cover
Contact Name
Muhammad ikram
Contact Email
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Phone
+6282140018810
Journal Mail Official
muhammad.ikram@unm.ac.id
Editorial Address
Perumahan Griya Mulia Asri Blok E/16, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Science and Public Health
Published by YICI Publisher
ISSN : 30479088     EISSN : 30478049     DOI : -
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Science and Public Health (IJSPH) menerima karya ilmiah dalam bentuk laporan penelitian (makalah penelitian asli) dengan fokus pada perkembangan permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, yakni: Perkembangan dan permasalahan utama di bidang epidemiologi; Promosi kesehatan; Kesehatan Lingkungan; Kesehatan dan Keselamatan Kerja Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Biostatistik Kesehatan Reproduksi Manajemen Rumah Sakit Ilmu Gizi Sistem Informasi Kesehatan di Regional Indonesia. Kimia, Biologi, dan Fisika Biomedik
Articles 31 Documents
Pengaruh Video Pencegahan Gastritis (Petis) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja di SMA Negeri 11 Luwu Haya Saputri; Dian Furqani Hamdan
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis is an acute, chronic inflammation of the gastric mucosa. This research was conducted because there is survey data from the Luwu District Health Office in 2023 explaining that gastritis ranks second among the top 10 most common diseases, and the working area of the Lamasi health center is also one of the areas with gastritis cases. Data from Puskesmas Lamasi from January to December 2023 shows that the age group most affected by gastritis is adolescents aged 15-19 years. The lack of knowledge among teenagers about gastritis and the mistakes in their eating habits have become a common practice that can lead to gastritis. Therefore, an intervention is needed to prevent this, such as providing education, one of which is using a gastritis prevention video (petis). Objective: This study aims to determine the effect of gastritis prevention videos (petis) on the knowledge and attitudes of adolescents at SMA Negeri 11 Luwu in 2024. Method: This research is a quantitative study with a pre-experimental approach using a One Group Pretest-Posttest design. The population in this study consists of all the teenage students at SMA Negeri 11 Luwu in 2024, totaling 1,015 respondents. The sampling in this study used the Slovin formula and cluster random sampling technique, resulting in a sample size of 89 respondents. Data collection used an instrument in the form of a questionnaire. The collected data is then processed and analyzed using a statistical program (SPSS). Data analysis includes univariate analysis to determine frequency distribution and bivariate analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test. Results: The study shows that there is an influence between the gastritis prevention video (petis) on respondents' knowledge with a value 
Analisis Dampak Tingkatan Kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan Terhadap Status Gizi Anak Usia Dini Di Kelurahan Sulewatang Abdul Muttalib; Ma'rufi; Zamli
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data BPS (2022), jumlah penduduk miskin meningkat baik di perkotaan maupun perdesaan. Di Kelurahan Sulewatang, tahun 2023 terdapat 62 KPM PKH dengan anak usia dini, serta ditemukan kasus gizi buruk pada balita: stunting 58 anak, wasting 5 anak, dan underweight 34 anak.Tujuan Penelitian Menganalisis pengetahuan KPM PKH tentang status gizi dan pemanfaatan bansos, kecakapan pendamping PKH, serta intervensi petugas gizi di Puskesmas Massenga.Metode Penelitian Deskriptif kualitatif dengan 10 informan KPM PKH (4 balita gizi baik, 6 balita gizi kurang), 1 pendamping PKH, dan 1 petugas gizi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan alat rekam, kamera, dan pedoman wawancara. Hasil Penelitianebagian besar KPM PKH memahami status gizi dan pemanfaatan program berkat sosialisasi pendamping PKH dan petugas gizi melalui P2K2 dan posyandu. Intervensi gizi seperti verifikasi, pemberian suplemen, dan PMT lokal terlaksana dengan baik.Kesimpulan & SaranKPM PKH perlu rutin mengikuti posyandu dan sosialisasi gizi serta menjaga komitmen agar dapat mencegah dan menekan kasus gizi buruk dan gizi kurang pada balita.
Analisis Faktor Rendahnya Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Senam Lansia Di Desa Bilante Kecamatan LarompongKabupaten Luwu Hasriwandi; Ma'rufi; Zamli
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia berdampak pada tingginya angka kesakitan sehingga perlu adanya upaya peningkatan kualitas hidup, salah satunya melalui kegiatan senam lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keaktifan lansia dalam mengikuti senam lansia di Desa Bilante, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 74 responden lansia. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara aksesibilitas dengan keaktifan lansia (p=0,509). Namun, terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan lansia (p=0,000) serta antara dukungan keluarga dengan keaktifan lansia (p=0,000). Kesimpulannya, dukungan keluarga dan pengetahuan berperan penting terhadap keaktifan lansia mengikuti senam, sedangkan aksesibilitas tidak berpengaruh signifikan. Disarankan adanya peningkatan peran keluarga dan edukasi kesehatan bagi lansia agar derajat kesehatan dan kualitas hidup mereka tetap optimal.  
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dan Akses Informasi Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Laki-Laki  SMP Negeri Satap Salusimbuang miswati; Ma'rufi; Zamli
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi yang rentan terhadap pengaruh negatif, salah satunya adalah kebiasaan merokok. Faktor penting yang memengaruhi perilaku merokok remaja antara lain pola asuh orang tua dan akses terhadap informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh serta akses informasi dengan perilaku merokok pada siswa laki-laki SMP Negeri Satap Salusimbuang. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 57 responden yang dipilih melalui total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup variabel pola asuh, akses informasi, dan perilaku merokok. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (p < 0,05) serta perhitungan rasio prevalens (RP). Hasil penelitian menunjukkan 29 siswa (50,8%) memperoleh pola asuh demokratis, 17 siswa (29,8%) permisif, dan 11 siswa (19,2%) otoriter. Sebanyak 30 siswa (52,6%) tidak merokok dalam dua bulan terakhir, sedangkan 27 siswa (47,3%) melaporkan pernah merokok. Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh permisif dengan perilaku merokok (RP = 2,81), pola asuh otoriter dengan perilaku merokok (RP = 1,78), dan pola asuh demokratis dengan perilaku tidak merokok (RP = 0,19). Selain itu, akses informasi tentang bahaya rokok terbukti berperan dalam menekan perilaku merokok. Disimpulkan bahwa pola asuh orang tua dan akses informasi memiliki hubungan bermakna dengan perilaku merokok remaja. Pola asuh demokratis menjadi faktor pelindung, sedangkan pola asuh permisif dan otoriter meningkatkan kecenderungan merokok.
Literature Review: Analisis Faktor Penyebab Penyakit Degeneratif (Diabetes Mellitus) pada Metabolisme Karbohidrat Husain, Halimah; Ramadani, Selvi; Magfirah Ilyas, Nita
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan kondisi kesehatan di mana organ atau jaringan mengalami penurunan fungsi secara progresif. Salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak ditemukan adalah diabetes mellitus. Diabetes mellitus adalah kelainan metabolisme karbohidrat yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia). Literature review ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab diabetes mellitus pada anak, remaja, dan orang dewasa. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel dari database ilmiah sesuai topik. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab diabetes antara lain stres, faktor genetik, pola makan, dan lingkungan hidup.  
Hubungan Perilaku Higiene dan Air Bersih dengan Kejadian Stunting di Desa To’bia Miftahuljannah
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang terjadi dalam jangka panjang, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Faktor lingkungan seperti perilaku higiene dan akses terhadap air bersih menjadi penentu penting dalam kejadian stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku higiene dan air bersih dengan kejadian stunting di Desa To’bia Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup dan data sekunder dari Posyandu dan Puskesmas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara perilaku higiene dengan kejadian stunting (p = 0,003) dan antara air bersih dengan kejadian stunting (p = 0,04). Balita dari keluarga dengan perilaku higiene yang kurang baik dan air bersih yang tidak layak memiliki risiko lebih tinggi mengalami stunting. Kesimpulan: Perilaku higiene dan kualitas air bersih berperan penting dalam pencegahan stunting, sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan serta peningkatan akses terhadap air bersih di tingkat rumah tangga.  
Hubungan Personal Hygiene dan Pengelolaan Sampah dengan Kejadian Diare di Kelurahan Benteng Kota Palopo Noerfadila
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diare adalah keadaan tidak normalnya pengeluaran feses yang ditandai dengan peningkatan volume dan keenceran feses encer atau bahkan dapat berupa air saja (mencret) biasanya lebih dari 3 kali dalam sehari.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kedian diare di Kelurahan Benteng, Kota Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dan pengelolaan sampah dengan kejadian diare dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 73 orang menggunakan teknik simple random sampling. Hasil: Hasil analisis terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene (p = 0,001), pengelolaan sampah (p = 0,003) dengan kejadian diare. Kesimpulan: Personal hygiene memiliki hubungan dengan kejadian diare namun pada pengelolaan sampah tidak ada hubungan dengan kejadiaan diare di wilayah kerja Puskesmas Benteng Kota Palopo tahun 2025
Analisis Faktor yang Berhubungan Antara Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi di SMA Negeri 1 Sendana Kabupaten Majene Al Munawarah Fattah; Ma'rufi; Zamli
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu di antara dua masa rentangan kehidupan individu, di mana terjadi perubahan fisik yang sangat besar yaitu pematangan organ dan fungsi reproduksi. Berkenaan dengan perubahan tersebut remaja juga mulai merasakan adanya dorongan untuk berbuat sesuatu yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya serta menunjukkan perilaku terhadap yang berpengaruh pada kesehatan reproduksi mereka. Akibatnya remaja mulai coba-coba dalam hal yang belum mereka sebelumnya. Jenis penelitian adalah dengan pendekatan cross sectional dan dengan membagikan lembara kuesioner pada siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa anak MIPA di SMA Negeri 1 Sendana dengan jumlah total sampel yaitu 60 siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data primer di peroleh dengan menyebarkan kuesioner ke pada siswa. Analisis data di lakukan secara univariat dan analisis bivariat (menggunakan uji chi-square dengan (α=0,05). Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan sikap yang hasilnya (p = 0,032) dan tidak ada hubungan antara sikap terhadap perilaku kesehatan reproduksi dengan hasil yaitu (p = 0,054). Berdasarkan hasil penelitian, saran yang di ajukan bagi sekolah membentuk sebuah wadah pelayanan bimbingan dan konsultasi tentang kesehatan reproduksi dan melakukan pembinaan terhadap siswa melalui penyuluhan dan seminar tentang kesehatan reproduksi. Bagi siswa di harapkan dapat menghindari perilaku yang berdampak negatif pada kesehatan reproduksi agar tidak terjadi hal yang mengecewakan baik bagi keluarga, sekolah maupun masyarakat.
Hubungan Personal Hygiene, Paparan Pestisida, dan Alat Pelindung Diri (APD) dengan Kejadian Dermatitis Kontak pada Petani di Desa Lara Febriana Putri
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dermatitis kontak (contact dermatitis) adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh adanya zat iritan atau kontak dengan alergen. Tujuan: penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan personal hygiene, paparan pestisida, dan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian dermatitis kontak pada petani di Desa Lara Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara tahun 2025. Metode: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan  jumlah sampel sebanyak 1.342 petani, teknik menentukan sampel menggunakan random sampling maka ditentukan sampel sebanyak 93 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil:  penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara personal hygiene (p=0,002), paparan pestisida (p=0,004), dan alat pelindung diri (APD) (p=0,001) dengan kejadian dermatitis kontak. Kesimpulan: dari ketiga variabel tersebut terdapat hubungan dengan kejadian dermatitis kontak pada petani.
Pengaruh Program Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Ketersediaan Sarana dalam Pencegahan Diare pada Siswa SDN 39 Padang Kalua Hablyani
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 2 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diare merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia sekolah dasar. Salah satu cara yang efektif untuk mencegah diare adalah dengan membiasakan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS). Namun, masih banyak siswa yang belum menerapkan perilaku ini dengan baik, ditambah dengan ketersediaan sarana yang kurang memadai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program cuci tangan pakai sabun terhadap tingkat pengetahuan dan ketersediaan sarana dalam pencegahan diare pada siswa SDN 39 Padang Kalua Kecamatan Kamanre Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pendekatan deskriptif (posttest only design). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3, 4, dan 5 sebanyak 52 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pelaksanaan program CTPS terhadap peningkatan pengetahuan siswa (p = 0,000). Dan observasi terhadap sarana menunjukkan bahwa ketersediaan sarana telah terpenuhi. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara program CTPS terhadap ketersediaan sarana (p = 0,000). Kesimpulan: Program cuci tangan pakai sabun berpengaruh terhadap peningkatan tingkat pengetahuan siswa dan didukung oleh ketersediaan sebagian besar sarana yang memadai di sekolah. Diperlukan penguatan program melalui penyediaan sarana yang lebih lengkap dan edukasi berkelanjutan agar perilaku hidup bersih dan sehat dapat tercapai secara optimal.

Page 3 of 4 | Total Record : 31