cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 4,245 Documents
Upaya Administratif Sengketa Tata Usaha Negara dalam Kepegawaian Maulana, Hashfi Sanjaya; Pamungkas, Alvian Surya; Gusthomi, Moh. Imam
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8304

Abstract

Sengketa Tata Usaha Negara merupakan suatu sengketa yang ada pada bidang tata usaha negara antara perseorangan atau badan hukum perdata dengan Lembaga atau pejabat TUN baik di pusat atau di sebuah daerah karena adanya putusan TUN. dalam hal ini yang berhak untuk mengadili suatu sengketa TUN yaitu PTUN, dalam hal ini PTUN memiliki suatu wewenang yaitu yang menjadi suatu kepastian hukum. Suatu sengketa yang dibahas dalam hal ini yaitu sengketa kepegawaian dalam PTUN, hal ini terjadi karena pegawai PNS merasa tidak puas pada hukuman disiplin yang diberikan, oleh karena itu pegawai PNS mengajukan Upaya Administratif untuk menyelesaikan sengketa Peradilan Tata Usaha Negara. Dan pada Pembahasan ini maka bagaimana kewenangan Peradilan Tata Usaha Negara dalam terjadinya sengketa Tata Usaha Negara dan Bagaimana Upaya administratif dalam sengketa TUN, penulisan artikel ini menggunakan metode Yuridis Normatif dengan mengkaji beberapa Undang-Undang yang diatur dan dibandingkan dengan permasalahan yang dibahas dalam artikel ini, Dengan memahami karakteristik dan penyebab sengketa administratif, diharapkan dapat mengetahui Upaya administratif yang harus dilakukan oleh PTUN dan mekanisme apa saja yang harus diperhatikan dalam pengajuan Upaya keberatan dan banding administratif dalam sengketa tata usaha negara serta mengerti bagaimana Upaya Peradilan Tata Usaha Negara dalam melakukan wewenangnya dalam sengketa tata usaha negara.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Tingkat Pendidikan dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan di Indonesia Periode 2015-2022 Pusfita, Ayu Tika; Musthofa, Muhammad Wakhid
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8306

Abstract

This research aims to understand the relationship between economic growth, educational levels and distribution regarding poverty levels in Indonesia for 2015-2022. The method in this research is qualitative with secondary data obtained from the Baldaln Statistical Center. The digital analysis technique used is the digital panel regression method using E-Views 10. The results of this research show that although the estimated coefficient of economic growth is not significant in probability value, it has a positive but not significant influence on poverty levels. The estimated coefficient for educational level is not significant with a probability value of 0, has a negative and significant influence on poverty levels, the estimated coefficient of poverty has a significant probability value, has a positive and significant influence on poverty levels.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Biaya Riil Pada Pasien Jkn Ppok Rawat Inap Di RSUD Pandan Arang Ratna Mildawati; Kristian Ubanayo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.8317

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a chronic lung disease characterized by progressive airflow obstruction in the airways. COPD is a chronic condition for which the procedure financing is regulated in the INA-CBG’s tariff. This study aims to analyze the therapy costs for COPD patients, identify factors that affect the therapy costs for these patients, and evaluate the alignment between real costs and the INA-CBG’s tariff for inpatient COPD patients at RSUD Pandan Arang. This research is an analytical observational study with a cross-sectional approach from the hospital's perspective. The subjects of this study were inpatient COPD patients treated between January and August 2018. The data collection method was retrospective. The data used in this study is quantitative. The analysis of factors affecting real costs was performed using correlation analysis. The results of this study indicate that the average therapy costs for COPD patients in care classes 1, 2, and 3 at severity level I were Rp 3,197,754, Rp 2,182,918, and Rp 2,591,481, respectively, while for class 3 patients at severity level II, the therapy cost reached Rp 6,262,464. Additionally, a difference between the real costs and the costs calculated based on the INA-CBG’s tariff was found, with a total cost difference of Rp 36,933,898 for 61 patients. This discrepancy highlights the misalignment between the average real costs and the INA-CBG’s tariff, especially at severity level I for care class 1 and at severity level II for care class 3. Factors affecting real costs for COPD patients include secondary diagnoses and the length of stay (LOS).
Penguatan Bisnis Keluarga Dalam Meningkatkan Keunggulan Bersaing Kirom, Novita Rifaul; Doloksaribu, Tio Arriela
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8329

Abstract

UMKM adalah satu di antara penopang dalam perekonomian Indonesia. Hal ini terbukti ketika Indonesia mampu menghadapi krisis ekonomi tahun 1997/1998. Perusahaan-perusahaan besar yang diharapkan mampu bertahan ketika itu, ternyata banyak yang gagal. UMKM sebagai sektor ekonomi masyarakat kecil dengan skala lokal, sumber daya lokal dan proses produksi sederhana yang produknya dijual secara lokal telah mampu membuat UMKM mampu tetap bergerak di tengah terpaan krisis. Kondisi ini mengindikasikan bahwa UMKM memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap krisis, yang dimungkinkan karena UMKM memiliki ciri antara lain struktur organisasi dan tenaga kerja UMKM yang lebih fleksibel dalam menyesuaikan dengan perubahan pasar (Cahyoputra, 2021). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Pendekatan ini dipilih karena tujuan penelitian adalah untuk menggali dan menganalisis informasi yang relevan yang telah dipublikasikan dalam berbagai sumber tertulis, seperti jurnal, buku, artikel, laporan penelitian, dan dokumen lain yang berkaitan dengan bisnis keluarga dan keunggulan bersaing yang dilakukan. Penelitian ini dilakukan pada bisnis keluarga yang ada di kota malang khususnya pada UMKM yang bergerak dibidang dagang makanan dan minuman. Informan dalam penelitian ini adalah 4 UMKM pemilik bisnis keluarga dan 4 konsumen dari usaha tersebut.
Kebebasan Beragama Dalam Bingkai Persatuan Dan Kesatuan: Relevansi Pasal 1 & 25 Piagam Madinah Dan Konstitusi Di Indonesia Faisal Nuja Abdillah; Muhammad Nur Khaliq
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8333

Abstract

Piagam Madinah dan Konstitusi Indonesia memiliki relevansi yang kuat dalam menjamin kebebasan beragama di suatu negara. Dalam Piagam Madinah, kebebasan beragama dijamin dalam Pasal 25, yang menegaskan pengakuan terhadap kaum non-Muslim sebagai bagian dari komunitas Muslim, sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 dan 25. Prinsip ini menunjukkan bahwa kebebasan beragama dijalankan dalam bingkai persatuan dan kesatuan, yang bertujuan untuk menciptakan harmoni dalam kehidupan bernegara. Di Indonesia, prinsip kebebasan beragama ditegaskan dalam Pasal 29 ayat 2 serta Bab XA Pasal 28E ayat 1 UUD NRI 1945. Konstitusi ini merupakan hasil konsensus nasional yang mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kebebasan beragama sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Dari analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa baik Piagam Madinah maupun Konstitusi Indonesia memiliki kesamaan dalam menjamin kebebasan beragama dalam kerangka persatuan dan kesatuan masyarakat.
Adopsi Agriculture Pratices Dan Pengaruhnya Terhadap Produktifitas Serta Pendapatan Usahatani Jagung Di Koya Barat Distrik Muaratami Kota Jayapura Daniel A. Dawan; Agustinus Numberi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencapai tujuan penelitian tertentu, yaitu menentukan sejauh mana penerapan praktik pertanian yang baik dan mengkaji dampaknya terhadap produktivitas dan pendapatan yang terkait dengan usahatani jagung di Koya Barat, Distrik Muaratami, Kota Jayapura. Selain itu, penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi penerapan praktik tersebut dan dampak selanjutnya terhadap produktivitas dan pendapatan usahatani jagung di wilayah yang sama. Penelitian ini akan dilakukan oleh penulis di wilayah yang dihuni oleh Petani Jagung di Koya Barat, yang terletak di Distrik Muaratami Kota Jayapura. Koya Barat merupakan wilayah yang memiliki potensi besar untuk budidaya tanaman pangan jangka panjang dan jangka pendek, yang dapat berperan penting dalam meningkatkan pendapatan pertanian. Selain itu, penting untuk menentukan pendapatan dengan menghitung selisih antara pendapatan yang diperoleh dari pertanian jagung dan total biaya yang terkait dengan operasi pertanian jagung. Sukirmo (2006: 6) mendefinisikan faktor produksi sebagai unsur-unsur yang terdapat di alam maupun buatan manusia yang berfungsi untuk memperlancar terciptanya barang dan jasa. Faktor-faktor yang terlibat dalam produksi dapat diuraikan sebagai berikut: (a) Lingkungan alam, (b) Tenaga kerja, (c) Sumber daya keuangan, (d) Pengetahuan dan keterampilan khusus. Oleh karena itu, petani perlu mendapatkan bimbingan tentang pemanfaatan teknologi secara efektif. Metode penelitian yang akan digunakan penulis sebagai alat penelitian adalah pendekatan analisis data kuantitatif. Pendekatan ini meliputi berbagai elemen, termasuk biaya, laporan laba rugi, analisis rasio R/C, dan penentuan Titik Impas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara spesifik mengenai Biaya Produksi yang terkait dengan Usaha Tani Jagung memerlukan total biaya produksi sebesar Rp13.890.000, di samping biaya operasional sebesar Rp24.520.000. Volume produksi pada Usaha Tani Jagung menghasilkan hasil penjualan sebesar Rp69.000.000, dalam kurun waktu tiga bulan. Hasil yang diperoleh dari perhitungan L/R (Laba Rugi) menunjukkan Laba sebesar Rp30.590.000, dalam kurun waktu 3 Bulan, dengan Rasio Laba per Bulan yang sesuai dihitung sebesar 10.196.667. Hasil perhitungan Rasio R/C menunjukkan bahwa nilai Rasio R/C melebihi 1 (R/C > 1) dalam konteks Usaha Tani Jagung. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh lebih kecil dari biaya yang dikeluarkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa mereka beroperasi secara menguntungkan. Nilai rata-rata R/C Ratio yang diamati adalah sebesar Rp. 1.796. Hal ini menunjukkan bahwa setiap Rp. 1,00 yang dikeluarkan untuk biaya, diperoleh pendapatan sebesar Rp. 1.796, sehingga menghasilkan laba. Nilai Break Event Point (BEP) menggambarkan nilai Harga Break Event Point (BEP Rp) di samping nilai Unit Break Event Point (BEP Q). Dalam konteks ini, responden melaporkan nilai BEP rupiah sebesar 16.016. Selain itu, BEP Unit dikuantifikasi sebesar 0,8008, sementara BEP Unit lainnya tercatat sebesar 1,007. Jika Petani berhasil menjual lebih dari 1.007 unit, mereka akan berada dalam posisi untung. Sebaliknya, jika penjualan mereka turun di bawah ambang batas 1.007 unit, mereka pasti akan menghadapi kerugian.
Efektivitas Rekrutmen Dan Seleksi Karyawan Pada Industri Produk Kulit Di CV. Reven Kreatif Industri Malang Lukitaningtias, Firina; Bawon Adilla Revita; Leksono, Sonny
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas rekrutmen dan seleksi karyawan pada CV. Reven Kreatif Industri Malang, khususnya dalam industri produk kulit, dengan mempertimbangkan penggunaan berbagai platform digital. Hasil temuan menunjukkan adanya kendala dalam mencari kandidat yang sesuai dengan kebutuhan tim serta kesulitan dalam menyesuaikan kapabilitas kandidat, yang mengindikasikan kurangnya efektivitas proses rekrutmen dan seleksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. CV. Reven Kreatif Industri menerapkan lima tahapan perekrutan untuk meningkatkan efektivitas, yaitu: Job Analysis (menentukan tanggung jawab), Job Description (menguraikan pekerjaan melalui berbagai platform), Job Specification (menentukan persyaratan kandidat), Job Evaluation (menilai hasil kerja calon karyawan), dan Job Classification (mengklasifikasikan pekerjaan). Berdasarkan delapan aspek pengukuran efektivitas, proses rekrutmen dan seleksi di perusahaan ini tergolong efektif. Setiap tahapan dirancang untuk memastikan kualitas kandidat, efisiensi biaya, serta proses yang cepat dan terorganisir. Selain itu, tingkat retensi karyawan yang tinggi serta kesesuaian dengan budaya perusahaan memberikan dampak positif terhadap efektivitas rekrutmen dan seleksi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Gizi Ibu Hamil Dengan Taksiran Berat Janin Trimester III Di RS Aura Syifa Kabupaten Kediri Wahyuningsih, Diyan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.8500

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merujuk kepada bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram (dari 2.499 gram ke bawah). BBLR rentan terhadap kondisi seperti hipotermia, infeksi, dan risiko kematian yang tinggi. Penting untuk mendeteksi berat bayi sejak kehamilan dengan cara menentukan TBJ. Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Gizi Ibu Hamil Dengan Taksiran Berat Janin Trimester III di RS. Aura Syifa Kabupaten Kediri.Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional.Data diperoleh secara retrospektif dari catatan medis responden. desain penelitian Potong Silang (cross-sectional).Hasil Analisis sperman rank menunjukkan nilai sig. (2-tailed) ,004 dengan α (0.05) maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan tingkat pengetahuan tentang gizi ibu hamil dengan taksiran berat janin trimester III diketahi Sebagian besar dari respnden mempnyai pengetahan tentang gizi ibu hamil baik yaitu 19 respnden (79%).Berdasarkan tingkat pengetahuan tentang gizi ibu hamil dengan taksiran berat janin trimester III.
Penguatan Jiwa Entrepreneurship Dalam Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Penjualan Alat Musik Gamelan Wawan Shokib Rondli; Wasis Wijayanto; Irfai Fathurohman; Yollanda Vannesicha Widyatma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.8534

Abstract

Penelitian ini mengkaji penguatan jiwa entrepreneurship dalam pendidikan kewarganegaraan melalui kreativitas dan penjualan alat musik gamelan di Desa Ngablak, Pati. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, penelitian berfokus pada pengrajin gamelan sebagai unit analisis untuk memahami integrasi nilai-nilai kewirausahaan dengan pelestarian budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pengrajin gamelan telah mengimplementasikan pendekatan kreatif dalam pembuatan dan pemasaran gamelan yang tidak hanya berorientasi ekonomi tetapi juga mempertahankan nilai budaya. Melalui sistem magang, workshop, dan kunjungan industri, mereka berhasil mentransfer pengetahuan tradisional sekaligus menanamkan jiwa kewirausahaan pada generasi muda. Meskipun menghadapi tantangan berupa kesulitan regenerasi, persaingan dengan produk modern, dan keterbatasan modal, terdapat peluang dari tren apresiasi produk lokal, perkembangan teknologi digital, kebijakan pemerintah pendukung ekonomi kreatif, dan kolaborasi dengan institusi pendidikan. Model pembelajaran kontekstual yang menggabungkan entrepreneurship, pendidikan kewarganegaraan, dan pelestarian budaya ini berpotensi menjadi prototipe pengembangan kurikulum yang memperkuat identitas kultural sekaligus membangun kompetensi ekonomi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer.
Afiksasi Dalam Pidato Presiden Prabowo Subiyanto Pada Sidang Paripurna MPR RI Dalam Rangka Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden Ri Terpilih Periode 2024-2029 Mayasari, Ira
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8930

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis afiksasi dalam pidato Presiden Prabowo yang diambil dari sumber setneg.go.id. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan teknik analisis isi. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan analisis afiksasi, diperkuat dengan teknik analisis isi agar dapat menganalis data secara sistematis dan objektif.Hasil dari penelitian ini ditemukan 80 data yang mengalami afiksasi atau proses imbuhan, yang terdiri dari prefiks ber- sebanyak 8 data, prefiks di- sebanyaj 6 data, prefiks meN- sebanyak 19 data, prefiks se- sebanyak 1 ,prefiks ter- sebanyak 4 data, sufiks -an sebanyak 11 data, konfiks ke-/-an sebanyak 20 data, konfiks per-/-an sebanyak 9 data, gabungan me-/-i sebanyak 2 data.