cover
Contact Name
Iyan Hardiana
Contact Email
iyanhardiana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpms.stikesbuleleng@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Jl. Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram
ISSN : -     EISSN : 3032128X     DOI : https://doi.org/10.52073/jpms
Core Subject : Health,
JPMS memiliki komitmen dalam menerapkan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan. Adapun ruang lingkup pada jurnal ini adalah semua kegiatan pelayanan publik di bidang kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS" : 15 Documents clear
PENGABDIAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYA RABIES DAN PENCEGAHANNYA Ketut putri Marthasari; I Dewa Ayu Rismayanti; I Made Sundayana; I Wayan Antariksawan; Ni Made Dwi Yunica Astriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.12

Abstract

Pendahuluan: Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Rabies disebabkan oleh virus rabies yang masuk dalam keluarga Rhabdoviridae dangenus Lysavirus. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit Rabies menyerang Bali sejak tahun 2008, dan sampai saat ini. Upaya peningkatan pengetahuan tentang pencegahan rabies di masyarakat sangatlah penting. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan Pendidikan kesehatan tentang bahaya rabies dan pencegahannya. Metode Penelitian: Tahap pelaksanaannya adalah dengan memberikan penyuluhan yang di hadiri 30 warga Banjar Kubu Anyar, Desa Kubutambahan. Kemudian tahap evaluasi dengan melihat pemahaman dan perilaku warga dalam melaksanakan pencegahan terhadap penyakit rabies dengan memberikan pertanyaan atau timbal balik dari semua informasi yang diberikan di tahap pelaksanaan. Hasil: bahwa seluruh warga dapat menjawab dan memahami tentang bahaya penyakit rabies.. Kesimpulan: Penyuluhan tentang bahaya rabies dan pencegahannya ini sangatlah penting guna menekan angka kejadian rabies di Bali khususnya di Banjar Kubu Anyar, Desa Kubutambahan Singaraja.
GAMBARAN PENGETAHUAN KESEHATAN REMAJA MELALUI PENDIDIKAN DENGAN LITERASI KESEHATAN SECARA HOLISTIK DI SMP YPI CIPARAY Meita Dhamayanti; Veranita Pandia; Nita Arisanti; Made Yos Kresnayana; Hesty Widyasih; Devi Azriani; Lusiana El Sinta Bustani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.14

Abstract

Gambaran pengetahuan tentang kesehatan menjadi hal yang perlu ditingkatkan untuk mencapai kesehatan matra yang merupakan upaya kesehatan dalam bentuk khusus yang diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental. Kesehatan mental juga memiliki peranan penting bagi remaja, menurut Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) bahwa satu dari tiga remaja Indonesia memiliki masalah kesehatan mental dan satu dari 20 remaja memiliki gangguan mental. Pengetahuan kesehatan yang baik dapat diperoleh dengan berbagai macam cara, salah satu cara yang tepat adalah dengan pendidikan. Pendidikan tentang kesehatan dapat diberikan melalui media yang mempermudah penyebaran informasi kesehatan secara efesien ruang dan waktu. Pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada remaja yang hadir pada saat kegiatan dilaksanakan sebanyak 151 siswa, gambara perbandingan pengetahuan sebelum dan sesudah dapat disimpulkan bahwa dari 151 siswa pada kelas 7 memliki nilai hasil perbandingan sebesar -7.0198 yang artinya pengetahuan sebelum dan sesudah memiliki perubahan. Kemudian hasil dari Sig. (2-tailed) n-value 0.001 < 0.05 yang memiliki makna bahwa nilai secara signifikan menyatakan adanya perubahan dari pengetahuan sebelum dan pengetahuan sesudah dalam kegiatan optimalisasi literasi kesehatan remaja secara holistik.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN PERNIKAHAN USIA DINI BERBASIS BUDAYA KEARIFAN LOKAL DENGAN METODE PARTICIPATORY LEARNING AND ACTION DI DESA SILANGJANA BULELENG BALI Putu Dian Prima Kusuma Dewi; Desak Ketut Sugiartni; Luh Ayu Purnami; Kadek Agustina Puspa Ningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.15

Abstract

Pernikahan usia dini di Indonesia terus meningkat bahkan signifikan terjadi. Dampaknya tidak hanya pada kesiapan pasangan tetapi juga kualitas dan kondisi kesehatan generasi yang dihasilkan. Kasus stunting seringkali berkaitan erat dengan kasus pernikahan usia dini yang terjadi.Pernikahan usia dini menjadi berdampak bagi remaja khususnya remaja perempuan, dampak fisik, psikis dan ekonomi yang dialami.Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi dan pemberdayaan melalui program pencegahan pernikahan usia dini dengan pendekatan kearifan lokal sekaa truni di Desa Silangjana, Buleleng Bali. Kegiatan ini melibatkan 8 orang mahasiswa semester 4 dan 6 dari Prodi Kebidanan. Metode yang digunakan adalah PLA (Participatory Learning and Action) dengan pemberian layanan terdiri dari serta penggunaan aplikasi teknologi untuk membantu petugas program dalam mengumpulkan data pasien di isoter. Jumlah sasaran mitra yaitu 30 orang remaja perempuan dengan didampingi oleh Psikolog Remaja. Kegiatan ini dievaluasi menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara mendalam sebelum dan sesudah kegiata edukasi dan implemnetasi.Hasil dari kegiatan yang dilakukan bahwa seluruh remaja perempuan diukur untuk kesiapan pernikahan, pengetahuan dan sikap terkait pernikahan usia dini yang menunjukkan efektvitasnya mencapai rata-rata 67.93 dan memiliki korelasi kuat dengan nilai p value 0.01 dan nilai kekuatan korelasinya mencapai 0.45. Kegiatan ini dilakukan dengan lancar sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.
PENERAPAN APLIKASI ELEKTRONIK SIAP NIKAH DAN SIAP HAMIL (ESIMIL) DI DESA SILANGJANA BULELENG BALI Putu Dian Prima Kusuma Dewi; Gede Ivan Kresnayana; Putu Monna Frisca Widiastini; Kadek Ayu Suarmini; Ketut Putra Sedana; I Gede Agus Sastra Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.16

Abstract

Siap nikah dan siap hamil merupakan saah satu jargon instansi pemerintah salah satunya sebagai media edukasi tentang kesiapan menikah dan persiapan kehamilan. Pernikahan yang tidak siap akan berdampak pada kondisi kesehatan dan kesejahteraan keluarga.Kondisi yang terjadi di masyarakat saat ini bahwa banyak pernikahan usia remaja yang tentunya kesiapan nikah dan hamil rendah. Aplikasi Esimil (Sistem Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil) ini dibuat oleh BKKBN sebagai alat screening untuk mendeteksi faktor risiko pada calon pengantin,menghubungkan calon pengantin dengan petugas pendamping serta media edukasi tentang kesiapan menikah dan hamil terutama yang terkait dengan faktor risiko stunting. Kasus stunting seringkali berkaitan erat dengan kasus pernikahan usia dini yang terjadi. Tujuan pengabdian ini untuk memberika pengenalan, edukasi dan sosialisasi aplikasi esimil yang dapat dimanfaatkan untuk menilai kesiapan menikah pasangan pada kelompok remaja atau sekaa truni di Desa Silangjana, Buleleng Bali. Kegiatan ini melibatkan 8 orang mahasiswa semester 4 dan 6 dari Prodi Kebidanan. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara pemberian edukasi dengan aplikasi esimil selanjutnya diukur menggunakan kuisioner pengetahuan dan focus group discussion (FGD).Jumlah sasaran mitra yaitu 30 orang remaja perempuan dengan didampingi oleh Psikolog Remaja yang khusus dari bagian P2TP2A Kabupaten Buleleng Bali,Bagian Konseling untuk Perempuan dan anak yang mengalami kekerasan.Kegiatan ini dievaluasi menggunakan aplikasi esimil dan mengukur pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi melalui esimil.Hasil dari kegiatan yang dilakukan bahwa seluruh remaja perempuan diukur untuk kesiapan pernikahan dan kehamilan, sudah mendownload aplikasi Esimil pada setiap smartphone yang dimiliki.Pengetahuan tentang persiapan pernikahan dan kehamilan dengan menggunakan esimil ini meningkat yaitu dari kategori pengetahuan baik 70% menjadi 94% dengan rata-rata peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi yaitu 65.93 dan memiliki korelasi kuat dengan nilai p value 0.01 dan nilai kekuatan korelasinya mencapai 0.48.Hasil FGD juga menunjukkan selama pemberian edukasi esimil, remaja putri di Desa Silangjana tampak aktif dan memberikan pendapat bawah dnegan aplikasi ini mereka dapat menilai diri sendiri unuk kesiapan menikah dan kesiapan kehamilan,dan menjadi penambahan wawasan dan dapat mengubah pola pikir mereka untuk mencegah pernikahan usia dini.
EDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA DI DESA SILANGJANA Putu Sukma Megaputri; Ni Made Karlina Sumiari Tangkas; Luh Yenny Armayanti; Gede Agus Sastra Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.17

Abstract

Kekerasan seksual saat ini Kembali marak terjadi dan seharusnya generasi muda memiliki upaya pertahanan diri dalam mencegah kekerasan seksual. Pemberian eduaksi untuk meningkatkan pengetahuan remaja merupakan satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pencegahan kekerasan seksual khususnya pada remaja. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk dapat memberikan informasi mengenai edukasi pencegahan kekerasan seksual pada remaja. Jumlah sasaran mitra yaitu 30 orang remaja perempuan dan laki-laki dengan didampingi oleh Psikolog Remaja. Kegiatan ini dievaluasi menggunakan kuesioner yang meliputi identitas dan informasi kekerasan seksual serta pencegahannya dan apa yang dilakukan untuk menangani pencegahan kekerasan seksual. Bahan yang disiapkan adalah LCD, proyektor, materi yang disampaikan secara bergantian dimulai dengan psikolog remaja dan selanjutnya oleh dosen pelakasana. Metode yang dilaksanakan dimulai dengan tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian ini tampak bahwa terdapat perbedaan rata-rata remaja sebelum diberikan edukasi dan sesudah diberikan edukasi dinilai dari pengetahuan sebelum dengan rata-rata 67,8 dan pengetahuan sesudah diberikan edukasi meningkat menjadi 80,5. Simpulannya bahwa edukasi memiliki efektifitas yang tinggi untuk dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan kekerasan seksual.

Page 2 of 2 | Total Record : 15