Articles
20 Documents
DETERMINAN KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KPRI) KABUPATEN BREBES
Kodir, Abdul;
Rusdarti, Rusdarti;
Khafid, Muhammad
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i1.d17hb315
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemandirian, karakteristik koperasi, akuntabilitas, tipe auditor dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap kinerja keuangan pada KPRI Kabupaten Brebes. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan model regresi. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes. Populasi berjumlah 47 Koperasi dan yang dijadikan sampel 44 dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kemandirian koperasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, karakteristik koperasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, akuntabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, tipe auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dan kualitas SDM berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Seharusnya pihak manajemen koperasi mampu meningkatkan dalam menjalankan usahanya sehingga akan mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang tinggi dan dapat menjadikan anggotanya bertambah sejahtera dan untuk kemandirian koperasi sebaiknya dapat membina jaringan dengan lembaga lain agar SHU yang dihasilkan oleh koperasi dapat lebih optimal.
ANALISIS PENGARUH FAKTOR EKONOMI DAN SOSIAL TERHADAP INDEKS KEBAHAGIAAN DI ASEAN-5
Adila Dhiya Hanifa;
Shavera Sofiana Malia;
Amin Pujiati
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i1.xf3efy52
Indeks kebahagiaan dianggap sebagai pengukuran alternatif karena dapat mengukur aspek-aspek yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pendapatan dan faktor-faktor lain di luar pendapatan terhadap indeks kebahagiaan di ASEAN-5. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen termasuk pendapatan per papita, pengangguran, dukungan sosial, dan belanja pemerintah, dan variabel dependen adalah indeks kebahagiaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendapatan per kapita, dukungan sosial, dan belanja pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks kebahagiaan. Sementara itu, variabel pengangguran memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks kebahagiaan. Penelitian ini juga menyarankan bahwa pemerintah di setiap negara ASEAN-5 harus mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, peduli terhadap masyarakat, menjaga tingkat pengangguran, dan meningkatkan belanja pemerintah pada pendidikan sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan subjektif melalui indeks kebahagiaan.
DETERMINAN MINAT MELANJUTKAN STUDI PERGURUAN TINGGI PADA SISWA AKUNTANSI SMK NEGERI 1 BATANG
Effendi, Aditya Kurniawan;
Susanti, Eka;
Widiatami, Anna Kania
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i1.t51r4z24
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan jenjang pendidikan menengah yang mempersiapkan lulusannya siap memasuki dunia kerja. Namun seiring berjalannya waktu, persyaratan untuk mendapatkan pekerjaan semakin tinggi dan memerlukan sumber daya manusia dengan tingkat pendidikan yang tinggi. Penelitian ini menguji pengaruh motivasi belajar, status sosial ekonomi orang tua, prestasi belajar, persepsi biaya pendidikan, dan efikasi diri terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa akuntansi di SMK Negeri 1 Batang. Populasi penelitian ini terdiri dari siswa akuntansi kelas X sampai XII SMK Negeri 1 Batang tahun ajaran 2023/2024, dengan jumlah sampel sebanyak 168 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar berpengaruh positif terhadap minat melanjutkan studi di perguruan tinggi. Status sosial ekonomi orang tua, prestasi belajar, persepsi biaya pendidikan, dan efikasi diri tidak berpengaruh terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Pihak sekolah disarankan untuk memberikan motivasi dan fasilitas kepada siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
DETERMINAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KUALITAS LINGKUNGAN PADA NEGARA BERKEMBANG DI ASIA-PASIFIK
Amilia Widya Pangesti;
Heri Yanto;
Shanty Oktavilia
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i1.d1w6r916
Pertumbuhan ekonomi Asia-Pasifik merupakan hasil dari integrasi berbagai negara terhadap ekonomi global. Namun demikian pertumbuhan di wilayah tersebut menyebabkan beberapa masalah diantaranya masalah lingkungan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan kualitas lingkungan negara berkembang di kawasan Asia-Pasifik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian yaitu negara berkembang di kawasan Asia-Pasifik dari periode 2015 hingga 2020. Sumber data dikumpulkan dari laman World Bank Indicator dan Transparency International serta laman kredibel lainnya. Analisis data dilakukan dengan analisis data panel menggunakan aplikasi Eviews 12. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa determinan pertumbuhan ekonomi adalah tingkat korupsi, konsumsi energi dan perdagangan bebas. Sedangkan determinan kualitas lingkungan adalah tingkat korupsi dan konsumsi energi. Saran yang dapat diberikan yaitu perlunya setiap negara untuk menjaga iklim ekonomi serta stabilitas politik dan hukum untuk dapat menarik investor asing masuk ke negaranya. Selain itu, perlu juga untuk mengkaji kebijakan investasi asing untuk lebih mendorong pemerataan pembangunan.
INTERACTION BETWEEN GOVERNMENT EXPENDITURE, GOOD GOVERNANCE, AND ECONOMIC GROWTH IN THE ASIA AND AFRICA REGION
Dwi Tri Mega Rahayu;
Andryan Setyadharma;
Shanty Oktavilia
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i2.3traek57
This research is motivated by the gap phenomenon in Asia and Africa, where there is a discrepancy between theory and previous research and the reality in these two regions. Based on government governance data, Asia and Africa have institutional qualities that could be better than other regions in the world. However, poor institutional quality does not reduce economic growth in the Asian and African regions. This research uses data from the World Bank and World Governance Indicators for the 2000-2022 period using variables of government governance, government spending, and economic growth. This research uses the FMOLS method using Eviews 10. The research results show that political stability, regulatory quality, and control of corruption have a positive and significant effect on economic growth in the Asian and African regions. Meanwhile, the effectiveness of government performance and the rule of law positively and significantly impact economic growth in the Asian region but do not influence the African region. The research results on the voice and accountability variables show no influence on economic growth in the Asian region. Still, the African region positively and significantly impacts economic growth.
PERAN EKSPOR DALAM MEMODERASI PENGARUH FASILITAS KITE DAN KURS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI
Diastini, Aprilia;
Bestari Dwi Handayani;
Agus Wahyudin
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i2.xvxdkk81
Kestabilan serta pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara merupakan salah satu permasalahan yang harus dihadapi oleh semua negara di dunia tanpa terkecuali dengan negara Indonesia. Pertumbuhan ekonomi seharusnya dapat memperlihatkan tren yang meningkat dari tahun ke tahun. Namun demikian perkembangan pertumbuhan ekonomi di negara Indonesia dalam waktu 5 tahun terakhir dapat dikatakan fluktuatif. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja ekspor dalam memoderasi pengaruh insentif fiskal melalui skema fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) dan nilai tukar mata uang terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian negara Indonesia dari tahun 2010 hingga 2022. Sumber data diperoleh dari Badan Pusat Statistika, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta laman Bank Indonesia. Analisis data dilakukan dengan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan nilai tukar mata uang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kinerja ekspor tidak memoderasi fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) terhadap pertumbuhan ekonomi namun memoderasi secara positif dan signifikan nilai tukar mata uang terhadap pertumbuhan ekonomi.
WILLINGNESS TO PAY PRODUK EKONOMI KREATIF BERLABEL RAMAH LINGKUNGAN DI KALANGAN GENERASI MILENIAL KOTA SEMARANG
Dini Mellinda Krisnawati;
Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti;
Andryan Setyadharma
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i1.j41fbq28
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis berapa besar nilai yang bersedia dibayarkan generasi milenial di Kota Semarang untuk produk ekonomi kreatif berlabel ramah lingkungan menggunakan analisis Contingent Valuation Method (CVM) dan determinasi willingness to pay dengan regresi linier berganda. Model penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan data primer yang didapatkan dengan cara pengisian kuesioner dari 100 responden yang merupakan kelompok generasi milenial di Kota Semarang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kualitas produk, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan kesadaran lingkungan. Hasil yang diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 62% dan seluruh variabel bebas secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap willingness to pay produk ekonomi kreatif berlabel ramah lingkungan. Sedangkan untuk masing-masing variabel bebas yaitu: kualitas produk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap willingness to pay produk ekonomi kreatif berlabel ramah lingkungan, tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produk ekonomi kreatif berlabel ramah lingkungan, dan variabel kesadaran lingkungan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap willingness to pay produk ekonomi kreatif berlabel ramah lingkungan.
ANALISIS ENVIRONMENTAL KUZNETS CURVE DI NEGARA MIDDLE-LOWER INCOME ASEAN TAHUN 2000-2020
Mochamad Demaz Ardiana;
Maal Naylah
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i2.s3xb9b51
Peningkatan emisi karbondioksida seringkali berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Berdasarkan pada Hipotesis Environmental Kuznets Curve (EKC), penelitian ini menganalisis pengaruh dari pertumbuhan ekonomi terhadap emisi karbondioksida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari globalisasi ekonomi dan konsumsi listrik fosil terhadap emisi karbondioksida. Dalam mengukur globalisasi ekonomi, penelitian ini menggunakan indeks globalisasi Konjunkturforschungsstelle KOF. Sampel yang digunakan adalah data panel dari 8 negara ASEAN tahun 2000-2020an menggunakan metode fixed effect. Hasil analisis menunjukkan bahwa hipotesis EKC terbukti. Pada tahap awal, pertumbuhan ekonomi dapat meningkatkan emisi CO2. Namun, pada titik tertentu, pertumbuhan ekonomi dapat mengurangi tingkat emisi CO2. Globalisasi ekonomi dan konsumsi listrik fosil masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap emisi karbondioksida, menandakan bahwa semakin ter-globalisasi ekonomi suatu negara, maka emisi pun akan semakin meningkat, sehingga perumusan kebijakan untuk meningkatkan Produk Domestik Produk (PDB) hingga titik balik dan kebijakan mengenai regulasi lingkungan perlu dilakukan.
THE INFLUENCE OF INVESTMENT, LABOR, AND TECHNOLOGY ON REGIONAL INCOME AND INEQUALITY
Fathonah, Ainnur;
Aji Suseno, Deky
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i2.wzj2nx96
The purpose of this research is to analyze the effect of investment, capital expenditure, labor, and technology on GRDP per capita and income inequality in Indonesia. The analysis technique uses Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) processed with WarpPLS 8.0. The object of this research is 34 provinces in Indonesia in 2016-2022. The results showed that domestic investment, capital expenditure, labor productivity and technology, and information and communication development index positively affected GRDP per capita. Foreign investment and working population have no effect on GRDP per capita. Domestic investment and labor productivity harm income inequality. Technology, information, and communication development index positively affects income inequality. Foreign investment, capital expenditure, working population, and GRDP per capita do not affect income inequality.
STUDI MIKROEKONOMI DAN MAKROEKONOMI: PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP PRODUKTIVITAS DI INDONESIA
Runtiningsih, Sri;
Syahrul Fauzi, Ahmad;
Margaret, Silvia;
Patria Kusuma, Putri;
Azizah, Zainab;
Andi Auliya Hakim, Muhammad
Business and Economic Analysis Journal Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/beaj.v4i2.gzsx1p06
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara global dapat meningkatkan produktivitas. Penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan TIK terhadap produktivitas dari sudut pandang analisis mikro ekonomi dan makro ekonomi karena tidak semua sektor usaha dapat digeneralisir, terutama sektor pertanian yang memiliki diferensiasi yang tinggi. Analisa mikro ekonomi dalam penelitian ini menggunakan data IFLS wave 5 tahun 2014 dengan menggunakan regresi Ordinary Least Square (OLS) dari jenis data cross section pada 176 usaha pertanian dan 2.066 usaha non pertanian di Indonesia. Analisa makro ekonomi menggunakan data publikasi BPS tahun 2015-2020 pada 34 provinsi di Indonesia dengan pendekatan Panel Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat mikroekonomi, penggunaan TIK berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas di sektor pertanian dan non-pertanian. Namun, pada tingkat makroekonomi mengindikasikan bahwa dampak positif signifikan hanya ditemukan pada sektor non-pertanian, sedangkan pada sektor pertanian, penggunaan TIK menunjukkan pengaruh negatif terhadap produktivitas.. Hal ini mencerminkan rendahnya literasi teknologi dan pemanfaatan TIK yang belum optimal oleh petani. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik sektor untuk memaksimalkan manfaat TIK terhadap produktivitas ekonomi.