cover
Contact Name
M Saleh Yahya Himni
Contact Email
yhimni191@gmail.com
Phone
+6281999110771
Journal Mail Official
yhimni191@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1, Kabar, Sakra, Lombok Timur, NTB
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Saniya Institute
ISSN : -     EISSN : 30262569     DOI : https://doi.org/10.65190/asskruie
Core Subject : Education, Social,
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, pembinaan masyarakat, pendampingan pengembangan ekonomi masyarakat, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah terluar, terpencil & tertinggal, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 74 Documents
Pendampingan Pemuda dan Pemudi Dalam Mengimplementasikan Program Kepemudaan di Dusun Gerumpung Desa Sepit Kec. Keruak Rahimal Khair; M Saleh Yahya Himni; Aulivia Ramdani; Muhammad Ridwan; Yusron Aldauri; M. Juani Ilyas; Irfan Asari; Winda Ayu Sri Wardani; Khopipatul Adawiyah; Ahmad Izudin; Aulivia Ramadani
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/4nbafr19

Abstract

Pengabdian ini membahas tahapan persiapan, reformasi kepengurusan, dan pendampingan organisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tahap persiapan melibatkan koordinasi dengan pemuda dan pemerintah desa melalui pertemuan langsung dan komunikasi digital, yang berlangsung dari Maret hingga Juni 2024. Reformasi kepengurusan dilakukan melalui musyawarah besar yang dihadiri oleh 43 pemuda, dengan susunan acara yang mencakup pemilihan ketua baru melalui pemungutan suara. Pendampingan organisasi bertujuan untuk menjaga kekompakan dan keberlanjutan program, dengan hasil pendampingan yang mencakup pengajuan legalitas, penyusunan program kerja terpadu, program santunan anak yatim, dan pertemuan rutin pengurus. Pertemuan rutin ini juga berfungsi untuk membahas isu-isu masyarakat dan negara serta mempererat kekeluargaan di antara anggota pemuda.
Pengelolaan Keuangan yang Efektif untuk Meningkatkan Kinerja UMKM di Era Digital Ritonga, Rini Antika; Ritonga, Mirwansyah Putra
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/qw1rk961

Abstract

Pengelolaan keuangan yang efektif merupakan salah satu faktor penentu keberlanjutan dan perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Namun, banyak pelaku UMKM yang menghadapi kesulitan dalam mengelola keuangan mereka, yang berdampak pada kesulitan finansial dan kegagalan usaha. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan mengenai pengelolaan keuangan yang sederhana dan efektif bagi pelaku UMKM. Program ini meliputi pengenalan dasar-dasar pencatatan keuangan, pengelolaan arus kas, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pencatatan transaksi keuangan. Selain itu, peserta juga diberikan informasi tentang sumber pendanaan yang dapat diakses untuk pengembangan usaha. Metode yang digunakan terdiri dari sosialisasi, pelatihan, workshop, dan pendampingan untuk memastikan implementasi yang efektif. Hasil yang diharapkan dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola keuangan dengan lebih baik, serta kemampuan untuk mengakses pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan usaha mereka. Dengan demikian, diharapkan UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan dan lebih kompetitif di pasar.
Penguatan Kemitraan Lintas Iman Muslim dan Bahai melalui Bincang Diskursus Keragaman (BIDUK) #01 ISAIS UIN Sultan Syarif Kasim Riau Ansor, Muhammad; Masyhur, Laila Sari; Hermanto, Bambang; Habibi, Mhmd.
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/gn2nhr56

Abstract

This article discusses the implementation of interfaith partnership strengthening activities between Muslims and Baha'is in Riau through the organization of the Diversity Discourse Chat (BIDUK) #01 by ISAIS UIN Sultan Syarif Kasim Riau. This activity argues that interfaith partnerships in resolving religious relationship issues can be conducted not only through formal approaches facilitated by the state but also through both informal and formal encounters of each community and the willingness to discuss problems related to religious relationships, including sensitive topics. In this regard, ISAIS UIN Sultan Syarif Kasim Riau facilitates periodic discussions packaged through the BIDUK program, which addresses issues of diversity governance in Indonesia. The BIDUK #01 discussion was held as an effort to strengthen mutual understanding between Bahá'ís and Muslims in Riau in addressing issues related to the religious relations of both communities. In the end, the BIDUK discussion contributed to broadening the horizons of each community's members, showing that differences in religious beliefs do not hinder the partnership between Muslims and Bahá'ís in Riau in addressing national issues related to religious relations in Indonesia.
Optimalisasi Layanan Publik Desa Bubode melalui Digitalisasi Administrasi Desa Raihan A. Hanasi
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zqj7wc88

Abstract

Program Optimalisasi Layanan Publik Desa Bubode melalui Digitalisasi Administrasi Desa bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan publik melalui penerapan sistem administrasi berbasis digital. Dengan sistem ini, pengelolaan data penduduk, surat-menyurat, dan pelaporan desa dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan terstruktur, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara efektif. Kegiatan dimulai dengan analisis situasi menggunakan metode SWOT untuk memahami potensi dan tantangan, diikuti dengan sosialisasi kepada masyarakat serta pelatihan teknis untuk aparat desa. Tahapan ini memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mengoperasikan dan memanfaatkan sistem digital. Implementasi sistem akan didampingi dengan evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan program. Luaran yang diharapkan meliputi sistem administrasi digital yang berfungsi optimal, peningkatan kompetensi aparatur desa, serta layanan publik yang lebih transparan dan efisien. Selain itu, publikasi ilmiah direncanakan untuk mendokumentasikan hasil dan memberikan referensi bagi desa lain. Keberlanjutan program akan didukung melalui pelatihan lanjutan, penguatan infrastruktur teknologi, dan pengalokasian anggaran khusus dalam APBDes. Dengan pendekatan ini, Desa Bubode diharapkan menjadi model desa percontohan dalam penerapan digitalisasi administrasi yang mendukung tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pendampingan Pelaksanaan Idul Adha 1446 Hijriah Sesuai Syariat Islam di Perumahan Nilagraha Desa Gonilan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Purnomo, Budi; Purwanto Purwanto; Purnomo , Budi; Purwanto, Purwanto
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/gt316z27

Abstract

  Abstrak Kegiatan Idul Adha merupakan salah satu momen penting dalam syiar Islam yang perlu dikelola secara baik dan sesuai syariat. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan beberapa kekurangan dalam tata cara pelaksanaan takbir keliling, sholat Id, penyembelihan hewan qurban, dan pembagian daging secara adil dan inklusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi warga Perumahan Nilagraha Desa Gonilan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah dalam pelaksanaan Idul Adha 1446 Hijriah agar sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan teknis, observasi, dan evaluasi langsung di lapangan. Tim dosen dari Universitas Surakarta dan ITB AAS Indonesia memberikan pendampingan dalam aspek syariat takbir keliling, tata cara sholat Id, penyembelihan hewan qurban, serta pendistribusian daging qurban kepada masyarakat, termasuk kaum dhuafa dan nonmuslim. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga dalam melaksanakan Idul Adha secara syar’i, meningkatnya partisipasi anak-anak dalam takbir keliling yang tertib dan edukatif, sholat Id, penyembelihan hewan qurban, serta terbentuknya sistem distribusi qurban yang lebih merata dan humanis. Kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai solidaritas dan keberagaman di lingkungan perumahan. Kata Kunci: pengabdian masyarakat, Idul Adha, syariat Islam, qurban, Nilagraha
Pendampingan Pelaksanaan Idul Adha 1446 Hijriah Sesuai Syariat Islam di Perumahan Nilagraha Desa Gonilan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Purwanto
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65190/asskruie.v2i2.385

Abstract

  Abstrak Kegiatan Idul Adha merupakan salah satu momen penting dalam syiar Islam yang perlu dikelola secara baik dan sesuai syariat. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan beberapa kekurangan dalam tata cara pelaksanaan takbir keliling, sholat Id, penyembelihan hewan qurban, dan pembagian daging secara adil dan inklusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi warga Perumahan Nilagraha Desa Gonilan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah dalam pelaksanaan Idul Adha 1446 Hijriah agar sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan teknis, observasi, dan evaluasi langsung di lapangan. Tim dosen dari Universitas Surakarta dan ITB AAS Indonesia memberikan pendampingan dalam aspek syariat takbir keliling, tata cara sholat Id, penyembelihan hewan qurban, serta pendistribusian daging qurban kepada masyarakat, termasuk kaum dhuafa dan nonmuslim. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga dalam melaksanakan Idul Adha secara syar’i, meningkatnya partisipasi anak-anak dalam takbir keliling yang tertib dan edukatif, sholat Id, penyembelihan hewan qurban, serta terbentuknya sistem distribusi qurban yang lebih merata dan humanis. Kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai solidaritas dan keberagaman di lingkungan perumahan. Kata Kunci: pengabdian masyarakat, Idul Adha, syariat Islam, qurban, Nilagraha
Optimalisasi Layanan Publik Desa Bubode melalui Digitalisasi Administrasi Desa Raihan A. Hanasi
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65190/asskruie.v2i2.379

Abstract

Program Optimalisasi Layanan Publik Desa Bubode melalui Digitalisasi Administrasi Desa bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan publik melalui penerapan sistem administrasi berbasis digital. Dengan sistem ini, pengelolaan data penduduk, surat-menyurat, dan pelaporan desa dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan terstruktur, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara efektif. Kegiatan dimulai dengan analisis situasi menggunakan metode SWOT untuk memahami potensi dan tantangan, diikuti dengan sosialisasi kepada masyarakat serta pelatihan teknis untuk aparat desa. Tahapan ini memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mengoperasikan dan memanfaatkan sistem digital. Implementasi sistem akan didampingi dengan evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan program. Luaran yang diharapkan meliputi sistem administrasi digital yang berfungsi optimal, peningkatan kompetensi aparatur desa, serta layanan publik yang lebih transparan dan efisien. Selain itu, publikasi ilmiah direncanakan untuk mendokumentasikan hasil dan memberikan referensi bagi desa lain. Keberlanjutan program akan didukung melalui pelatihan lanjutan, penguatan infrastruktur teknologi, dan pengalokasian anggaran khusus dalam APBDes. Dengan pendekatan ini, Desa Bubode diharapkan menjadi model desa percontohan dalam penerapan digitalisasi administrasi yang mendukung tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Training for Emis 4.0 Operators at TPQ Nurul Huda Ngariboyo Hamlet Sindupaten Village Kertek District Munafiah; Ibadiyatul Istiqomah; Amirul Rahmat Alfaisal; Kurniawati Mutmainah; Ahmad Khoiri
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65190/asskruie.v2i2.389

Abstract

EMIS 4.0 represents an innovative framework that integrates cutting-edge information technology with educational management systems. Within the EMIS 4.0 framework, data and information pertaining to educational services, including Islamic religious universities, madrasahs, Islamic boarding schools, as well as student, teacher, and educational facility data, are systematically collected, managed, and analyzed using advanced information and communication technology. This study employs qualitative research methods, encompassing observation, interviews, and documentation. The program is structured in two phases, involving EMIS operators, the Head of the TPQ, and the educators at Nurul Huda TPQ. The initial phase involves program socialization at the residence of the TPQ Head and the Nurul Huda TPQ operators, aiming to identify challenges associated with data entry into EMIS. The subsequent phase comprises joint training sessions for operators, teachers, and the Head of Nurul Huda TPQ, with the objective of ensuring that EMIS operators can efficiently input data into the EMIS application. Challenges identified during the EMIS socialization activities included insufficient media resources, slow internet connectivity, operators' unfamiliarity with laptop usage, and the lack of standardized technical guidelines at the TPQ level. The training effectively enhanced operators' comprehension of the significance of digital data collection, illustrating that practical, hands-on experience is more efficacious than theoretical instruction or lectures alone..
Hamlet Plangization: Efforts to Strengthen Regional Identity and Accessibility in Sindupaten Village Aziz Hakim; Muhammad Mukhlis; Indrawati Aris Tyarini
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65190/637697

Abstract

Sindupaten Village is an administrative area located in Kertek District, Wonosobo Regency, which faces challenges in its navigation system due to the lack of directional signboards. This condition causes difficulties for visitors, public service officers, and delivery couriers in locating specific addresses. The absence of adequate wayfinding infrastructure also reduces mobility efficiency and weakens the village’s spatial identity. The Plangisasi Dusun (Village Signboard Installation) program aims to strengthen spatial identity, improve accessibility, and enhance the organization of public spaces in Sindupaten Village. This community service project employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving local residents in the planning, design, and installation processes. Strategic signboard placement points were determined using movement network theory to identify the main routes of community and visitor movement. The results show a significant improvement in address search efficiency, with the average search time reduced by approximately 40%. In addition, residents reported a stronger sense of belonging toward their village environment. The initiative also increased community awareness of the importance of informative and collaborative spatial design in supporting local public services. Therefore, the Plangisasi Dusun program has proven effective in enhancing social connectivity, strengthening local identity, and promoting sustainable village development through participatory engagement.
Level Up Pembelajaran Melalui Pendampingan Guru Dalam Pengembangan Game Edukatif Berbasis Gimkit Dan Quizwhizzer Ning Mukaromah; Nailatul Khoiriyah Cholil
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): May
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65190/asskruie.v2i2.424

Abstract

The development of digital technology has driven a paradigm shift in education, demanding the integration of technology-based learning and the strengthening of 21st-century skills. However, the reality at Yayasan Pesantren Bina Mandiri Al Qodiriyah Srono Banyuwangi reveals limitations among teachers in utilizing digital media, a lack of learning innovation, and the absence of educational game integration in the teaching process. Based on these needs, this community service program aims to enhance teachers’ capacity through training and mentoring on the use of the Gimkit and Quizwhizzer applications. The program employs a Participatory Action Research (PAR) approach, involving teachers in all stages—problem identification, solution planning, implementation, and reflection. The results demonstrate a significant improvement in teachers’ skills in using interactive learning media, the establishment of a digital learning community, and increased student engagement and motivation. These positive changes are evident not only in technical aspects but also in the teachers’ transformational awareness of the importance of innovative technology-based learning. The findings affirm that digital learning transformation within pesantren environments is highly achievable when accompanied by a collaborative approach, continuous mentoring, and adequate institutional support