cover
Contact Name
Sutriyono
Contact Email
sutriyono0775@gmail.com
Phone
+6285785692168
Journal Mail Official
bilhikmah@stidalhadid.ac.id
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak No.80, Kejawaan Putih Tamba, Kec. Mulyorejo, Kota SBY, Jawa Timur 60112
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Bil Hikmah
ISSN : 29878853     EISSN : 29873266     DOI : 10.55372
Bil Hikmah : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam (JKPI) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STID Al-Hadid dengan fokus kajian pengembangan komunikasi dan penyiaran Islam berbasis Islam Rasional Kebangsaan (IRK), meliputi bidang: Dakwah bil lisan, Dakwah bil qalam, Dakwah new media, Komunikasi Islam, Penyiaran Islam, Jurnalistik Islam, Komunikasi Politik Islam, dan studi dakwah. Bil Hikmah terbit dalam format cetak dan online Focus & Scope Bil Hikmah JKPI fokus pada Dakwah dan Komunikasi , sedangkan Scopenya meliputi bidang: Dakwah bil lisan, Dakwah bil qalam, Dakwah new media, Komunikasi Islam, Penyiaran Islam, Jurnalistik Islam, Komunikasi Politik Islam, dan studi dakwah
Articles 73 Documents
Aplikasi Framework Berperilaku Organisasi Bagi Dai dalam Organisasi Dakwah Surya, Alan; Mawasti, Wahanani
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v4i1.121

Abstract

Dakwah secara terorganisasi memiliki prospektus yang besar bagi perkembangan Islam. Seorang da’i yang terlibat dalam dakwah melalui organisasi perlu untuk mampu berperilaku pola organisasi. Artikel ini mengkaji framework dan aplikasi berperilaku pola organisasi bagi seorang da’i. Hasil penelitian ini menguraikan bahwa seorang da’i yang berdakwah melalui organisasi dakwah perlu mempertimbangkan aspek kondisi organisasi dalam merespon persoalan atau permasalahan yang dihadapi dalam berdakwah. Artinya dalam mempersiapkan materi dakwah, memilih mad’u, pengaturan strategi atau cara berdakwah sampai dengan pelaksanaan dakwah perlu untuk mempertimbangkan kebijakan-kebijakan organisasi. Serta menjaga kesesuaian dakwah yang dilaksanakan dengan visi, misi, program, asaz maupun budaya atau nilai-nilai organsasi. Sehingga dakwah yang dilakukan oleh da’i dapat mengarah pada penyebaran nilai-nilai Islam sesuai tujuan organisasi dakwah, menjaga keberlangsungan dan menjaga citra positif organisasi dakwah di masyarakat.
Karakteristik Konten Dakwah dalam Kanal Youtube Jeda Nulis oleh Habib Ja’far Al Hadar Apriyanti, Dian
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v4i1.130

Abstract

Dakwah dengan menggunakan media social sudah menjadi keniscahyaan, mengingat makin lekatnya media tersebut dengan kehidupan Masyarakat, disegala sektor, termasuk dalam mempelajari Islam. Salah satunya dengan media Youtube yang saat ini menjadi media social yang paling banyak diakses di Indonesia. Penulis meneliti channel Jeda Nulis milik Habib Ja’far Al Hadar, karena kemampuan channel tersebut dalam menyampaikan pesan dakwah dengan impression yang cukup tinggi. Dalam artikel ini penulis berfokus mendeskripsikan karakteristik konten dakwah dalam channel Jeda Nulis, yang meliputi fitur-fitur atau navigasi yang banyak digunakan, mencakup aspek pesan verbal dan audiovisual. Untuk menjawab masalah tersebut, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, sumber data primer, teknik pengumpulan data dokumentasi dan teknik analisis Miles and Hubberman. Adapun temuan dalam artikel ini, konten dakwah dalam channel Jeda Nulis milik Habib Ja’far Al Hadar memiliki karakteristik yaitu memiliki identitas menyampaikan pesan toleransi beragama, yang mana konsisten dengan konten-kontennya. Karakteristik lain yaitu seringkali menerapkan model konten kolaborasi dan mengangkat topik yang viral atau hangat diperbincangkan di Masyarakat. Kemudian di luar temuan-temuan di atas, ditemukan pula bahwa terdapat kemenarikan dalam channel Youtube Habib Jafar, yaitu beliau tidak memasang monetisasi atau iklan dalam channel Youtube nya. Hal ini menujukkan bahwa Habib Jafar murni mengorientasikan channel ini untuk dakwah dan tidak mengorientasikan channelnya sebagai sumber penghasilan.
Gaya Bahasa Dakwah pada Buku Menjadi Manusia Menjadi Hamba Karya Fahruddin Faiz Istiqomalia, Yuntarti
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v4i1.133

Abstract

Abstrak: Sarana penyampaian dalam berdakwah, baik secara lisan maupun tulisan adalah melalui bahasa. Gaya bahasa yang dipilih akan membentuk corak yang akan menjadi ciri khas dari pendakwah. Selain menghayati isi yang harus dikemukakan, pendakwah juga harus peka terhadap gaya bahasa yang dipilihnya. Penggunaan bahasa dalam dakwah berbentuk buku secara tepat akan mempengaruhi besar kecilnya minat pembaca terhadap buku tersebut. Untuk bisa menghasilkan buku ilmiah popular yang berisi pesan dakwah, juga perlu memiliki kemampuan menggunakan gaya bahasa. Sebab, buku ilmiah popular ditujukan kepada masyarakat yang awam. Maka, ada tuntutan menggunakan bahasa yang menarik, mudah dipahami, dan tidak membosankan bagi pembaca. Dalam hal ini, subyek kajian yang diteliti adalah buku ilmiah popular dakwah berjudul Menjadi Manusia, Menjadi Hamba karya Fahruddin Faiz. Buku ini banyak direkomendasikan komunitas pembaca, karena dinilai sebagai buku filsafat Islam yang ringan dan mudah dipahami orang awam. Sehingga, tujuan penelitian ini hendak menjelaskan penggunaan gaya bahasa pada buku Menjadi Manusia, Menjadi Hamba karya Fahruddin Faiz. Untuk mengkaji hal tersebut, penulis menggunakan pendekatan jenis-jenis gaya bahasa dari Gorys keraf dan dianalisa secara kualitatif studi pustaka. Temuan yang didapatkan penulis, yakni penggunaan gaya bahasa percakapan dan gaya Bahasa struktur kalimat pada buku tersebut. Jenis gaya bahasa struktur kalimat yang banyak digunakan seputar paralelisme, repetisi, dan antiklimaks.