permana, Muki Satya
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/yzx5te72

Abstract

Kerusakan pada sendi pinggul merupakan permasalahan yang sering terjadi terutama pada pasien dengan obesitas dan usia lanjut. Implan sendi pinggul merupakan solusi pengganti sendi pinggul alami yang rusak akibat osteoarthritis, obesitas, atau usia lanjut. Fungsi asli sendi tetap dipertahankan agar pasien dapat beraktivitas kembali seperti biasa. Implan dibuat dari kombinasi material polimer dan logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa mekanik implan melalui studi simulasi numerik metode elemen hingga berdasarkan beban gaya yang terjadi pada saat siklus orang berjalan yang didasarkan pada indeks massa tubuh orang Indonesia menggunakan perangkat lunak SolidWorks. Fokus pada kontak material antara SS316L sebagai material komponen femoral head dan UHMWPE sebagai material komponen acetabular cup. Beban merupakan parameter utama untuk dianalisis pada kedua kontak komponen implan dengan menggunakan perangkat lunak SolidWorks. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi kontak antara material SS316L dan UHMWPE menghasilkan nilai maksimum tekanan kontak sebesar 12.96 MPa, tegangan Von Mises 9.91 MPa, dan perpindahan sebesar 0.05 mm. Hal ini terjadi pada fase ke-7 yaitu fase puncak gaya yang terjadi pada saat orang sedang berjalan. Tegangan Von Mises yang terjadi masih dibawah tegangan yield material SS316L dan UHMWPE.
Studi numerik bantalan implan sendi pinggul dengan material CoCrMo terhadap UHMWPE berdasarkan indeks massa tubuh orang Indonesia Sugih, S. Sugiharto; Akbar, Fauzan; Supriyono, Toto; Permana, Muki Satya
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/0xa95b85

Abstract

Kerusakan pada sendi pinggul merupakan permasalahan yang sering terjadi terutama pada pasien dengan obesitas dan usia lanjut. Hal ini dapat menyebabkan turunnya fungsi mobilitas serta kualitas hidup pasien tersebut. Implan ini merupakan solusi pengganti sendi pinggul alami yang rusak akibat osteoarthritis. Fungsi asli sendi pinggul tetap dipertahankan sesuai dengan fungsi asli sendi tersebut agar pasien dapat beraktivitas kembali seperti biasa. Implan memiliki dua komponen utama yaitu femoral head dan acetabular cup dengan kombinasi material polimer dan logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa mekanik implan melalui studi simulasi numerik dengan menggunakan perangkat lunak SolidWorks. Material yang digunakan dalam simulasi ini adalah kombinasi antara CoCrMo dan UHMWPE. Simulasi dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga berdasarkan beban gaya saat siklus berjalan yang disesuaikan dengan indeks massa tubuh orang Indonesia. Beban merupakan parameter utama untuk dianalisis pada kedua kontak komponen implan dengan menggunakan perangkat lunak SolidWorks. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi kontak antara material CoCrMo dan UHMWPE menghasilkan nilai maksimum tekanan kontak sebesar 9.64 MPa, nilai tegangan Von Mises 9.31 MPa, dan nilai perpindahan sebesar 0.05 mm. Hal ini terjadi pada fase ke tujuh yaitu fase puncak gaya yang terjadi pada saat orang sedang berjalan. Tegangan Von Mises yang terjadi masih dibawah tegangan yield material CoCrMo dan UHMWPE.
The effect of thread depth on the fatigue strength of AISI 4140 bolt material as a retainer and fastener for a screw conveyor Dalil, M
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/x44rv532

Abstract

The bolts used to retainer and fasten the shaft of the screw conveyor, which functions to transport wood chips to the cooking process in paper manufacturing, have experienced failure. The failure occurred in the form of a perpendicular fracture on the threaded section of the bolt. This damage significantly disrupts wood processing operations, making it important to investigate the causes. The causes of bolt fracture and its short service life were analyzed by studying the effect of thread pitch variations of 2.5 mm and 2 mm. The materials tested were Valmet (VME) and Valmet (VMC), which are equivalent to AISI 4140. The fatigue test was conducted using a cantilever rotating bending method with the test specimens according to ASTM E466M standards. The results showed that to achieve infinite life, the stress level must be below 95 MPa. Thread pitch has a significant effect: VME bolts with a thread pitch of 2 mm showed a 17% longer endurance than bolts pitch of 2.5 mm, while VMC bolts with a thread pitch of 2 mm had a 15% longer endurance than bolts pitch of 2.5 mm. Furthermore, VME bolts showed 11% higher fatigue endurance than VMC bolts. The endurance of VMC bolts decreases due to the presence of more cracks and voids in the VMC material. This defect is related to the lower chromium (Cr) content in VMC.  cracks and voids is exacerbated by the heat treatment, which reduces the effectiveness of alloying elements in delaying crack formation on the surface.
Evaluasi kinerja pengering hybrid berbasis pemanas listrik dan tungku biomassa untuk pengeringan biji kakao Harmen; Prayitno, Hadi; Fitriawan, Helmy; Irsyad, Muhammad; Amrul; Yonanda, Ahmad
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/mdj4sj85

Abstract

Pengering hybrid yang digunakan dalam penelitian ini memanfaatkan sumber panas dari pemanas listrik berbasis energi mikrohidro (PLTMH) dan tungku biomassa menggunakan limbah kayu jati. Penelitian bertujuan mengevaluasi kinerja pengeringan biji kakao dengan sistem hybrid. Metode penelitian meliputi pengukuran temperatur udara masuk dan keluar, kecepatan aliran udara, massa biji kakao, serta kadar air akhir. Analisis dilakukan dengan menghitung energi masuk (Qin), energi terserap (Qout), dan energi hilang (Qloss) menggunakan persamaan termodinamika. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi energi listrik sebesar 59.114,9 kJ dan biomassa limbah kayu jati sebesar 456.451 kJ. Energi yang masuk tercatat 26.469,9 kJ, energi terserap 6.534,1 kJ, sedangkan energi hilang mencapai 19.935,8 kJ, dengan panas keluar ruang pengering 9.266,4 kJ. Temuan ini memberikan informasi penting untuk meningkatkan efisiensi pengeringan tipe flat bed dryer pada biji kakao, sekaligus mendukung pengembangan metode pengeringan yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Rangun bangun pengering gabah tipe rotary dryer kapasitas 25 kg Achdi, Endang; Sentana, Agus; Kwintarini, Widiyanti; Raynaldy, Aldryan; Ghojali, Fajar Ahmad; Muta"adi, Harfi; Ghivari, Rhival Fadillah
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/fbtm6197

Abstract

Permasalahan utama yaitu pengeringan umumnya masih memanfaatkan sinar matahari, penjemuran gabah yang tidak dapat dilakukan pada saat musim hujan dan membutuhkan lahan luas, serta rentan terhadap gangguan hewan ternak. Gabah hasil panen pada saat musim hujan memiliki kadar air gabah tinggi sehingga kualitas gabah menjadi rendah dan harga jual rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan perancangan alat pengering gabah. Perancangan dilakukan melalui tahapan pemilihan jenis pengering, penentuan kriteria perancangan, konsep desain awal pengering, analisis termal dan mekanikal, evaluasi, serta gambar kerja. Pada bagian pembuatan, tahapan yang dilakukan antara lain perencanaan proses pembuatan, pengadaan alat dan bahan, serta uji fungsional. Proses pembuatan pengering ini meliputi pengerolan, pemotongan, pengelasan, pembubutan, dan penekukan, selanjutnya dilakukan pengujian performa untuk mengevaluasi kinerjanya. Parameter yang diuji meliputi temperatur udara panas, kecepatan aliran udara, waktu pengeringan, dan kadar air gabah, analisis tahapan ini data didapat dari pengujian, data ini dianalisis untuk menentukan efisiensi proses pengeringan. Komponen utama alat ini meliputi drum, penabur, blower, pemanas listrik, motor penggerak, gearbox, sistem transmisi daya, dan rangka.  Spesifikasi utama alat ini mencakup blower 150 W dengan debit udara 200 - 800 m³/jam dan kecepatan 2 m/s - 4,5 m/s, pemanas listrik 2400 W, serta kecepatan putar drum 15 rpm. Pengujian dilakukan pada temperatur 50 oC–60 °C dan kecepatan udara 2 m/s - 4,5 m/s selama 66–80 menit. Berdasarkan hasil pengujian hasil terbaik diperoleh pada 60 °C dan kecepatan udara 4,5 m/s dengan durasi 66 menit, menghasilkan kadar air akhir sekitar 14%. Efisiensi pengeringan berkisar antara 76% hingga 92,1%.