cover
Contact Name
Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Contact Email
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Phone
+6285735821873
Journal Mail Official
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Editorial Address
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan
ISSN : 24077232     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32660/jpk.v11i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Penelitian Keperawatan a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. Jurnal Penelitian Keperawatan is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Jurnal Penelitian Keperawatan Pembelajaran published two times a year, in February and August by publishing research results and critical analysis studies in the field of nursing, health, and education.
Articles 298 Documents
PERILAKU PASIEN TB PARU TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PRANGGANG KECAMATAN PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI Wahyu Tanoto; Dodik Arso Wibowo; Himas Naila Fahriyatus Zakiah
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v7i1.554

Abstract

Perilaku merupakan semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang dapat diamati langsung, maupun yang tidak diamati oleh pihak luar. TB Paru merupakan penyakit menular yang mengenai parenkim paru dan disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Salah satu sumber penularan TB paru adalah pasien TB paru itu sendiri. Pasien TB paru selain melakukan pengobatan untuk dirinya sendiri, mereka juga harus melakukan penncegahan penularan TB paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk megidentifikasi gambaran perilaku pasien TB Paru tentang pencegahan penularan TB Paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pranggang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mengalami TB Paru. Tehnik sampling yang di gunakan adalah total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien TB Paru yang ada di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pranggang sebanyak 20 responden. Analisa dilakukan dengan menggunakan rumus persentase dan diinterpretasi secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan setengah dari responden yaitu 10 responden (50%) memiliki perilaku pencegahan penularan TB Paru yang kurang, hampir setengah dari responden yaitu 6 responden (30%) memiliki perilaku pencegahan penularan TB Paru yang cukup, dan sebagian kecil dari responden yaitu 4 responden (20%) memiliki pencegahan penularan TB Paru yang baik. Perilaku pasien TB Paru tentang pencegahan penularan TB Paru dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor usia, pendidikan, pekerjaan, lama menderita TB Paru. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa setengah dari besar responden memiliki perilaku kurang tentang pencegahan penularan TB Paru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak memiliki pekerjaan tetap dan lama menderita yang masih dalam kisaran waktu 1-3 bulan berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan yang kurang. Dari hasil penelitian tersebut pasien TB Paru diharapkan dapat meningkatkan perilakunya dengan cara mencari informasi dari berbagai sumber dan meningkatkan kesadaran untuk ikut andil dalam tindakan pencegahan penularan TB Paru.
TUGAS KELUARGA DALAM PERAWATAN ANAK DENGAN ISPA YANG MENGALAMI DEMAM Dewi Ika Sari Hari Poernomo; Srinalesti Mahanani
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v7i1.555

Abstract

Demam merupakan salah satu tanda gejala ISPA. ISPA atau Infeksi Saluran Pernafasan Akut adalah penyakit saluran pernafasan akut dengan disertai atau tanpa radang perenkim paru (pneumonia). Keluarga mempunyai tugas untuk merawat anak dengan ISPA yang mengalami demam. Tujuan penelitian ini mempelajari Tugas keluarga dalam perawatan anak dengan Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) yang mengalami demam di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua keluarga yang mempunyai anak usia prasekolah dengan ISPA di klinik KIA Puskesmas Pesantren I Kota Kediri. Subjek pada penelitian ini adalah responden yang terpilih sesuai kriteria inklusi sebanyak 36 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah tugas keluarga dalam perawatan anak dengan ISPA yang mengalami demam. Hasil penelitian Tugas keluarga dalam perawatan anak dengan ISPA yang mengalami demam di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri didapatkan hasil dengan kategori baik sebesar 2,8%, kategori cukup sebesar 88,9% dan kurang sebesar 8.3%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tugas keluarga dalam perawatan anak dengan ISPA yang mengalami demam sebagian besar adalah kategoricukup sebesar 88,9%.
KELEBIHAN VOLUME CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA Erlin Kurnia
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v7i1.556

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan suatu penyakit yang menyebabkan fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak mampu melakukan fungsinya dengan baik. Gagal Ginjal Kronis yang sering dialami oleh orang dewasa dengan gejala lebih sering ingin buang air kecil terutama di malam hari, mengalami kram otot, penumpukan cairan yang mengakibatkan pembengkakan pada pergelangan kaki dan tangan, mengalami kejang pada otot. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan kelebihan volume cairan pada pasien Gagal Ginjal Kronis di Rumah Sakit Baptis Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Baptis Kediri sebanyak 98 orang. Variabel penelitian adalah kelebihan volume cairan. Proses pengumpulan data melalui data sekunder yaitu rekam medik pasien. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa paling banyak perubahan berat badan (IDWG) pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa sebesar >3,5% sebanyak 37 responden (37,7%). Hasil ini melebihi penambahan berat badan yang baik yaitu berkisar 2,5% - 3,5%. Pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa diharapkan dapat memperbaiki konsumsi air untuk mencegah penambahan berat badan yang berlebihan.
GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA HIPERTENSI Stefanus Aperyan; Kili Astarani; Dian Taviyanda
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v7i1.557

Abstract

Tidur merukapan kebutuhan fisik yang harus dipenuhi oleh semua makhluk yang hidup di dunai ini, kualitas tidur juga merupakan hal yang sangat mendasar dalam menentuka Kesehatan pada para lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan tentang kualitas tidur pada penderita hipertensi. Review ini bertujuan untuk mengetahui dan memeriksa literature (examine literature) apakah terdapat Gambaran Kualitas Tidur Pada Penderita Hipertensi. Peneliti melakukan review penelitian yang menggunakan desain randomized conrolled trials yang berhubungan dengan Gambaran kualitas tidur pada penderita hipertensi dengan penelitian deskriptif. Literature yang didapat menggunakan Analisa PICO. menggunakan metode elektronik Google Scholar, SINTA, GARUDA, SCIMAGO dan didapat total 10 literatur, dan diketahui bahwa kualitas tidur pada penderita hipertensi dari 10 jurnal yaitu sebanyak 28,51% kualitas tidur yang baik, dan 71,46% Peneliti mendapati bahwa kualitas tidur rata – rata penderita hipertensi buruk, dan dari itu dapat diketahui bahwa kualitas tidur pada penderita di review kali ini yaitu kualitas tidur buruk.
LATIHAN DASAR PANGGUL MENURUNKAN DERAJAT INKONTINENSIA URI PADA LANJUT USIA Oknalita Tri Praptika; Rimawati Rimawati; Sandy Kurniajati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v7i1.558

Abstract

Lansia akan mengalami proses menua yang memungkinkan terjadinya perubahan pada sistem genitourinary. Melemahnya otot perineum pada sistem ini menyebabkan inkontinensia uri. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan secara mandiri untuk mengontrol jumlah UI adalah latihan dasar panggul. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh latihan dasar panggul pada lanjut usia dengan ganguan inkontinensia uri berdasarkan literature review. Metode penelitian ini adalah literature review. Sumber database yang digunakan untuk mengumpulkan literatur berasal dari PubMed dan Google Scholar. Alat ukur yang digunakan adalah RUIS dan ICIQ UI-SF. Penelitian mengambil literatur yang dipublikasikan pada tahun 2014 -2019. Penelitian yang dilakukan adalah literature review yang menggunakan desain Quasi Experiment, Pre Experiment, Comparative Study, Randomized Controlled Trial.Hasil penelitian dari 10 jurnal yang dianalisis, lansia mengalami inkontinensia uri sedang dan ringan. Hasil uji statistik 10 jurnal 100% menunjukan hasil yang signifikan dengan nilai p (<0.05) setelah dilakukan intervensi latihan dasar pangul mulai dari 3 minggu, 4 minggu, dan 12 minggu. Kesimpulannya, latihan dasar panggul efektif dalam menurunkan derajat inkontinensia uri pada lansia.
KECEMASAN PADA ORANG TUA ANAK DENGAN THALASEMIA: LITERATURE REVIEW Yesika Margiana; Maria Anita Yusiana; Tri Sulistyarini
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v7i1.566

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit anemia hemolitik herediter dimana terjadi kerusakan sel darah merah didalam pembuluh darah sehingga umur eritrosit menjadi pendek (kurang dari 100 hari). Anak yang mengalami thalasemia akan menunjukkan perubahan fungsi struktur tubuh. Adanya perubahan yang terjadi pada anak dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Kecemasan merupakan emosi dan pengalaman subjektif dari seseorang. Tujuan penelitian adalah mempelajari kecemasan pada orang tua anak dengan thalasemia berdasarkan hasil literature review. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Sumber database yang digunakan untuk mengumpulkan literature berasal dari SCOPUS, PubMed, SINTA dan Google Scholar. Peneliti mengambil literature yang terbit pada 10 tahun terakhir yaitu tahun 2010-2020. Peneliti melakukan review penelitian yang menggunakan desain Deskriptif, Cross Sectional dan Korelasi yang dalam pelaksanaanya menggunakan metode Deskriptif. Hasil analisa didapatkan 10 dari 9 jurnal menunjukkan orang tua anak dengan thalasemia mengalami kecemasan sedang dengan karakteristik orang tua dengan thalasemia 6 jurnal menunjukkan berusia 31-40 tahun, 3 jurnal menunjukkan tingkat pendidikan rentang SMP-SMA dan 4 jurnal menunjukkan jenis kelamin responden adalah perempuan. Kesimpulan penelitian ini, dibuktikan dari hasil analisa bahwa orang tua anak dengan thalasemia mengalami kecemasan sedang dan faktor yang mempengaruhi sebagian besar orang tua anak dengan thalasemia berusia 31-40 tahun, tingkat SMP-SMA dan sebagian besar berjenis kelamin perempuan.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA TERHADAP SKRINING PRA NIKAH: LITERATURE REVIEW Widya Wati; Selvia David Richard; Aries Wahyuningsih
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v7i1.567

Abstract

Pemeriksaan kesehatan pra nikah atau sebelum hamil menjadi makin penting, mengingat laju informasi yang makin berpengaruh terhadap dunia telah menjadi sebab revolusi masyarakat dalam menilai hubungan sex sebelum menikah. Kita tidak dapat pura-pura untuk tidak melihat dan tidak mendengar terkait masalah kesehatan reproduksi yang semakin meningkat sehingga menjadi mata rantai penyebaran kesakitan. Di Indonesia kesadaran melakukan premarital checkup masih sangat rendah (Wardayati, 2018). Penelitian ini memiliki tujuan untuk Menganalisa Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Terhadap Skrining Pra Nikah berdasarkan hasil review literature. Penelitian ini menggunakan Literature review. Literatur yang didapatkan dari menggunakan PubMed, Scimago dan Google Scholar databases. 10 publikasi dimasukkan dalam analisis. Hasil yang dikumpulkan menunjukkan bahwa adanya hasil yang bervariasi, pengetahuan buruk ((99,0%),(68%), (94,5%)) didapatkan 3 dari 10 publikasi (Kamel et al, 2019), (Mohamed et al, 2015), (El-Ghany et all. 2010), dan sikap keseluruhan yang baik.Pegetahuan dan sikap mahasiswa terhadap Skrining Pra nikah dari berbagai penelitian yang telah dipublikasikan secara internasional memiliki hasil yang bervariasi, namun pengetahuan dan sikap yang baik lebih mendominasi.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA TBC PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKOMORO KABUPATEN MAGETAN Marwan Marwan
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan penyakit infeksi yang diakibatkan oleh Mycobacterium Tuberculosis dan dapat menular melalui dahak maupun bersin. Dalam program pengobatan DOTS (Directly Observed Treatment Short-course) terdapat PMO (Pengawas Menelan Obat) yang diharapkan mampu menaikkan tingkat kesembuhan pasien TBC. Data World Health Organization (2019) menyebutkan pada tahun 2018 terdapat 1,2 juta penderita TB meninggal dunia. Menurut Kemenkes RI tahun 2018 di Indonesia terdapat 203.348 penderita Tuberkulosis Paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan pada PMO terhadap kepatuhan minum obat penderita TBC di wilayah kerja Puskesmas Sukomoro Kabupaten Magetan. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Jumlah sampel 35 yang diambil secara total sampling dan dikurangi dari kategori inklusi menjadi 31 responden. Data penelitian diperoleh dengan cara pengisian kuesioner. Analisa univariat menggunakan statistik deskriptif dan analisa bivariat menggunakan uji chi square. Dari hasil uji statistik chi�square nilai pearson chi-square adalah 0,382 (0,382>0,05) berarti h0 diterima dan didapatkan hasil koefisiensi korelasi hasil 0,300. Kesimpulan Tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan PMO terhadap kepatuhan minum obat penderita TBC dalam tingkat keeratan hubungan rendah.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK STRIP TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG MENCUCI TANGAN YANG BENAR Sekarini Sekarini; Moch. Jefri Wildan Kharis
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v3i2.569

Abstract

Mencuci tangan dengan baik dan benar menggunakan sabun terbukti secara efektif dapat menghilangkan kuman penyebab penyakit dan dapat mencegah berbagai jenis penyakit infeksi. Sosialisasi program cuci tangan wajib terus dilakukan pada semua lapisan masyarakat terutama pada anak-anak sebagai usia yang rawan sakit. Program sosialisasi salah satunya dapat dilakukan dengan edukasi menggunakan media komik strip. Komik strip yang terdiri dari sketsa dan gambar mempunyai bahasa yang universal dan dapat dimengerti sehingga dapat membantu anak-anak memahami materi yang disampaikan dengan lebih mudah. Pemilihan media komik dapat memperkarya kecerdasan visual dan komik memiliki peranan yang positif dalam mengembangkan kebiasaan membaca. Penggunaan media komik strip ini diharapkan mampu membentuk pola pikir yang tepat dan mudah agar anak memahami teknik cuci tangan yang benar dengan mudah. Jenis penelitian adalah pre eksperimental dengan pendekatan one group pre test post test yang melibatkan 67 responden dan teknik sampling yang digunakan adalah stratifi ed random sampling. Penelitian dilaksanakan pada Juni 2016 di SDN Wandanpuro 01 Bululawang. Hasil Uji Wilcoxon pada tiap kelompok yaitu signifi cancy nilai P sebesar 0,000 sehingga ada perbedaan antara sebelum & sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan komik strip. Dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan khususnya bagi siswa untuk lebih membiasakan diri agar selalu mencuci tangan yang benar setelah melakukan aktivitas tertentu demi meningkatkan status kesehatan melalui upaya peningkatan pengetahuan siswa mengenai mencuci tangan.
PENGEMBANGAN APLIKASI EARLY WARNING SYSTEM DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA KALIMANTAN BARAT Yoga Pramana; Ikbal Fradianto; M. Ali Maulana; Suhaimi Fauzan
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.581

Abstract

Kegawatdaruratan merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang menuntut perlunya tindak cepat dari tenaga medis yang bekerja. Segala bentuk pelayanan kegawatdaruratan mengharuskan tenaga medis mengefisienkan waktu dalam proses memberikan asuhan keperawatan. Salah satu bentuk pelayanan kegawatdaruratan tersebut adalah adanya Early Warning System (EWS), merupakan suatu panduan yang dapat memudahkan perawat jaga dalam melakukan pengkajian kondisi kegawatdaruratan kondisi pasien terkini. Pemanfaatan teknologi dalam pengembangan Early Warning System tentunya dapat membantu dalam meningkatkan efesiensi waktu dalam pelayanan keperawatan gawat darurat. Sehingga meminimalisir kondisi keparahan pada pasien dalam fase gawat darurat. Penelitian dan Pengembangan (Researh and Development) menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini berikutnya diterapkan dalam aplikasi mobile berbasis android. Berdasarkan hasil validasi ahli terkait aplikasi Early Warning System didapati nilai rata-rata validasi adalah 4,71 dan persentase sebesar 94,4% sehingga dapat dikatakan aplikasi Early Warning System sangat valid.