cover
Contact Name
LAILATUL BADRIYAH
Contact Email
lailatulbadriyah0409@gmail.com
Phone
+6281215411992
Journal Mail Official
istisyfa@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Fatah Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Journal of Islamic Guidance and Counseling
ISSN : -     EISSN : 30472717     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/istisyfa
Jurnal Istisyfa spesialisasi dalam Bimbingan dan Konseling Islam, dimaksudkan untuk memberikan sarana diskusi dan mengkomunikasikan penelitian orisinal dan isu-isu relevan. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian yang mencakup seluruh aspek konseling, Psikologi, Bimbingan, Kesehatan Mental, Psikoterapi yang masuk dalam konteks Islam.
Articles 103 Documents
Peran Keluarga dalam Pengasuhan Anak Berkebutuhan Khusus Selvia Selvia; Diska Argita; Dini Wulan; Oktori Ramadhan
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i3.9824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran keluarga dalam pengasuhan anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui studi kasus pada dua informan, G dan F, yang memiliki karakteristik perkembangan berbeda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, didukung oleh wawancara mendalam dan observasi untuk menggali pola interaksi, bentuk dukungan, serta dinamika pengasuhan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga menjadi faktor utama dalam membentuk kemampuan adaptif, kemandirian, serta perkembangan sosial-emosional anak. G memperoleh dukungan yang konsisten melalui pendampingan, terapi, dan kolaborasi intens dengan sekolah, sehingga ia menunjukkan kemampuan adaptif yang lebih baik. Sebaliknya, F menunjukkan hambatan sosial-emosional dan kemandirian yang lebih rendah akibat kondisi kesehatan serta pola asuh protektif keluarga. Meski demikian, keluarga tetap menjadi pilar utama dalam memastikan keamanan dan kenyamanan anak. Kolaborasi keluarga–sekolah, dukungan emosional, dan lingkungan rumah yang responsif terbukti memperkuat perkembangan kedua anak. Penelitian ini menegaskan bahwa pengasuhan ABK harus bersifat individual, adaptif, dan berbasis kebutuhan masing-masing anak. Selain itu, peran keluarga tidak hanya mencakup pengawasan fisik, tetapi juga membangun struktur emosional, stimulasi sosial, serta kerja sama dengan sekolah untuk mendukung perkembangan akademik maupun nonakademik anak. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi penguatan program bimbingan keluarga dan pendidikan inklusi.
KEBERMANFAATAN SILATURAHMI DALAM KONTEKS KESEJAHTERAAN MENTAL Elsya Chintya Dewi
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i2.9939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh silaturahmi terhadap kesehatan mental berdasarkan pengalaman subjektif individu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, sedangkan analisis data dilakukan dengan tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silaturahmi berdampak positif terhadap kesehatan mental apabila interaksi berlangsung dalam suasana suportif, seperti saling menghibur, menunjukkan perhatian, dan membangun kenyamanan emosional. Akan tetapi, penelitian juga menemukan bahwa silaturahmi dapat berdampak negatif ketika diwarnai kritik, perbandingan, dan komentar yang merendahkan, sehingga memicu stres emosional, menurunkan kepercayaan diri, dan mendorong individu menarik diri dari hubungan sosial. Selain itu, individu mengembangkan strategi adaptif seperti memfilter relasi dan membatasi interaksi untuk menjaga kondisi psikologis tetap stabil. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa silaturahmi memang berpengaruh terhadap kesehatan mental, namun arah pengaruhnya ditentukan oleh kualitas interaksi interpersonal—bukan oleh frekuensi pertemuan semata. Temuan ini menekankan pentingnya komunikasi suportif dalam lingkungan sosial dan keluarga sebagai upaya menjaga kesejahteraan psikologis.
Hubungan Perilaku Konsumtif dengan Pengambilan Keputusan dalam Menggunakan Shoppe Paylater di Kalangan Mahasiswa Jurusan Dakwah UINFAS Bengkulu Nales Monika
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.8479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara perilaku konsumtif dengan pengambilan keputusan dalam menggunakan shopee paylater. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode koresional. Pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan melakukan penyebaran angket. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Dakwah Uinfas Bengkulu dari angkatan 2021- 2022, dengan jumlah sampel 197 mahasiswa. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan positif antara perilaku konsumtif dengan pengambilan keputusan dalam menggunakan shopee paylater dengan hasil korelasi 0.319 dengan taraf signifikansi 0,000 yang artinya Rhitung >rtabel. Nilai r square sebesar 0, 101 yang menunjukkan bahwa perilaku konsumtif hanya memberikan sumbangsih sebesar 10,1% variasi pengambilan keputusan dalam menggunakan shopee paylater. Artinya hubungan terbilang lemah sesuai dengan nilai interpretasi yang ditentukan. Kata Kunci: Perilaku Konsumtif, Pengambilan Keputusan, Shopee Paylater.

Page 11 of 11 | Total Record : 103