cover
Contact Name
Yohan Brek
Contact Email
yohanbrek74@gmail.com
Phone
+6281295123667
Journal Mail Official
yohanbrek74@gmail.com
Editorial Address
Jalan Paving Block Lingkungan 01 Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting Kota Manado - Provinsi Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : 30633508     DOI : 10.70420
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling, adalah Jurnal yang diterbitkan oleh PT. Giat Konseling Nusantara (GKN). Jurnal ini bekerjasama dengan Asosiasi Poimenika Indonesia (APIN) dan Prodi S2 Pastoral Konseling IAKN Manado. MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling menerima publikasi artikel ilmiah pada semua bidang ilmu-ilmu Pendidikan (baik pendidikan secara umum maupun pendidikan keagamaan/Teologi) dan ilmu Bimbingan Konseling. MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling menerbitkan artikel ilmiah bulan Februari, Juni, dan Oktober setiap tahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Juni" : 5 Documents clear
Peran Bimbingan Konseling di jenjang pendidikan sekolah dasar dalam mengatasi siswa dengan masalah perilaku akibat kurangnya perhatian orang tua Damar, Tiara Revin; onsu, Christian Yoelio Armando; Tatinting, Meximan; Sensanen, Rut Metti
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2025): Juni || MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/a9gr5857

Abstract

Penelitian ini membahas peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menangani perilaku siswa sekolah dasar yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tua. Kurangnya perhatian orang tua berdampak negatif terhadap disiplin, motivasi belajar, dan perkembangan emosional anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru BK berperan sebagai mediator antara sekolah dan keluarga, melaksanakan konseling individual dan kelompok, serta mengembangkan kolaborasi dengan orang tua untuk memperbaiki perilaku siswa. Keterlibatan orang tua dalam proses bimbingan konseling terbukti meningkatkan efektivitas intervensi dan mendukung pembentukan karakter positif siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara guru BK, sekolah, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Menangani Krisis Perkembangan Remaja Awal melalui Layanan Konseling di SMP Dolongseda, Rachel Clarisa; Makanoneng, Lira In; Londo, Fellyzia Anastasya
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2025): Juni || MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/dsp8yq64

Abstract

Early adolescents, particularly junior high school (SMP) students, are in a critical developmental phase marked by biological, psychological, and social changes. This stage often leads to developmental crises related to the search for self-identity, emotional stability, and adjustment to environmental changes. If not properly addressed, these crises may evolve into behavioral problems such as juvenile delinquency, anxiety, and social withdrawal. This article aims to examine the role of counseling services in effectively helping junior high school students overcome early adolescent developmental crises. The research was conducted using a literature review method, collecting and analyzing relevant sources. The results indicate that counseling services in junior high schools are essential as preventive, curative, and personality development tools. The three main forms of counseling services—individual, group, and classroom-based—play a strategic role in addressing students' needs according to their specific issues. Counseling approaches such as nondirective, behavioral, cognitive, and logotherapy have proven effective in helping students understand themselves, change negative behaviors, and find meaning in life amid developmental pressures. Factors such as family, social media, and peer environment greatly influence the dynamics of adolescent crises. Therefore, counseling services must be systematically and professionally designed as an integral part of the junior high school education system to support mental health and the formation of a positive adolescent identity from an early age.
PERAN PASTORAL KONSELING DALAM MENANGANI KRISIS IDENTITAS REMAJA DI SMA Pinodolong, Esmeralda; Masoara, Gladys; Hontong, Merike; Tadung, Frieska Putrima
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2025): Juni || MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/ne9vw283

Abstract

Krisis identitas merupakan salah satu tantangan perkembangan yang paling krusial dalam masa remaja, khususnya di jenjang SMA. Dalam konteks pendidikan, peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang mengadopsi pendekatan pastoral konseling menjadi sangat penting dalam mendampingi remaja menghadapi dinamika psikologis dan spiritual mereka. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pendekatan pastoral konseling dapat membantu mengatasi krisis identitas remaja di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengkaji literatur dan analisis fenomena berdasarkan data deskriptif dari observasi dan wawancara terbatas. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan pastoral konseling yang empatik dan berbasis nilai-nilai iman dapat membantu remaja membangun makna diri yang positif. Simpulan dari artikel ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, gereja, dan keluarga dalam memberikan dukungan holistik kepada remaja
PERAN STRATEGIS BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Naleng, Delviana Tasya; Lumenta, Anita; Meheda, Novini; Efriani, Vivi
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2025): Juni || MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/qy1tv221

Abstract

Masa remaja adalah periode kritis yang penuh dengan dinamika perkembangan emosi, sosial, dan akademik. Di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), banyak siswa menghadapi tantangan seperti krisis identitas, tekanan teman sebaya, masalah keluarga, serta kecemasan akademik. Artikel ini mengeksplorasi peran strategis bimbingan dan konseling dalam mendampingi remaja melewati masa transisi ini. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara dengan guru BK di beberapa SMP di Sulawesi Utara, ditemukan bahwa layanan konseling mampu membentuk kesadaran diri, meningkatkan keterampilan sosial, serta membantu siswa menghadapi tekanan psikis dan tantangan akademik. Dengan integrasi pendekatan psikologis, pedagogis, dan nilai-nilai spiritual, konseling menjadi ruang aman dan suportif bagi remaja untuk bertumbuh secara utuh. Artikel ini menegaskan pentingnya konselor sekolah dalam membentuk karakter remaja serta menciptakan budaya sekolah yang sehat dan peduli.
OPTIMALISASI LAYANAN KONSELING INDIVIDU BAGI SISWA DENGAN MASALAH KELUARGA DI SMA NEGERI 1 SIAU TIMUR Tamalonggehe, Nadajasia Rosseto; Pontoh, Chanesa Angelica; Susmantoyo, Rhea S.N.
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2025): Juni || MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/rkakgz98

Abstract

Family problems are one of the factors that have a significant impact on the psychological and academic development of students at school. At SMA Negeri 1 Siau Timur, a number of students experience obstacles in the learning process and self-adjustment due to unfavorable family situations. Some of them come from broken home families, while others live in intact families but experience a lack of attention and affection due to unbalanced parenting patterns such as having to give in to younger siblings, being burdened with domestic responsibilities, or losing emotional figures from busy parents. This situation affects emotional stability, learning concentration, and even student academic achievement. Individual counseling services, as one of the approaches in Guidance and Counseling at school, have a strategic role in helping students overcome these internal problems. This article aims to explore how individual counseling services can be optimized in accompanying students who are facing family problems, as well as compiling contextual and empathetic intervention strategies to support students’ psychological well-being and academic achievement. The approach used involves case observations, analysis of student needs, and the development of counseling service strategies that are integrative and based on human relationships.

Page 1 of 1 | Total Record : 5