cover
Contact Name
Girfinn Tsabit Cygna
Contact Email
giorfinntsabitcygnaaggy@gmail.com
Phone
+6281266858165
Journal Mail Official
jurnaljubiko@gmail.com
Editorial Address
JL BANDAR DAMAR NO 21 RT 004/RW 003 Kelurahan Olo Kecamatan Padang Barat, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jubiko : Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer
Published by Sumatera Scientists
ISSN : -     EISSN : 30470595     DOI : https://doi.org/10.62769/jubiko
Core Subject : Economy,
focus and Scope Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer ( JUBIKO ) menerbitkan artikel penelitian asli tentang berbagai topik yang berkaitan dengan Ekonimi, Bisnis dan keuangan. Sebagai jurnal akses terbuka, semua artikel tersedia secara online secara gratis tanpa perlu berlangganan. Diterbitkan dengan jadwal tiga bulanan, JUBIKO berfungsi sebagai media untuk menyebarkan penelitian inovatif, analisis kritis, dan perspektif baru untuk memberi manfaat bagi komunitas akademis dan masyarakat. Bidang minat tertentu termasuk namun tidak terbatas pada: Mikroekonomi dan Makroekonomi Ekonomi Pembangunan Ekonomi Moneter Manajemen Pemasaran Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Manajemen Operasi Kewirausahaan Akuntansi Keuangan Akuntansi Manajemen Audit Pajak Akuntansi Forensik kiriman harus merupakan karya asli yang belum dipublikasikan atau diserahkan untuk dipertimbangkan di tempat lain. Semua sumber harus dikutip dengan benar. Melalui tinjauan sejawat yang ketat, JUBIKO menjunjung tinggi standar akademik yang tinggi dan mendorong kontribusi yang berdampak pada bidang ilmu Ekonimi, Bisnis dan Keuangan. Kami menyambut pengiriman naskah yang selaras dengan tujuan dan ruang lingkup jurnal.
Articles 36 Documents
Analisis Biaya Relevan Dalam Pengambilan Keputusan (Memproduksi Sendiri Atau Membeli Dari Luar) Pada Old Bakery: Analisis Biaya Relevan Dalam Pengambilan Keputusan (Memproduksi Sendiri Atau Membeli Dari Luar) Pada Old Bakery Maharani, Aprilia; Anggie Restu Agustin
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 2 No. 3 (2025): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/1mk1a327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biaya relevan dalam pengambilan keputusan memproduksi sendiri atau membeli dari luar (make or buy decision) pada Old Bakery. Persaingan usaha di sektor bakery yang semakin ketat serta adanya penurunan kapasitas produksi menuntut manajemen untuk mengambil keputusan yang efisien dan berbasis informasi biaya yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus yang diterapkan pada Old Bakery. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi biaya produksi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan membandingkan biaya relevan dan biaya tidak relevan pada alternatif keputusan memproduksi sendiri dan membeli dari luar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya gas dan listrik merupakan biaya relevan utama yang secara signifikan memengaruhi total biaya produksi, sedangkan biaya tetap tidak menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan jangka pendek. Dalam kondisi kapasitas produksi yang menurun, alternatif membeli produk setengah jadi dari luar (buy) menghasilkan total biaya relevan yang lebih rendah dibandingkan alternatif memproduksi sendiri (make), sehingga dinilai lebih efisien dan memiliki risiko kerugian yang lebih kecil. Dengan demikian, penerapan analisis biaya relevan dapat membantu manajemen Old Bakery dalam mengambil keputusan produksi dan penjualan yang lebih rasional, efisien, serta mendukung keberlanjutan usaha.
STRATEGI PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN LABA PADA PECAL AYAM MBAK ATIK: Strategi Pengendalian Biaya Produksi Untuk Meningkatkan Laba Pada Pecal Ayam Mbak Atik Cici Amelia; Indah Suryani
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/qnqxb584

Abstract

Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah(UMKM) di sektor kuliner di Indonesia mengalamipertumbuhan yang pesat, termasuk usaha Pecal Ayam. Meskipun permintaan tinggi, persaingan yang ketatmenuntut pelaku usaha mampu mengelola biayaproduksi secara efektif untuk mencapai laba optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian biaya produksi yang diterapkan pada usaha Pecal Ayam serta pengaruhnya terhadappeningkatan laba usaha. Metode penelitian yang digunakan adalahdeskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari pemilik usaha dan tenagakerja yang terlibat langsung dalam proses produksi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi laporan keuangan sederhana. Analisisdata dilakukan secara deskriptif kualitatif dengantahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwapengendalian biaya produksi pada usaha Pecal Ayam telah diterapkan, namun masih bersifat informal. Pengendalian biaya bahan baku dilakukan melaluipembelian sesuai kebutuhan harian dan pemasok tetap, sedangkan pengendalian biaya tenaga kerja dilakukandengan keterlibatan langsung pemilik. Namun, pencatatan biaya produksi per unit dan pengendalianbiaya overhead belum dilakukan secara sistematis. Lemahnya pengendalian biaya berdampak langsungpada fluktuasi laba, terutama saat harga bahan bakumeningkat atau penjualan menurun. Berdasarkan temuan tersebut, penerapan strategi pengendalian biaya produksi yang lebih sistematis, seperti pencatatan biaya per unit, penyusunananggaran biaya, dan evaluasi biaya secara berkala, dapat membantu pelaku usaha Pecal Ayam meningkatkan efisiensi operasional, menetapkan hargajual yang tepat, serta menjaga stabilitas laba. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagipengelolaan biaya produksi pada UMKM kulinertradisional.
Analisis Harga Pokok Produksi ( HPP ) Menggunakan Metode Full Costing Pada Jajanan Takoyaki: Analisis Harga Pokok Produksi ( HPP ) Menggunakan Metode Full Costing Pada Jajanan Takoyaki Dyza Rahmawati; Dwi Anyelir Putri
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/mk3f8h87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi (HPP) pada usaha jajanan takoyaki dengan menggunakan metode full costing serta membandingkannya dengan perhitungan HPP yang selama ini diterapkan oleh pelaku usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha, observasi proses produksi, serta dokumentasi catatan biaya produksi. Data yang terkumpul dianalisis dengan mengidentifikasi dan mengelompokkan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik, kemudian dihitung menggunakan metode full costing.Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi berdasarkan metode full costing pada periode November 2025 sebesar Rp 23.304.000,00 dengan jumlah produksi sebanyak 31.000 unit, sehingga diperoleh HPP per unit sebesar Rp 751,75. Sementara itu, perhitungan HPP yang dilakukan oleh usaha jajanan takoyaki hanya memasukkan sebagian komponen biaya, sehingga menghasilkan HPP yang lebih rendah yaitu sebesar Rp 517,87 per unit. Terdapat selisih HPP sebesar Rp 233,88 per unit yang disebabkan oleh tidak dimasukkannya beberapa komponen biaya, seperti biaya tenaga kerja langsung dan sebagian biaya overhead pabrik.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode full costing memberikan perhitungan HPP yang lebih akurat dan komprehensif, sehingga dapat menjadi dasar yang lebih tepat dalam penetapan harga jual. Oleh karena itu, disarankan agar pelaku usaha jajanan takoyaki menerapkan metode full costing secara konsisten guna meningkatkan ketepatan pengendalian biaya dan keberlanjutan usaha.Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, UMKM, Takoyaki.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Organizational Citizenship Behaviour (OCB) Pada Karyawan SPBU Sijunjung: Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Organizational Citizenship Behaviour (OCB) Pada Karyawan SPBU Sijunjung irdam, irdam; Belly Natura; Nur Aulia Dina
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 2 No. 3 (2025): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/qrqgrp61

Abstract

This study aims to look at the relationship between emotional intelligence and organizational citizenship behavior. The independent variable in this study is emotional intelligence and the dependent variable is organizational citizenship behavior. The measuring instrument used in this research is the scale of emotional intelligence and the scale of organizational citizenship behavior. The sampling technique used in this study was purposive sampling with a total sample size of 41 people. Validity and reliability test using Alpha Cronbach technique. The results of the validity coefficient on the emotional intelligence scale ranged from 0.721 to 0.924, while the reliability coefficient was 0.972. The results of the validity coefficient on the scale of organizational citizenship behavior ranged from 0.715 to 0.933, while the reliability coefficient was 0.972. The results of data analysis show that the correlation coefficient is 0.967 with a significant level of p = 0.000. This means that there is a significant relationship with a positive direction between emotional intelligence and organizational citizenship behavior (OCB) on Sijunjung SPBU employees.So it can be interpreted that the hypothesis in this study is accepted. The effective contribution of the emotional intelligence variable to organizational citizenship behavior (OCB) of adolescents is as much as 93,%.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA PADANG: PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA PADANG Habil Muhammad Fadhli; Dori Mittra Candana; Nila Pratiwi
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/3m5zsr98

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh lingkungan kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada faktor-faktor internal organisasi yang memengaruhi capaian kinerja pegawai dalam konteks instansi pemerintahan. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel, serta menguji peran mediasi kepuasan kerja dalam hubungan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modelling (SEM) berbasis SmartPLS. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai tetap berjumlah 40 orang, dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data yang digunakan berupa data primer melalui kuesioner dan wawancara, serta data sekunder dari studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan prestasi kerja pegawai. Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja, namun tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja maupun prestasi kerja. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja dan mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap prestasi kerja, tetapi tidak memediasi pengaruh disiplin dan motivasi kerja. Kesimpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa perbaikan lingkungan kerja menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan kepuasan dan prestasi kerja pegawai. Kepuasan kerja berperan penting sebagai jembatan peningkatan kinerja, sementara disiplin dan motivasi lebih berpengaruh secara langsung tanpa melalui kepuasan kerja.
The Influence of Work Environment and Compensation on Employee Performance: The Role of Job Satisfaction as an Intervening Variable: Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan: Peran Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening Putri, Cantika; Hebel Pertiwi; cantika
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/jjrk2818

Abstract

Employee performance is an important factor in improving the quality of services in health institutions. The work environment and compensation are considered factors that may influence employee performance either directly or indirectly through job satisfaction. This study aims to analyze the effect of the work environment and compensation on employee performance with job satisfaction as an intervening variable at Barung-Barung Balantai Public Health Center, Pesisir Selatan Regency. This research employed a quantitative approach using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS 3.0 as the analytical tool. The population consisted of all employees of the Barung-Barung Balantai Public Health Center totaling 89 employees. The sampling technique used was saturated sampling, resulting in 30 respondents as the research sample. The results show that the work environment does not have a significant effect on job satisfaction, while compensation has a significant effect on job satisfaction. Furthermore, the work environment has a significant effect on employee performance, whereas compensation does not significantly affect employee performance. Job satisfaction also does not significantly influence employee performance. In addition, job satisfaction is not able to mediate the effect of the work environment and compensation on employee performance. These findings indicate that improving employee performance at the Barung-Barung Balantai Public Health Center is more directly influenced by the work environment rather than through job satisfaction as an intervening variable.

Page 4 of 4 | Total Record : 36