cover
Contact Name
Ilham Rifandi
Contact Email
ilhamrifandi@unimed.ac.id
Phone
+6281378916902
Journal Mail Official
jurnalgestus@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20222
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Gestus Journal
ISSN : -     EISSN : 29630592     DOI : https://doi.org/10.24114/gsts
Gestus Journal : is a journal of art creation and study managed by the Performing Arts Study Program, Sendratasik, faculty of Language and Art, State University of Medan. This journal publishes original articles with a focus on the creation and study of Performing Art. Scope areas are: Art History, Cultural studies, performance studies, philosophy of art, Sociology of the Arts, Film, Multimedia, Creative Processes and conceptual research in Performing Arts.
Articles 46 Documents
Kesesuaian Minat Konsumen Terhadap Desain Produk String Art Karya UKM EMI Craft Kota Medan Yovi Sediawati; Adek Cerah Kurnia Azis
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 1 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i1.44606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau produk string art berbahan benang wol dari indikator prinsip-prinsip desain yang dilaksanakan di ukm emi craft.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 10 kerajinan string art berbahan benang wol. Ketepatan penerapan prinsip-prinsip desain menjadi objek dalam penelitian ini, adapun bagian dari prinsip-prinsip desain adalah Kesatuan (Unity), Keseimbangan (Balance), Irama (Rhythm), Proporsi (Proportion), Aksentuasi/dominasi (Emphasis), Kesederhanaan (Simplicity). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip desain kerajinan string art berbahan benang wol adalah baik. Ketepatan prinsip-prinsip desain pada produk kerajinan string art berbahan benang wol di ukm emi craft telah menunjukkan ketepatan yang baik pada indikator penilaian prinsip-prinsip desain dan juga sesuai dengan minat konsumen dan mendukung kreatifitas masyarakat dalam membuat sebuah karya seni dari bahan yang ada disekitar.
Penciptaan Desain Produk T-Shirt Dengan Teknik Batik Tulis Bermotif Ornamen Batak Toba Maria Goreti Marisa Br Purba; Wahyu Tri Atmojo
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 2 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i2.44864

Abstract

Dalam menciptakan suatu produk T-Shirtdi era modern ini, biasanya hanya menggunaka teknik sablon saja dengan desain yang simple dan selera masyarakat modern juga. Begitu juga dengan batik, pada dasarnya batik merupakan pakaian tradisional yang melekat pada suatu daerah dan menjadi suatu ciri khas dari daerah tersebut. Seiring berkembangnya zaman, batik mulai menjadi hal yang familiar di kalangan masyarakat. Batik mulai berkembang dalam dunia fasionseperti dresskebaya dan masih banyak lagi. Dari hal tersebut penulis mendapat inspirasi untuk membuat batik dengan ornamen Batak Toba pada media T-Shirt. Ornamen Batak Toba sendiri biasa hanya dapat ditemukan di hiasan “ hiasan dinding rumah adat Batak Toba saja. Kali ini penulis ingin membatik ornamen Batak Tersebut di Media T-Shirtdengan desain yang simple dan elegan yang dapat menarik perhatian pasar di era modern ini.
Studi Visual Komik Si Ujang Dan Bapaknya Berdasarkan Teori Scott McCloud Hebron Sinurat; Onggal Sihite
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 1 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i1.45667

Abstract

Penelitian ini bertujuan yang ingin dicapai dalam artikel ini ialah: 1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan gambaran umum visual komik Si Ujang dan Bapaknya ditinjau dari clarity (kejelasan) sesuai teori dan konsep Scoutt McCloud. 2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan gambaran umum visual komik Si Ujang dan Bapaknya ditinjau dari karakteristik momen, bingkai, citra, kata dan alur. Dan mencapai hasil tabulasi dan interpretasi ditemukan karkteristik clarity terbanyak atau tertinggi pada komik œSi Ujang dan Bapaknya terdapat pada halaman 3, 8, 11, dan 12 dimana berjumlah 11 dan terendah pada halaman 1 yang berjumlah 7. Lalu peneliti menemukan penerapan prinsip clarity yang paling banyak pada sampel ialah Pilihan Citra yaitu berjumlah 45 kali penerapan, Pilihan Bingkai yaitu berjumlah 33, Pilihan Alur yaitu berjumlah 29, Pilihan Kata yaitu berjumlah 21 dan yang terakhir Pilihan Momen yaitu berjumlah 15. Dalam penerapan penekanan prinsip clarity pada komik yang menjadi sampel dalam penelitian ini, peneliti menemukan sedikit kekurangan dalam memaksimalkan dampak dalam penekanan prinsip claritynya, seperti masih terdapatnya ketidakjelasan dan citra yang hilang dalam menerapkan prinsip clarity tersebut di dalam adegan pada komik sehingga terjadi kesalahpahaman pada citra sehingga penerapan penekanan prinsip clarity belum maksimal.  Temuan pada halaman komik yang menjadi sampel di dalam penelitian ini yang masih mempunyai kekurangan ialah pada identifikasi chapter 1 halaman 3 pada panel pertama, yaitu saat penekanan penerapan prinsip clarity. 
Studi Analisis Musik Kelompok Ratib Rabana Ode Desa Pungkit Moyo Utara Sumbawa Besar Nusa Tenggara Barat Aeddy Satria Pratama; Rivaldi Ihsan
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 1 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i1.45690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis musik kelompok Ratib Rabana Ode Desa Pungkit Moyo Utara Sumbawa Besar Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan  tipe penelitian studi kasus, dengan teknik pengumpulan data obserrvasi, wawancara mendalam, dokumentasi, studi pustaka berkaitan dengan permasalahan yang ingin di teliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bentuk analisis musik Ratib menganalisis beberapa metode isi dan jenis pukulan yang ada pada kesenian musik Ratib Rabana Ode, ada juga faktor yang mempengaruhi tidak ada regenerasi kesenian Ratib di Desa Pungkit, serta upaya pelestarian kesenian Ratib Rabana Ode.
Ngeri-Ngeri Sedap Sebagai Representasi Budaya Patriarki Anika Lestari; Nurul Abida Lubis; Syahrial Fahmi Dalimunthe
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 2 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i2.45817

Abstract

Budaya patriarki masih berkembang di lingkungan masyarakat Indonesia hingga saat ini. Patriarki dinilai sebagai sebuah sistem sosial yang menempatkan pria sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi dalam peran penting seperti kepemimpinan politik, otoritas moral, hak sosial, dan penguasaan properti. Budaya patriarki dapat dengan mudah ditemukan dalam berbagai aspek dan ruang lingkup, seperti ekonomi, pendidikan, politik, hingga hukum sekalipun. Budaya patriarki memberikan beberapa masalah sosial mengenai ketidakpastian kedudukan ataupun kebebasan perempuan di lingkungan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif disertai dengan teori semiotika oleh Roland Barthes untuk menganalisaobjek penelitian yang diambil dengan menonton film œNgeri-Ngeri Sedap dan mengamati setiap adegan maupun scene yang di tayangkan. Hasil penelitian ini menunjukan bagaimana bentuk budaya patriarki yang di lakukan dalam sebuah keluarga.
Cambia Craft: Produksi Kerajinan Berbahan Kelapa Sawit Di Desa Mulyorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Nurul Ayu Sari; Zulkifli Zulkifli
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 1 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i1.47176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alat bahan, proses produksi dan kualitas produk berdasarkan prinsip-prinsip kerajinan yang terdapat pada karya kerajinan berbahan kelapa sawit di industri Cambia Craft Medan Sunggal. Metode Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif kualitatif. Jumlah populasi keseluruhan karya sebanyak 160 produk. Teknik Pengambilan Sampel penelitian adalah purposive Sampling Dari 8 jenis produk: sandal, tas, buku agenda, kotak tisu, di card, peci dan sepatu. Proses Pembuatan memiliki proses pembuatan yang berbeda-beda tergantung dari jenis produk karya dan bahan dasar Lidi kelapa sawit ditenun dengan ATBM diolah menjadi lembaran material tenunan lidi. Terdapat pada produk kerajinan sandal, tas, buku agenda, tempat tisu, id card. Sedangkan bahan dasar tankos sawit diolah menjadi lembaran atau coco sheet dan terdapat pada produk kerajinan sepatu. Keseluruhan produk karya kerajinan kelapa sawit penerapan prinsip kerajinan yang paling baik terdapat pada karya Tas Lidi Wanita dengan rentang nilai rata-rata 88,0. Penerapan prinsip kerajinan yang paling lemah terdapat pada karya Sandal Lidi dengan rentang nilai rata-rata 78,8.
Pemeranan Teater Boneka Dulmulukan Dalam Naskah Salah Sangko Janisha Dwi Putri; Mahdi Bahar; Muhammad Komadri
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 1 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i1.47363

Abstract

Penelitian ini terinspirasi dari beberapa pertunjukan wayang golek dalam menyajikan naskahnya. Berdasarkan naskah Salah Sangko yang digarap sutradara dengan format penokohan struktur tokoh dalam teater tradisional Dulmuluk, para aktor memainkan naskah tersebut menggunakan boneka tangan dengan lima tokoh dalam teater Dulmuluk. Beberapa tahapan proses penokohan yang dilalui adalah pemahaman, yaitu: Latar penokohan, Upaya bermain peran, Analisis penokohan, dan Konsep penokohan. Kelima tokoh Dulmuluk tersebut diperankan oleh pelakunya sendiri sehingga pelaku berperan sebagai dalang. Dalam karyanya, para pemeran mengeksplorasi dan mempelajari Dulmuluk di Muaro Jambi, kemudian mengubahnya ke dalam bentuk penokohan teater boneka. Dalam penyajiannya menggunakan teknik tangan sebagai penggerak wayang dan suara (vokal), dinamika, dan intonasi lima karakter sehingga menghasilkan lima warna suara yang mewakili karakter masing-masing karakter. Itulah tantangan yang dilakukan para cast dalam memainkan naskah Salah Sangko.
Perwujudan Musikal Dalam Membangun Ekspresi Estetis Pada Pertunjukan Musik Randai Ari Puswanto; Andri Kiawan
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 1 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i1.48294

Abstract

Musik Randai merupakan musik pengiring Randai yang dipertunjukkan secara berkelompok (ansamble), yang pemainnya berjumlah sebanyak enam orang. Materi utama komposisi musik Randai yaitu lagu-lagu yang ada pada pertunjukan Randai yang identik dengan melodi-melodi dari alat musik Piaual (Biola). Metode penelitian ini dilakukan dengan menelaah objek penelitian melalui metodologi penelitian kualitatif. Melalui metode kualitatif, maka penelitian ini dapat diarahkan pada penggunaan prosedur-prosedur dalam penelitian ini. Ketertarikan tersebut digunakan untuk menelusuri apresiasi masyarakat, dan seniman Musik Randai. Materi utama komposisi musik Randai yaitu lagu-lagu yang ada pada pertunjukan Randai yang identik dengan melodi-melodi dari alat musik Piaual (Biola). Musik Randai yang ditransformasikan permainannya dari Randai menjadi sebuah pertunjukan musik yang dapat berdiri sendiri namun pada saat berlainan tetap ada dalam pertunjukan Randai. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pertunjukan musik Randai terdiri dari enam buah instrumen musik dan satu vokal. Teknik permainan piual sangat berbeda dengan biola yang digunakan pada biola alat musik Barat, meskipun secara visual terlihat mirip. Namun ada kesamaan teknik yang digunakan yaitu trillerr.
Analisis Gaya Permainan Biola Gili Karya L. Jaka Pratama Shofia Dwimauly; Wawan Hermansyah
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 1 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i1.48557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil dari wawancara Gaya (style) permainan Biola pada lagu Gili karya L. Jaka Pratama sebagai bentuk Apresiasi terhadap pegiat seni musik lokal (daerah) yang diharapkan hasil dari pendekripsian tersebut dapat menjadi bahan pengembangan permainan Biola dan dapat menambah Ragam Gaya permainan Biola Nuasantara.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Objek penelitian ini adalah lagu berjudul Gili karya L. Jaka Pratama, sedangkan informannya yaitu L. Jaka Pratama. Penelitian difokuskan pada pendekripsian Gaya permainan biola beliau pada salah satu lagu dalam album Sound Of Fisherman yaitu Lagu Gili. Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam lagu Gili karya L. Jaka Pratama terdapat beberapa macam gaya permainan biola yang meliputi gaya permainan tradisonal dan beberapa kombinasi gaya permainan modern.
Studi Analisis Musik Gong Genang Sanggar Seni Berang Bayan Desa Empang Atas Kabupaten Sumbawa Naoval Idham Khalid; Rivaldi Ihsan
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 1 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i1.48607

Abstract

Menurut sejarah, Genang muncul dari pertemuan dua budaya, yaitu budaya Makassar dan Sumbawa. Penguasaan gua oleh Kerajaan Sumbawa pada abad ke-17 mempengaruhi semua aspek kehidupan, termasuk alat musik tradisional. Bentuk genang Sumbawa sama persis dengan ganrang Makassar dan gandda Bajo, hanya saja ukurannya tidak sesuai. Pertunjukan musik Gong Genang memiliki beberapa temung atau irama. Di mana temung merupakan warisan turun temurun dari generasi terdahalu kepada generasi penerus masa kini.  Temung merupakan ciri khas dari setiap permainan musik Gong Genang yang dimainkan oleh seniman-seniman tradisional Sumbawa. Oleh karena itu penelitian ini merupakan studi analisis musik gong genang pada kelompok Sanggar Seni Berang Bayan Desa Empang Atas Sumbawa. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisa permainan gong genang lalu dinotasi agar dapat menjadi referensi bahan ajar di sekolah atau dikehidupan masyarakat Sumbawa. Selain itu terdapat sepuluh fungsi musik gong genang dalam praktek kehidupan sehari-hari masyarakat etnis samawa.