cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalekoma@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285298     DOI : 10.56799
Core Subject : Economy, Social,
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh CV ULIL ALBAB CORP. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi menerbitkan artikel hasil penelitian dan kajian literatur dari bidang ekonomi, manajemen, akuntansi baik dari perspektif konvensional dan/atau Islam namun juga tidak terbatas pada bidang ilmu-ilmu sosial. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi terbit setahun 6 kali tiap tahun. Jurnal ini merupakan wadah bagi para akademisi, praktisi, mahasiswa, maupun lapisan masyarakat lain untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pemikirannya. Jurnal ini menerima artikel dengan seleksi secara ketat dan berkomitmen menjaga kualitas artikel.
Articles 2,493 Documents
Islamic Insurance Determination Towards Economic Growth in Indonesia: An ARDL Analysis Murningsih, Setia; Lubis, Arowadi; Lailatur Nur Afifah; Zanuba Qothrun Nad; Novita Dwi Pangesti
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16832

Abstract

This research aims to investigate the influence of Islamic insurance growth as one of the halal financial institutions towards economic growth. Total asset and gross premium are used as a proxy of Islamic insurance growth and GDP was used as a proxy of economic growth. Control variables, namely investment, unemployment, and interest rate are also included as predictor variables. We used purposive sampling methods to collect data and used quarterly secondary data for analysis and took the data from OJK, BPS, and BI for the 2014-2019 periods. The Autoregressive Distributed Lag Model is used for estimating the long and short-run relationship between independent and dependent variables. We found that all of the independent variables significantly affect the dependent variable in the long run except for the proxy of assets. Premium and Unemployment negatively affect economic growth, meanwhile, investment and interest rates have a positive effect on economic growth. Otherwise, we didn't find a significant short relationship with alpha 5% except for the lag of GDP. Keywords: GDP, Sharia Insurance, Investment, Unemployment, Interest Rates
Pengaruh Literasi Pajak, Digitalisasi Pajak, dan Emosi Terhadap Kepatuhan Pajak Wajib Pajak di Morowali Sulawesi Tengah Amalia, Sri Rezeki; Hapsari , Wahyu Dewi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.17167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi pajak, digitalisasi pajak, dan emosi terhadap kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya optimalisasi kepatuhan pajak meskipun daerah tersebut memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner skala Likert kepada 129 wajib pajak orang pribadi. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, serta didahului uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, digitalisasi pajak berpengaruh positif dan signifikan, serta emosi juga berpengaruh positif dan menjadi variabel paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai R Square sebesar 0,837 yang menunjukkan kontribusi yang sangat kuat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan literasi pajak, optimalisasi sistem digital perpajakan, serta penguatan aspek emosional wajib pajak sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan pajak di Kabupaten Morowali. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang strategi peningkatan kepatuhan pajak yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Analisis Determinan Kinerja Anggaran Instansi Pemerintah Eric Benhard T. Simanjuntak; Julia Safitri; Rita Yuniarti
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.17371

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan Kinerja Anggaran pada Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE) dengan menguji pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Akuntabilitas, Transparansi, dan Teknologi Informasi, serta peran mediasi Teknologi Informasi. Latar belakang penelitian adalah pentingnya Kinerja Anggaran dalam mendukung target konservasi, pengendalian perubahan iklim, dan FOLU Net Sink 2030, di tengah kecenderungan penurunan Nilai Kinerja Anggaran Ditjen KSDAE. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui kuesioner pada pegawai pengguna SAKTI di 75 satuan kerja, dengan 218 responden terolah dari 225 sampel terencana. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi Sumber Daya Manusia, Akuntabilitas, Transparansi, dan Teknologi Informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Anggaran. Kompetensi Sumber Daya Manusia, Akuntabilitas, dan Transparansi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Teknologi Informasi. Teknologi Informasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Anggaran dan memediasi secara parsial hubungan ketiga variabel tersebut. Temuan ini memperkuat Teori Stewardship. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan Kinerja Anggaran memerlukan sinergi kualitas aparatur, tata kelola yang akuntabel dan transparan, serta pemanfaatan teknologi secara optimal dalam organisasi pemerintah secara berkelanjutan.