cover
Contact Name
-
Contact Email
dinamikasosialdansains60@gmail.com
Phone
+6281223177345
Journal Mail Official
dinamikasosialdansains60@gmail.com
Editorial Address
Jl. Menara Suradinaya Utara , Desa/Kelurahan Pekiringan, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat.
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
ISSN : -     EISSN : 30891760     DOI : -
The Journal of Social Dynamics and Science is a scientific journal that publishes research articles, theoretical studies, and critical studies covering various disciplines. This journal focuses on the development of knowledge in the social, scientific, technological and humanistic fields and aims to encourage interdisciplinary discussions and innovations related to social dynamics and scientific development. Scope: 1. Social Sciences: Sociology, anthropology, education, law, economics, politics, communication, and cultural studies. 2. Science and Technology: Physics, biology, chemistry, mathematics, information technology, engineering, and environmental science. 3. Humanities: Philosophy, history, linguistics, literature, and religion. Health: Medical science, nursing, public health, nutrition, pharmacy, and biotechnology. 4. Interdisciplinary: Studies that connect multiple disciplines to generate new understanding and innovative solutions to global issues. This journal accepts articles in the form of original research, literature reviews, and case studies, prioritizing scientific and analytical approaches to address various problems in society. Publication Frequency: Every month
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 198 Documents
PERAN STRATEGIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER MORAL PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL Bayu Angga Aditya; Michael Simanjutak; Wahyu Sanjaya Gultom; Ismail Mubarok
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i9.247

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan dampak signifikan terhadap pembentukan karakter moral peserta didik. Kemajuan ini tidak hanya memperluas akses terhadap sumber belajar, tetapi juga memunculkan tantangan moral, seperti cyberbullying, penyebaran disinformasi, dan penurunan etika komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter moral di era digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI berperan penting dalam internalisasi nilai-nilai akhlak, seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan adab dalam berinteraksi di dunia nyata maupun digital. Implementasi PAI yang kontekstual melalui integrasi literasi digital berbasis nilai Islam mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap etis peserta didik. Selain itu, sinergi antara guru, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan moral di era digital.
DESAIN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: KAJIAN KONSEPTUAL TENTANG PENGERTIAN, TUJUAN, DAN TAHAPAN PERANCANGAN Muhammad Alvito; Abdul Rahim Saidek; Icha Fermidera; Fil Izom; Suhaimi
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i10.252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai pengertian, tujuan, dan langkah-langkah sistematis dalam merancang pembelajaran PAI agar relevan dengan tantangan era disrupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Data sekunder diperoleh melalui dokumentasi literatur seperti buku dan jurnal ilmiah terbaru yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa merancang pembelajaran PAI adalah proses intelektual sistematis dalam mengorganisasikan komponen instruksional seperti metode, media, dan evaluasi yang disinkronkan dengan Al-Qur'an dan Sunnah untuk mencapai tujuan pendidikan Islam yang holistik. Tujuan utamanya mencakup efektivitas internalisasi nilai akhlaqul karimah, optimalisasi sumber daya belajar, serta penyediaan instrumen evaluasi otentik yang memotret perkembangan kognitif dan perilaku siswa. Langkah-langkah perancangan meliputi analisis kebutuhan peserta didik, perumusan tujuan pembelajaran (iman, ilmu, amal), pengembangan materi dinamis, hingga penyusunan evaluasi yang komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perancangan yang matang berfungsi sebagai peta jalan bagi guru PAI dalam membentuk profil pelajar yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia di era digital.
FILANTROPI ISLAM DALAM MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN BERBASIS SPIRITUAL DI YAYASAN AL BIRUNI CIREBON Muhammad Yasir Arafah
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i10.254

Abstract

Pembiayaan pendidikan merupakan aspek krusial untuk menjamin keberlangsungan dan peningkatan mutu lembaga pendidikan, sehingga diperlukan strategi pengelolaan yang tidak hanya efektif secara finansial, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritual dan sosial. Di tengah meningkatnya biaya operasional dan tuntutan kualitas, filantropi Islam melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf hadir sebagai alternatif sumber dana yang mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus menanamkan nilai amanah, keikhlasan, dan kepedulian. Penerapan sistem ini menjadi relevan karena berorientasi pada pengelolaan dana yang transparan, akuntabel, dan berprinsip syariah. Yayasan Al Biruni Cirebon sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki potensi besar mengoptimalkan dana filantropi untuk mendukung program pendidikan, beasiswa, sarana prasarana, dan peningkatan kualitas SDM, sehingga kajian mengenai implementasi dan efektivitas model ini sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi filantropi Islam dalam manajemen pembiayaan pendidikan berbasis spiritual di Yayasan Al Biruni Cirebon, mengidentifikasi peran zakat, infak, sedekah, dan wakaf dalam mendukung keberlanjutan pembiayaan, serta mengkaji kontribusi nilai-nilai spiritual terhadap efektivitas dan transparansi pengelolaan dana. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi tantangan yang ada guna merumuskan strategi pengelolaan pembiayaan yang berkelanjutan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan filantropi Islam memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan di Yayasan Al Biruni Cirebon. Dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel berfungsi sebagai sumber pembiayaan alternatif yang mendukung penyediaan sarana, pemberian beasiswa, peningkatan kesejahteraan pendidik, dan program pengembangan pendidikan. Integrasi nilai spiritual seperti amanah, keikhlasan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial terbukti mampu membangun budaya organisasi beretika Islam, meningkatkan kepercayaan masyarakat, memperkuat partisipasi donatur, serta menciptakan sistem pembiayaan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. Filantropi Islam dalam manajemen pembiayaan pendidikan berbasis spiritual merupakan strategi penting dalam transformasi pendidikan. Pengelolaan dana yang profesional dan transparan tidak hanya memperkuat operasional lembaga, tetapi juga memperluas akses pendidikan dan pengembangan sumber daya. Melalui integrasi nilai-nilai spiritual, Yayasan Al Biruni Cirebon mampu membangun tata kelola keuangan yang berorientasi pada keberkahan dan kemaslahatan, meningkatkan kepercayaan publik, serta mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan selaras dengan prinsip-prinsip Islam.
IMPLEMENTASI PROGRAM ENTREPRENEUR SCHOOL DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWIRAUSAHAAN PESERTA DIDIK DI SMA 8 CIREBON Muhammad Yasir Arafah
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i10.255

Abstract

Di era globalisasi dan persaingan dunia kerja yang semakin ketat, peserta didik tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan berpikir kritis, kreativitas, inovasi, kemandirian, keberanian mengambil risiko, serta jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab. Program Entrepreneur School menjadi strategi sekolah untuk mengintegrasikan kegiatan kewirausahaan ke dalam proses pendidikan guna membentuk karakter tersebut sejak dini. SMA Negeri 8 Cirebon menerapkan program ini sebagai upaya menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan, sehingga kajian mengenai pelaksanaannya menjadi penting untuk mengetahui efektivitas, faktor pendukung dan penghambat, serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Entrepreneur School dalam membentuk karakter kewirausahaan peserta didik di SMA Negeri 8 Cirebon, mengidentifikasi peran program dalam menumbuhkan sikap mandiri, kreatif, inovatif, disiplin, bertanggung jawab, serta kemampuan memecahkan masalah dan berkolaborasi. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan guna merumuskan strategi optimalisasi program.Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dengan menelaah berbagai sumber literatur relevan seperti buku, artikel jurnal, prosiding, hasil penelitian terdahulu, dan dokumen terkait. Data dikumpulkan melalui identifikasi, seleksi, dan kajian mendalam terhadap sumber yang kredibel, kemudian dianalisis untuk memahami konsep, strategi pelaksanaan, serta dampak program terhadap pembentukan karakter kewirausahaan. Implementasi Program Entrepreneur School memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter kewirausahaan peserta didik. Melalui kegiatan berbasis praktik, peserta didik mengembangkan sikap mandiri, kreatif, inovatif, disiplin, bertanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dan mengambil keputusan. Program ini juga memberikan pengalaman nyata dalam mengidentifikasi peluang usaha dan mengelola sumber daya. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh keterbatasan sarana prasarana, kurangnya kolaborasi dengan dunia usaha, serta perbedaan motivasi peserta didik. Program Entrepreneur School berperan penting dalam menanamkan nilai kewirausahaan dan menyiapkan peserta didik menghadapi persaingan global. Keberhasilan pelaksanaannya sangat bergantung pada dukungan sekolah, kompetensi pendidik, ketersediaan fasilitas, serta sinergi dengan orang tua dan dunia usaha. Oleh karena itu, pengembangan program secara berkelanjutan melalui inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi lintas pihak diperlukan agar menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter kewirausahaan yang kuat, adaptif, dan berdaya saing.
POTENSI PEMANFAATAN ENERGI SURYA SEBAGAI SUMBER LISTRIK ALTERNATIF PADA RUMAH TANGGA PEDESAAN Fuji Ayu Lestari; fatimah
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i10.256

Abstract

Keterbatasan akses dan ketersediaan pasokan listrik menjadi permasalahan utama yang masih dihadapi oleh masyarakat di wilayah pedesaan dan terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, kelayakan, dan manfaat pemanfaatan energi surya sebagai sumber listrik alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif, meliputi pengukuran intensitas radiasi matahari, analisis kebutuhan energi rumah tangga, serta perhitungan kelayakan teknis dan ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa wilayah pedesaan di Indonesia memiliki potensi radiasi matahari yang sangat tinggi dan merata sepanjang tahun, dengan rata-rata penyinaran mencapai 4,5–5,5 kWh/m²/hari. Penerapan sistem pembangkit listrik tenaga surya skala rumah tangga terbukti mampu memenuhi kebutuhan energi dasar untuk penerangan, komunikasi, dan keperluan rumah tangga lainnya. Secara ekonomi, sistem ini lebih menguntungkan dalam jangka panjang dibandingkan penggunaan bahan bakar fosil, serta memiliki dampak positif terhadap penghematan biaya dan pelestarian lingkungan. Disimpulkan bahwa energi surya memiliki potensi sangat besar dan layak dikembangkan sebagai solusi penyediaan energi listrik bagi masyarakat pedesaan.
ANALISIS KONSEP, KLASIFIKASI, DAN IMPLEMENTASI MAJAZ DALAM SURAH AR-RAHMAN Nuraisyah; Abdul Rafi Al Rasyid; Fadhlan Hafizhul Huda
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i10.257

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep majaz dalam ilmu balaghah dan penerapannya dalam interpretasi ayat-ayat Al-Qur’an, terutama Surah Ar-Rahman. Majaz dimengerti sebagai penerapan lafaz yang tidak sesuai dengan arti aslinya tetapi memiliki keterkaitan makna tertentu yang didukung oleh qarīnah. Studi ini bertujuan untuk menguraikan definisi majaz, kategorinya, serta mengenali jenis-jenis majaz dalam Surah Ar-Rahman dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif melalui tinjauan pustaka. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa majaz terbagi menjadi majaz 'aqli dan majaz lughawi yang meliputi isti‘arah dan majaz mursal, serta ditemukan penerapannya dalam berbagai ayat yang merefleksikan fenomena alam, keadilan, dan kuasa Allah secara kiasan. Oleh karena itu, majaz tidak hanya berperan sebagai keindahan dalam retorika, tetapi juga sebagai alat untuk memperkaya pemahaman makna teologis Al-Qur’an, sehingga penting untuk dipahami dalam proses tafsir.
PENGARUH KURIKULUM INTEGRATIF DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KOMPETENSI SANTRI MELALUI STUDENT ENGAGEMENT DI MADRASAH ALIYAH AL-ISLAH BOBOS DUKUPUNTANG CIREBON Muhammad Yasir Arafah
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i10.258

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam di era globalisasi menuntut lembaga pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi spiritual, karakter, dan keterampilan yang mampu menjawab tantangan zaman. Madrasah sebagai institusi pendidikan Islam perlu mengembangkan kurikulum integratif yang menyatukan ilmu pengetahuan umum dengan nilai-nilai keislaman. Di sisi lain, kepemimpinan transformasional kepala madrasah berperan penting dalam menciptakan budaya belajar inovatif dan memotivasi warga sekolah. Keberhasilan kedua aspek tersebut sangat bergantung pada tingkat keterlibatan santri (student engagement), karena partisipasi aktif, komitmen, dan keterikatan emosional menjadi penentu optimal tidaknya pencapaian kompetensi. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengkaji sinergi antara kurikulum, kepemimpinan, dan keterlibatan santri dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kurikulum Integratif dan Kepemimpinan Transformasional terhadap kompetensi santri melalui Student Engagement di Madrasah Aliyah Al-Islah Bobos, Dukupuntang, Cirebon. Secara khusus, penelitian ini menelaah sejauh mana integrasi nilai keislaman dan ilmu pengetahuan serta gaya kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan keterlibatan santri dalam pembelajaran, dampaknya terhadap peningkatan kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap, serta merumuskan strategi peningkatan mutu pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber tertulis seperti buku ilmiah, jurnal penelitian, artikel akademik, hasil penelitian terdahulu, serta dalil Al-Qur’an dan Hadits yang relevan. Seluruh data dikaji, dibandingkan, dan dianalisis secara mendalam untuk menggambarkan hubungan antarvariabel, sehingga diperoleh pemahaman komprehensif mengenai peran kurikulum integratif dan kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kompetensi santri melalui keterlibatan belajar.Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Integratif dan Kepemimpinan Transformasional memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kompetensi santri melalui Student Engagement. Kurikulum yang memadukan nilai agama dan ilmu umum menciptakan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan relevan, sehingga mendorong keterlibatan aktif santri. Sementara itu, kepemimpinan transformasional yang visioner dan inspiratif memperkuat budaya akademik positif serta motivasi belajar. Tingginya keterlibatan santri menjadikan mereka lebih aktif, disiplin, dan bertanggung jawab, yang berdampak langsung pada peningkatan kompetensi kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Sebaliknya, jika implementasi kurikulum tidak adaptif dan kepemimpinan tidak dinamis, keterlibatan belajar menurun dan pencapaian kompetensi menjadi kurang optimal.Kurikulum Integratif dan Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh positif dan penting terhadap kompetensi santri, dengan Student Engagement sebagai faktor penghubung yang memperkuat hubungan keduanya. Penerapan kurikulum yang terpadu membuat pembelajaran lebih relevan dan bermakna, sedangkan kepemimpinan transformasional menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif dan kolaboratif. Sinergi antara ketiga elemen tersebut menjadi kunci utama peningkatan mutu pendidikan di madrasah, yang mampu menghasilkan lulusan berkompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi serta perubahan sosial di era modern.
KAJIAN STUDI AL-QURAN DAN HADIS TERHADAP PERMASALAHAN HUKUM-HUKUM KEKINIAN Sayyid Amir Ali Madani; Amirul Bakhri
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i10.261

Abstract

Perkembangan peradaban di era modern memunculkan berbagai problematika hukum (nawāzil) yang tidak ditemukan secara eksplisit dalam literatur fikih klasik, mulai dari transaksi ekonomi digital hingga isu bioetika. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji metodologi studi Al-Qur’an dan Hadis dalam merespons dinamika hukum kekinian melalui kerangka ijtihad yang otoritatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis deskriptif-analitis terhadap literatur turats dan fatwa kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun teks syariat (nuṣūṣ) bersifat terbatas, prinsip-prinsip universal (al-uṣūl al-kulliyyah) dalam Al-Qur’an dan Hadis memiliki fleksibilitas untuk memayungi peristiwa baru melalui metode taḥqīq al-manāṭ (verifikasi lokus hukum). Kajian terhadap pemikiran Ibnu Taimiyah, Syaikh Ibn Baz, dan lembaga fatwa menunjukkan bahwa penetapan hukum pada masalah kontemporer, seperti asuransi konvensional dan minuman fermentasi modern, harus didasarkan pada karakteristik substantif dan ‘illat hukum, bukan sekadar label atau nama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara keteguhan pada manhaj salaf dan kecerdasan membaca realitas (al-wāqi‘) merupakan kunci agar hukum Islam tetap relevan (ṣāliḥ li kulli zamān wa makān) tanpa mengabaikan batasan syar’i yang baku.
EPISTEMOLOGI ILMU DALAM ISLAM: WAHYU, AKAL, PENGALAMAN, DAN PERBANDINGANNYA DENGAN EPISTEMOLOGI BARAT Sayyid Amir Ali Madani; Amirul Bakhri
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i10.262

Abstract

Tulisan ini membahas epistemologi ilmu dalam Islam dengan menyoroti sumber-sumber utama pengetahuan, metode perolehannya, serta perbandingannya dengan epistemologi Barat modern. Epistemologi Islam dibangun di atas fondasi wahyu, akal, dan pancaindra yang bersifat integratif dan tidak saling bertentangan. Selain itu, Islam juga mengakui peran fitrah, pengalaman historis, serta sumber-sumber tambahan seperti ilham dan firasat dalam batas-batas tertentu. Metode perolehan pengetahuan dalam Islam mencakup observasi empiris, penalaran rasional, al-khabar al-shadiq (berita yang benar), serta bimbingan wahyu sebagai sumber tertinggi kebenaran.Berbeda dengan epistemologi Barat modern yang cenderung membatasi sumber pengetahuan pada akal dan pengalaman inderawi serta mengesampingkan dimensi metafisik, epistemologi Islam menawarkan pendekatan yang komprehensif dan seimbang antara aspek rasional, empiris, dan spiritual. Dengan demikian, epistemologi Islam tidak hanya mampu menjelaskan realitas fisik, tetapi juga realitas metafisik dan nilai-nilai moral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keunggulan epistemologi Islam terletak pada kemampuannya mengintegrasikan berbagai sumber pengetahuan dalam satu kerangka yang harmonis, sehingga relevan dalam membangun paradigma ilmu yang utuh, bernilai, dan berorientasi pada kebenaran hakiki.
INTERPRETASI SURAT AN NAHL AYAT 125 PERSPEKTIF TEORI BIMBINGAN KONSELING Miftahul Jannah
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i10.263

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis metode bimbingan dan konseling yang bersumber dari Al-Qur’an Surah An-Nahl ayat 125. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan teknik analisis isi untuk mengolah data yang dikumpulkan. Hasil kajian menunjukkan terdapat tiga metode bimbingan dan konseling dalam ayat tersebut, yaitu metode bil hikmah, yang diterapkan dengan penuh kebijaksanaan bagi klien yang memiliki pemahaman setara atau lebih baik metode mau’izhah hasanah, berupa nasihat dan pengajaran yang baik untuk klien yang masih diliputi keraguan; serta metode mujadalah ahsan, yaitu dialog dan pembahasan yang baik untuk menghadapi klien yang bersifat angkuh. Ketiga metode ini memberikan panduan praktis dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling berlandaskan nilai-nilai Islam.