cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 4,454 Documents
Manajemen Perbankan Berbasis ESG Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Keuangan Bachtiar Muslim; Dicky Prasetyo Nugroho; Haryo Prasetiyo; Popy Diana Kartika Ratnawati; Diana Pramudya Wardhani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.15938

Abstract

Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi isu strategis dalam industri perbankan modern seiring meningkatnya tuntutan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Perbankan tidak hanya dituntut untuk mencapai kinerja keuangan yang optimal, tetapi juga memastikan bahwa aktivitas bisnisnya memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan tata kelola perusahaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perbankan berbasis ESG serta dampaknya terhadap kinerja keuangan bank. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap jurnal nasional dan internasional, laporan keberlanjutan perbankan, serta regulasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan ESG secara terintegrasi mampu meningkatkan reputasi, efisiensi operasional, dan kepercayaan investor, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja keuangan jangka panjang. Namun demikian, implementasi ESG juga menghadapi tantangan berupa biaya awal yang tinggi, keterbatasan data, dan kesiapan sumber daya manusia. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik dan praktis dalam pengembangan manajemen perbankan berkelanjutan.
Kebijakan Pendidikan Memberikan Insentif atas Kontribusi dan Kolaborasi Pihak Swasta di bidang Pendidikan Joulanda A. M. Rawis; Roos M. S. Tuerah; Jesita E. Pinu; Solagratia A. Rumimper
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.16061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan yang memberikan insentif terhadap kontribusi dan kolaborasi pihak swasta dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kebutuhan akan sinergi antara sektor publik dan swasta dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap tiga jurnal terbitan tahun 2023–2024 yang membahas kolaborasi sektor swasta dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan yang memberikan insentif kepada pihak swasta mampu mendorong inovasi, memperkuat karakter pendidikan, dan meningkatkan efisiensi manajemen sekolah. Kolaborasi ini juga memperluas akses dan kualitas pendidikan melalui pendekatan berbasis sumber daya dan strategi kemitraan . Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kebijakan insentif menjadi katalisator penting dalam memperkuat peran swasta dalam pendidikan nasional.
Kebijakan Pendidikan Membentuk Pendidikan Tinggi Kelas Dunia Roos M. Tuerah; Joulanda A. M. Rawis; Afriani Putri Timbowo; Inriani Toding
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.16062

Abstract

Dalam era globalisasi saat ini, pendidikan tinggi di tuntut untuk bertransformasi secara cepat agar mampu bersaing di tingkat global. Pada penelitian ini, adapun masalah yang di temukan yaitu a) bagaimana kebijakan pendidikan dalam membentuk pendiidkan tinggi kelas dunia, b) apa saja faktor yang mempengaruhi kebijakan pendidikan dalam membentuk pendiidkan tinggi kelas dunia, c) apa saja kendala dalam membentuk pendidikan tinggi kelas dunia, sehingga dari masalah tersebut peneliti dapat membuat tujuan penulisan dan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode
Perspektif Global Terhadap Tradisi Mapalus dan Implementasinya dalam Pemberdayaan Masyarakat Kairagi Dua Sarah S. N Tombokan; Shelomita Masihor; Giranda Fiolin Kalundas; Anastasya Linoghi; Monica Anastasya Tulenan; Nefani Walukow
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.16063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami perspektif global terhadap tradisi Mapalus serta melihat bagaimana nilai-nilai kolektivitas, gotong royong, dan solidaritas sosial yang terkandung di dalamnya diimplementasikan dalam pemberdayaan masyarakat Kairagi Dua. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman warga, peran tokoh adat, serta relevansi Mapalus dalam konteks perubahan sosial modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mapalus tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme kerja sama tradisional, tetapi juga sebagai modal sosial yang memperkuat ketahanan komunitas, meningkatkan partisipasi warga, dan memperluas jejaring dukungan sosial. Temuan ini sejalan dengan teori modal sosial kontemporer yang menekankan pentingnya kohesi komunitas dalam pembangunan berkelanjutan, seperti yang dikemukakan oleh Donati (2021) dan Putnam (2020). Selain itu, implementasi Mapalus di Kairagi Dua terbukti mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat masa kini tanpa kehilangan nilai lokal yang menjadi identitas kolektif.
Kebijakan Pendidikan di Era Transformasi Digital: Kajian Swot pada Lingkungan Pendidikan di Kairagi Dua Stelly Viane Manawan; Shelomita Masihor; Giranda Fiolin Kalundas; Anastasya Linoghi; Monica Anastasya Tulenan; Nefani Walukow
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.16064

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan pendidikan di era transformasi digital melalui kajian SWOT pada lingkungan pendidikan di Kairagi Dua. Transformasi digital yang berkembang pesat menuntut satuan pendidikan untuk beradaptasi melalui pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, administrasi, serta pengelolaan sekolah. Namun, tingkat kesiapan dan implementasi digitalisasi di sekolah-sekolah Kairagi Dua masih bervariasi sehingga diperlukan pemetaan kondisi secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi besar dalam kesiapan guru, dukungan kebijakan, serta infrastruktur dasar, namun masih terdapat tantangan berupa kesenjangan kompetensi digital, keterbatasan perangkat, dan rendahnya literasi digital sebagian peserta didik. Analisis ini memberikan rekomendasi strategis bagi sekolah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat implementasi kebijakan digital secara berkelanjutan, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Kebijakan Pendidikan Mendorong Kepemilikan Industry Dan Otonomi Pendidikan Vokasi Joulanda Altje Meiske Rawis; Roos M.S Tuerah; Rafly Muhammad Nur; Imanuel W. E. Taroreh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.16065

Abstract

Kebijakan pendidikan vokasi di Indonesia diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antara lembaga pendidikan dengan dunia industri guna meningkatkan relevansi dan kualitas lulusan. Salah satu strategi yang ditempuh adalah mendorong kepemilikan industri dalam proses pendidikan, baik melalui penyusunan kurikulum, penyediaan fasilitas praktik, maupun keterlibatan langsung dalam pengelolaan lembaga vokasi. Selain itu, kebijakan otonomi pendidikan vokasi memberikan ruang bagi sekolah maupun perguruan tinggi vokasi untuk lebih fleksibel dalam merancang program sesuai kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi. Sinergi antara kepemilikan industri dan otonomi vokasi diharapkan dapat menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif, serta siap kerja, sekaligus menjawab tantangan ketenagakerjaan nasional maupun global. Dengan demikian, kebijakan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu pendidikan
Pengalihan Status Penahanan Tersangka Tindak Pidana Korupsi Menjadi Tahanan Rumah Dalam Perspektif Hukum Acara Pidana Jauhari Jauhari; Suwardi Suwardi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.17569

Abstract

Pengalihan status penahanan tersangka tindak pidana korupsi dari rumah tahanan negara menjadi tahanan rumah menimbulkan persoalan yuridis karena berkaitan dengan tujuan penahanan, asas persamaan di hadapan hukum, dan potensi penyalahgunaan diskresi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dasar hukum, persyaratan, serta implikasi pengalihan status penahanan dalam perkara korupsi. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus melalui kajian terhadap KUHAP, doktrin hukum, dan praktik penegakan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalihan penahanan dapat dibenarkan sepanjang memenuhi ketentuan Pasal 31 KUHAP, didasarkan pada permohonan, jaminan, dan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti kondisi kesehatan, usia lanjut, atau pertimbangan kemanusiaan. Namun, dalam perkara korupsi, keputusan tersebut harus disertai pengawasan ketat untuk mencegah intervensi terhadap saksi, penghilangan barang bukti, dan perlakuan istimewa. Temuan ini menegaskan bahwa pengalihan status penahanan bukan hak tersangka, melainkan kewenangan bersyarat yang wajib dijalankan secara objektif, transparan, dan bebas dari kepentingan politik.
Peningkatan Keterampilan Menulis Kata Baku dan Tidak Baku Menggunakan Media Kartu Kata Siswa Kelas IV Iren Artika; Septian Peterianus
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.18653

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa dalam menulis serta membedakan penggunaan kata baku dan tidak baku pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis kata baku dan tidak baku melalui penggunaan media kartu kata pada siswa kelas IV SDN 26 Mentatai Beloyang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari enam siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu kata mampu meningkatkan keterampilan menulis dan pemahaman siswa terhadap kata baku dan tidak baku secara signifikan. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 33,33% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II, disertai dengan peningkatan nilai rata-rata siswa pada setiap siklus. Selain itu, pemanfaatan kartu kata turut mendorong meningkatnya partisipasi dan keterlibatan aktif siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Berdasarkan temuan tersebut, dapat ditegaskan bahwa penggunaan kartu kata menjadi salah satu alternatif pendekatan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan relevan dengan konteks siswa dalam mengembangkan keterampilan menulis sekaligus memperdalam pemahaman mengenai penggunaan kata baku dan tidak baku pada jenjang sekolah dasar. Oleh karena itu, media ini layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
Peran Media Sosial dalam Mendorong Perilaku Prososial Generasi Z: Studi Deskriptif pada Pengguna Media Sosial Labuan Bajo Teddy Halim; Fitri Ciptosari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.18806

Abstract

Studi ini mendeskripsikan pola penggunaan media sosial dan aktivitas prososial digital yang dilaporkan oleh pengguna media sosial dari Generasi Z di Labuan Bajo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif cross-sectional dengan 80 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang mencakup pertanyaan mengenai penggunaan media sosial, delapan pernyataan berskala Likert lima poin, dan pertanyaan terbuka. Studi ini mengkaji pola penggunaan media sosial, nilai-nilai prososial pribadi, kesadaran sosial digital, aktivitas prososial digital yang dilaporkan, serta bentuk-bentuk interaksi sosial. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan media sosial merupakan bagian rutin dari kehidupan sehari-hari responden, dengan 41% melaporkan durasi penggunaan 3–4 jam per hari. WhatsApp, Instagram, dan TikTok adalah platform yang paling sering dilaporkan. Tanggapan terhadap pernyataan berskala Likert menunjukkan tingkat persetujuan yang relatif tinggi terhadap nilai-nilai prososial pribadi dan kesadaran sosial digital, khususnya terkait pentingnya berbagi informasi yang bermanfaat dan memandang media sosial sebagai sarana untuk mendukung perubahan sosial. Sebaliknya, partisipasi dalam kampanye sosial daring yang formal, seperti penggalangan dana dan petisi, dilaporkan lebih jarang dilakukan. Tanggapan terbuka lebih lanjut menunjukkan bahwa aktivitas prososial terutama diwujudkan melalui interaksi digital sehari-hari, termasuk berbagi informasi yang bermanfaat, mendukung teman dan bisnis lokal, menyebarluaskan informasi lowongan kerja dan informasi sosial, membagikan ulang (repost) konten penting, serta memberikan semangat atau dukungan emosional melalui komentar dan pesan langsung (direct messages). Responden juga menyebutkan konten sosial dan lingkungan—termasuk informasi mengenai bencana, donor darah, dan isu-isu komunitas lokal—sebagai konteks yang dapat memicu kepedulian dan mendorong mereka untuk mempertimbangkan membantu orang lain. Secara keseluruhan, temuan ini memberikan gambaran kontekstual mengenai bagaimana responden Generasi Z di Labuan Bajo terlibat dalam aktivitas prososial dan interaksi sosial sehari-hari melalui media sosial, di mana partisipasi lebih sering diwujudkan melalui tindakan yang berbiaya rendah, bersifat interpersonal, dan berorientasi pada komunitas dibandingkan melalui aktivisme digital formal. Mengingat penggunaan desain deskriptif cross-sectional, teknik convenience sampling, data yang dilaporkan sendiri (self-reported), serta indikator yang belum divalidasi, temuan ini sebaiknya ditafsirkan sebagai gambaran mengenai responden yang berpartisipasi dan tidak untuk digeneralisasikan pada populasi Generasi Z yang lebih luas ataupun ditafsirkan sebagai bukti adanya hubungan sebab-akibat antara media sosial dan perilaku prososial.
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Di Era Digital Muhammad Tiar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i5.19770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada UMKM di era digital. Perkembangan teknologi digital telah mengubah dinamika pengelolaan sumber daya manusia, khususnya pada UMKM yang memiliki keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 150 karyawan dari 30 UMKM yang bergerak di sektor kuliner, fashion, dan teknologi di Kota Banjarmasin yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta motivasi kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Implikasi manajerial dari penelitian ini menunjukkan pentingnya UMKM untuk mengembangkan program motivasi berbasis digital dan menciptakan lingkungan kerja yang adaptif di tengah transformasi digital.