cover
Contact Name
Neo Adhi Kurniawan
Contact Email
lenterajagat0@gmail.com
Phone
+6289649870868
Journal Mail Official
lenterajagat0@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sasando, Kepuh Regency Kav. 159, Kec. Karang Ploso Kab. Malang 65152
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Lentera Ilmu
ISSN : -     EISSN : 30480175     DOI : https://doi.org/10.59971/li
accommodates scientific research articles by lecturers, academic practitioners, teachers and students to improve the quality of education. The scope of this journal is all research related to the study of Educational Sciences, Social Humanities and Culture. This journal is published 3 (three) times a year, namely the edition March, July and November. The scope and focus are related to research in Educational Sciences, Social Humanities and Culture. This journal also publishes articles related to studies of social and cultural anthropology, sociology, social psychology, history, linguistics, philosophy, literature, arts and humanity, ethics and morality, international relations. And also publishes studies on education policy. In accordance with its scope, the Journal of Lentera Ilmu accepts multidisciplinary articles related to educational research, social humanities and culture. Law in the study of criminal, civil, state administration, constitutional, agrarian law, and also discusses the customary laws existing in Indonesia and around the world. This journal focuses on educational sciences, social humanities and cultural studies such as learning and teaching theories, Curriculum Development, Educational Evaluation, Educational Psychology, Educational Management, Technology in Education, Cultural Studies, Cultural Identity, Cultural Change, Multiculturalism and research on community empowerment with quantitative and qualitative approaches. There are many other problems related to Education, Social Humanities and Cultural studies. Therefore, Lentera Ilmu publishes research results and literature reviews related to the original scope of education, social humanities and cultural studies such as microeconomics, social and cultural anthropology, sociology, social psychology, history, linguistics, philosophy, literature, arts and humanities. , Ethics and morality, International relations and research on education. in Indonesia and abroad. This journal aims to publish scientific articles from researchers from Indonesia and other countries.
Articles 52 Documents
HUKUM PERDATA SEBAGAI PENGHUBUNG ANTARA PERSEORANGAN DENGAN BADAN HUKUM Aprilia, Devita; Putra, Dinova Eka; Khusnah, Lindi Hidayatul; Ruddiah, Nailatuz Zam; Sundari, Suci; Winata, Virsanda Mizhaluna
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.49

Abstract

Jurnal artikel ini disusun sebagai pemahaman mendalam mengenai konsep dan asas hukum perdata dalam membantu masyarakat menjalankan hak dan kewajiban mereka secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan teknik analisis isi, yang difokuskan pada hubungan hukum perdata antara individu dan badan hukum. Penelitian ini ditujukan kepada masyarakat umum, badan hukum, praktisi hukum, akademisi, serta lembaga pemerintahan, dengan harapan dapat memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan edukasi hukum dan memperkuat perlindungan hukum bagi berbagai pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum perdata memainkan peran sentral dalam mengatur hubungan antara individu dan badan hukum, dengan penekanan pada asas kebebasan berkontrak, kepastian hukum, dan kesetaraan. Penerapan hukum perdata mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari seperti perkawinan, waris, harta benda, dan kegiatan usaha, yang semuanya berkontribusi pada terciptanya hubungan hukum yang adil dalam masyarakat.
Peran Sila Pertama Pancasila dalam Membangun Toleransi Antarumat Beragama di Indonesia Salsabila, Anya Aurelia; Maulidha, Asya; Putri, Devita Anjelina; Ramadhani, Firna Khusnia; Ananda, Muhammad Ridho
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.50

Abstract

Studi pada artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sila pertama Pancasila dapat berkontribusi dalam membangun toleransi antarumat beragama di Indonesia melalui analisis kasus penutupan gereja Bogor GKI Yasmin pada tahun 2010. Penelitian dalam artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis dokumen historis dan mengkaji dokumen resmi seperti keputusan pemerintah, laporan media, dan publikasi dari organisasi hak asasi manusia untuk memahami konteks hukum dan sosial dari kasus GKI Yasmin.Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun konflik panjang tentang kepemilikan tanah dan kebebasan beragama, dialog yang berlanjut antara pejabat pemerintah, pimpinan gereja, dan warga masyarakat akhirnya berhasil merealisasikan relokasi gereja. Hasil ini menyoroti pentingnya mengikuti prinsip-prinsip Pancasila, terutama penekanan pada kesatuan dan diversitas sebagai nilai-nilai fondamental untuk koherensi nasional.Studi ini menyoroti peran penting komitmen instansi dan upaya kolektif dalam menyelesaikan perselisihan agama yang ada di Indonesia, sehingga lingkungan yang kondusif untuk saling menghormati di antara iman yang berbeda. Studi ini juga menekankan perlunya para politisi prioritisasi proses pengambilan keputusan inklusif yang menangani kekhawatiran semua pihak, sehingga tidak ada grup yang merasa marginal atau diekslusif dari proses pembangunan nasional.Akhirnya, penelitian ini menunjukkan bahwa adhesi ke Pancasila dapat berfungsi sebagai alat dalam mempromosikan harmoni sosial dan mempertahankan hak asasi manusia, terutama yang berkaitan dengan kebebasan beragama.
KESETARAAN AKSES PENDIDIKAN: ANALISIS PENGIMPLEMENTASIAN NILAI PANCASILA DALAM PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN DI INDONESIA Vega, Amelia; Maharani, Imelda Vanezha Aria; Putri, Juwita Agustia; Hartono, Muhammad Rizqi Al Maliki; Navridya, Reghina Uzdah
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.51

Abstract

Kesempatan pendidikan yang adil bagi seluruh anggota masyarakat Indonesia menjadi pokok bahasan artikel ini. Pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu isu penting dalam upaya memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh anggota masyarakat di Indonesia. Pendidikan, sebagai hak asasi manusia dan hak warga negara, memiliki peran vital dalam mengurangi kesenjangan sosial serta mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua dan kelima Pancasila, serta diamanatkan dalam Pasal 31 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Namun, berbagai tantangan masih menghambat upaya memastikan bahwa semua anak, tanpa terkecuali, dapat mengakses pendidikan yang berkualitas. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Pendekatan ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi dan konteks ketimpangan akses pendidikan di Indonesia sekaligus menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Fokus utama penelitian ini adalah peran pemerintah Indonesia sebagai pembuat kebijakan sekaligus pelaksana utama regulasi pendidikan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerataan akses pendidikan, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), terus menjadi prioritas. Pemerintah telah berupaya melalui berbagai program yang sesuai dengan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 untuk memperbaiki sistem pendidikan nasional. Meskipun demikian, upaya ini masih memerlukan penguatan agar setiap anak di Indonesia dapat merasakan manfaat pendidikan yang memadai dan berkualitas, sebagai jalan menuju kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Peranan Nilai Pancasila Sebagai Pedoman Dalam Bersikap Di Media Sosial Lestari, Rahmalia Yudha Wahyu; Aisy, Rasikhah Rihhadatul; Sari, Tri Buana Arum; Yahya, Puput Safali; Calya, Muhamad Faried
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sosial, khususnya di zaman kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk interaksi dengan media massa.Generasi milenial, yang merupakan pengguna media massa terbesar, masih menghadapi tantangan dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila pada perilaku dan tindakan mereka di platform tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, menganalisis berbagai sumber seperti jurnal, artikel, dan buku. Fenomena yang diangkat adalah rendahnya kesadaran generasi milenial dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di media massa, yang terlihat dari adanya disinformasi, ujaran kebencian, dan sikap subordinat yang masih sering muncul.Sebagai dasar ideologi bangsa, Pancasila seharusnya menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku, juga di dunia digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya penerapan nilai-nilai Pancasila di media massa berkaitan dengan rendahnya nasionalisme generasi muda dan pengaruh gaya hidup global yang berpotensi merusak moralitas masyarakat. Hal ini menjadi tantangan untuk menjaga agar nilai-nilai Pancasila tetap relevan dan diterapkan dalam kehidupan, terutama di era digital.
TANTANGAN DAN PELUANG PANCASILA DI ERA GLOBALISASI Zahro, Alya Hauna; Ardya, Chelsye Alinsya Cahya; Athoillah, Dinar Alfian; Astutik, Winda Putri; Ula, Yuni Riskiatul
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.53

Abstract

Di era globalisasi yang ditandai oleh perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang pesat, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia menghadapi tantangan sekaligus peluang. Artikel ini menganalisis peran Pancasila dalam menjaga identitas nasional di tengah arus globalisasi dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi memunculkan tantangan seperti individualisme, materialisme, dan konsumtivisme yang dapat melemahkan nilai-nilai luhur Pancasila. Namun, era digital juga menawarkan peluang untuk menyebarluaskan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila melalui platform digital, media sosial, dan pendidikan berbasis teknologi. Upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta diperlukan untuk memastikan relevansi nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa. Dengan adaptasi yang strategis, Pancasila tidak hanya tetap relevan tetapi juga mampu menjadi fondasi kuat bagi bangsa Indonesia di era modern.
KONVENSI INTERNASIONAL HAK ANAK: PENGARUH DAN REALITASNYA DALAM HUKUM SERTA HAM DI INDONESIA Satriyo, Tetes Galih; Ikhsan, Kukuh Waladul; Herwiyoso, Prima; Simanjuntak, Chirstin Octaria
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.54

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang Konvensi Internasional Hak Anak pada tahun 1989, yang telah diratifikasi oleh Indonesia dengan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Kemudian terjadi perubahan dengan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Kajian ini berfokus pada analisis legalitas. substansi serta perkembangan tentang perlindungan anak. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah analisis yuridis substantif untuk menguraikan bagaimana dampak dari ratifikasi konvensi dan sebesar apa efek yang diberikan untuk Indonesia, terutama dalam perspektif realitas kehidupan. Artikel ini juga akan mengevaluasi tentang apa saja yang masih menjadi kendala, halangan, dan tantangan yang ada di masyarakat dalam beberapa pandangan seperti: masyarakat positivistic, adat, dan agamis.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA SILA KE-1 DI ERA GLOBALISASI Nabila, Adinda Eka
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.55

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, di tengah tantangan globalisasi. Globalisasi membawa dampak positif dan negatif terhadap pemahaman dan penghayatan nilai Ketuhanan di masyarakat Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, artikel ini membahas fenomena perubahan dalam partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan, pengaruh media sosial, dan peran pendidikan formal dalam menanamkan nilai Ketuhanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun nilai Ketuhanan masih dijalankan melalui kegiatan keagamaan dan tradisi lokal, pengaruh budaya global dan konsumsi media digital mengarah pada penurunan pemahaman yang mendalam terhadap nilai Pancasila. Di samping itu, penguatan nilai Ketuhanan dalam pendidikan formal masih menghadapi tantangan dalam mengadaptasi konten pendidikan dengan dinamika perkembangan zaman. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pendidikan karakter dan literasi digital.
PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA DALAM HUKUM INTERNASIOAL Rahayu, Desvita Dwinanti; Nabila, Dinna Salma; Anggraeni, Genis Rif’atul; Nadhiroh, Iin Ilma; Wasono, Titis Dwi
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.56

Abstract

Pelindungan hak asasi manusia merupakan isu sentral dalam hukum internasional yang terus berkembang seiring dengan perubahan dinamika global. Artikel ini membahas upaya pelindungan hak asasi manusia dalam konteks hukum internasional, dengan menyoroti instrumen hukum utama, mekanisme pelaksanaan, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Beberapa instrumen utama, seperti Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik, serta Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya, menjadi landasan normatif yang universal. Di sisi lain, mekanisme pelaksanaan, baik melalui organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun pengadilan hak asasi manusia regional, menunjukkan kemajuan signifikan dalam menegakkan standar global. Namun, tantangan seperti konflik kedaulatan negara, kepentingan politik, serta kurangnya penegakan hukum yang efektif masih menjadi hambatan utama. Artikel ini menegaskan pentingnya kerja sama internasional dan peningkatan kapasitas lembaga-lembaga penegakan hukum untuk memperkuat pelindungan hak asasi manusia secara universal.
PANCASILA DALAM AKSI: MENGURAI KASUS KONFLIK BENTROKAN DUA KELOMPOK PENCAK SILAT DAN MENCARI SOLUSI Hermawan, Adinda Stefani Eka; Mudzaky, Aji Adib; Siswanto, Mauliddo Putra; Tesalonika , Nadya Putri
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.57

Abstract

Konflik yang terjadi antara PSHT dan IKSPI Kera Sakti di depan Stasiun Kereta Api Changhua, Taiwan, memberikan gambaran tentang pentingnya pemahaman terhadap nilai-nilai persatuan, keadilan, dan kemanusiaan dalam konteks sosial yang lebih luas. Dalam hal ini, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia menawarkan solusi untuk menciptakan perdamaian dan kerukunan antar sesama, khususnya di kalangan komunitas buruh migran Indonesia. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai konflik yang terjadi antar dua kelompok pencak silat di luar negeri, serta bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah tersebut secara damai.
PERAN AWIG-AWIG DALAM MENJAGA KETERTIBAN DAN KEAMANAN DI DESA PAKRAMAN Fauzi, Ahmad; Yuani, Farih Alfi; Halwa, Naura Ahsana; Hamasti, Sahara Angelia; Allfazhriyah, Sekar Ayu Noer
Lentera Ilmu Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1, No 2, November 2024
Publisher : Citra Lentera Jagat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/li.v1i2.58

Abstract

Bali merupakan Provinsi di Indonesia yang masih sangat kental dengan adat istiadatnya. Dengan kentalnya adat istiadat di Bali, Bali menjadi Provinsi yang memiliki banyak sekali warisan dan nilai budaya yang masih dilestarikan hingga sekarang. Bali dikenal dengan hukum adatnya yang sangat tinggi, Salah satu Hukum adat di Bali yaitu Awig-awig di Desa Pakraman. Awig-awig merupakan hukum adat yang dibuat oleh masyarakat Bali untuk mengatur tatanan kehidupan Organisasi Sosial Tradisional di Bali. Pengkajian ini, bertujuan untuk mengkaji literatur yang relevan dengan peran Awig-awig dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Desa Pakraman. Dalam Pengkajian ini, menggunakan metode Kualitatif yaitu studi pustaka. Cara analisis permasalahan ini yaitu dengan panduan kepustakaan yang dimana terdapat dua macam yaitu, sekunder dan primer.