cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 265 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3: April 2026" : 265 Documents clear
Peran Sekretariat Tim Pengendali Inflasi Daerah Dalam Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Tuban Nur Aliyah Dian Wulan Hadi; Susi Hardjati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14718

Abstract

Inflasi adalah penanda dalam ekonomi makro yang memengaruhi secara langsung daya beli masyarakat serta kestabilan ekonomi pada suatu daerah. Kabupaten Tuban menghadapi tantangan fluktuasi harga komoditas pangan pokok yang rentan terhadap faktor cuaca, distribusi, dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Sekretariat Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Tuban dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi lokal. Jenis penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menggunakan teori peran Gede Diva (2009) yang mencakup dimensi fasilitator, regulator, dan katalisator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekretariat TPID Tuban berperan sebagai fasilitator melalui koordinasi antarlembaga, sebagai regulator dengan pengawasan harga komoditas strategis dan sidak pasar, serta sebagai katalisator melalui percepatan program Gerakan Pangan Murah dan transparansi harga lewat sistem SP2KP. Ketiga peran tersebut saling melengkapi dalam menjaga daya beli masyarakat, mengurangi potensi gejolak inflasi, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
Analisis Pengembangan Media Pembelajaran Kelipatan Persekutuan Terkecil di Sekolah Dasar: Studi Literatur Berbasis Kurikulum Merdeka Assita Azka Qatrunnada; Anisa Nur Rahma; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14720

Abstract

Materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) sering sulit dipahami siswa sekolah dasar karena sifatnya yang abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis hasil pengembangan media pembelajaran KPK sebagai dasar konseptual inovasi yang lebih komprehensif. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 24 artikel ilmiah relevan dengan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran KPK saat ini didominasi oleh media konkret dan digital interaktif yang dikembangkan secara terpisah, mayoritas berfokus pada siswa kelas IV, serta minim integrasi prinsip Kurikulum Merdeka. Kajian ini menyimpulkan adanya celah penelitian pada pengembangan media hibrida yang mengintegrasikan aspek konkret dan interaktif secara terpadu untuk siswa kelas V. Temuan ini sangat penting sebagai rujukan bagi pendidik dan pengembang dalam menciptakan media pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan selaras dengan tuntutan transformasi kurikulum saat ini.
Runtuhnya Narasi Inklusi: Apakah Regulasi Pasar Modal Telah Menjadi Pagar Pembatas Pemerataan Kekayaan Investor di Indonesia? Raza Aqeela Muhammad Aldebaran; Iman Ahmad Gymnastiar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14726

Abstract

Penelitian menganalisis lunturnya deskripsi mengenai inklusi keuangan di pasar modal Indonesia yang memiliki pertumbuhan data Single Investor Identification (SID) memperoleh 19,154,487 hingga Oktober telah memiliki kenaikan 58,4% dengan 4,282,848 pemegang saham baru, namun investor ritel domestik hanya memiliki 18,2% kepemilikan saham, tetapi pemegang saham institusional mengendalikan 81,8%, dengan kontribusi transaksi ritel 44% dan literasi keuangan stabil 66,46%. Menggunakan observasi dan literatur keuangan melalui data OJK-BEI, telah ditemukan adanya bentuk ketimpangan yang berwujud kesenjangan akses informasi, ketentuan administratif yang tergolong rumit, suspensi saham asimetris atau tidak seimbang pada saham seperti TRIN, IPAC, FOLK tapi jarang pada penurunan, serta keterbatasan transparansi mengenai informasi ekspansi perusahaan yang mempunyai efek kenaikan harga saham; penyebab utama mencakup POJK No. 33/2024 protektif, dominasi elite (1% terkaya kuasai 49% aset), dan edukasi timpang; dampaknya meliputi akumulasi kekayaan oligarki, ketidakstabilan sosial, serta hilangnya kepercayaan ritel di tengah volatilitas IHSG. Dengan banyaknya kasus ketidaksetaraan, telah dirancang solusi yang diberikan berupa regulasi BEI yang bersusun dan bertingkat, suspensi saham dengan ketentuan simetris, transparansi informasi dalam waktu nyata, peningkatan literasi keuangan digital secara murni.
Implementasi Pembelajaran Fikih Kontekstual di Pondok Pesantren Modern Al-Furqan dan Insan Madani Banjarmasin M. Wisnu Maulana Dear Sanjaya P. Samudra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14728

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam modern menuntut pembelajaran fikih yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman teoretis, tetapi juga mampu membentuk karakter religius santri yang aplikatif dan kontekstual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan integrasi antara hukum syariat dan realitas kehidupan santri melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi pembelajaran fikih kontekstual, meliputi strategi pelaksanaan, faktor pendukung, dan faktor penghambat di Pondok Pesantren Modern Al-Furqan dan Insan Madani Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL dalam pembelajaran fikih berjalan efektif dengan mengaitkan materi fikih dengan pengalaman nyata santri melalui praktik langsung, simulasi, dan penggunaan media pembelajaran modern. Faktor pendukung utama meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, dukungan kurikulum kelembagaan, serta kreativitas guru. Adapun faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan santri, dan minimnya pelatihan CTL. Secara keseluruhan, pembelajaran fikih kontekstual terbukti mampu meningkatkan pemahaman, motivasi belajar, dan pembentukan karakter religius santri.
Kematangan Dan Kesadaran Beragama Usia Dewasa Awal Syarifah Asma Shafira; Miftahul Jannah; Salami Mahmud
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14730

Abstract

Masa dewasa awal merupakan fase penting dalam perkembangan kehidupan manusia yang ditandai dengan pencarian jati diri, kestabilan emosional, serta pembentukan pandangan hidup yang lebih matang, termasuk dalam aspek keberagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana proses pembentukan kematangan dan kesadaran beragama terjadi pada individu usia dewasa awal, serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangannya. Penelitian ini menggunakan metode library research atau kajian kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan dalam bidang psikologi agama. Hasil kajian menunjukkan bahwa kematangan beragama merupakan kemampuan individu untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam setiap aspek kehidupannya, tidak hanya pada tataran pengetahuan, tetapi juga pada penghayatan dan perilaku. Sementara itu, kesadaran beragama berkaitan dengan refleksi diri yang mendalam terhadap makna ajaran agama serta penerapannya dalam kehidupan sosial dan moral. Proses pembentukan kematangan dan kesadaran beragama berlangsung melalui beberapa tahapan, yaitu pengenalan kognitif terhadap ajaran agama, internalisasi nilai, pengalaman spiritual, dan integrasi transendensi. Faktor-faktor seperti pengalaman hidup, lingkungan sosial-budaya, serta pendidikan agama turut berperan besar dalam memperkuat atau melemahkan perkembangan religius individu. Namun demikian, individu dewasa awal juga menghadapi tantangan yang kompleks seperti krisis identitas, pengaruh sekularisasi, relativisme moral, serta minimnya pendampingan spiritual. Oleh karena itu, dibutuhkan bimbingan dan pembinaan spiritual yang berkelanjutan dari keluarga, lembaga pendidikan, dan komunitas keagamaan agar dewasa awal mampu mencapai kematangan spiritual yang seimbang antara aspek intelektual, emosional, dan moral.
Implementasi Website Srikandi Sebagai Bentuk Digitalisasi Pada Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Nganjuk Dina Aulia Cahyani; Hendra Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14733

Abstract

Pemerintah Indonesia membuat sebuah inovasi berbasis digital yang bertujuan untuk mendukung tata kelola pemerintahan, dimana pemerintah melalui ANRI membuat sebuah inovasi berupa website yang bernama SRIKANDI yang bertujuan untuk mempermudah proses administrasi dalam sebuah instansi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana pengimplementasian Website SRIKANDI pada Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk serta mengidentifikasi dampak dan permasalahan apa saja yang dihadapi dalam menggunakan website SRIKANDI ini. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website SRIKANDI berhasil meningkatkan efisiensi administrasi di Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk melalui fitur-fitur yang ada di dalamnya. Tetapi didalam pengimplementasiannya masih terjadi kendala seperti SDM masih belum memadai, sosialisasi yang tidak berlanjut, penggunaan dua sistem secara bersamaan, masih terjadi sistem yang tidak real-time, dan yang terakhir adalah belum bisanya pengaksesan SRIKANDI di smarthphone. Untuk itu masih perlunya perbaikan bagi seluruh kendala yang ada. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pembaca serta dapat menjadi pengetahuan bahwa Website SRIKANDI memiliki dampak yang positif bagi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nganjuk, akan tetapi masih terdapat kendala yang bisa menjadi penghambat dalam pengoptimalan penggunaannya.
Analisis Efektivitas E-Government Morena Dalam Pelaporan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Nganjuk Cahyantari Dewi Fitriani; Vidya Imanuari Pertiwi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14734

Abstract

Penelitian ini disusun untuk mengatahui seberapa efektif penggunaan Morena dalam Pelaporan Dana Alokasi Khusus yang ada di Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk dengan menggunakan teori efektivitas dari (Gibson dkk, 1989) dengan 5 indikatornya yaitu Produktivitas, Kualitas, Efisiensi, Fleksibilitas, dan Kepuasan. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Morena sudah cukup efektif dalam proses Pelaporan Dana Alokasi Khusus di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di Kabupaten Nganjuk, meskipun masih ada beberapa hambatan dan tantangan seperti kurangnya sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan dorongan perubahan yang lebih signifikan terhadap aplikasi Morena dengan menambahkan sumber daya manusia yang lebih banyak lagi dalam proses pelaporan agar pelaporan dana alokasi khusus (DAK) berjalan dengan lancar.
Inovasi Basis Data Kewilayahan dalam Pengelolaan Informasi Wilayah di Kota Surabaya Rafif Aqilah Wahyudi; Diana Hertati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14735

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah daerah untuk melakukan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan data kewilayahan. Kota Surabaya mengembangkan inovasi basis data kewilayahan berbasis aplikasi yang dikelola oleh Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (BAPEMKESRA) atas arahan langsung Wali Kota Surabaya. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh kondisi sebelumnya, di mana perangkat daerah harus datang langsung ke Pemerintah Kota Surabaya untuk memperoleh informasi kewilayahan dan data kewilayahan yang belum terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi basis data kewilayahan tersebut menggunakan teori difusi inovasi Rogers. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data yang digunakan merupakan data primer yaitu wawancara dengan staf Administrasi Kewilayahan Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta observasi dan data sekunder berupa studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi basis data kewilayahan memberikan kemudahan akses informasi, meningkatkan efisiensi kerja perangkat daerah, serta memperkuat koordinasi antarinstansi. Berdasarkan atribut inovasi Rogers, inovasi ini memiliki keunggulan relatif, kompatibilitas tinggi, tingkat kompleksitas rendah, dapat diuji coba, dan hasilnya mudah diamati.
Evaluasi Efektivitas Sekolah Siaga Kependudukan Sebagai Strategi Pengendalian Penduduk Oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kediri Christin Novita Bunga Lestari; Diana Hertati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14758

Abstract

Kepadatan penduduk akibat urbanisasi menjadi tantangan serius dalam pembangunan wilayah perkotaan dan peri-urban, sehingga diperlukan strategi pengendalian penduduk yang berkelanjutan. Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) merupakan salah satu pendekatan edukatif yang bertujuan menanamkan pemahaman dan kesadaran kependudukan kepada generasi muda sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan Program SSK sebagai strategi pengendalian penduduk di Kota Kediri, serta menganalisis peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam mendukung keberhasilan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada informan kunci yang terdiri dari pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program SSK dinilai cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa terkait isu kependudukan, kesehatan reproduksi, dan perencanaan keluarga. Namun, pelaksanaannya belum merata akibat keterbatasan sumber daya manusia, sarana pendukung, serta perbedaan komitmen sekolah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas guru, evaluasi berkelanjutan, dan sinergi antarlembaga untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan Program SSK.
KATAIBUKU: Media Aplikasi Android Struktur Kata dan Imbuhan Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kelayakan dan Kepraktisan) Sukaca Bayu Kesuma; Afriza Malna Annafi; Salsabila Apriliana; Rani Setiawaty
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran digital KATAIBUKU pada materi struktur kata dan imbuhan berbasis kearifan lokal Kudus untuk siswa Fase B sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang dibatasi sampai tahap implementasi karena hanya berfokus pada penilaian kelayakan (feasibility) dan kepraktisan (practicality). Subjek penelitian terdiri atas lima siswa Fase B SD 3 Barongan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli media dan ahli materi untuk mengukur kelayakan, serta angket respon guru dan siswa untuk mengukur kepraktisan media. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media KATAIBUKU memperoleh tingkat kelayakan sangat tinggi dengan persentase 95% dari ahli media dan 92% dari ahli materi. Selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan respon sangat positif dari guru dengan persentase 100% dan siswa sebesar 91,6%. Integrasi kearifan lokal Kudus dalam media pembelajaran ini mampu membuat materi struktur kata dan imbuhan lebih kontekstual, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran KATAIBUKU dinyatakan sangat layak dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, khususnya pada Fase B.