cover
Contact Name
Dwi Viora
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
admin@ijoed.org
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A5 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Indonesia Kode Pos 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
IJoEd: Indonesian Journal on Education
ISSN : -     EISSN : 30646146     DOI : https://doi.org/10.70437/ijoed
Core Subject : Education,
Indonesian Journal on Education (IJoEd) is a peer-reviewed open-access journal established for disseminating state-of-the-art knowledge in the field of education. This journal is published annually in March, June, September, and December by LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan. Indonesian Journal on Education (IJoEd) is research and Community services related to education, including; the development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution, development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in education and various fields related education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 102 Documents
Students’ perception of the role and challenges of practical in understanding clothing and textiles concepts Azonuche, Juliana Ego; Ogwu, Chukwudi; Achuba, Fidelis Ifeakachuku
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ck83kq15

Abstract

The importance of laboratory works in the training of vocational students cannot be underestimated. The aim of this investigation was to explore the challenges faced by clothing and textiles students in the course of laboratory works.The investigation employed a cross-sectional survey involving students taking clothing and textiles in tertiary institutions in Delta State Nigeria which served as respondents. Data collection was done using a self-developed questionnaire administered through personal contacts. Data collected were analyzed using the mean and standard deviation. The benchmark for accepting or rejecting statements made in the questionnaire was set 2.50. The study established positive disposition of clothing and textiles students towards the role of laboratory works. This hinged on the overall relevance of laboratory works in explaining key concepts in clothing and textiles curriculum. It equally provided insight on the perceived challenges. It is therefore concluded that laboratory works should be sustained since it enhances students understanding of curriculum concepts.
Efektivitas Kepemimpinan Kiai dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pesantren Safitri, Elsa
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/74ekvx14

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kepemimpinan kiai dalam meningkatkan mutu pendidikan pesantren di era modern. Di tengah tantangan globalisasi, kiai dituntut tidak hanya memegang nilai-nilai tradisional, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di pondok pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, yang memiliki gaya kepemimpinan berbeda. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kiai, pengurus, dan santri, serta observasi terhadap kegiatan pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan kiai yang efektif ditandai dengan kemampuan mengintegrasikan nilai-nilai pesantren dengan manajemen modern, komunikasi yang inklusif, pengembangan kurikulum yang relevan, dan pemanfaatan teknologi. Kiai yang mampu menjalankan peran ini secara seimbang cenderung berhasil meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model kepemimpinan pesantren yang adaptif serta menjadi rujukan dalam studi kepemimpinan pendidikan Islam di Indonesia.
Meretas Batas Pembelajaran: Studi Kasus Efektivitas SIM Berbasis AI dalam Mendongkrak Mutu Pendidikan Awaliah, Soviatul
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/6a9dgv15

Abstract

Penelitian ini menganalisis kemunculan Artificial Intelligence (AI) di sektor pendidikan dan dampaknya terhadap mutu pembelajaran, fokus pada penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang diperkaya AI. Dengan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan tenaga kependidikan, serta observasi dan dokumentasi penggunaan teknologi ini di SMA Darussalam Blokagung. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang didukung AI ini berpotensi besar meningkatkan mutu pembelajaran, terutama melalui personalisasi, otomatisasi tugas administratif, dan efisiensi pengelolaan data. Namun, riset ini juga mengidentifikasi tantangan dan kontroversi terkait adopsi AI dalam pendidikan, seperti kekhawatiran ketergantungan siswa, potensi tergantinya peran guru, isu etika data siswa, dan kesenjangan aksesibilitas teknologi. Kontribusi penelitian ini membuka ruang untuk studi lebih dalam mengenai adaptasi AI dalam manajemen pendidikan di berbagai konteks budaya dan geografis di Indonesia. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tantangan implementasi di daerah terpencil, efektivitas AI dalam mendukung kurikulum merdeka belajar, atau perbandingan platform sejenis yang tersedia bagi institusi pendidikan.
From Concept to Reality: An Assessment of Gender and Development Awareness and Perception Levels as Basis for Gad Extension Programs Punla, Candida
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/w3h9bd32

Abstract

This study examines teachers' awareness and perceptions of Gender and Development (GAD) in DepEd Bataan, specifically in Dinalupihan West District Elementary Schools. To fill a gap in existing survey tools, the researcher developed and validated a new scale with 67 items on awareness and 60 on perceptions. The validation process, including expert feedback and a literature review, showed high item relevance (I-CVI=0.958) and content validity (S-CVI/SU=0.90). Reliability analysis with 75 respondents produced a Cronbach’s Alpha of .943. Findings from 228 teachers highlight a need to enhance GAD awareness, especially regarding gender analysis, laws, and core concepts. The study calls for stronger GAD initiatives in the district to promote a more inclusive and informed educational environment.
Nasaan Ka, Pawi?: Co-Creating a Child-Informed Storybook for Early Childhood Sustainability Education B. Batchar, Rendel; Grace C. Tigas, Blessilda
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/s230rh56

Abstract

Early Childhood Education for Sustainability (ECEfS) is gaining prominence as a foundational approach to nurturing environmental awareness and behavior among young learners. However, instructional materials are often adult-constructed, with limited incorporation of children's perspectives. Anchored in a design-based research (DBR) framework, this study documents the second phase of a project exploring the environmental consciousness of 39 kindergarten pupils in a laboratory school in Central Luzon, Philippines. Building on a previously published visual-semiotic analysis of children’s environmental drawings, this paper focuses on the thematic analysis of their verbal narratives about environmental protection. Using Braun and Clarke’s six-phase approach, two core themes emerged: (1) Cultivation, Appreciation, and Care of Nature, and (2) Waste Management Awareness and Responsible Disposal. These themes reflected early eco-literacy and surfaced misconceptions (e.g., equating flower-picking or feeding wild animals with protection). The insights informed the iterative design and development of a localized green instructional resource—a storybook titled Nasaan ka, Pawi?—which was published and launched during the 2024 Pawikan Festival in collaboration with the Provincial Tourism Office of Bataan. This study demonstrates how DBR can be used to co-create culturally resonant and developmentally appropriate learning materials grounded in children’s lived experiences, advancing the goals of Education for Sustainable Development (ESD) in early childhood.
Persepsi Mahasiswa Perempuan terhadap Stres dan Breakout Pada Masa Penyusunan Skripsi Rahma, Lisa; Nurhayati Selian, Sri
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/9jnd0j63

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir sering mengalami tekanan akademik yang tinggi selama proses penyusunan skripsi, yang dapat menimbulkan stres dan memicu breakout (jerawat) sebagai respons fisiologis terhadap tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi mahasiswa perempuan terhadap stres dan breakout selama penyusunan skripsi serta makna subjektif yang mereka berikan terhadap pengalaman tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologis, melibatkan 3 mahasiswa perempuan tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan observasi nonpartisipan, lalu dianalisis berdasarkan tema yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik dialami sebagai tekanan psikologis kompleks yang berkontribusi terhadap munculnya breakout. Kondisi tersebut menciptakan siklus negatif antara stres dan penurunan kepercayaan diri. Temuan ini menekankan pentingnya dukungan psikologis dan fisik bagi mahasiswa perempuan tingkat akhir.
Pesan Moral Toleransi dalam Foto Pemberitaan tentang Al-Zaytun di Berbagai Media Fadiah, Aulia; N. Abdurrazaq, Muhammad; Safitri, Wiena
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/sy7dj035

Abstract

Waktu dalam fotografi tidak hanya tentang perjalanannya, tetapi tentang momen yang ditangkap, baik dalam satu detik atau seperseratus detik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan toleransi yang disampaikan melalui foto-foto pemberitaan tentang Al-Zaytun di berbagai media serta menganalisis persepsi dan sikap masyarakat terhadap foto-foto tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika Roland Barthes untuk menafsirkan makna denotatif dan konotatif yang terkandung dalam foto-foto pemberitaan, serta teknik wawancara mendalam kepada lima informan yang terdiri dari pemimpin redaksi, redaktur, dan pembaca Majalah Berita Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa foto-foto pemberitaan tentang Al-Zaytun mampu menyampaikan pesan toleransi secara efektif dan bermakna. Representasi visual yang ditampilkan mencerminkan nilai-nilai persatuan, kerja sama, dan saling menghormati antarindividu dari latar belakang agama, budaya, dan kebangsaan yang berbeda. Para informan menilai bahwa foto-foto tersebut tidak hanya menyampaikan informasi visual, tetapi juga memiliki kekuatan simbolik dalam membangun narasi positif tentang toleransi dan kerukunan. Selain itu, foto-foto tersebut dinilai berkontribusi dalam memperkuat citra Al-Zaytun sebagai lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan dan perdamaian. Dengan demikian, pemberitaan visual mengenai Al-Zaytun memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya toleransi dalam kehidupan sosial dan berbangsa.
Buddhist Philosophy in Education: Enhancing Critical Thinking, Compassion, and Cognitive Development in Nepal Bohara, Nirajan
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/skes9792

Abstract

This paper aims to explore Buddhist philosophy into Nepali education system. The concept of mindfulness, compassion highlights canonical teachings. It focuses on how Buddhism can be the practice of education assimilating holistic, academic and moral development. The study highlights Buddhist principles reveal the ethical insights and enlightenment in education. Challenges show resources limitations, traditional knowledge systems and secular constraints. Intrinsic motivation fosters with the help of meditation, mindfulness and the role of interpersonal ethics. Teachers are encouraged to integrate Buddhist methods for the role plays and reflective discussion in classrooms. Findings highlight the Buddha’s wisdom as a framework for education, Buddhist pedagogy, mindfulness, classroom practice, challenges and implications of Integrating Buddhism into Education. Buddhist philosophy creates value-driven and interactive motive in education. This paper underscores academic excellence, emotional stability and fostering critical thinking, empathy and socio-cultural insights in the settings of multiethnic and multireligious nation Nepal.
Kearifan Lokal Sekolah dengan Pendekatan ABCD untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dan Siswa di SD Muhammadiyah 6 Surabaya Khobir Rahmatullah, Abdul; Elmy Safira, Mirza
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/rcnxzp16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aset lokal sekolah melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam meningkatkan kompetensi guru dan siswa di SD Muhammadiyah 6 Surabaya. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena bahwa banyak sekolah masih berfokus pada kekurangan dan intervensi eksternal, sehingga mengabaikan potensi internal yang sebenarnya dapat menjadi kekuatan pengembangan pendidikan. Pendekatan ABCD digunakan sebagai strategi untuk mengoptimalkan aset fisik, sosial, budaya, sumber daya manusia, serta jejaring komunitas yang dimiliki sekolah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai implementasi ABCD dan dampaknya. Hasil menunjukkan bahwa kearifan lokal sekolah berupa nilai religiusitas, kedisiplinan, gotong royong, budaya Muhammadiyah, dan karakter arek Suroboyo menjadi aset budaya yang memperkuat pembelajaran karakter. Fasilitas fisik modern serta jejaring kemitraan juga berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran inovatif yang relevan dengan tuntutan abad 21. Implementasi ABCD mendorong guru untuk menghadirkan pembelajaran kontekstual, kolaboratif, dan berbasis proyek, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis, literasi digital, komunikasi lintas budaya, dan kerja sama. Dengan demikian, pemanfaatan aset lokal berbasis ABCD terbukti efektif dalam membangun kompetensi global sekaligus mempertahankan identitas budaya lokal di lingkungan sekolah dasar.
Pelaksanaan Deep Learning dan AI Islam dan Ilmu Pengetahuan Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Ibtidaiyah Farhani, Deswita; Az Zahrah, Fathanah; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/3z4fep08

Abstract

Perkembangan teknologi AI dan pembelajaran mendalam telah mengakibatkan perubahan signifikan dalam bidang pendidikan, termasuk dalam pendidikan Islam di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana AI dan pembelajaran mendalam dapat diintegrasikan dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diperkenalkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai langkah untuk menciptakan pendidikan Islam yang modern, manusiawi, dan berkarakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, di mana peneliti mengumpulkan, memahami, dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan penerapan AI, pembelajaran mendalam, serta nilai-nilai dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dan pembelajaran mendalam dalam KBC dapat menciptakan proses belajar yang lebih bersifat personal, interaktif, dan bermakna. AI membantu dalam menyesuaikan materi pelajaran sesuai dengan kemampuan siswa, memberikan umpan balik secara langsung, dan mendukung guru dalam mengevaluasi perkembangan belajar siswa. Di sisi lain, KBC berfungsi sebagai landasan nilai yang mengarahkan pemanfaatan teknologi agar tetap sesuai dengan prinsip kasih sayang, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap orang lain serta lingkungan. Meski demikian, pelaksanaan pendekatan ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya infrastruktur digital, kesiapan dari para guru, serta masalah etika dan privasi data.

Page 10 of 11 | Total Record : 102