cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 265 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3: April 2026" : 265 Documents clear
Seni Ukir Pendapa Nalumsari Jepara Dalam Perspektif Sejarah, Motif, Dan Teknik Pahatan Lely Nur Hidayah; Wasis Wijayanto; Harun Isma’il
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14505

Abstract

Jepara dikenal sebaga Kota Ukir yang memiliki kekayaan budaya yaitu seni ukir kayu yang memiliki nilai estetika dan filosofi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah perkembangan seni ukir pendapa di Nalumsari, Jepara, menganalisis ragam motif ukir pendapa beserta makna simboliknya, serta mengidentifikasi teknik ukir yang digunakan oleh para pengrajin. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun manfaat penelitian ini adalah dapat memberikan konstribusi dalam pengembangan penelitian seni ukir, khusunya berkaitan mengenai sejarah, motif, dan teknik ukir pendapa sebagai upaya pelestarian warisan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni ukir di Nalumsari sejarah masyarakat setempat masih mempertahankan nilai-nilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Motif yang dihasilkan para pengrajin dan banyak diminati masyarakat sebab mempunyai nilai simbolik dan estetika tinggi. Teknik ukir masih menggunakan teknik tradisional sebab para pengrajin masih mempertahankan ilmu yang diwariskan secara turun temurun. Seni ukir pendapa selain berfungsi sebagai elemen arsitektur merupakan bentuk mencerminkan identitas budaya, nilai spiritual, serta kearifan lokal masyarakat Jepara.
Transparansi Informasi Publik Pada Sistem Informasi Domain Desa.id Di Desa Kendalpecabean Kabupaten Sidoarjo Zulfika Naula Shafa; Muhammad Agus Muljanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14570

Abstract

Transparansi informasi publik merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang akuntabel dan mendorong partisipasi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan transparansi tersebut adalah melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) dengan domain desa.id sebagai media penyedia informasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transparansi informasi publik melalui Sistem Informasi Desa berbasis domain desa.id di Desa Kendalpecabean Kabupaten Sidoarjo dengan menggunakan teori transparansi Kristianten, yang mencakup kesediaan dan aksesibilitas dokumen, kejelasan dan kelengkapan informasi, keterbukaan proses, serta kerangka regulasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Kendalpecabean telah memiliki domain desa.id dan menyediakan beberapa informasi dasar desa. Namun, pelaksanaan transparansi informasi publik melalui sistem tersebut belum berjalan optimal karena informasi masih terbatas, kurang diperbarui, serta belum sepenuhnya memenuhi prinsip kejelasan dan kelengkapan. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas aparatur desa, kendala teknis pengelolaan sistem, dan rendahnya pemanfaatan SID oleh masyarakat.
Makna Batik Parijoto Sebagai Warisan Budaya Kota Kudus Dalam Perspektif Estetis Khofifah Endah Saputri; Wasis Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14619

Abstract

Salah satu motif khas Kudus adalah batik Parijoto, yang berasal dari buah Parijoto (Medinilla speciosa), yang tumbuh di lereng Gunung Muria. Buah ini memiliki makna doa, keberkahan, dan harapan untuk masyarakat. Namun, pemahaman masyarakat tentang makna filosofis dan estetis dari motif Batik Parijoto masih terbatas. Akibatnya, diperlukan kajian lebih lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki sejarah penciptaan motif Batik Parijoto, proses kreatif yang digunakan oleh perajin, makna estetis dan simbolik yang terkandung di dalamnya, dan bagaimana fungsinya berubah dalam perkembangan budaya dan industri kreatif modern. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Untuk mengumpulkan data, observasi lapangan, wawancara mendalam dengan perajin batik, dan dokumentasi visual digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika Batik Parijoto tercermin dalam stilasi bentuk buah dan daun yang mempertahankan karakter aslinya, penggunaan warna yang harmonis, dan nilai simbolik yang terkait dengan kesuburan dan spiritualitas. Selain itu, motif Parijoto berubah menjadi fungsi yang dapat disesuaikan untuk berbagai produk kontemporer sambil mempertahankan identitas budaya lokal. Oleh karena itu, Batik Parijoto memiliki peran penting sebagai warisan budaya Kudus yang memiliki nilai estetika yang harus dilestarikan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Teknologi Pendidikan untuk Meningkatkan Kesadaran Konservasi Lingkungan pada Mahasiswa Azzahra Naila Putri; Hummaira Azzahra; Naira Aimi Khairunnisa; Jagad Evaniata Sukowati; M. Fikri Amrullah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14659

Abstract

Kemajuan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam membangun kesadaran konservasi lingkungan di kalangan mahasiswa. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan melalui pemanfaatan teknologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah berbagai jurnal Indonesia periode 2019–2025 yang berkaitan dengan pembelajaran digital dan konservasi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa penggunaan Learning Management System (LMS), Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan media sosial edukatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap isu lingkungan serta mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan konservasi kampus. Pembelajaran berbasis digital juga mendukung terbentuknya budaya green campus melalui pendekatan berbasis pengalaman dan proyek nyata. Dengan demikian, integrasi teknologi pendidikan dalam program konservasi merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan kesadaran ekologis dan perilaku berkelanjutan pada mahasiswa.
Tantangan dan Strategi Kurikulum di Era Digital: Studi Literatur untuk Inovasi Pendidikan Ibrahim Ibrahim; Nadia Jannah; Dita Febriana Sari; Shobira Afifah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14665

Abstract

Digital transformation has reshaped education, demanding adaptive curricula that integrate 21st-century competencies amid challenges like low teacher digital literacy and infrastructure gaps. This study aims to analyze challenges and strategies in digital-era curriculum development through systematic literature review (SLR) for educational innovation. Qualitative research employed SLR methodology, targeting journal articles indexed in Garuda portal as population, with purposive sampling of SINTA 2 articles (2023-2025) on digital curriculum. Instruments included search keywords via Boolean operators; data analysis used thematic analysis and CASP quality appraisal. Findings reveal multidimensional challenges including educator competency deficits, infrastructure disparities, change resistance, and value preservation issues, countered by strategies like systematic technology integration, project-based learning for 21st-century skills, and IT-based curriculum management. In conclusion, comprehensive policy support and stakeholder collaboration enable inclusive digital curricula enhancing educational quality.
Penerapan Kotter’s 8 Step Chance Model Untuk Meningkatkan Efektivitas Dan Kinerja Organisasi Kemahasiswaan Di Universitas Pembangunan Jaya Pada Era Transformasi Digital Febriani Dovi; Guntur Haludin; Devina Maharani Putri; Ulwan Taqi Laudza; Dania Oktaviani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14704

Abstract

Transformasi digital menuntut organisasi kemahasiswaan untuk beradaptasi tidak hanya dalam pemanfaatan teknologi, tetapi juga dalam perubahan budaya organisasi, pola kepemimpinan, dan mekanisme kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Kotter’s 8-Step Change Model dalam meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi kemahasiswaan di Universitas Pembangunan Jaya pada era transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pengurus inti, anggota aktif, serta pembina organisasi kemahasiswaan, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tahapan Model Kotter mampu membangun kesadaran perubahan (sense of urgency), memperkuat komitmen melalui pembentukan guiding coalition, serta meningkatkan penerimaan anggota terhadap perubahan berbasis digital. Komunikasi visi yang konsisten dan pemberdayaan anggota terbukti menurunkan resistensi dan meningkatkan partisipasi. Selain itu, pencapaian keberhasilan jangka pendek dan penguatan nilai adaptif dalam budaya organisasi mendorong keberlanjutan perubahan meskipun terjadi regenerasi kepemimpinan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Model Kotter efektif sebagai kerangka manajemen perubahan bagi organisasi kemahasiswaan dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Sistem Informasi Manajemen dalam Kurikulum Merdeka: Analisis Peluang dan Tantangan di Era Digital Ibrahim Ibrahim; Sindi Andaresta; Vio Amalia Nurhalijah; Tri Fahrian Alma'un
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14716

Abstract

Penelitian ini menganalisis peluang dan tantangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam mendukung Kurikulum Merdeka di era digital, di mana transformasi pendidikan Indonesia menghadapi inefisiensi administrasi dan kesenjangan teknologi pasca-pandemi. Tujuan penelitian adalah mensintesis secara komprehensif tiga dimensi utama SIM melalui systematic literature review (SLR) kualitatif. Populasi mencakup literatur 2021-2025 dari Google Scholar, Sinta, dan Garuda; sampel 25-30 artikel peer-reviewed dipilih purposive sampling dengan PRISMA flowchart. Instrumen SLR protokol dan analisis isi tiga tahap (reduksi, penyajian, kesimpulan) dilengkapi triangulasi sumber. Hasil menunjukkan SIM mengotomatisasi administrasi (reduksi beban guru 50%), personalisasi pembelajaran via data asesmen, dan data-driven decision making untuk akuntabilitas sekolah. Kesimpulan menegaskan SIM sebagai infrastruktur digital esensial bagi keberlanjutan Kurikulum Merdeka, dengan rekomendasi mixed-methods empiris selanjutnya.
Analisis Penguatan Internalisasi Nasionalisme Sebagai Upaya Pencegahan Terorisme Melalui Sosialisasi Mahasiswa di Politeknik LP3I Pekanbaru Yenni Mairida; Marisya Zahara; Cindy Salsa Nabila; Az-Zahra Dian Atur Sela; Indra Nainggolan; Rida Purnama Sari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15046

Abstract

Terorisme merupakan ancaman ideologis yang menyasar generasi muda, termasuk mahasiswa, sehingga penguatan internalisasi nilai nasionalisme menjadi penting sebagai upaya preventif dalam membangun ketahanan ideologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai nasionalisme serta implikasinya terhadap sikap dan ketahanan mahasiswa dalam menghadapi ideologi terorisme di Politeknik LP3I Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai nasionalisme membentuk sikap kritis mahasiswa terhadap ideologi terorisme serta menumbuhkan toleransi dan penolakan terhadap kekerasan. Selain itu, internalisasi tersebut berimplikasi pada terbentuknya ketahanan ideologis mahasiswa dalam menyikapi narasi ekstrem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai nasionalisme berperan sebagai strategi preventif dalam pencegahan terorisme di lingkungan perguruan tinggi, serta menjadi fondasi penting dalam membangun mahasiswa yang kritis, toleran, dan berorientasi pada persatuan bangsa.
Pengaruh Popularitas K-Pop Terhadap Gaya Berpakaian Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Kebangsaan Republik Indonesia Nabila Khairunnisa; Panca Hadi Pratama; Syalshadilla Robiyah; Ulfi Shafira Nurafifah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15075

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh popularitas K-Pop terhadap gaya berpakaian mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Kebangsaan Republik Indonesia akibat globalisasi budaya digital. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan kausal antara popularitas K-Pop dan adaptasi fashion mahasiswa angkatan 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, populasi 142 mahasiswa, dan sampel 105 responden melalui cluster random sampling. Instrumen kuesioner skala Likert diuji validitas (r-hitung > 0,361) dan reliabilitas (Cronbach's Alpha 0,812), dianalisis dengan regresi linear sederhana via SPSS 26. Hasil menunjukkan pengaruh signifikan (koefisien B 0,567, Sig. 0,000, R² 0,452), di mana popularitas K-Pop menjelaskan 45,2% variasi gaya berpakaian. Kesimpulan menyatakan K-Pop mendorong adopsi tren streetwear dengan adaptasi lokal, meskipun terbatas pada sampel spesifik.
Desain Pembelajaran Berbasis Understanding By Design Sebagai Pengalaman Belajar Bermakna Tinjauan Literatur Tantri Agustiani; Milda Ananda; Gita Tri Lestari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji desain pembelajaran berbasis Understanding by Design (UbD) sebagai kerangka dalam mewujudkan pengalaman belajar bermakna melalui perencanaan pembelajaran yang terarah dan reflektif. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan menganalisis artikel dan jurnal ilmiah yang relevan dengan pembelajaran berbasis UbD. Kajian difokuskan pada prinsip backward design, yang meliputi penetapan tujuan pembelajaran (enduring understanding), penyusunan asesmen autentik, dan perancangan aktivitas pembelajaran yang selaras dengan tujuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan UbD mampu meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan menerapkan pengetahuan dalam konteks nyata. Selain itu, UbD mendorong perubahan peran guru menjadi perancang dan fasilitator pembelajaran. Meskipun demikian, implementasi UbD masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pemahaman guru dan kebutuhan waktu perencanaan yang lebih panjang. Oleh karena itu, dukungan pelatihan dan kebijakan pendidikan yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk mengoptimalkan penerapan UbD dalam pembelajaran

Page 10 of 27 | Total Record : 265