cover
Contact Name
Mahadiansar
Contact Email
mahadiansar@gmail.com
Phone
+6281267004561
Journal Mail Official
austronesia.akademika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno Hatta Gang Nila 1 No 15
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Negeri
Published by Austronesia Akademika
ISSN : 30891043     EISSN : 30890357     DOI : https://doi.org/10.69812/jpn
Jurnal Pengabdian Negeri adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh CV. Austronesia Akademika, yang berlokasi di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Jurnal ini berfokus pada publikasi hasil pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam konteks pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di Indonesia. Jurnal Pengabdian Negeri menerima berbagai jenis tulisan dalam laporan kegiatan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan isu-isu lokal dan nasional. Dengan pendekatan interdisipliner, jurnal ini bertujuan untuk memberikan kontribusi substansial terhadap pengetahuan di bidang pengabdian masyarakat serta memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman antara akademisi, praktisi, dan komunitas. Setiap publikasi dalam Jurnal Pengabdian Negeri diharapkan dapat menginspirasi inovasi serta kolaborasi dalam menciptakan solusi dari tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Jurnal ini juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pembangunan dan pengembangan berkelanjutan. Melalui kegiatan publikasi ini, CV. Austronesia Akademika bertekad untuk memperkuat sinergi antara dunia akademis dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bersama.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2024): Desember, 2024" : 5 Documents clear
Penguatan Peran Generasi Milenial Dalam Politik Cerdas Berintegritas Menyongsong Pemilu 2024 Lamidi Lamidi; Fitri Kurnianingsih; Mayarni Mayarni
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember, 2024
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v1i1.69

Abstract

Artikel ini membahas program Kelas Politik Cerdas Berintegritas yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran politik dan integritas generasi milenial di Kabupaten Bintan menjelang Pemilu 2024. Program ini, hasil kolaborasi antara Universitas Maritim Raja Ali Haji dan Bawaslu Kabupaten Bintan, bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan dalam berpolitik secara cerdas, etis, dan transparan. Melalui pendekatan pendidikan politik yang mencakup seminar, diskusi, pelatihan keterampilan, serta aksi sosial, program ini diharapkan mampu menghasilkan pemimpin muda yang berkarakter, anti-korupsi, dan berorientasi pada kesejahteraan publik. Artikel ini juga mengeksplorasi dampak positif dari program ini terhadap peran aktif generasi milenial dalam mengawasi dan berpartisipasi dalam proses demokrasi, serta upaya menciptakan budaya politik yang sehat di Kabupaten Bintan. Dengan demikian, program ini berfungsi sebagai langkah strategis dalam membentuk pemimpin masa depan yang berintegritas di Indonesia.
Transformasi Pola Asuh Dalam Mencegah Perkawinan Anak Di Era Digital Nur Fitri Eka Asbarini; Baiq Dewi Kamariani; Maya Ulyani
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember, 2024
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v1i1.74

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada orang tua, guru, dan siswa mengenai pola asuh yang efektif dalam mencegah pernikahan anak di era digital. Dengan tingginya angka pernikahan anak di Indonesia, meskipun regulasi telah diperketat, transformasi pola asuh menjadi strategi penting untuk melindungi hak-hak anak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode ceramah dan pembelajaran langsung kepada 100 peserta, termasuk perwakilan dari organisasi kepemudaan. Fokus pengabdian adalah peningkatan pemahaman tentang dampak negatif pernikahan anak serta pentingnya peran keluarga dalam membangun karakter anak melalui pendekatan berbasis nilai agama dan norma sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta, khususnya orang tua, masih mengalami kesulitan dalam memahami pola asuh yang sesuai dengan tantangan digitalisasi. Namun, melalui program ini, mereka memperoleh wawasan baru tentang cara membimbing anak di tengah kemajuan teknologi dan menghadapi perubahan emosi anak. Kegiatan ini diapresiasi oleh peserta karena memberikan panduan konkret untuk menghindari praktik pernikahan anak dan memperkuat peran orang tua dalam mendukung pertumbuhan anak secara optimal. Diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal untuk merumuskan kebijakan lebih efektif dalam pencegahan pernikahan anak dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, tokoh agama, dan organisasi masyarakat. Selain itu, pendekatan berbasis media digital juga diidentifikasi sebagai alat penting dalam menyebarluaskan edukasi tentang hak-hak anak dan bahaya pernikahan dini. Dengan langkah kolaboratif, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga masa depan anak melalui pola asuh yang adaptif dan penuh kasih.
Pendampingan Pemangku Kepentingan Dalam Governansi Ekowisata Pesisir Di Pulau Bintan Provinsi Kepulauan Riau Alfiandri Alfiandri; Eko Prasojo; Roy Valiant Salomo
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember, 2024
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v1i1.83

Abstract

Pendampingan pemangku kepentingan dalam mengelola ekowisata pesisir di Pulau Bintan, dengan tujuan untuk meningkatkan tata kelola yang berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak dalam pengelolaan sumber daya alam pesisir. Pendampingan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat lokal, dan akademisi dalam mengembangkan ekowisata berbasis konservasi, khususnya terkait dengan hutan mangrove yang menjadi salah satu daya tarik utama wisata pesisir di kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan mengadakan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, dan workshop, yang melibatkan diskusi mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam pengelolaan ekowisata, serta cara-cara untuk mengatasi masalah koordinasi antar pemangku kepentingan, kerusakan lingkungan, dan kurangnya infrastruktur yang mendukung. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa kesadaran pemangku kepentingan terhadap pentingnya kolaborasi semakin meningkat, dan mereka lebih memahami cara-cara untuk mengelola ekowisata secara berkelanjutan. Pembahasan lebih lanjut mengidentifikasi tantangan dalam implementasi kebijakan yang efektif, seperti pengelolaan mangrove dan penguatan kapasitas masyarakat lokal. Kesimpulan dari artikel ini menyarankan pentingnya kolaborasi yang lebih erat antara semua pihak, serta perlunya edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar mereka dapat merasakan manfaat ekonomi dari ekowisata tanpa merusak lingkungan. Oleh karena itu, kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan akademisi sangat dibutuhkan untuk mewujudkan ekowisata yang menguntungkan dan berkelanjutan di Pulau Bintan.
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS); Studi SDN 013 Tanjungpinang Barat. Kota Tanjungpinang Desy Yunasti; Aspariyana Aspariyana
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember, 2024
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v1i1.84

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan PHBS kepada siswa di Sekolah Dasar Negeri 013 Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan kesehatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan praktek langsung, seperti cara mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan lingkungan, serta penyuluhan tentang pola makan sehat dan pembuangan sampah yang tepat. Kegiatan ini berlangsung selama enam bulan dari bulan April hingga November 2023, melibatkan siswa, guru, dan masyarakat setempat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran di kalangan siswa dan masyarakat mengenai pentingnya PHBS. Siswa mulai lebih memperhatikan kebersihan pribadi dan lingkungan sekitar, seperti membuang sampah pada tempatnya dan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan keluarga mereka. Kegiatan ini juga berdampak positif pada peningkatan kesehatan siswa dan keluarga, mengurangi risiko penyebaran penyakit yang dapat ditularkan melalui kebersihan yang kurang terjaga. Kesimpulannya, sosialisasi PHBS di SDN 013 Tanjungpinang Barat berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat serta mendorong perubahan perilaku menuju hidup sehat. Untuk kelanjutan program ini, direkomendasikan agar pihak sekolah terus memberikan pembinaan dan menyediakan fasilitas yang mendukung perilaku hidup bersih dan sehat, seperti tempat cuci tangan yang memadai dan program kebersihan lingkungan yang berkelanjutan.
Forum Group Discussion Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Pemetaan Potensi Sumber Daya Alam di Desa Busung Panjang Annissa Valentina; Rizqi Apriani Putri; Marliani Marliani
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember, 2024
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v1i1.85

Abstract

Artikel ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir di Desa Busung Panjang melalui kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memetakan dan mengelola potensi sumber daya alam (SDA). Desa ini, yang terletak di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, memiliki potensi SDA yang besar terutama di sektor perikanan, namun menghadapi tantangan dalam pengelolaannya, baik dari segi pengetahuan, infrastruktur, dan aksesibilitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan pemerintah desa serta partisipasi aktif masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan program berbasis potensi lokal secara berkelanjutan. Melalui FGD, perangkat desa dan masyarakat dilatih untuk mengidentifikasi potensi sumber daya alam dan mengembangkan produk berbasis alam, khususnya sektor perikanan, yang dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat. Hasil FGD menunjukkan adanya peningkatan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan SDA yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Namun, beberapa tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur dan sarana, serta rendahnya pengetahuan kewirausahaan, masih menghambat pemanfaatan SDA secara optimal. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan mencakup pelatihan lebih lanjut dalam kewirausahaan berbasis hasil laut, peningkatan akses terhadap modal, dan pengembangan infrastruktur yang mendukung distribusi produk. FGD ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak eksternal untuk menciptakan model pengelolaan SDA yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sebagai rekomendasi, program-program pelatihan dan penguatan kapasitas kelembagaan perlu dilanjutkan dengan penekanan pada peningkatan infrastruktur dan akses pasar untuk mengoptimalkan potensi SDA yang ada, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

Page 1 of 1 | Total Record : 5