Lentera Ilmu
accommodates scientific research articles by lecturers, academic practitioners, teachers and students to improve the quality of education. The scope of this journal is all research related to the study of Educational Sciences, Social Humanities and Culture. This journal is published 3 (three) times a year, namely the edition March, July and November. The scope and focus are related to research in Educational Sciences, Social Humanities and Culture. This journal also publishes articles related to studies of social and cultural anthropology, sociology, social psychology, history, linguistics, philosophy, literature, arts and humanity, ethics and morality, international relations. And also publishes studies on education policy. In accordance with its scope, the Journal of Lentera Ilmu accepts multidisciplinary articles related to educational research, social humanities and culture. Law in the study of criminal, civil, state administration, constitutional, agrarian law, and also discusses the customary laws existing in Indonesia and around the world. This journal focuses on educational sciences, social humanities and cultural studies such as learning and teaching theories, Curriculum Development, Educational Evaluation, Educational Psychology, Educational Management, Technology in Education, Cultural Studies, Cultural Identity, Cultural Change, Multiculturalism and research on community empowerment with quantitative and qualitative approaches. There are many other problems related to Education, Social Humanities and Cultural studies. Therefore, Lentera Ilmu publishes research results and literature reviews related to the original scope of education, social humanities and cultural studies such as microeconomics, social and cultural anthropology, sociology, social psychology, history, linguistics, philosophy, literature, arts and humanities. , Ethics and morality, International relations and research on education. in Indonesia and abroad. This journal aims to publish scientific articles from researchers from Indonesia and other countries.
Articles
52 Documents
PERAN PANCASILA DALAM MEWUJUDKAN KEHIDUPAN BERBANGSA YANG HARMONIS
Noerrahma, Febbry
Lentera Ilmu Vol. 2 No. 1 (2025): Vol 2, No 1, Maret 2025
Publisher : Citra Lentera Jagat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59971/li.v1i1.85
Pancasila, yang terdiri dari lima prinsip pokok, berfungsi sebagai landasan spiritual yang menyatukan keyakinan agama yang berbeda di Indonesia. Perintah pertama, "iman kepada satu Tuhan", berfungsi sebagai dasar spiritual yang menyatukan berbagai keyakinan agama yang ada di tanah air. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dari berbagai literatur dan jurnal ahli. Salah satu aspek keberagaman Indonesia adalah agama. Dalam keadaan seperti ini, penting untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai antar umat beragama dalam masyarakat. Untuk memastikan kebersamaan, toleransi, dan kerukunan antara berbagai umat beragama di Indonesia, sila pertama Pancasila berfungsi sebagai landasan yang kuat. Studi menunjukkan bahwa mengadopsi prinsip-prinsip perintah pertama dapat membantu dalam penyelesaian konflik agama. Penelitian menunjukkan bahwa menerapkan nilai-nilai sila pertama dapat membantu mengatasi perbedaan agama.
URGENSI PERLINDUNGAN HUKUM PEKERJA RUMAH TANGGA DI KOTA MALANG (Studi di Organisasi Anggrek Maya)
Mas'ud, Zari Antika
Lentera Ilmu Vol. 2 No. 2 (2025): Vol. 2. No. 2. Bulan Juli, Tahun 2025
Publisher : Citra Lentera Jagat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59971/li.v2i2.63
Penelitian ini membahas urgensi perlindungan hukum bagi Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Kota Malang, khususnya dalam Organisasi Anggrek Maya. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi PRT, implementasi hak dan kewajiban mereka, serta hambatan yang dihadapi dalam upaya perlindungan tersebut. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta studi dokumen dengan subjek penelitian yang melibatkan anggota Pekerja rumah tangga di Organisasi Anggrek Maya dan Lembaga Pengkajian Masyarakat dan Pembangunan (LPKP). Analisis data dialkukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perlindungan hukum terhadap PRT masih sangat minim karena belum adanya regulasi yang jelas dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi Anggrek Maya berupaya memperjuangkan hak PRT melalui advokasi, pelatihan, dan kampanye kesadaran publik, namun masih menghadapi tantangan besar, seperti ketidakjelasan kontrak kerja dan kurangnya pengakuan hukum formal.