cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 4,474 Documents
Peran Penyuluh Agama Dalam Pencegahan Pernikahan Dini Di Kecamatan Bontosikuyu Ibnu Hajar; Ria Rezky Amir; Abd Rahman; Ibnu Hajar; Amirullah Amirullah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20315

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi persoalan sosial yang serius di Indonesia, termasuk di wilayah Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Fenomena ini tidak hanya berimplikasi pada aspek hukum dan kesehatan, melainkan juga menimbulkan dampak psikologis yang cukup dalam bagi pelakunya, terutama perempuan muda. Di sinilah peran penyuluh agama menjadi sangat krusial sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bentuk-bentuk peran yang dimainkan penyuluh agama, strategi dakwah yang mereka gunakan, serta hubungan antara pernikahan dini dan dampak psikologis yang ditimbulkannya di Kecamatan Bontosikuyu. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus, melibatkan penyuluh agama, tokoh masyarakat, aparatur KUA, dan warga terdampak sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh agama menjalankan peran ganda sebagai edukator, fasilitator, dan mediator dengan menerapkan strategi dakwah bil-lisan, bil-hal, dan bil-kitabah. Pendekatan berbasis komunitas melalui pengajian, bimbingan pra-nikah, serta kolaborasi lintas sektor terbukti efektif dalam menurunkan kesadaran masyarakat terhadap risiko pernikahan dini. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas penyuluh agama dan integrasi pendekatan psikologis dalam program pencegahan pernikahan dini. Kata kunci: Penyuluh Agama, Pernikahan Dini, Dakwah       Abstract Child marriage remains a serious social problem in Indonesia, including in Bontosikuyu District, Kepulauan Selayar Regency, South Sulawesi. This phenomenon carries not only legal and health implications but also profound psychological impacts, particularly on young women. The role of religious counselors (penyuluh agama) thus becomes pivotal as the frontline force in prevention efforts. This study aims to analyze in depth the forms of roles played by religious counselors, the dakwah strategies they employ, and the relationship between child marriage and its psychological consequences in Bontosikuyu District. A qualitative approach with a case study design was used, involving religious counselors, community leaders, KUA officials, and affected residents as informants. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document review, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model. The findings reveal that religious counselors perform dual roles as educators, facilitators, and mediators by applying dakwah strategies of bil-lisan, bil-hal, and bil-kitabah. Community-based approaches through religious study groups, pre-marital guidance, and cross-sector collaboration have proven effective in raising public awareness of the risks of child marriage. This research affirms the importance of strengthening the capacity of religious counselors and integrating psychological approaches into child marriage prevention programs. Keywords: Religious Counselor, Child Marriage, Dakwah
Korupsi : Antara Kegagalan Sistem dan Kemerosotan Moral Mario Kore Mega; Ibrahim Yakob Michael La'a
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20461

Abstract

Fenomena korupsi yang terjadi di Indonesia seringkali dijelaskan dari dua perspektif yakni Sistem dan Moral. Secara sistematik, Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan kedua perspektif tersebut untuk menjelaskan motif praktik koruptif yang terus terjadi meskipun ketentuan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia relatif lengkap dan memiliki ancaman hukuman yang berat, apakah hal ini dianggap sebagai kegagalan system regulasi dan pengawasan atau karena kemerosotan moral individu sehingga praktik ini menjadi lahan subur bagi para koruptor. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif melalui pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis putusan pengadilan tindak pidana korupsi sebagai data pendukung. Berdasarkan hasil kajian menunjukkan bahwa korupsi bukanlah masalah tunggal, melainkan merupakan perpaduan rumit antara kegagalan sistemik regulasi yang multitafsir, birokrasi berbelit, dan pengawasan lemah menciptakan peluang (opportunity), sementara kemerosotan moral berupa keserakahan, materialisme, dan hilangnya budaya malu menyediakan dorongan (willingness) untuk memanfaatkan peluang tersebut. Skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tahun 2025 tercatat sebesar 34 dan peringkat 109 dari 180 negara, memperkuat argumen bahwa pendekatan legal-formal semata belum memadai. Jurnal ini merekomendasikan pendekatan holistik yang mengintegrasikan reformasi sistem hukum, birokrasi, pengawasan dengan penguatan pendidikan antikorupsi untuk membangun budaya integritas di Indonesia secara berkelanjutan.
Analisis Yuridis Pembatasan Pengajuan Gugatan Perselisihan Atas Pemutusan Hubungan Kerja oleh Mahkamah Konsitusi Fransina Pattiruhu; Frengky Ndaomanu; Muhamad Alif
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20501

Abstract

Perselisihan antara pengusaha dan pekerja sering terjadi diantaranya mengenai perselisihan hak, kepentingan, pemutusan hubungan kerja yang pada akhirnya bermuara pada saling menggugat pada Pengadilan Hubungan Industrial yang membutuhkan waktu dalam penyelesaiannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan hakim Mahkamah Konstitusi yang membatasi pengajuan gugatan perselisihan atas pemutusan hubungan kerja menjadi satu tahun dihitung sejak tahapan mediasi/konsiliasi tidak mencapai kesepakatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif atau doktrinal yang berfokus pada pendekatan Undang-Undang, pendekatan konsep dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa alasan hakim Mahkamah Konstitusi membatasi pengajuan gugatan perselisihan atas pemutusan hubungan kerja menjadi satu tahun dihitung sejak tahapan mediasi/konsiliasi tidak mencapai kesepakatan adalah untuk menyeimbangkan kepentingan pengusaha dan pekerja/buruh, Jangka waktu penyelesaian perselisihan antara pengusaha dan pekerja/buruh tidak berlarut-larut.
Pembatalan Akta Perdamaian Nomor 61 Tahun 2010 Oleh Hakim Dalam Putusan Nomor 141/PDT.G/2016/PN.KPG Elty Novelina Silaban; Mathelda Naatonis; Ibrahim La’a
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20627

Abstract

Akta perdamaian (acte van dading) adalah dokumen resmi yang disahkan oleh hakim di pengadilan berdasarkan kesepakatan yang diperoleh dari hasil mediasi. Surat yang di dalamnya memuat pernyataan damai kedua belah pihak yang sedang berselisih. Pernyataan damai berarti kedua pihak memutuskan untuk tidak melanjutkan permasalahan sampai ke ranah hukum atau melibatkan instansi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim membatalkan Akta Perdamaian Nomor 61 Tahun 2010. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif, dengan 3 (tiga) pendekatan yang diterapkan, antara lain: Pendekatan perundang-undangan (statute approach), Pendekatan kasus (case approach), dan Pendekatan analitis (analytical approach). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer sebagai pelengkap dari data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa hakim membatalkan akta perdamaian karena Akta Perdamaian  Nomor 61 Tahun 2010 mengandung cacat hukum yakni tergugat tidak mempunyai kewenangan hukum dan Akta Perdamaian mengandung unsur paksaan dan Penipuan.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Motivasi Kerja Guru dan Pegawai di MTs Islamiyah Kota Pinang Labuhanbatu Selatan Fitranda Hafiz Abrory Nasution; Novrihan Leily Nasution; Meisa Fitri Nasution
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap motivasi kerja guru dan pegawai di MTs Islamiyah Kota Pinang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Seluruh guru dan pegawai dijadikan sebagai responden penelitian melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang mengukur kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja. Analisis data dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, pengujian hipotesis, serta koefisien determinasi. Berdasarkan pengolahan data simulasi, instrumen yang digunakan telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja guru dan pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan kepemimpinan transformasional, semakin kuat pula motivasi kerja guru dan pegawai dalam melaksanakan tugasnya. Kepemimpinan yang mampu memberikan inspirasi, membangun visi bersama, mendorong stimulasi intelektual, dan memberikan perhatian terhadap kebutuhan individu dapat memperkuat dorongan kerja, komitmen, serta semangat dalam menjalankan tugas. Dengan demikian, penerapan kepemimpinan transformasional menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan motivasi kerja guru dan pegawai di lingkungan madrasah.
Pengaruh Orientasi Rantai Pasok terhadap Kinerja Rantai Pasok sebagai Variabel Intervening Rino Mariyano; Asep Supriadi; Gerry Ganika
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20789

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh Supply chain orientation terhadap Supply chain Performance dengan Supply chain Integration sebagai variabel intervening pada rantai pasok hasil laut di PPN Karangantu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum stabilnya kinerja rantai pasok yang dipengaruhi oleh fluktuasi musiman, keterbatasan fasilitas pendukung, serta lemahnya koordinasi antaraktor dalam rantai pasok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan nelayan, pedagang ikan, dan pemasok es yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Supply chain orientation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Supply chain Performance maupun Supply chain Integration. Namun, Supply chain Integration tidak mampu memediasi secara signifikan hubungan antara Supply chain orientation dan Supply chain Performance. Temuan ini menunjukkan bahwa orientasi kolaboratif yang kuat, yang tercermin melalui kepercayaan, komitmen, dan koordinasi antaraktor rantai pasok, memiliki peran yang lebih penting dalam meningkatkan kinerja rantai pasok dibandingkan mekanisme integrasi formal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan praktik kolaboratif antaraktor dalam rantai pasok hasil laut yang bersifat informal guna meningkatkan efektivitas dan ketahanan rantai pasok secara keseluruhan.
Relevansi Nilai Pajak Tangguhan dan Effective Tax Rate terhadap Nilai Perusahaan : Studi pada Perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia Periode 2022–2024 Falya Fitri Syah Yahrani; Helmy Aulia Rachman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Deferred Tax Assets, Deferred Tax Liabilities, dan Effective Tax Rate terhadap nilai perusahaan pada emiten yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Kajian ini menggunakan perspektif teori sinyal yang memandang informasi keuangan perusahaan sebagai sinyal penting bagi investor dalam menilai prospek dan nilai perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria konsistensi keanggotaan dalam indeks LQ45 serta ketersediaan laporan keuangan selama periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Deferred Tax Liabilities berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kewajiban pajak tangguhan dapat dipersepsikan sebagai sinyal yang kurang menguntungkan oleh investor karena mencerminkan adanya kewajiban pajak yang harus dipenuhi pada periode mendatang. Sementara itu, Deferred Tax Assets dan Effective Tax Rate tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa informasi mengenai aset pajak tangguhan dan tingkat pajak efektif belum menjadi faktor utama dalam penilaian investor terhadap perusahaan. Temuan penelitian menegaskan bahwa pengelolaan kewajiban pajak tangguhan perlu memperoleh perhatian strategis karena dapat memengaruhi persepsi pasar dan nilai perusahaan.
Pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap Turnover intention pada Karyawan UMKM Muhammad Rifqi Fathurrahman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20791

Abstract

Tingginya tingkat turnover intention menjadi salah satu tantangan utama bagi keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) karena dapat memengaruhi stabilitas tenaga kerja dan produktivitas organisasi. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menekan kecenderungan karyawan untuk meninggalkan pekerjaannya adalah Organizational Citizenship Behavior (OCB), yaitu perilaku sukarela karyawan yang melampaui tuntutan formal pekerjaan dan berkontribusi terhadap efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Organizational Citizenship Behavior terhadap turnover intention pada karyawan UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Responden penelitian berjumlah 377 karyawan UMKM yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala turnover intention yang mengacu pada konsep Mobley, meliputi dimensi thinking of quitting, intention to search, dan intention to quit, serta skala OCB yang dikembangkan berdasarkan konsep Podsakoff dan kolega yang mencakup dimensi altruism, conscientiousness, sportsmanship, courtesy, dan civic virtue. Kedua instrumen telah memenuhi kriteria validitas konstruk dan reliabilitas yang memadai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organizational Citizenship Behavior berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi perilaku kewargaan organisasi yang ditunjukkan karyawan, semakin rendah kecenderungan mereka untuk meninggalkan organisasi. Meskipun demikian, kontribusi OCB terhadap turnover intention relatif terbatas, yang menunjukkan bahwa masih terdapat faktor-faktor lain yang turut memengaruhi keputusan karyawan untuk bertahan atau keluar dari organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola UMKM untuk mendorong terbentuknya perilaku OCB melalui lingkungan kerja yang suportif guna mengurangi potensi turnover intention karyawan
Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran Sosiologi di SMAN 5 Cilegon Hoiru Mustofa; Rizki Setiawan; Wahid Abdul Kudus
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.20792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi integrasi budaya lokal dalam pembelajaran sosiologi di SMAN 5 Cilegon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal dalam pembelajaran sosiologi diwujudkan melalui pemanfaatan fenomena dan contoh sosial budaya lokal sebagai materi pembelajaran, penerapan strategi pembelajaran yang sesuai dengan latar budaya siswa, serta internalisasi budaya dalam praktik keseharian, seperti penggunaan bahasa daerah dan penanaman nilai gotong royong. Integrasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai strategi pedagogis untuk mengontekstualisasikan materi sosiologi, tetapi juga berperan dalam memperkuat identitas kultural, membangun kepekaan sosial, dan mengembangkan kemampuan reflektif siswa dalam memahami realitas sosial di lingkungan sekitarnya. Implementasi budaya lokal dalam pembelajaran turut dipengaruhi oleh kompetensi pedagogis guru, dukungan kebijakan sekolah, serta iklim akademik yang kondusif terhadap inovasi pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa pengintegrasian budaya lokal dapat menjadikan pembelajaran sosiologi lebih kontekstual sekaligus mendukung pembentukan kesadaran sosial dan identitas budaya siswa.
Implementasi Pembiasaan Nilai-nilai Religius sebagai Strategi Pembentukan Karakter di MIS Ad-Dakwah Kelurahan Gung Negeri Kecamatan Kabanjahe Patma Aulia; Shifa Alya Nafisa; Fadhlan Wafi Lubis; Nuristiqomah Awaliyahputri B; Zulfiana Herni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 6: Oktober 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i6.15570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiasaan nilai-nilai religius sebagai strategi pembentukan karakter peserta didik di MIS Ad-Dakwah Kelurahan Gung Negeri, Kecamatan Kabanjahe. Pembentukan karakter religius pada jenjang madrasah ibtidaiyah merupakan landasan strategis dalam membangun kepribadian peserta didik yang beriman, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan keagamaan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan nilai-nilai religius dilaksanakan secara terstruktur dan konsisten melalui kegiatan harian dan mingguan, antara lain: membaca do’a-do’a harian dan surah-surah pendek bersama sebelum kegiatan belajar mengajar, pelaksanaan sholat dhuha dan sholat dzuhur berjamaah, infaq mingguan setiap hari Jum’at, serta penyelenggaraan sholat Jum’at berjamaah di lingkungan sekolah. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai rutinitas spiritual, tetapi juga sebagai sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, ketaatan, tanggung jawab, keikhlasan, serta kepedulian sosial di kalangan peserta didik. Peran guru sebagai teladan, serta dukungan orang tua dan lingkungan sekolah, menjadi faktor pendukung utama keberhasilan implementasi program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembiasaan religius merupakan pendekatan pedagogis yang relevan dan efektif dalam menunjang pembentukan karakter siswa secara komprehensif di lingkungan madrasah.