cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 643 Documents
Pendekatan Humanistik dalam Kurikulum Merdeka untuk Mengembangkan Karakter di SD IT At-Taqwa Gumawang Ulfi Fatul Rafiah; Tri Mulyanto
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/khcwy316

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan karakter empati yang belum optimal serta kecenderungan proses pembelajaran yang masih menitikberatkan pada aspek kognitif. Hal ini menunjukkan pentingnya penerapan pendekatan pembelajaran yang mampu mengembangkan aspek afektif siswa. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan humanistik dalam Kurikulum Merdeka serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter empati peserta didik di SD IT At-Taqwa Gumawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, serta peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sementara itu, keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik telah diimplementasikan dalam pembelajaran yang bersifat fleksibel dan berpusat pada siswa, dengan pendidik berperan sebagai fasilitator. Upaya dalam mengembangkan karakter empati dilakukan melalui komunikasi yang menunjukkan sikap empatik, pemberian bimbingan secara persuasif, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, penguatan karakter empati juga dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Namun demikian, tingkat partisipasi peserta didik dalam pembelajaran serta perkembangan karakter empati belum menunjukkan hasil yang merata. Dengan begitu, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan pendekatan humanistic dalam kurikulum merdeka memberikan pengaruh yang menguntungkan terhadap pengembangan karakter empati peserta didik, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam hal keterlibatan peserta didik dan konsistensi pelaksanaannya.
Pendekatan Humanistik Dalam Kurikulum Merdeka Untuk Mengembangkan Karakter di SD It At-Taqwa Gumawang Ulfi Fatul Rafiah; Tri Mulyanto
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/20bs2e09

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan karakter empati yang belum optimal serta kecenderungan proses pembelajaran yang masih menitikberatkan pada aspek kognitif. Hal ini menunjukkan pentingnya penerapan pendekatan pembelajaran yang mampu mengembangkan aspek afektif siswa. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan humanistik dalam Kurikulum Merdeka serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter empati peserta didik di SD IT At-Taqwa Gumawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, serta peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sementara itu, keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik telah diimplementasikan dalam pembelajaran yang bersifat fleksibel dan berpusat pada siswa, dengan pendidik berperan sebagai fasilitator. Upaya dalam mengembangkan karakter empati dilakukan melalui komunikasi yang menunjukkan sikap empatik, pemberian bimbingan secara persuasif, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, penguatan karakter empati juga dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Namun demikian, tingkat partisipasi peserta didik dalam pembelajaran serta perkembangan karakter empati belum menunjukkan hasil yang merata. Dengan begitu, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan pendekatan humanistic dalam kurikulum merdeka memberikan pengaruh yang menguntungkan terhadap pengembangan karakter empati peserta didik, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam hal keterlibatan peserta didik dan konsistensi pelaksanaannya.
Analisis Hubungan Kredibilitas Dan Authenticity Influencer Terhadap Efektivitas Affiliete Marketing Tiktok Shop Produk Wardah Pada Generasi Z Di Jawa Barat Naza Shalma; Sampurno Wibowo; Rahmat Hidayat
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hx4xs653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas dan authenticity influencer terhadap efektivitas affiliate marketing TikTok Shop pada produk Wardah di kalangan Generasi Z di Jawa Barat. Di tengah pesatnya perkembangan pemasaran digital, pemilihan influencer yang tepat menjadi kunci keberhasilan promosi produk kecantikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 115 responden yang merupakan pengguna aktif TikTok di Jawa Barat. Teknik analisis data yang digunakan mencakup uji validitas, reliabilitas, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kredibilitas maupun authenticity influencer memiliki peran positif dan signifikan dalam meningkatkan efektivitas affiliate marketing. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pemasar dalam merumuskan strategi promosi yang lebih tepat sasaran, dengan menitikberatkan pada pemilihan influencer yang tidak hanya memiliki keahlian, tetapi juga mampu membangun kedekatan emosional melalui konten yang autentik.
Representasi Tokoh Perempuan dalam Buku Teks Sejarah serta Pemahaman Siswa Kelas X SMK Hidayah Terhadap Peran Tokoh Perempuan dalam Sejarah Gielda Latiffah Zahra; Syaiful Amin
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/4ef2pw03

Abstract

History education plays a vital role in shaping students' understanding of past events and the figures involved in them. However, the representation of female figures in history textbooks remains limited. These representational constraints may influence students' perceptions regarding the contributions of women throughout history. This study aims to analyze the representation of women in history textbooks and assess the understanding of 10th-grade students. Data were collected through observations and interviews with teachers and students, as well as a documentary study of 10th-grade history textbooks published by Kemendikbudristek and Viva Pakarindo. The study concludes that a more in-depth and balanced presentation of female figures is necessary so that students' understanding of women's contributions to history can be more broadly developed.
Pengaruh E-Commerce Cross Border Terhadap Peningkatan Volume Ekspor Produk Lokal Kota Baubau Armiyani; La Harjono; Zahwa Nur Syahda
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hta4qr60

Abstract

This study aims to analyze the effect of cross-border e-commerce on increasing the export volume of local products in Baubau City. Digital platforms such as Shopee and TikTok have provided opportunities for local businesses to access international markets more widely. In addition, social media platforms such as Facebook and Instagram support product promotion and improve visibility in the global market. However, local businesses still face limitations in utilizing these digital platforms effectively. This research employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to micro, small, and medium enterprises in Baubau City that utilize digital platforms for export activities. The data were analyzed using linear regression. The results show that cross-border e-commerce positively affects the export volume of local products. The use of e-commerce platforms supported by social media helps expand market reach, increase transactions, and strengthen international marketing activities. Therefore, digital platforms play an important role in improving the export performance of local products in Baubau City.
Implementation of Default Settlement in Pawn Agreements (Study at PT. Awi Gadai Yogyakarta) Yafi’ Sikka Kandela; Endang Heriyani
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/gwvz1977

Abstract

Non-bank financial institutions contribute to the economic development of the community, particularly by serving the economic needs of communities that cannot be reached by banking institutions. PT. Awi Gadai Yogyakarta is a non-bank financial institution that helps the economy of small communities by making it easier to obtain funds through loans secured by pawning. The issues raised are the resolution implemented by PT. Awi Gadai in the event of a customer's default and the legal protection provided to the customer or mortgagor in the event of a default under the pawning agreement at PT. Awi Gadai Yogyakarta. The purpose of this study is to determine the resolution implemented by PT. Awi Gadai in the event of a customer's default and to determine the legal protection provided to the customer or mortgage in the event of a default under the pawning agreement at PT. Awi Gadai. The type of research conducted is normative and empirical legal research. Data collection techniques include literature reviews and interviews with informants. The results indicate that PT. Awi Gadai resolves defaults through auctioning collateral, and the legal protection provided to the customer or mortgagor is through insurance to ensure the existence of the collateral.
Melawan Sunyi: Resistensi Identitas Perempuan dalam Novel Gadis Kretek Intan Rosiana Devi; Wiyatmi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jz34tn95

Abstract

This research begins with the issue of women's subordination within a patriarchal social structure that remains deeply rooted in Indonesian society. Ratih Kumala's novel Gadis Kretek presents female characters who demonstrate real resistance to the domination that silences their identities. This research aims to describe the forms of resistance to women's identities in the novel using the theoretical frameworks of Stuart Hall on representation and identity, Sara Mills on subject-object positions in discourse, and Simone de Beauvoir on existentialist feminism. The method used is descriptive qualitative. The data source is Ratih Kumala's novel Gadis Kretek. Data collection techniques were carried out through intensive reading, recording quotations, and data classification. Data analysis followed the Miles and Huberman model: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show three forms of resistance: resistance to family, resistance to patriarchal culture, and resistance to domestic roles. The conclusion of this study confirms that the female characters in the novel represent an existential struggle to seize identity freedom amidst patriarchal power.
Penggunaan Teknologi Informasi sebagai Sumber Pembelajaran di Sekolah Dasar dan Implikasinya terhadap Dukungan Orang Tua Nurul Baeti; Ngatmini Ngatmini; Iin Purnamasari
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7g8eqt95

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong integrasi perangkat digital sebagai sumber pembelajaran utama di sekolah dasar, termasuk di wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons orang tua terhadap integrasi teknologi informasi sebagai sumber belajar dan implikasinya terhadap dukungan orang tua dalam mendampingi anak. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap orang tua siswa yang aktif mendampingi kegiatan belajar digital anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi telah menjadi sumber belajar dominan melalui pemanfaatan smartphone, internet, video pembelajaran, dan aplikasi edukasi yang mampu meningkatkan motivasi serta kemandirian belajar siswa. Namun, penggunaan tanpa pengawasan optimal memunculkan risiko penyalahgunaan gawai. Dukungan orang tua terwujud dalam penyediaan fasilitas digital, pendampingan akses konten edukatif, pengawasan waktu dan aktivitas, serta pemberian motivasi. Kendati demikian, rendahnya literasi digital orang tua menjadi hambatan serius, terutama bagi mereka yang kurang familier dengan teknologi. Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi mendorong pergeseran peran orang tua dari penyedia kebutuhan belajar konvensional menjadi pendamping digital. Hal ini menuntut peningkatan kapasitas literasi digital orang tua dan penguatan komunikasi antara sekolah dan keluarga melalui program edukasi digital terstruktur. Kolaborasi sinergis kedua pihak menjadi kunci agar penggunaan teknologi informasi sebagai sumber belajar berlangsung aman, efektif, dan berkelanjutan, sehingga benar-benar mendukung peningkatan kualitas pembelajaran siswa sekolah dasar.
Analisis Respon Orang Tua Terhadap Integrasi Teknologi Informasi Sebagai Sumber Belajar Siswa Di Sekolah Dasar Di Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal Nurul Baeti; Ngatmini Ngatmini; Iin Purnamasari
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cpjwq404

Abstract

Integrasi teknologi informasi sebagai sumber pembelajaran di sekolah dasar telah mengubah paradigma pendidikan dan menuntut keterlibatan orang tua secara lebih intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons orang tua terhadap penggunaan teknologi informasi sebagai sumber belajar siswa serta implikasinya terhadap pola dukungan yang diberikan, dengan lokasi penelitian di beberapa sekolah dasar di Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data digali melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan orang tua, guru, dan kepala sekolah sebagai subjek. Hasil kajian menunjukkan bahwa respons orang tua terpolarisasi ke dalam dua kutub utama. Respons positif muncul dari pengakuan bahwa teknologi mempercepat akses informasi, meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar anak, serta mempermudah komunikasi dengan guru. Sebaliknya, respons negatif didominasi oleh kekhawatiran terhadap kecanduan gawai, penurunan interaksi sosial, dan paparan konten tidak sesuai usia. Kedua respons tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi digital, kondisi ekonomi, dan pengalaman orang tua dengan teknologi. Peran orang tua pun bergeser menjadi fasilitator, mediator, dan supervisor digital. Respon negatif muncul karena kekhawatiran terhadap dampak penggunaan teknologi seperti kecanduan gadget dan paparan konten negatif Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran berbasis teknologi di jenjang dasar memerlukan kolaborasi erat antara sekolah dan keluarga melalui program peningkatan literasi digital bagi orang tua. Dengan demikian, ekosistem belajar digital yang aman dan produktif dapat terwujud secara berkelanjutan.
Perbandingan Cold Compress Spleen 6 dengan Endogenus Morphin Massage terhadap Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif di BPM Kota Langsa Meylinda Purwanti; Reva Afdilla; Mahruri Saputra
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/02sjd643

Abstract

Increasing comfort and reducing labor pain in the active phase of the first stage is the main basis of this study. Labor pain causes uterine muscle weakness, birth canal obstruction and increases maternal anxiety. When the mother experiences anxiety, the production of catecholamine hormones causes pelvic muscle tension and affects the mother's pushing force during labor so that pain increases and prolongs labor time which increases the risk of maternal and fetal death. To determine the comparison of cold compress spleen 6 (sp6) with endogenous morphine (endorphin) massage on labor pain in the active phase of the first stage at BPM Langsa City. The study used a randomized control trial design with a two-group pretest-posttest design. The study was conducted from March to September 2025. The study population was mothers in the active phase of the first stage with a sample of 126e people divided into 2 groups, each of which was given cold compress SP6 and endorphin massage. The measuring instrument used was the pain numerical rating scale (PNRS) and a pain level recording sheet. The analysis used was the Wilcoxon sign rank test and Maan U Whitney. The study showed that there was a difference in the intensity of labor pain in the active phase of the first stage before and after cold compress spleen 6 (p = 0.000) and endogenous moprhin massage (p=0.000). The test results showed no difference in the intensity of labor pain in the active phase of the first stage between the cold compress spleen 6 and endogenous moprhin massage groups with a p value of 0.083. Cold compress spleen 6 and endogenous moprhin massage can stimulate the release of endorphin hormones to increase the feeling of relaxation and inhibit the transmission of pain stimuli so that it can reduce the sensation of pain in the active phase of the first stage in laboring mothers.