cover
Contact Name
Dwi Viora
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
admin@ijoed.org
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A5 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Indonesia Kode Pos 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
IJoEd: Indonesian Journal on Education
ISSN : -     EISSN : 30646146     DOI : https://doi.org/10.70437/ijoed
Core Subject : Education,
Indonesian Journal on Education (IJoEd) is a peer-reviewed open-access journal established for disseminating state-of-the-art knowledge in the field of education. This journal is published annually in March, June, September, and December by LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan. Indonesian Journal on Education (IJoEd) is research and Community services related to education, including; the development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution, development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in education and various fields related education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 102 Documents
Konsep Pendidikan Humanis dalam Tafsir Kontemporer: Studi atas Tafsir Al-Mishbah Karya M. Quraish Shihab Sidqi Awaliya Rahman, Mochammad
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/2g1w4v16

Abstract

Diskursus pendidikan Islam kontemporer menyoroti kebutuhan untuk mengintegrasikan nilai-nilai humanis berbasis Al-Qur’an sebagai respons terhadap dehumanisasi dan lemahnya pembinaan karakter. Penelitian ini menganalisis konstruksi pendidikan humanis dalam Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab melalui pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan dan analisis tematik. Objek formal penelitian adalah pendidikan humanis berbasis Al-Qur’an, sedangkan objek materialnya mencakup QS. Al-Alaq [96]: 1–5 dan QS. Luqman [31]: 12–19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Alaq menegaskan fondasi pendidikan humanis melalui aktivasi akal, literasi etis, dan kesadaran ketuhanan, sementara QS. Luqman menawarkan model pendidikan karakter berbasis hikmah, tauhid, dan tanggung jawab moral-sosial. Temuan tersebut selaras dengan tiga tahap Ego-Insani Muhammad Iqbal, membentuk kerangka pendidikan humanis-religius yang progresif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tafsir al-Mishbah menyediakan paradigma pendidikan yang memadukan aspek rasional, spiritual, dan sosial secara seimbang bagi pengembangan pendidikan Islam.
Pelaksanaan Deep Learning dan AI Islam dan Ilmu Pengetahuan Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Ibtidaiyah Farhani, Deswita; Az Zahrah, Fathanah; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/gzaqte23

Abstract

Perkembangan teknologi AI dan pembelajaran mendalam telah mengakibatkan perubahan signifikan dalam bidang pendidikan, termasuk dalam pendidikan Islam di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana AI dan pembelajaran mendalam dapat diintegrasikan dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diperkenalkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai langkah untuk menciptakan pendidikan Islam yang modern, manusiawi, dan berkarakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, di mana peneliti mengumpulkan, memahami, dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan penerapan AI, pembelajaran mendalam, serta nilai-nilai dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dan pembelajaran mendalam dalam KBC dapat menciptakan proses belajar yang lebih bersifat personal, interaktif, dan bermakna. AI membantu dalam menyesuaikan materi pelajaran sesuai dengan kemampuan siswa, memberikan umpan balik secara langsung, dan mendukung guru dalam mengevaluasi perkembangan belajar siswa. Di sisi lain, KBC berfungsi sebagai landasan nilai yang mengarahkan pemanfaatan teknologi agar tetap sesuai dengan prinsip kasih sayang, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap orang lain serta lingkungan. Meski demikian, pelaksanaan pendekatan ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya infrastruktur digital, kesiapan dari para guru, serta masalah etika dan privasi data.

Page 11 of 11 | Total Record : 102