cover
Contact Name
Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Contact Email
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Phone
+6285735821873
Journal Mail Official
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Editorial Address
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan
ISSN : 24077232     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32660/jpk.v11i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Penelitian Keperawatan a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. Jurnal Penelitian Keperawatan is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Jurnal Penelitian Keperawatan Pembelajaran published two times a year, in February and August by publishing research results and critical analysis studies in the field of nursing, health, and education.
Articles 278 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP EARLY WARNING SYSTEM (EWS) Suhaimi Fauzan; Yoga Pramana; Ikbal Fradianto; M. Ali Maulana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.618

Abstract

Salah satu indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit yang perlu diperhatikan dengan seksama adalah angka kematian pasien. Metode dalam menangani peningkatan kasus kematian adalah dengan mendeteksi kegawatan pasien sedini mungkin, misalnya dengan menggunakan early warning score (EWS). Pentingnya bagi seorang tenaga kesehatan (perawat) untuk memahami proses pengkajian dan pelaksaan EWS. Dampak buruk yang dapat terjadi akibat kelalaian penilaian kondisi pasien yaitu semakin memburuk nya kondisi pasien. Fenomena ini menjadi perhatian khusus, terutama pihak manajemen rumah sakit agar mengupayakan optimalisasi kemampuan EWS pada tenaga kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan data cross sectional. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan perawat dengan skor 0-4 (11%), 5-9 (42%), 10-14 (42%), dan 15-20 (5%). Hasil uji statistik menunjukkan nulai p value sebesar 0,000 antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam menjalani earlywarningscore. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan menjalankan early warning score.
MANAJEMEN DIRI DALAM MENGKONSUMSI SERBUK JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) TERHADAP KONTROL GLIKEMIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Novita Dewi; Supriyadi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.619

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) adalah diabetes terbanyak dari jenisnya, yang mengakibatkan kematian, biaya perawatan yang tinggi yang disebabkan radikal bebas yang merusak jaringan sehingga komplikasi penyakit ini tidak dapat dihindari. Penekanan radikal bebas dapat dilakukan dengna mengkonsumsi bahan herbal yang mengandung flavonoid, yang terdapat pada serbuk jahe (zingiber officinale).Tujuan penelitian mengetahui manajemen diri dalam mengkonsumsi serbuk jahe (zingiber officinale) terhadap kontrol glikemik pada pasien DMT2. Metode penelitian dengan eksperimen desainnya one group pre post control. Riset menghasilkan nilai minimum dan maximun gula darah sebanyak 180 mg/dl dan 600 mg/dl, Median gula darah responden sebelum diberikan serbuk jahe sebanyak 344 mg/dl, dan niai mean dengan nilai kepercayaan 95% berupa batas bawah dan atas yaitu 254.24 dan 479.36. Nilai minimum dan maximun gula darah sebanyak 160 mg/dl dan 520 mg/dl, Median gula darah responden sesudah diberikan serbuk jahe sebanyak 272 mg/dl, dan niai mean dengan nilai kepercayaan 95% berupa batas bawah dan atas yaitu 201.9 dan 380.82. Analisis denganParied T-Testdiperoleh control glikemikp value 0.002 lebih besar dari alpha 0.005 lebih besar, maka bermakna ada efek manajemen diri penggunaaan jahe dalam bentuk serbuk terhadap control glikemik. Rekomendasi penelitian berikutnya meneliti dengan memperbanyak sampel dan dosis yang bervariatif.
BEBERAPA FAKTOR YANG DAPAT BERPENGARUH PADA KECEMASAN IBU DALAM MENGHADAPI PERSALINAN SECTIO CAESAREA (SC) DI RSI FATIMAH BANYUWANGI Ukhtul Izzah; Wahyu Fuji Hariani; Nuristy Brillian Ainindyahsari Winarna; Diana Kusumawati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.621

Abstract

Dampak psikologis seperti kecemasan sangat erat kaitannya dengan ibu yang akan melakukan persalinan sectio caesarea. Perasaan khawatir dan rasa takut akan menimbulkan reaksi kecemasan pada ibu bersalin. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan SC. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross cectional. Populasinya sejumlah 37 ibu pre operasi SC di RSI Fatimah Banyuwangi dengan sampel 27 denganteknik simple random sampling. Pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan kuesioner. Analisa datamenggunakan regresi logistic. Hasil penelitian: Tidak ada pengaruh yang signifikan antara usia terhadap kecemasan ibu menghadapi persalinan SC, tidak ada pengaruh yang signifikan antara paritas terhadap kecemasan ibu menghadapi persalinan SC, terdapat pengaruh yang signifikan antara komplikasi persalinan terhadap kecemasan ibu menghadapi persalinan SC, Tidak ada pengaruh yang signifikan antara jenis SC terhadap kecemasan ibu menghadapi persalinan SC, dan terdapat pengaruh yang signifikan antara pendampingan suami terhadap kecemasan ibu menghadapi persalinan SC, serta analisis faktor-faktor tersebut mempengaruhi kecemasan ibu sebesar 62.5%. Bidan sebaiknya dalam mengurangi kecemasan dapat memberikan kesempatan kepada suami dan keluarga untuk mendampingi ibu pada persiapan persalinan SC.
PENDIDIKAN KESEHATAN DEMONSTRASI SEBAGAI METODE UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SADARI SISWI SMAN 2 BANGUNTAPAN BANTUL Pipin Nurhayati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.623

Abstract

Setiap wanita mempunyai peluang untuk mengalami kanker payudara, termasuk remaja putri. Kanker payudara bahkan dialami oleh remaja putri usia belasan tahun karena tidak adanya upaya deteksi dini kanker payudara. Cara menumbuhkan kesadaran pemeriksaan awal kanker payudara dengan demontrasi. Riset ini bertujuan membuktikan pengaruh demonstrasi terhadap pengetahuan SADARI di SMAN 2 Banguntapan Bantul. Rancangan penelitian ini menggunakan quasi experiment. Sampel diambil secara consecutive sampling, didapatkan 20 orang. Uji hipotesis dengan t-test paired. Hasil uji hipotesis diperoleh beda rata-rata pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi 3,05. Nilai t-test paired -8,498 dan p value 0,000, artinya pemberian pendidikan kesehatan dengan demonstrasi mampu menambah pengetahuan siswi tentang SADARI.
AKSESIBILITAS PELAYANAN KESEHATAN JIWA PADA ORANG DENGAN DISABILITAS PSIKOSOSIAL (ODDP) DI WONOSARI Marita Kumala Dewi; Nurlia Ikaningtyas
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.625

Abstract

Akses pelayanan kesehatan jiwa bagi penderita gangguan jiwa perlu diperhatikan untuk meningkatkan angka kesembuhan. Dalam penelitian ini masyarakat di Gununungkidul memiliki masalah yang sangat signifikan terkait dengan kesehatan jiwa, penulis mencoba menggambarkan aksesibilitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh penyedia layanan tingkat dasar yaitu Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi ODDP di wilayah Gunungkidul. Responden dalam penelitian ini adalah keluarga ODDP yang berjumlah 40 orang dengan metode accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat pada satu variabel untuk menghitung persentase karakteristik responden. Dari hasil penelitian, dimensi approachability, acceptability, availability (ketersediaan dan transportasi), affordability, dan appropriateness telah dijelaskan dengan baik. Secara umum masyarakat sudah memiliki aksesibilitas yang baik, namun masyarakat masih beranggapan bahwa aksesibilitas pelayanan kesehatan hanya sebatas mendapatkan obat di Puskesmas.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENGELOLAAN DEMAM TERHADAP PERSEPSI IBU TENTANG KEGAWATAN KEJANG DEMAM PADA BATITA Diah Pujiastuti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.626

Abstract

Kondisi demam sering dianggap hal umum yang sering terjadi pada bayi. Beberapa persepsi ibu tentang kegawatan kejang karena demam masih didapatkan rendah. Banyak ibu yang baru membawa anaknya ke RS setelah kejang di rumah. Kerusakan otak yang terjadi karena kejang demam akan berdampak pada proses tumbuh kembang anak maka sangat penting bagi ibu mendapatkan informasi tentang pengelolaan demam dengan benar sehingga dapat mempunyai persepsi yang positif tentang kegawatan kejang agar anak dapat terhindar dari komplikasi paling berbahaya dari demam yaitu kejang demam yang akhirnya mengakibatkan kematian. Penyuluhan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan sehingga akan menimbulkan persepsi yang benar dalam merawat anggota keluarga yang sedang sakit dirumah. Mengidentifikasi pengaruh penyuluhan kesehatan terkait pengelolaan demam terhadap persepsi tentang kegawatan kejang demam pada batita. Desain yang digunakan adalahpre-experimental dengan pendekatan pre and posttest one group dengan teknik purposive sampling pada 19 ibu. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner dan analisis pengaruh dengan uji t-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai ????-value 0.000 artinya terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan dengan persepsi tentang kejang demam. Penyuluhan kesehatan tentang pengelolaan demam berpengaruh terhadap persepsikegawatan kejang demam pada anak usia 0-36 batita.
STUDI FENOMENOLOGI ASPEK SPIRITUALITAS PADA PEJUANG KANKER SERVIKS Wahyu Dewi Sulistyarini; Nuzul Prima Diyella; Anik Puji Rahayu
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.627

Abstract

Kanker serviks akan mempunyai gejala yang membuatnya tidaknya mandari segi fisik dan psikologis yang menyebabkan pejuang kanker sangat sensitif dengan berbagai perasaan cemas, takut akan kematian. Timbulnya dampak tersebut munculnya kebutuhan spuritualitas untuk menemukan tujuan dan makna kehidupan agar lebih mendekatkan dirinya pada Tuhannya untuk menguatkan dirinya agar tetap iklas dan mampu menghadapi penyakitnya. Untuk mengeksplor lebih dalam "Bagaimana aspek spiritualitas pada pejuang kanker serviks". Metode penelitian ini Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan partisipan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 4 orang partisipan dengan kriteria inklusi yaitu seorang penderita kanker serviks, usia diatas umur30 tahun, pejuang kanker serviks yang tidak mengalami penurunan kesadaran,pejuang kanker serviks yang tidak mengalami perburukan gejala yang tidak terkontrol, pejuang kanker serviks yang melakukan pengobatan rutin, pejuang kanker serviks yang tidak keberatan dilakukan wawancara, pejuang kanker serviks yang bisa menggunakan Handphone. Penelitian ini menghasilkan 4 tema utamaya itu keyakinan bahwa penyakit datangnya dari Tuhan, ibadah memberikan energi positif, harapan untuk keselamatan diri dan keluarga dan kebermanfaatan untuk orang lain. Proses Spiritualitas akan muncul sendirinya disetiap individu dengan adanya agama, keimanan, harapan, trasedensi dengan adanya hal itu penderita kanker bisa menerima penyakitnya dengan mendekatkan diri pada Tuhan.
REBUSAN AIR SERAI EFEKTIF MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU LANSIA DESA TURUS Sutik; Rahayu Pangestuti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.628

Abstract

Hipertensi tidak dapat disembuhkan namun dapat dicegah dengan pengelolaan pola makan, aktifitas fisik serta terapi farmakologi maupun nonfarmakologis. Pengobatan nonfarmakologis pada hipertensi salah satu alternatif yang bisa digunakan yaitu pemberian rebusan air serai. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian rebusan air serai terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Posyandu Lansia Desa Turus. Rancangan penelitian ini Pra-experimental dengan pendekatan Pre-test-post-test. Populasi yang diteliti semua lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Desa Turus sebanyak 48 lansia, dengan teknik purposive sampling didapatkan 32 responden. Variabel independen pemberian rebusan air serai, sedangkan variabel dependennya tekanan darah. Instrumen yang digunakan lembar observasi, hasilnya dianalisis menggunakan uji Paired sampel t-test (α=0,05). Hasil penelitian membuktikan 100% tekanan darah lansia pada kategori ringan sebelum diberikan rebusan air serai dan setelah dilakukan pemberian rebusan air serai tekanan darah sebagian besar lansia memiliki tekanan darah dengan ketegori normal yaitu 72%.Analisis ujiPaired sampel t-test didapatkan hasilp-value=0,001<α=0,05 maka H0 ditolak dan H1diterima yang berarti ada pengaruh pemberian rebusan air serai terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Posyandu Lansia Desa Turus. Rerata penurunan sistolik=13,28 mmHg (C.I. 95%: 10,92–15,64) dan diastolik=7,34 mmHg (C.I.95%:5,51–9,17). Penggunaan terapi nonfarmakologis rebusan air serai yang terbukti efektifitasnya dapat digunakan sebagai upaya awal menurunkan tekanan darah ketika terasa gejala hipertensi muncul selain itu juga dapat dikonsumsi secara berkala sebagai upaya mempertahankan tekanan darah supaya selalu dalam keadaan normal.
HUBUNGAN PERILAKU (CARING) PERAWAT DENGAN INTENSITAS KECEMASAN PADA PASIEN RAWAT INAP PUSKESMAS KOTARAJA Apriani Susmita Sari; Baiq Fina Farlina; Haeruman; Maruli Taufandas; Hikmah Lia Basuni
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.629

Abstract

Kecemasan yang dirasakan oleh pasien dan keluarganya yang dirawat inap di rumah sakit dan puskesmas, dan ketakutan tersebut berbeda-beda pada setiap orang. Ini adalah salah satu gejala kecemasan yang paling umum pada pasien yang datang ke rumah sakit untuk perawatan. Perilaku perawat dalam memberikan asuhan ditunjukkan ketika perawat menghormati pasiennya dan mengembangkan kepercayaan, kerendahan hati dan rasa hormat kepada mereka. Sikap peduli staf perawat membantu pasien mengatasi ketakutan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku caregiver dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap di Puskesmas Kotaraja Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel survei terdiri dari 75 responden yang diperoleh dengan menggunakan metode stratified random sampling. Analisis statistik menggunakan uji peringkat Spearman dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Sebagian besar perawat menunjukkan perilaku keperawatan yang baik pada 71 subjek (94,7%) dan mengalami kecemasan ringan pada 73 subjek (97,3%). Hasil penelitian ini dengan nilai p = 0,004 (p < 0,05) dan r = 0,329 menunjukkan adanya hubungan antara perilaku keperawatan di Puskesmas Kotaraja dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap. Di Puskesmas Kotaraja terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku perawatan perawat dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap.
DESKRIPSI KECEMASAN PADA MASYARAKAT SUKU ALIFURU SEBAGAI DAMPAK DARI KONFLIK 1999 DI KOTA AMBON Elyonae Vigren Telehala; Desi; Presli Glovrig Siahaya
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i1.636

Abstract

Kekerasan merupakan segala tindakan yang sengaja dilakukan menggunakan kekuatan fisik dan kekuasaan terhadap orang lain atau kelompok yang mengakibatkan cedera dan kerugian psikologis seperti kecemasan. Kecemasan juga bisa digambarkan sebagai perasaan takut yang tidak didukung oleh situasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecemasan partisipan. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan jumlah partisipan yang ditentukan 5 orang berdasarkan kriteria inklusi berusia 30-35 tahun, pernah mengalami konflik di Kota Ambon, dan memiliki pengalaman kecemasan terhadap konflik 1999, penelitian ini telah dilakukan di Kota Ambon pada bulan April 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa 5 partisipan memiliki beberapa gejala yang dirasakan ketika mengalami kecemasan yaitu jantung berdebar, telapak tangan berkeringat, gelisah, ketakutan, was-was, overthinking dan gangguan pola tidur. Dari 5 partisipan, terdapat 3 partisipan yang kecemasannya berkaitan dengan konflik di Kota Ambon misalnya merasa takut dan was-was berada ditempat keramaian. Kesimpulannya bahwa pengalaman berada pada situasi kerusuhan memberikan trauma yang berdampak pada kondisi mental seseorang di masa mendatang, salah satunya kecemasan.