cover
Contact Name
Mila Karmila
Contact Email
paudia@upgris.ac.id
Phone
+62089685384514
Journal Mail Official
paudia@upgris.ac.id
Editorial Address
Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang Jl. Sidodadi Timur No.24 Kelurahan Karangtempel Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini is belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University It publishes four times a year February May August and November This journal is research outcomes which are talking about early childhood educations Focus and Scope of Journal PAUDIA Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini is research study and analysis related to early childhood education include Childrens Physical motor social emotional cognitive language Moral and Religious Values development Development of Early Childhood Education Curriculum Development of Arts and Creativity Early childhood care program or Early Childhood Parenting Patterns Management of Early Childhood Education Early Childhood Learning Assessment Psychology of Child Development Childrens Rights and Protection Media Learning Resources Information and Communication Technology for Early Childhood Innovation in Early Childhood Education
Articles 16 Documents
Search results for , issue "vol 15 no 1 periode desember - februari 2026" : 16 Documents clear
Penerapan Metode Bermain Bowling Aritmatika Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Jafar, Fitriya; Andriansyah, Andriansyah
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 1 Periode Desember - Februari 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i1.3195

Abstract

Kemampuan kognitif anak usia dini, khususnya dalam mengenal angka, menghitung, dan melakukan penjumlahan sederhana, masih belum berkembang optimal apabila pembelajaran didominasi metode konvensional dan kurang melibatkan aktivitas bermain yang bermakna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode bermain Bowling Aritmatika dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun di TKIT Baitusshalihin Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental jenis One Group Pretest–Posttest Design yang melibatkan 20 anak sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi kemampuan kognitif yang mencakup indikator pengenalan angka, penyusunan pola warna, menghitung jumlah objek, dan penjumlahan sederhana. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji inferensial melalui Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan kognitif anak setelah penerapan metode bermain Bowling Aritmatika, ditunjukkan oleh skor total pretest sebesar 241 yang meningkat menjadi 313 pada posttest dengan rata-rata peningkatan sebesar 3,6 poin. Uji t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), yang menunjukkan bahwa metode Bowling Aritmatika berpengaruh signifikan terhadap pengembangan kemampuan kognitif anak. Temuan ini mengimplikasikan bahwa integrasi permainan edukatif yang bersifat interaktif, konkret, dan kontekstual dapat menjadi strategi pembelajaran efektif bagi pendidik PAUD dalam mendukung capaian perkembangan kognitif anak sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Project Based Learning Dan Loose Parts : Solusi Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Herlina, Yuni; Sasongko, Rambat Nur; Kurniah, Nina; Nuraini, Betti
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 1 Periode Desember - Februari 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i1.2496

Abstract

Learning in early childhood education remains largely teacher-centered and relies on limited learning media. This article presents the development of a loose parts–based Project-Based Learning (PjBL) model with the potential to enhance young children’s cognitive abilities and creativity. The model was developed in response to findings that early childhood education in Bengkulu City still emphasizes reading, writing, and arithmetic, with limited use of varied and open-ended learning materials. The study aimed to produce a loose parts–based PjBL model that is valid, practical, and feasible for early childhood learning. A Research and Development (R&D) approach was employed using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. A limited trial involved 40 children, while a large-scale trial included 73 children from several PAUD units in Bengkulu City. Data were collected through observation, interviews, documentation, and performance assessments, and analyzed using a t-test. The results indicate that the final model consists of five learning phases and its implementation shows a tendency to improve children’s cognitive and creativity and is considered highly feasible and practical by teachers. This study contributes an applicable project-based learning model to support more child-centered early childhood education practices.
Hubungan Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 tahun terhadap Kesiapan Sekolah Dasar Handayani, Oktarina Dwi; Permadhy , Arselia Meidinda
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 1 Periode Desember - Februari 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i1.2718

Abstract

This study aims to analyze the relationship between language development and school readiness in children aged 5–6 years before entering formal education. The study used a quantitative approach with a correlational design. The study subjects were 156 children enrolled in kindergartens in East Jakarta. Data were collected through language development and school readiness assessment instruments, then analyzed using the Spearman correlation test with the help of the SPSS program. The results showed a strong and significant relationship between language development and school readiness. Children with more developed language skills tend to show better readiness in early academic aspects, adaptation to the school environment, and participation in group activities. These findings confirm that language development is an important factor in supporting children's readiness to enter formal education. Therefore, optimal language stimulation is needed from an early age through the active role of parents and educators to maximize children's school readiness.
Tinjauan Literatur Sistematis: Pengaruh Media Edukatif Untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Anak Usia Dini Desniwati, Desniwati; Mustapa, Noviana; Tatminingsih, Sri; Zakirman, Zakirman
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 1 Periode Desember - Februari 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i1.2970

Abstract

Literasi numerasi anak usia dini perlu diperkuat sejak awal karena menjadi fondasi berpikir kuantitatif untuk memahami bilangan, pola, dan pengambilan keputusan sederhana. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis kontribusi media edukatif terhadap literasi numerasi anak usia dini serta memetakan jenis media dan kondisi implementasi yang terkait dengan hasil yang lebih baik. Kajian dilakukan menggunakan kerangka PRISMA 2020 melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Pencarian pada Scopus dan ScienceDirect, dengan ResearchGate sebagai sumber pelengkap untuk pelacakan naskah penuh, menghasilkan 450 rekaman; 80 artikel ditelaah teks penuh dan 20 studi empiris memenuhi kriteria inklusi (2019–2025; bahasa Indonesia/Inggris; full-text tersedia; partisipan anak usia dini; luaran numerasi terukur). Sintesis menunjukkan tiga kategori media dominan—media konkret, media visual/digital, dan media buatan sendiri (DIY)—serta mayoritas studi melaporkan peningkatan indikator numerasi awal. Media cenderung lebih efektif ketika diintegrasikan dalam pembelajaran aktif, memungkinkan manipulasi/representasi visual dan umpan balik, serta didukung pendampingan guru/orang tua secara konsisten. Kajian ini mengusulkan taksonomi operasional (konkret–visual/digital–DIY) yang dikaitkan dengan indikator numerasi dan kondisi implementasi, namun generalisasi dan klaim kausal perlu hati-hati karena heterogenitas studi.
Dari Sampah Ke Sensitivitas Alam: Hubungan Aktivitas Memilah Sampah Terhadap Kecerdasan Naturalis Anak Usia 4 – 6 Tahun Ayuningtyas, Fadilla; Kurnia, Aam; Sumaryanti, Lilik
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 1 Periode Desember - Februari 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i1.3039

Abstract

Minimnya penerapan pendidikan lingkungan dalam pembelajaran anak usia dini menjadi tantangan di tengah meningkatnya urgensi pengelolaan sampah di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Salah satu pendekatan sederhana yang bermakna adalah pembiasaan aktivitas memilah sampah yang diterapkan mulai sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas memilah sampah dan kecerdasan naturalis anak usia 4 – 6 tahun di PAUD Nurul Amal, Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 40 anak yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi terstruktur yang memuat indikator aktivitas memilah sampah dan kecerdasan naturalis, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, uji linieritas, dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara aktivitas memilah sampah dan kecerdasan naturalis anak (r = 0,239; ρ < 0,05), meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah dengan kontribusi sebesar 5,71%. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada pemanfaatan aktivitas memilah sampah sebagai bentuk pembiasaan lingkungan yang konkret dan terukur dalam konteks Pendidikan anak Usia Dini. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas lingkungan sederhana dapat berfungsi sebagai stimulus awal dalam menumbuhkan kepekaan ekologis bagi anak usia dini, serta memberikan implikasi praktis bagi pendidik jenjang PAUD dan kontribusi teoretis bagi kajian kecerdasan naturalis anak usia dini.
Peran Pengasuhan Grandparenting dalam Mengatasi Kemandirian Anak: Studi Kasus Perceraian Orangtua Salsabella, Oktavia Asti; Filasofa, Lilif Muallifatul
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 1 Periode Desember - Februari 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i1.3093

Abstract

Perceraian orang tua pada anak usia dini sering menimbulkan masalah emosional yang berdampak langsung pada perkembangan kemandirian, terutama ketika pengasuhan dialihkan kepada kakek-nenek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pengasuhan grandparenting, khususnya nenek sebagai pengasuh utama, dalam membentuk kemandirian anak usia 5–6 tahun pasca perceraian orang tua di Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dua nenek sebagai pengasuh utama dan dua anak usia 5–6 tahun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa anak yang diasuh dengan pola asuh tegas dan konsisten cenderung menunjukkan perkembangan kemandirian yang lebih terarah, meskipun sebelumnya mengalami gangguan emosi. Sebaliknya, pola asuh permisif yang memberikan kebebasan berlebihan menyebabkan anak menunjukkan ketergantungan dan kemandirian yang belum berkembang optimal. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pola pengasuhan nenek berperan penting dalam pengelolaan emosi dan pembentukan kemandirian anak pasca perceraian orang tua. State of the art penelitian ini terletak pada fokus kajian grandparenting pasca perceraian dalam konteks pedesaan dengan subjek anak usia dini. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran empiris bagi pendidik dan keluarga tentang pentingnya pola asuh yang tepat dalam pengasuhan alternatif anak usia dini.

Page 2 of 2 | Total Record : 16