cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalekoma@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285298     DOI : 10.56799
Core Subject : Economy, Social,
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh CV ULIL ALBAB CORP. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi menerbitkan artikel hasil penelitian dan kajian literatur dari bidang ekonomi, manajemen, akuntansi baik dari perspektif konvensional dan/atau Islam namun juga tidak terbatas pada bidang ilmu-ilmu sosial. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi terbit setahun 6 kali tiap tahun. Jurnal ini merupakan wadah bagi para akademisi, praktisi, mahasiswa, maupun lapisan masyarakat lain untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pemikirannya. Jurnal ini menerima artikel dengan seleksi secara ketat dan berkomitmen menjaga kualitas artikel.
Articles 4,324 Documents
Dampak Pertumbuhan Sektor Unggulan Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten Minahasa Tenggara Irawaty Masloman; Daisy S. M. Engka; Steeva Y. L. Tumangkeng
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.20991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor unggulan terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode analisis yang digunakan adalah analsisi Location quotient (LQ) dan Regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sektor Unggulan (Basis) di Kabupaten Minahasa Tenggara. Berdasarkan nilai rata-rata LQ, terdapat tujuh sektor ekonomi yang dikategorikan sebagai sektor basis, yaitu: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Pertambangan dan Penggalian, Pengadaan Listrik dan Gas, Konstruksi, Transportasi dan Pergudangan, Real Estate  dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib.  Hasil analisis regresi berganda menunjukan bahwa Sektor pertanian berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, menunjukkan bahwa peningkatan sektor ini cenderung menurunkan kemiskinan, meskipun belum signifikan secara statistik. Sektor konstruksi juga berpengaruh negatif, namun dampaknya terhadap penurunan kemiskinan masih terbatas dan bersifat jangka pendek. Sektor pertambangan dan penggalian berpengaruh positif, artinya peningkatan aktivitas pertambangan justru berpotensi meningkatkan kemiskinan, sejalan dengan fenomena resource curse.
Peran Flash Sale dan FOMO Terhadap Purchase Decision Dengan Mediasi Impulsive Buying Serta Pengaruh Langsung JOMO Pada Konsumen Hana Fashion di Marketplace Shopee Rahadyan Tajuddien; Erina Zahra Ariyani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.21005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Flash Sale dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Purchase Decision dengan mediasi Impulsive Buying serta pengaruh langsung Joy of Missing Out (JOMO) pada konsumen Hana Fashion di marketplace Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah konsumen Hana Fashion yang pernah melakukan pembelian produk. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flash Sale berpengaruh signifikan terhadap Impulsive Buying (T-statistik 5,418; P-value 0,000) dan Purchase Decision (T-statistik 4,785; P-value 0,000). FOMO juga berpengaruh signifikan terhadap Impulsive Buying (T-statistik 5,788; P-value 0,000), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap Purchase Decision (T-statistik 0,921; P-value 0,357). Selain itu, Impulsive Buying berpengaruh signifikan terhadap Purchase Decision (T-statistik 2,960; P-value 0,003), sedangkan JOMO tidak berpengaruh signifikan terhadap Purchase Decision (T-statistik 0,289; P-value 0,773). Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa Impulsive Buying memediasi secara signifikan hubungan antara Flash Sale dan Purchase Decision (T-statistik 2,622; P-value 0,009), serta hubungan antara FOMO dan Purchase Decision (T-statistik 2,466; P-value 0,014). Penelitian ini menunjukkan bahwa Flash Sale dan FOMO berperan dalam meningkatkan Purchase Decision melalui Impulsive Buying, sedangkan JOMO tidak terbukti memengaruhi Purchase Decision pada konsumen Hana Fashion.
Kepuasan Kerja sebagai Mediasi Komposisi Tim, Kompetensi, dan Kompensasi terhadap Kinerja Auditor Intern Robiatul Adawiyah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.21006

Abstract

Auditor intern pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas sistem pengawasan internal dan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komposisi tim, kompetensi, dan kompensasi terhadap kinerja auditor intern pemerintah daerah dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 43 auditor intern pemerintah daerah. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kinerja auditor intern dengan nilai path coefficient sebesar 0,281 dan p-value sebesar 0,004. Kompetensi tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja, tetapi berpengaruh tidak langsung melalui kepuasan kerja dengan path coefficient sebesar 0,224 dan p-value sebesar 0,016. Komposisi tim juga tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasan kerja dan kinerja, tetapi berpengaruh tidak langsung terhadap kinerja melalui kepuasan kerja dengan path coefficient sebesar 0,091 dan p-value sebesar 0,034. Temuan ini menunjukkan bahwa kompensasi berperan langsung dalam meningkatkan kinerja, sedangkan kompetensi dan komposisi tim dapat meningkatkan kinerja melalui kepuasan kerja. Hasil penelitian menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dan faktor organisasi dalam meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan internal pemerintah daerah.
Pengaruh Self-Efficacy, Interview Anxiety, dan Perceived Organizational Support Terhadap Job Readiness Peserta LPK YTC Ponorogo Zariena Azzren Maizura; Sri Hartono; Umi Farida
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.21009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh self-efficacy, interview anxiety dan perceived organizational support terhadap job readiness peserta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yokosuka Training Center (YTC) Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yokosuka Training Center (YTC) Kabupaten Ponorogo. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara langsung (offline). Analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27, yang meliputi uji instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas), analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R²), uji parsial (uji t), serta uji simultan (uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap job readiness peserta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yokosuka Training Center (YTC) Kabupaten Ponorogo. (2) interview anxiety berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap job readiness peserta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yokosuka Training Center (YTC) Kabupaten Ponorogo. (3) perceived organizational support berpengaruh positif dan signifikan terhadap job readiness peserta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yokosuka Training Center (YTC) Kabupaten Ponorogo. (4) self-efficacy, interview anxiety dan perceived organizational support secara simultan berpengaruh signifikan terhadap job readiness peserta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yokosuka Training Center (YTC) Kabupaten Ponorogo. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,720, yang berarti ketiga variabel independen mampu menjelaskan 72% variasi job readiness, sedangkan 28% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.
System Quality and Intensity of QRIS Utilization with the Role of Transaction Efficiency in Student Financial Management Putri Sherintya; Maiercherinra Daud
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.21025

Abstract

The development of digital payment systems through the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) has changed people's transaction patterns, including among students. This study aims to analyze the effect of system quality and intensity of QRIS utilization on student financial management, with transaction efficiency as a mediating variable. The study used a quantitative approach with the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method. Data were obtained by distributing questionnaires to 136 QRIS student users selected using a purposive sampling technique. The results showed that system quality had a positive and significant effect on transaction efficiency (β = 0.574; p < 0.001), and the intensity of QRIS utilization also had a positive and significant effect on transaction efficiency (β = 0.292; p < 0.001). However, transaction efficiency did not significantly affect student financial management (β = -0.005; p = 0.973). In addition, system quality and intensity of QRIS utilization also did not directly affect student financial management. The results of the mediation test indicate that transaction efficiency is unable to mediate the relationship between system quality and intensity of QRIS utilization on student financial management. This finding indicates that the benefits of QRIS are more dominant in improving operational transaction efficiency than in developing financial management behavior. This study contributes to the development of digital payment systems literature by demonstrating that the success of payment technology does not automatically improve the quality of individual financial management. The implications of this study emphasize the importance of financial literacy and self-control as supporting factors in realizing better financial behavior in the digital payment era..
Pengaruh Content Marketing dan User Generated Content (UGC) terhadap Brand Awareness pada TikTok @Vgen_Indonesia Sherlyna Eka Puspita; Aris Ariyanto
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.21065

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Content Marketing dan User Generated Content (UGC) terhadap Brand Awareness pada akun TikTok @vgen_indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah followers akun TikTok @vgen_indonesia, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Content Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Awareness dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 3,550. User Generated Content (UGC) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Awareness dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 5,570. Hasil uji F menunjukkan bahwa Content Marketing dan User Generated Content (UGC) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Awareness dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung sebesar 59,512. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,551 atau 55,1%, yang berarti Content Marketing dan User Generated Content (UGC) memberikan kontribusi sebesar 55,1% terhadap Brand Awareness, sedangkan 44,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Analisis Strategi Pemasaran Digital WhatsApp Business Dalam Meningkatkan Penjualan UMKM Konveksi Irpan Collection Kota Depok Sulis Sabrina Hasibuan; Aris Ariyanto
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.21066

Abstract

Kemajuan teknologi informasi di era digital turut memengaruhi kegiatan usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu pemanfaatannya adalah WhatsApp Business yang mendukung pemasaran, komunikasi pelanggan, dan proses pemesanan. UMKM Konveksi Irpan Collection di Kota Depok telah menggunakan WhatsApp Business, tetapi pemanfaatannya masih perlu dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran digital melalui WhatsApp Business serta upaya peningkatan penjualan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, analisis SWOT, serta Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran Irpan Collection masih didominasi pemasaran langsung yang didukung WhatsApp Business. Aplikasi tersebut mempermudah komunikasi pelanggan, penyampaian informasi produk, dan pemesanan, tetapi fitur katalog produk, pesan otomatis, quick reply, label pelanggan, dan short link belum dimanfaatkan secara optimal. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan berupa kualitas produk, harga kompetitif, dan pelanggan tetap, sedangkan kelemahannya adalah optimalisasi pemasaran digital yang masih terbatas. Nilai IFE sebesar 2,76 dan EFE sebesar 2,75 menempatkan usaha pada Kuadran V (Hold and Maintain). Strategi yang disarankan adalah mempertahankan kualitas produk dan pelayanan serta mengoptimalkan WhatsApp Business untuk memperluas jangkauan pelanggan dan meningkatkan penjualan.
Pengaruh Profitabilitas, Biaya Operasional, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pajak Penghasilan Badan Maila Izzata Nastacha; Subadriyah Subadriyah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.21069

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profitabilitas, biaya operasional, dan ukuran perusahaan terhadap Pajak Penghasilan Badan yang diproksikan dengan Effective Tax Rate (ETR) pada perusahaan subsektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 20 perusahaan dengan 80 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda setelah uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ETR, biaya operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap ETR, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ETR. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap ETR. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,324 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 32,4% variasi ETR. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa karakteristik keuangan dan operasional perusahaan berkaitan dengan tingkat beban pajak efektif, sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen, investor, dan regulator perpajakan.
The Transformation of MSMEs in the Age of Artificial Intelligence: Opportunities, Challenges, and Strategies for Enhancing Competitiveness Naufal Noumi Adam P
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.21099

Abstract

Artificial Intelligence (AI) is increasingly transforming how micro, small, and medium enterprises (MSMEs) manage business activities, yet its strategic benefits depend on how effectively the technology is integrated into organizational processes. This study examines the opportunities, challenges, and transformation strategies associated with AI utilization in enhancing MSME competitiveness. A qualitative multiple-case study design was employed involving five MSMEs selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and supporting documentation, and analyzed using within-case analysis, cross-case analysis, and thematic analysis. The findings identify five main themes: efficiency and productivity, marketing and customer engagement, innovation and adaptation, readiness and implementation challenges, and AI transformation strategies. Cross-case analysis shows that AI use evolves from task-oriented applications toward more process-oriented and strategic utilization as organizational readiness increases. The study proposes a transformation model linking AI readiness, AI utilization, operational efficiency and market intelligence, innovation and business adaptation, and competitive advantage, supported by human oversight, AI governance, and digital capability. These findings highlight that AI creates strategic value when integrated with organizational capabilities rather than merely adopted as a technological tool
Integrating Maqāṣid al-Sharī‘ah into Sustainability Accounting for Sustainable Performance Measurement in Islamic Economics Sulys Setyorini; Pit Arzuna; Endar Pradesa; Muhammad Arifin
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.21135

Abstract

This study synthesizes how maqāṣid al-sharī‘ah can be integrated into sustainability accounting to strengthen sustainable performance measurement in Islamic economics. A structured integrative review was conducted using records identified from Scopus, Web of Science, ScienceDirect, Wiley Online Library, and Google Scholar/Publish or Perish for publications between 2020 and 2026. The search identified 200 records, comprising Scopus (n = 80), Web of Science (n = 50), ScienceDirect (n = 35), Wiley Online Library (n = 20), and Google Scholar/PoP (n = 15). After removing two duplicate records, 198 records were screened, of which 108 were excluded. Ninety full-text articles were assessed for eligibility through publisher pages, DOI metadata, and accessible full texts. Seventy-five articles were excluded based on predefined criteria, leaving 15 studies for thematic synthesis. The findings reveal four recurring patterns: maqāṣid functions most effectively as an overarching architecture of sustainability objectives; recent research is shifting from disclosure-based measures toward multidimensional performance measurement; Sharia governance plays a central role in translating ethical objectives into measurable ESG outcomes; and current measurement approaches remain fragmented across ESG, green accounting, sustainability reporting, and maqāṣid-based indices. To address this fragmentation, the study proposes a Maqāṣid-Oriented Sustainability Accounting Matrix (MOSAM) linking maqāṣid objectives with sustainability domains and input–process–output–outcome/impact indicators.