cover
Contact Name
Dwi Viora
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
admin@ijoed.org
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A5 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Indonesia Kode Pos 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
IJoEd: Indonesian Journal on Education
ISSN : -     EISSN : 30646146     DOI : https://doi.org/10.70437/ijoed
Core Subject : Education,
Indonesian Journal on Education (IJoEd) is a peer-reviewed open-access journal established for disseminating state-of-the-art knowledge in the field of education. This journal is published annually in March, June, September, and December by LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan. Indonesian Journal on Education (IJoEd) is research and Community services related to education, including; the development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution, development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in education and various fields related education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 119 Documents
Analisis Strategi Emotional Branding dalam Lagu 나의 소나기 (‘Bout You) oleh NCT DREAM terhadap Loyalitas Penggemar di Indonesia Andayani, Ni Putu Rika; Juniari, Ni Wayan Eka Putri
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.224

Abstract

NCT DREAM merupakan sub-unit dari grup idola asal Korea Selatan, NCT, yang dibentuk oleh SM Entertainment dan memulai debutnya pada tahun 2016. Grup ini dikenal dengan identitas musik yang menggambarkan fase remaja hingga kedewasaan emosional, serta memiliki basis penggemar internasional yang sangat aktif, termasuk di Indonesia. Salah satu lagu mereka yang bertajuk 나의 소나기 (‘Bout You) menempati posisi keenam dalam album penuh kelima mereka Go Back to the Future, yang dirilis pada 14 Juli 2025. Lagu ini menyampaikan pesan yang hangat seperti kasih sayang, rasa ingin melindungi, dan empati, yang mampu menciptakan kedekatan emosional dengan para pendengarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana strategi emotional branding diterapkan dalam lagu tersebut, serta bagaimana efeknya terhadap loyalitas penggemar di Indonesia. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan dua informan aktif dari kalangan penggemar NCT DREAM, melalui kuesioner terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen emosional dalam lirik dan komposisi musik memainkan peran penting dalam membentuk ikatan antara artis dan penggemarnya. Strategi emotional branding ini terbukti memperkuat persepsi positif terhadap citra NCT DREAM serta meningkatkan loyalitas penggemar, baik secara emosional maupun dalam tindakan nyata seperti membeli merchandise, promosi sukarela, hingga aktif di komunitas online. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa emotional branding merupakan strategi pemasaran yang efektif dalam membangun hubungan jangka panjang antara artis dan audiens, khususnya dalam konteks industri musik.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Tiktok Terhadap Self-Esteem Remaja Perempuan di SMK Satria Dharma PerbaunganT.a 2024/2025 Sari, Nadia Puspita; Asyah, Nur; Hidayati, Dina; Syaimi, Khairina Ulfa
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i2.259

Abstract

The purpose of this study was to determine the Effect of Using the Tiktok Application on Self-Esteem of Female Adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan. This research is a quantitative research with a descriptive approach. The population in this study were all female students at SMK Satria Dharma Perbaungan. The sample of this study was 36 students who were taken as samples taken using a purposive sampling technique whose criteria used in this study were female. The results of this study are that the level of use of the Tiktok application by female adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan can be said to be high. This was obtained from the results of the adolescent questionnaire with details of 40% with a frequency of 14 adolescents out of 36 respondents in the high category. Furthermore, the self-esteem of female adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan can be said to be moderate. This was obtained from the results of the student questionnaire with details of 37.5% with a frequency of 15 adolescents out of 36 respondents in the low category. The results of the simple linear regression analysis showed that there was a significant influence between the use of the Tiktok application on the self-esteem of female adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan. The model summary table shows an R Square value of 0.723. This value indicates that the contribution of the Tiktok application usage variable to self-esteem is 72.3%. While the remaining 27.7% is influenced by other factors outside the Tiktok application usage variable. Based on the regression coefficient value of X of 2.936, it states that for every 1% increase in the value of Tiktok application usage, the self-esteem value will also increase by 2.936. This means that the higher the level of Tiktok application usage, the lower the level of self-esteem of female adolescents at SMK Satria Dharma Perbaungan.
Literature Review: Peran Artificial Intelligence Dalam Transformasi Manajemen Sumber Daya Manusia Bidang Pendidikan di Era Industri 4.0 Amalia, Rizka; Bahrani, Bahrani
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i2.156

Abstract

Perkembangan teknologi di era Industri 4.0 mendorong dunia pendidikan untuk melakukan transformasi dalam manajemen sumber daya manusia. Salah satu teknologi yang berperan penting adalah Artificial Intelligence (AI), yang mampu mengotomatisasi tugas administratif, mendukung proses rekrutmen, serta meningkatkan efektivitas evaluasi dan pengembangan tenaga pendidik. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai publikasi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pengelolaan SDM di bidang pendidikan. Meskipun demikian, implementasinya menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kompetensi pengguna, dan isu etika. Kajian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam merevolusi manajemen SDM pendidikan jika diterapkan secara strategis dan berkelanjutan.
Pendidikan Etika Dalam Menyikapi Terjadinya Hamil di Luar Nikah (Perspektif Ajaran Hindu) Sukancajaya, I Made; Nurhayanti, Ketut; Muliati, Ni Kadek
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.229

Abstract

Perkembangan jaman saat ini membawa pengaruh positif dan pengaruh negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah merosotnya moral generasi muda, banyak anak muda yang sudah mulai berpandangan bahwa seks bebas sudah menjadi hal yang lumrah di lakukan saat ini, tidak menjadi hal tabu lagi. Terjadinya seks bebas telah banyak mengakibatkan kehamilan di luar nikah terhadap generasi muda Hindu dan terjadi pada usia yang sangat muda. Penelitian ini akan menerapkan metode kualitatif dengan tujuan menyelidiki pandangan agama Hindu terhadap aborsi. Melibatkan pemuka agama Hindu, cendekiawan, praktisi, dan anggota masyarakat Hindu, penelitian akan menggunakan wawancara, diskusi kelompok, dan analisis dokumen untuk menggali pemahaman mendalam tentang perspektif ini. Meningkatnya kasus kehamilan di luar nikah di Bali merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pergaulan bebas, lemahnya pendidikan moral dan agama, kurangnya pengawasan keluarga, hingga pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi yang tidak disertai dengan kontrol diri. disarankan untuk melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai latar belakang dalam komunitas Hindu, termasuk pemuka agama, praktisi, dan akademisi. Selain itu, memperluas cakupan studi dengan melibatkan pandangan agama lain dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas pandangan terhadap aborsi.
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Digital pada Pendidikan Pancasila Kelas IX di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan Fajriatin, Kwartanti; Zaki, Ammar; Wingkolatin, Wingkolatin; Handayani, Nur Fitri
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran berbasis digital dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan, serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat, dan solusi yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital yang digunakan antara lain Google Sites, Google Classroom, Quizizz, Kahoot, eBook, Canva, CapCut, serta media audio-visual seperti YouTube dan video animasi. Pemanfaatan media tersebut membuat pembelajaran lebih variatif, interaktif, dan menarik sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta pemahaman materi Pendidikan Pancasila. Faktor pendukung meliputi ketersediaan perangkat teknologi, kompetensi guru dalam literasi digital, dukungan sekolah, akses internet yang memadai, serta motivasi dan kesiapan siswa. Sebaliknya, faktor penghambat antara lain keterbatasan fasilitas, kuota internet yang terbatas, rendahnya kemampuan adaptasi siswa, kurangnya motivasi belajar, serta minimnya dukungan lingkungan belajar di rumah. Solusi yang ditawarkan mencakup penyediaan alternatif media cetak atau offline, kerjasama sekolah dengan penyedia internet, pelatihan literasi digital bagi guru, penerapan metode interaktif dan berbasis proyek, serta peningkatan peran orang tua dalam mendukung proses belajar. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi media digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan proses belajar, baik tatap muka maupun daring.
Penerapan Model Game Based Learning (GBL) untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Mata Pelajaran Matematika Peserta Didik Kelas V Di UPT SD Negeri 43 Pinrang Syarif, Naufal Qadri; Novitasari, Novitasari
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i2.252

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya keaktifan belajar peserta didik kelas V. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil penerapan model Game Based Learning untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika di kelas V UPT SD Negeri 43 Pinrang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini berjumlah 7 yaitu 1 guru dan 6 peserta didik yang terdiri dari 2 laki-laki dan 4 perempuan. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Pada siklus I hasil penelitian keaktifan belajar peserta didik berada pada kriteria Sedang dan pada siklus II hasil penelitian keaktifan belajar peserta didik berada pada kriteria Tinggi. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Game Based Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik secara signifikan
Penggunaan Media  Puzzle Maker  untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 217 Kampuno Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone DH, Satriani; Hafid, Abd; Ani, Kasmini
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i2.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media Puzzle Maker pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 217 Kampuno Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 14 siswa dan guru kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes, dan analisis data menggunakan teknik pengumpulan data yaitu reduksi data, mendeskripsikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hasil belajar IPAS siswa setelah menggunakan media Puzzle Maker . Persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari 64,28% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II. Kesimpulan penelitian adalah media Puzzle Maker dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 217 Kampuno Kecamatan Barebbo kabupaten Bone.
Expectations and Observations on the Efficiency and Productivity of School Leaders: Approach to Minimize Wastage in Education Cordero, Cordero; Andaya, Maria Christine
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i2.244

Abstract

This study employed qualitative and quantitative methods to explore on theexpectations and observations of forty-eight secondary school teachers in the Division of Balanga City on the efficiency and productivity of their Department Heads (DHs)/ Subject Group Heads (SGHs) as their immediate school leaders. Semi-structured questions were the means to finalize codes, subthemes and themes of teachers’ expectations. Path-Goal Leadership Questionnaire (PGTQ) by Indvik was adapted to suit the needs of describing the efficiency of the school leader using directive, participative, supportive and achievement-oriented indicators while Reeve’s Leadership Performance Matrix was utilized to determine the leaders’ productivity in terms of resilience, personal belief and professional ethics, student achievement, decision-making, communication, faculty development, time/task/ project management, technology, and personalprofessional learning. Based on the results, the secondary teachers expected their DHs/ SGHs to be efficient in their timely utilization of school funds to achieve the goals of the department and their commitment to motivate all employees including students to work at their best to meet the school’s objective. In addition, a total mean of 3.30 reflected agreement to DHs/SGHs’ practice of leadership efficiency being more achievement-oriented and supportive to the continual improvement of each member in the organization. Moreover, a total mean of 3.17 signified teachers’ agreement on DHs/ SGHs being productive leaders who turned plans into actions despite the challenges of a limited budget and higher expectations from the government in eliminating poverty through provision of education among all Filipino learners. The generated results may however be further improved to strong agreed observations. It was therefore recommended that this study be applied as basis to develop enduring and effective strategies to minimize and eventually eliminate wastage in education. Hence, further studies may be conducted to generate wider perspectives and determine other underlying phenomena on the culture of leadership in Bataan in relation to the economics of education.
The Influence of the July 2024 Revolution on the Mental Health of Tertiary Level Students in Bangladesh Rabbi, Md.Fajlay; Alam, S.M.Shamsul; Halder, Mihir
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i2.103

Abstract

The July 2024 Revolution in Bangladesh marked a critical political shift, resulting in the removal of a fascist regime. While this movement was hailed as a victory for democracy, its psychological toll on tertiary-level students-many of whom actively participated in protests or witnessed state repression-remains underexplored. This study investigates the mental health impact of the revolution, focusing on stress, trauma, and post-revolution anxiety among university students. A mixed-method approach was employed, combining quantitative surveys (N = 500 students) and qualitative in-depth interviews (N = 30 students) from major universities across Bangladesh. The Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS-21) and Post-Traumatic Stress Disorder Checklist (PCL-5) were used to assess mental health outcomes. Additionally, thematic analysis was conducted on interview data to identify key stressors and coping mechanisms. Findings reveal that 67% of students reported moderate to severe anxiety, 42% displayed PTSD symptoms, and 48% experienced depression. Key stressors included fear of government surveillance (59%), political disillusionment (46%), and academic uncertainty (72%). Qualitative analysis highlighted themes of political trauma, social fragmentation, and empowerment through activism. These results suggest that while the revolution fostered a sense of civic engagement, it also exacerbated mental health distress and long-term socio-political anxiety. The study underscores the need for institutional mental health interventions, academic recovery programs, and policy initiatives to mitigate the psychological consequences of political upheaval among students.
Nurturing Future Teachers: Exploring Factors and Challenges in Board Performance of Beced Curriculum Graduates Grace C. Tigas, Blessilda; C. Magno, EdD, Glenda; C. Farro, PhD, Rosemarie
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i2.254

Abstract

The Licensure Examination for Teachers (LET) is a crucial assessment mandated by Republic Act 7836 to regulate the teaching profession in the Philippines. At Bataan Peninsula State University Dinalupihan Campus, the Bachelor of Science in Early Childhood Education program follows CHED Memorandum Order No. 76, s. 2017. Under Republic Act 8981, the Professional Regulation Commission (PRC) grants licenses to LET passers. This study explored factors influencing Education Graduates' LET performance using a mixed-method approach. Results showed an 89% passing rate, with review attendance significantly impacting success. Personal factors such as time management, motivation, and balancing responsibilities played a key role. A proposed intervention plan aims to address challenges and enhance future LET performance.

Page 9 of 12 | Total Record : 119