cover
Contact Name
Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Contact Email
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Phone
+6285735821873
Journal Mail Official
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Editorial Address
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan
ISSN : 24077232     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32660/jpk.v11i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Penelitian Keperawatan a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. Jurnal Penelitian Keperawatan is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Jurnal Penelitian Keperawatan Pembelajaran published two times a year, in February and August by publishing research results and critical analysis studies in the field of nursing, health, and education.
Articles 278 Documents
PENGGUNAAN AUDIOVISUAL PADA PENYULUHAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU POST PARTUM DI KABUPATEN BANYUWANGI Ninis Indriani; Ukhtul Izzah; Rani Diana B; Oktavian Tri Anggara
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.597

Abstract

ASI eksklusif adalah makanan bayi yang diberikan sejak lahir sampai usia 6 bulan tanpa memberikan makanan tambahan lain. Ibu cenderung memberikan susu formula sebagai pengganti ASI sebagai dampak kurang pengetahuan tentang pentingnya ASI bagi tumbuh kembang bayi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi efektifitas penyuluhan menggunakan audiovisual terhadap pengetahuan dan prilaku ibu post partum dalam memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi. Desain penelitian menggunakan one-group pre-postest design dengan sampel 30 responden. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pemberian penyuluhan menggunakan audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan prilaku ibu post partum dalam memberikan ASI di ruang rawat gabung RSUD Blambangan dengan p = 0,000. Pemberian informasi menggunakan audiovisual dapat diterapkan di rumah sakit sebagai upaya peningkatan pengetahuan ibu post partum dalam pemberian ASI dengan benar.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA MENGENAI SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFOMASI RUMAH SAKIT Indraningrum Fitria; Elisabeth Fransiska Sibarani
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.598

Abstract

Indonesia sebagai negara yang berkembang, saat ini telah memasuki revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan adanya perubahan cepat dalam bidang teknologi.Penggunaan teknologi dan sistem informasi di dunia kesehatan menjadi tren yang terjadi di industri kesehatan untuk meningkatkan efisensi dan efektivitas layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai SIMRS yang dapat mendukung mahasiswa dalam memberikan layanan kesehatan kepada pasien dengan memanfaatkan SIM yang ada di rumah sakit.Penelitian ini melibatkan 37 responden dan menggunakan desain penelitian pre eksperimental.Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai SIMRS masih kurang dibuktikan dengan 100% mahasiswa hanya mendapatkan rentang nilai 20-60.Kesimpulan perlunya Edukasi tentang Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Rumah Sakit pada Mahasiswa sehingga dapat memahami SIM Rumah Sakit.
EDUKASI TENTANG KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MAHASISWA Elisabeth Fransiska Sibarani; Indraningrum Fitria
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.599

Abstract

Rumah sakit sebagai tempat menyediakan layanan kesehatan bagi masayarakat, merupakan tempat yang sarat dengan teknologi mutakhir dan peralatan medis yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi SDM, pasien, pengunjung rumah sakit dan masyarakat di sekitar rumah sakit.Oleh sebab itu perlu diupayakan yang berkesinambungan untuk meminimalkan Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) melalui K3 RS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai K3RS agar mahasiswa saat praktek di rumah sakit dapat terhindar dari PAK dan KAK di rumah sakit. Penelitian melibatkan 55 responden mahasiswa. Desain penelitian menggunakan analisis deskriptif untuk melihat gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai K3 Rumah Sakit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (48) orang memiliki nilai yang tergolong baik 80-100.
APLIKASI PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI SEBAGAI CUCI LUKA PADA PERAWATAN KAKI PASIEN DIABETES MELLITUS Ainul mufidah; Ferawati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.600

Abstract

Angka kejadian UKD dan kematian yang terus meningkat menjadipermasalahan serius yang harusmendapatkan penanganan yang tepat. Perawatan luka yang baik yang terdiridari cuci luka, debridement & dressing merupakan bentuk penanganan dalam menekan laju angka kejadian mortalitas akibat UKD. Cleansing luka merupakan tahapan awal dalam perawatan luka yang berperan penting dalam penyembuhan luka. Jenis penelitian studi kasus dengan melakukan observasi kepada partisipan yang ada di ICW sesuai dengan kriteria, instrumen menggunakan lembar observasi. Perawatan luka diabetes mellitus dengan melakukan pencucian luka menggunakan sabun luka dan ekstrak daun jambu biji, kemudian luka baru dibilas dengan cairan Naclsetelah itu dilakukan debridement yaitu mengambil jaringan-jaringan yang rusak setelah itu dikeringkan dengan kassa kering steril,dan diberikan salep yang mengandung zink. Mencuciluka diabetes mellitus selain mengurangi bau juga menurunkan jumlah bakteri yang ada pada luka.
AKTIVITAS FISIK DAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Anita Dwi Ariyani; Maulana Ahmad Badaruddin
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.601

Abstract

Gangguan dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan protein serta kondisi hiperglikemia berat yang merupakan karakteristik dari penyakit diabetes melitus.Beberapa faktor risiko DM tipe 2 meliputi genetik dan gaya hidup. Gaya hidup inilah yang menjadi pemicu utama penyakit DM meliputi kurang aktivitas, dan depresi. Tujuan penelitian diketahuinya hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat depresi terhadap kadar gula darah penderita DM tipe 2. Penelitian korelasi dengan desain analitik deskriptif melalui pendekatan cross sectional. Populasi sebamyak 162 responden dan sampel berjumlah 116 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Proses pengambilan data dilakukan melalui lembar kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan The International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) serta lembar observasi kadar gula darah. Uji rank spearmanmerupakan uji statistik yang digunakan. Adanya hubungan aktivitas fisik dan tingkat depresi dengan kadar glukosa darah (dengan nilai p <0,05) dengan tingkat keeratan antara 2 variabel menunjukkan hubungan yang kuat. Penggunaan glukosa akan meningkat dengan melakukan akitivitas fisik secara rutin dan kondisi depresi sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes karena depresi dapat memicu produksi hormon hormon yang dapatmenimbulkan peningkatan gula darah dan kondisi hiperglikemia kronik.
ANALISIS FAKTOR KECANDUAN GADGET PADA ANAK PRASEKOLAH sylvie puspita; Hany Puspita Aryani; Enny Puspita; Semi Naim
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.612

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi saat ini tidak lepas dari perkembangan zaman yang harus kita ikuti (1). Pergeseran perpainan anak dari permainan tradisional ke Gadget merupakan salah satu dampak negatif. Hal ini sudah terjadi sejak anak usia 4-6 tahun, hal yang dapat terlihat adalah menurunnya komunikasi dua arah pada anak, anak yang bermaian gadget cenderung asik sehingga hanya ada komunikasi satu arah (2). Rancangan penelitian ini untuk mempelajari prevalensi factor kecanduan gadget serta menganalisis hubungan antara variabel faktor risiko yang bisa diubah dan yang tidak bisa diubah dengan variabel kecanduan gadget yang dilakukan secara serentak dalam satu waktu pada anak pra sekolah dengan perkembangan personal anak. Jumlah sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Semua anak dan orang tua anak yang berusia 4-6 tahun di TK-A dan TK-B (TK-Annur, TK AL-Wardah, TK Al-Munawaroh Pamekasan, TK Nurul Hikmah Pamekasan, Paud Sopia Terpadau Jayapura, Tk Kristen Atambua) yang berjumlah 428 anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengarui kecanduan gadget pada anak terhadap personal sosial anak pra sekolah. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kecanduan gadget pada anak ada 3 faktor yang berpengaruh dalam kecanduan gadget pad anak Pendidikan Orang Tua, Suku Orang Tua, Pekerjaan, Usia Anak, Berat Badan Anak, Durasi Bermaian, Pengasuh Anak Dirumah, Bb Anak.
PENERAPAN TERAPI TERTAWA DALAM UPAYA MENURUNKAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG EMPAT Ritna Udiyani; Tika Sari Dewi; Hajeriah
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.613

Abstract

Postpartum Blues dapat berpengaruh negative terhadap ibu dan bayinya sehingga perlu penatalaksanaan non farmakologi terapi tertawa karena tertawa dapat mengeluarkan hormone endofrin sehingga ibu menjadi rileks. Tujuan penelitian ini mengetahui penurunan kejadian postpartum blues. Metode penelitian menggunakan rancangan kuantitatif Quasi eksperiment dengan desain Time series, sampel yang digunakan sebanyak 20 responden dari wilayah kerja Puskesmas simpang empat Kabupaten Tanah Bumbu, teknik sampling Purvosive Sampling. Intervensi diberikan selama 5 kali dengan instrumen yang digunakan dengan kuesioner EPDS. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata sebelum terapi tertawa seluruhnya mengalami depresi postpartum namun setelah dilakukan terapi tertawa yang ketiga, keempat dan kelima sebagian besar mengalami anxiety. Hasil uji analisis Wilcoxon pada pemberian intervensi pertama didapatkan nilai p-value p-value 0.000(<0,05), pada pemberian intervensi kedua didapatkan nilai p-value 0.000(<0,05), pada pemberian intervensi ketiga didapatkan nilai p-value p-value 0.002(<0,05), pada pemberian intervensi keempat didapatkan nilai p-value p value 0.000(<0,05) dan pada pemberian intervensi kelima didapatkan nilai p-value 0.000(<0,05) dan pada hasil uji analisa kruskal wallis dengan nilai p-value < 0.05 yaitu 0.000 dapat diartikan bahwa yang ada pengaruh terapi tertawa terhadap penurunan Postpartum blues. Kesimpulan penelitian ini adalah postpartum blues dapat diberikan tindakan keperawatan secara mandiri salah yaitu terapi tertawa, karena terapi tertawa efektif menurunkan postpartum blues pada ibu. Prosedur Tindakan terapi tertawa dapat digunakan oleh tenaga kesehatan untuk memberikan implementasi yang sesuai untuk menurunkan postpartum blues pada ibu.
PENINGKATAN KEPATUHAN KUNJUNGAN KE POSYANDU BALITA MELALUI PEMBERIAN REMINDER MESSAGE DI PUSKESMAS MALAIMSIMSA KOTA SORONG Ariani Pongoh; Wa Ode Akta
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.614

Abstract

Posyandu balita merupakan kegiatan rutin untuk memantau pertumbuhan, pemberian penyuluhan gizi, serta pemberian pelayanan kesehatan dasar balita. Reminder Message adalah pesan yang dikirimkan untuk mengingatkan seseorang terhadap suatu informasi tertentu. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh reminder message terhadap kepatuhan kunjungan Posyandu Balita di wilayah kerja Puskesmas Malaimsimsa kota Sorong. Desain penelitian yaituPre Experiment dengan pendekatan One group Pre - Post Test dilakukan pada ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Malaimsimsa kota Sorong. Intervensi dilakukan dengan cara memberikan reminder sebanyak 3 kali (h-2; h-1 dan 2 jam pelaksanaan Posyandu) melalui pesan tertulis SMS atau Whatsapp, berisi informasi tentang ajakan melakukan kunjungan. Selanjutnya data dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Chi Square. Hasil menunjukkan sebelum pemberian reminder terdapat lebih dari setengah (53,3%) yang memiliki kepatuhan rendah, berubah menjadi hanya 13,3% setelah diberikan reminder message. Terdapat perbedaan kepatuhan kunjungan Posyandu sebelum dan sesudah pemberian perlakukan (p value 0,008). Analisis lebih lanjut menunjukkan Ibu-balita yang jarak ke Posyandu relatif dekat (< 200 meter) memiliki kecenderungan kepatuhan kunjungan yang tinggi (20%) dan sedang (46,7%), dengan korelasi yang bermakna secara statistik (p value 0,035). Reminder message dapat digunakan sebagaipengingat ibu-balita untuk melakukan kunjungan Posyandu serta meningkatkan kepatuhan ibu balita ke Posyandu
PENINGKATAN KEMAMPUAN DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO STROKE MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN METODE PELATIHAN Sandy Kurniajati; Isabela Paradi; Rycho Luchas Puspo Ndaru; Yunita Kristiani
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.615

Abstract

Bertambahnya usia akan meningkatkan resiko kejadian stroke. Kader kesehatan merupakan role model dalam peningkatan kesadaran akan bahaya stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengalisis pengaruh pendidikan kesehatan metode pelatihan dalam deteksi dini faktor resiko stroke pada kader kesehatan di Posbindu desa Segaran Kecamatan Wates kabupaten Kediri. Desain penelitian ini adalah praeksperement one grup pre post tes desain. Populasi adalah kader Kesehatan, dengan besarsampel 27 orang, dengan teknik sampling jenuh. Varibel penelitian adalah pengetahuan deteksi dini faktor resiko stroke, dengan intrument format penilaian resiko dan kusioner, analisis statistik dengan uji paired T-tes. Hasil penelitian didapat Risiko Stroke Pada kurang dari setengah ringan 48,1% dan faktor resiko stroke didapatkan tinggi sebesar 22,2%. Berdasarkan jenis faktor resikanya: Faktor Tekanan darah berisiko lebih dari 50% sedang (63%), Faktor resiko nadi mayoritas rendah (88,9%,) Faktor Rokok sebagian besar rendah (74,1%), Faktor Kolesterol setengah (51%) rendah. Faktor DM kurang dari setengah rendah (44,4%). Faktor Aktifitas mayoritas sedang (88,9%), Faktor IMT lebih dari 50% (66,7%) tinggi. Faktor Keluarga lebih dari 50% (63%) rendah. Hasil uji statistik perubahan pengetahuan p= 0,003 dan perubahan -0,93 poin. Kesimpulan Kader Posyandu memiliki resiko stroke sedang dan tinggi, pemberian pendidikan kesehatan dengan metodepelatihan efektif meningkatkan pengetahuan deteksi dini faktor resiko stroke.
UAP MINYAK KAYU PUTIH EFEKTIF MENURUNKAN SESAK NAPAS PADA PASIEN ASMA BRONKIAL Fitria Zulkarnain; Abdul Karim; Antonius Rino Vanchapo
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.617

Abstract

Efek samping asma yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi pola tidur, aktivitas sehari-hari, kerusakan paru paru, dan berbagai komplikasi lainnya.Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh uap minyak kayu putih. Penelitian Quasi eksperimental dengan 40 sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uap minyak kayu putih efektif secara nyata menurunkan sesak napas pada penderita asma dengan skor (p=0,000) dengan uji statistik Spearman rho. Uap minyak kayu putih dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologi untuk meredakan sesak napas pada penderita asma bronkial.