cover
Contact Name
Farid Faisal
Contact Email
risal.faisal12@gmail.com
Phone
+6285793854848
Journal Mail Official
jurnal_aksyana@unsur.ac.id
Editorial Address
Jl. Pasirgede Raya, Bojongherang, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43216
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Aksyana : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam
ISSN : 2808425X     EISSN : 28084004     DOI : 10.35194/ajaki.v3i2.4660
Aksyana : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam is an open access peer-reviewed online journal that provides a forum for sharing scientific studies on Islamic finance and banking. Editors welcome articles and research reports that address current issues such as: accounting, sharia accounting, and sharia banking
Articles 44 Documents
PEMBIAYAAN KEPEMILIKAN KENDARAAN DI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN SYARIAH, ANTARA IJARAH MUNTAHIYA BIT TAMLIK DAN MURABAHAH Muhammad Zulfikar
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.2023

Abstract

ABSTRAKKendaraan saat ini telah menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Mulai dari kota besar hingga pelosok-pelosok pedesaan sudah banyak yang memiliki kendaraan. Hal tersebut tidak dapat terlepas dari semakin mudahnya untuk memiliki kendaraan. Bagi mereka yang tidak memiliki uang tunai, maka banyak lembaga keuangan yang dapat membantu. Salah satu Lembaga yang dapat membantu tersebut adalah Perusahaan Pembiayaan Syariah. Lembaga yang oleh masyarakat lebih dikenal dengan nama Leasing ini menggunakan dua pilihan akad untuk pembiayaan kendaraan bermotor, yaitu Ijarah Muntahiya Bit Tamlik dan Murabahah. Tiap akad tersebut memiliki ciri dan karakteristiknya masing-masing. Dengan adanya perbedaan-perbedaan tersebut, maka penelitian yang menggunakan metode deduktif melalui library dan field research ini ingin mengetahui akad apa yang lebih banyak digunakan oleh Perusahaan Pembiayaan Syariah. Dan ternyata dari hasil penelitian tersebut di dapat keterangan bahwa akad Murabahah lebih banyak dipergunakan karena karakteristiknya yang lebih aman dari segi risiko dan praktis dalam perhitungannya dalam hal keuntungan bagi perusahaan.ABSTRACTVehicles have now become one of the basic needs for most people in Indonesia. Be it two-wheeled or four-wheeled vehicles. Starting from big cities to remote rural areas, many have vehicles. This can not be separated from the easier it is to own a vehicle. For those who do not have cash, many financial institutions can help. One of the institutions that can help is the Sharia Financing Company. The institution which is better known by the public as Leasing uses two contract options for motor vehicle financing, namely Ijarah Muntahiya Bit Tamlik and Murabahah. Each contract has its own characteristics and characteristics. Given these differences, this research that uses the deductive method through library and field research wants to find out which contracts are more widely used by Islamic Financing Companies. And it turns out from the results of the study, it can be explained that Murabahah contracts are more widely used because of their safer characteristics in terms of risk and practical in their calculations in terms of profits for the company
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI FINANCIAL MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA DINAS PUTR KABUPATEN CIANJUR Oktaviani, Yugianti; Nurdiani, Dini
Jurnal Akuntansi Vol 3, No 1 (2023): September
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v3i1.4659

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menyatakan bahwa pemerintah daerah diberi kewenangan mengatur urusan keuangannya dan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, pemerintah diwajibkan menerapkan basis akuntansi akrual secara penuh atas pengakuan dan pengukuran pendapatan mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan pengelolaan keuangannya. Aplikasi Financial Management Information System (FMIS) yang dirancang oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Yang dimana aplikasi FMIS ini merupakan suatu sistem informasi yang dibangun, dikembangkan dan digunakan untuk melakukan proses pengelolaan keuangan daerah mulai dari perencanaan sampai dengan pelaporan dan akuntabilitas kinerja. Penerapan aplikasi FMIS ini didasarkan pada Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan dan Pembangunan Keuangan Daerah dan Permendagri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi FMIS pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan untuk mengetahui sejauh mana FMIS berperan dalam peningkatan kualitas laporan keuangan pada Dinas PUTR. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data adalah berupa penelitian sumber dan observasi yang terdiri atas wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, sistem aplikasi FMIS penggunaan aplikasi FMIS ini kurang efektif tetapi masih banyak kendala yang sedang dihadapi salah satunya yaitu sistem eror, ketidak kelancaran dalam penginputan pajak. Walaupun pelaksanaannya sudah sesuai dengan SOP. Proses penggunaan aplikasi FMIS di Dinas PUTR bahwa peningkatan kualitas laporan keuangan harus menyesuaikan dengan kebutuhannya menyatakan bukti laporan SP2D bahwa bukti SP2D yang sudah dilaksanakan  dengan sah. This research is Law Number 32 of 2004 concerning Regional Government states that regional governments are given the authority to regulate their financial affairs and Law Number 1 of 2004 concerning State Treasury, the government is required to implement a full accrual basis of accounting for the recognition and measurement of income encouraging regional governments to improve management. his finances. The FMIS application was designed by the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP). The FMIS application is an information system that is built, developed and used to carry out regional financial management processes starting from planning to reporting and performance accountability. The implementation of the FMIS application is based on the Ministry of Home Affairs Regulation (Permendagri) Number 90 of 2019 concerning classification, codification and nomenclature of Regional Financial Planning and Development and the Minister of Home Affairs Regulation. This research aims to determine the effectiveness of using the FMIS application at the PUTR Service and to determine the extent to which FMIS plays a role in improving the quality of financial reports at the PUTR Service. The research method used by researchers is a descriptive qualitative research method with a phenomenological approach. Data collection techniques are in the form of source research and observation consisting of interviews and documentation.  The results of the research concluded that, using the FMIS application system, the use of the FMIS application is less effective but there are still many obstacles being faced, one of which is system errors, irregularities in tax input. Even though the implementation is in accordance with the SOP. The process of using the FMIS application in the PUTR Service means that improving the quality of financial reports must be adjusted to their needs, stating that the SP2D report shows proof that the SP2D has been implemented legally. 
ANALISIS PERTUMBUHAN KEUANGAN SYARIAH DI ERA DIGITALISASI Sirojudin Siroj
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 1 (2021): September
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i1.1654

Abstract

AbstrakKemajuan teknologi digitalisasi juga memainkan peran penting khususnya sejak pandemi dimulai di awal tahun lalu yang kini telah membentuk pola konsumsi di tengah masyarakat yang serba online juga mendorong sektor keuangan untuk berlomba-lomba memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut. Untuk mencapai hal itu, tentunya dibutuhkan perumusan strategi bisnis yang tepat sasaran dan menciptakan kolaborasi yang kuat antar berbagai stakeholder seperti regulator, tenaga ahli, dan pelaku industri berbasis Syariah untuk bersama-sama menghadapi tantangan dan mengembangkan potensi pasar serta meningkatkan akseptasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan Syariah. Sehingga yang menjadi rumusan masalah dalam peneliatian ini ialah bagaimana pertumbuhan keuangan Syariah di era globalisasi serta tujuan dari penelitiannya adalah untuk mengetahui bagaimana pertumbuhan keuanagan syariah di era globalisasi ini. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan deskriptif dimana penulis menguraikan dan menganalisis data dari hasil temuan di lapangan. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keuangan syariah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini tentu tidak lepas dari semakin majunya teknologi yang ada. Di Era digitalisasi ini segala sesuatu berjalan dengan lebih mudah. Salah satunya informasi. Para pemangku  kepentingan di bidang keuangan syariah bisa lebih mudah menyampaikan informasi melalui media sosial. Dengan begitu masyarakat menjadi semakin lebih peduli tentang apa dan bagaimana seharusnya mereka menginvestasikan uangnya. Indonesia merupakan negara yang memiliki penduduk muslim dijajaran mayoritas, maka dari itu tidak heran jika sekarang keuangan syariah terus berkembang pesat di Indonesia karena masyarakat juga semakin menyadari bahwa transaksi yang ingin digunakan tentunya halal dan bisa menjadi berkah untuk masyarakat. AbstrackAdvances in digitalization technology have also played an important role, especially since the pandemic began at the beginning of last year which has now shaped consumption patterns in the midst of an all-online society as well as encouraging the financial sector to compete to meet the needs of the community. To achieve this, of course, it is necessary to formulate a well-targeted business strategy and create strong collaboration between various stakeholders such as regulators, experts, and Sharia-based industry players to jointly face challenges and develop market potential and increase public acceptance of the economy and finance. Sharia. So that the formulation of the problem in this research is how the growth of Islamic finance in the era of globalization and the purpose of the research is to find out how the growth of Islamic finance in this era of globalization. The method used in this study is a descriptive approach method in which the author describes and analyzes data from the findings in the field. So the conclusion of this study shows that Islamic finance is increasing from year to year. This of course cannot be separated from the advancement of existing technology. In this digital era, everything is easier. One of them is information. Stakeholders in the field of Islamic finance can more easily convey information through social media. That way people are becoming more and more concerned about what and how they should invest their money. Indonesia is a country that has a Muslim population in the majority ranks, therefore it is not surprising that now Islamic finance continues to grow rapidly in Indonesia because people are also increasingly realizing that the transactions they want to use are certainly halal and can be a blessing for the community.
ANALISIS TERHADAP KONTRIBUSI PAJAK REKLAME DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH Jamil, Irpan; Dewi, Junita Rahma; Fadhila, Nida; Rahayu, Novelia Dwi; Yanuar, Putri Halimatusadiyah; Tsania, Quratul Nabila; Annisa, Yusrina Salma; Ambarwati, Yusti
Jurnal Akuntansi Vol 2, No 2 (2023): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v2i2.3765

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa besar kontribusi pajak reklame terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Cianjur. Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melibatkan penelitian kepustakaan, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kontribusi Pajak Reklame dari tahun 2020 hingga 2022 adalah sebesar 0,92%, yang menandakan bahwa tingkat kontribusi tersebut pada umumnya kurang memadai untuk memberikan dampak signifikan.ABSTRACTThe objective of this study is to assess the impact of advertising tax on the augmentation of local revenue (PAD) at the Cianjur Regency Regional Revenue Agency. The research employs a quantitative descriptive methodology, with data collection techniques involving library research, documentation, and observation. The findings reveal that the average contribution of Advertisement Tax from 2020 to 2022 is 0.92%, indicating that the overall level of contribution is insufficient to make a significant impact.
PENGARUH KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAN AKSESIBILITAS LAPORAN KEUANGAN TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DI KOTA BINJAI (STUDI KASUS PADA BPKPAD KOTA BINJAI) Muhammad Fahmi Reza
Jurnal Akuntansi Vol 2, No 1 (2022): September
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v2i1.2922

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas laporan keuangan dan aksesibilitas laporan keuangan terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah di kota binjai (Studi kasus pada BPKPAD kota binjai). Metode yang Digunakan dalam penelitian ini ialah meotde kuantitatif dan pendekatan asosiatif, Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner serta sampel pada penelitian ini sebanyak 35 pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kota Binjai menggunakan Teknik sampling jenuh. Analisis Data menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian pada hipotesis uji parsial (Uji t) dengan angka signifikan 5% dengan ttabel sebesar (2,039) menunjukkan bahwa variabel Kualitas Laporan Keuangan berpengaruh terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dengan hasil olah data bahwa thitung (2,796) > ttabel (2,039). Dan menunjukkan juga bahwa variabel Aksesibilitas Laporan Keuangan tidak berpengaruh terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dengan hasil olah data bahwa thitung (11,857) > ttabel (2,039). Hasil uji hipotesis simultan menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan dan aksesibilitas laporan keuangan berpengaruh secara simultan terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan hasil olah data  Fhitung (446,980) > Ftabel (2,90). ABSTRACTThis study aims to determine the effect of the quality of financial reports and the accessibility of financial reports on performance accountability of government agencies in the city of binjai (Case study on BPKPAD binjai city). The method used in this study is the quantitative method and associative approach. The data collection technique uses a questionnaire and the sample in this study is 35 employees at the Regional Financial, Revenue and Asset Management Agency, Binjai City, using a saturated sampling technique. Data analysis using multiple linear regression method. The results of the research on the partial hypothesis test (t test) with a significant number of 5% with a ttable of (2.039) indicate that the Quality of Financial Reports variable affects Government Agencies Performance Accountability with the results of data processing that tcount (2.796) > ttable (2.039). And it also shows that the variable Accessibility of Financial Statements has no effect on Performance Accountability of Government Agencies with the results of data processing that tcount (11.857) > ttable (2.039). The results of the simultaneous hypothesis test show that the quality of financial reports and the accessibility of financial reports simultaneously influence the performance accountability of government agencies with the results of data processing Fcount (446.980) > Ftable (2.90).
IMPLEMENTASI KESESUAIAN STANDAR GLOBAL REPORTING INITIATIVE (GRI) PADA SUSTAINABILITY REPORT PT ASTRA AGRO LESTARI Nugraha, Ramlan Indra; Gulo, Nurdelima; Soeratin, Harry Z
Jurnal Akuntansi Vol 3, No 2 (2024): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v3i2.4805

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan standar Global Reporting Initiative (GRI) pada laporan keberlanjutan PT Astra Agro Lestari (AALI). Urgensi permasalahan pada lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi salah satu faktor pendorong perusahaan di seluruh dunia untuk menerapkan standarisasi global pada penyusunan laporan keberlanjutan. PT Astra Agro Lestari sebagai perusahaan bergerak di bidang budidaya dan pengolahan kelapa sawit sering kali dikaitkan dengan pemasalahan lingkungan, sosial, dan tata kelola. Komitmen perusahaan terhadapan penerapan standar GRI merupakan langkah penting sebagai upaya strategis pada proses keberlanjutan perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kesesuaian laporan keberlanjutan PT Astra Agro Lestari (AALI) dengan indikator standar GRI sektor pertanian pada dimensi lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Objek yang diteliti yaitu laporan keberlanjutan PT Astra Agro Lestari (AALI) tahun 2024. Hasil penelitian terdapat upaya PT Astra Agro Lestari pada dimensi lingkungan, antara lain: pengelolaan emisi, efisiensi energi, dan manajemen limbah. Pada dimensi sosial ditemukan upaya yang mengedepankan keadilan tenaga kerja dan pelatihan berkelanjutan. Pada dimensi tata kelola, PT Astra Agro Lestari telah mengikuti pedoman yang menguatkan program anti korupsi dan gratifikasi. Terdapat 19 indikator GRI yang terpenuhi dan 7 indikator yang belum terpenuhi sesuai dengan standar GRI 13 sektor pertanian, akuakultur, dan perikanan tangkapThis research discusses the application of Global Reporting Initiative (GRI) standards on PT Astra Agro Lestari (AALI) sustainability reports. The urgency of environmental, social and governance (ESG) problems is one of the driving factors for companies around the world to implement global standards in the preparation of sustainability reports. PT Astra Agro Lestari as a company engaged in the cultivation and processing of palm oil is often associated with environmental, social and governance problems. The company's commitment to implementing GRI standards is an important step as a strategic effort in the company's sustainability process. The aim of this research is to describe the suitability of PT Astra Agro Lestari (AALI)'s sustainability report with the GRI standard indicators for the agricultural sector in the environmental, social and corporate governance dimensions. The research method uses descriptive methods. The object studied is the 2024 sustainability report of PT Astra Agro Lestari (AALI). The research results show PT Astra Agro Lestari's efforts in the environmental dimension, including: emission management, energy efficiency and waste management. In the social dimension, efforts are found that prioritize labor justice and sustainable training. In the governance dimension, PT Astra Agro Lestari has followed guidelines that strengthen anti-corruption and gratification programs. There are 19 GRI indicators that have been met and 7 indicators that have not been met according to GRI standards 13 in the agriculture, aquaculture and capture fisheries sectors
ANALISIS NILAI PERUSAHAAN PADA BANK UMUM SYARIAH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODERATED REGRESSION ANALYSIS Rahmini Rahmini; Mohammad Rofiuddin
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.1788

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengaruh Intellectual Capital, Islamic Social Reporting, dan Growth Opportunity terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja Keuangan sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder berbentuk panel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 bank dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil pengolahan data tersebut menunjukan bahwa Intellectual Capital tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Islamic Social Reporting signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Growth Opportunity  tidak signifkan terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan Return On Equity berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Variabel Kinerja Keuangan tidak dapat memoderasi Intellectual Capital terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan Kinerja Keuangan mampu memoderasi hubungan Islamic Social Reporting dan Growth Opportunity terhadap Nilai Perusahaan.ABSTRACKThis research aims to analyze the effect of Intellectual Capital, Islamic Social Reporting and Growth Opportunity on Firm Value with Financial Performance as a moderating variable. This type of research is quantitative research with secondary data in the form of panels. The sample used in this study were 10 banks with a sampling technique using purposive sampling. The result of data processing show that the Intellectual Capital has a negative and insignificant effect on Firm Value. Islamic Social Reporting has a positive and significant effect on Firm Value. Growth Opportunity has a negative and insignificant effect on Firm Value. Meanwhile, Return On Equity has a positive and significant effect in Firm Value. Financial Performance can’t moderate the Intellectual Capital on Firm Value. Meanwhile, the Financial Performance is able to moderate the relationship of Islamic Social Reporting to Firm Value
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PEMAHAMAN SANKSI PAJAK PERANGKAT DESA TERHADAP KETEPATAN WAKTU PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KECAMATAN CAMPAKA KABUPATEN CIANJUR Tsania, Quratul Nabila; Millah, Saeful; Sirojudin, Siroj
Jurnal Akuntansi Vol 3, No 1 (2023): September
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v3i1.4656

Abstract

 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas sumber daya manusia dan pemahaman sanksi pajak perangkat desa terhadap ketepatan waktu pembayaran pajak bumi dan bangunan di Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Populasinya adalah seluruh jumlah perangkat desa (Kepala Dusun) yang ada di Kecamatan Campaka. Pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 45. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pemahaman sanksi Pajak Perangkat Desa  berpengaruh signifikan terhadap Ketepatan Waktu Pmbayaran Pajak Bumi dan Bangunan. The aim of this research is to find out how much influence the quality of human resources and understanding of village official’ tax sanctions have on the timeliness of land and building tax payments in Campaka District, Cianjur Regency. This research uses a quantitative approach with descriptive and associative methods. The population is the entire number of village officilas (hamlet heads) in Campaka District. Sampling used saturated sampling with sample size of 45. The results of this research show that the quality of human resources and understanding of village apparatus tax sanctions have a significant effent on the timeliness of land and building tax payment.
WAKAF ASET DIGITAL: ANALISIS BIBLIOMETRIK Afifah, Kuni; Abu-Husin, Mohd Fauzi; Asnawi, Asnawi
Jurnal Akuntansi Vol 2, No 2 (2023): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v2i2.3789

Abstract

ABSTRAKKonsep wakaf yang dahulu hanya terbatas pada wakaf tanah, bangunan sekarang meluas seperti hadirnya wakaf saham, wakaf produktif dan termasuk wakaf aset digital. Skema wakaf menggunakan aset digital perlu diteliti lebih jauh mengingat masyarakat milenials saat ini lebih banyak yang mempunyai aset-aset digital jika dibandingkan dengan fixed aset. Dengan menggunakan software VOSviewer, penelitian ini menganalisis publikasi  yang berasal dari database Dimensions dengan menggunakan metodologi bibliometrik. Penelitian ini mereview 273 publikasi dari tahun 1970 hingga 2023 yang terdiri dari 224 artikel jurnal, 27 bab buku, 19 buku, 3 monografi dan 1 prosiding. Hasilnya adalah penelitian tentang wakaf  dan aset digital paling banyak terbit di tahun 2022 dimana terdapat 90 publikasi kemudian diikuti di tahun 2021 sebanyak 57 publikasi. Sementara itu, bedasarkan visualisasi jaringan dari kemunculan kata kunci terdapat 6 kluster penelitian terkait wakaf dan aset digital dari sumber database Dimensions yaitu; filantropi keuangan islam, aspek management wakaf, inovasi model wakaf, standarisasi laporan keuangan dan akuntansi, dampak wakaf terhadap masyarakat dan aset digital dan cryptocurrencyABSTRACTThe notion of waqf has broadened to encompass not only waqf land but also sharing and productive waqf, as well as waqf for digital assets. Given that millennials now own more digital assets than fixed assets, more research is needed on waqf systems that use digital assets. This study uses bibliometric methodology to analyse publications that come from the Dimensions database using VOSviewer software. 273 publications, including 224 journal articles, 27 book chapters, 19 books, 3 monographs, and 1 proceeding, were reviewed for this study between 1970 and 2023. As a result, 2022 showed that 90 publications with the highest amount of research on waqf and digital assets, followed by 2021 with 57 publications. Based on the network visualisation of keyword occurances, there are 6 research clusters have been identified from the Dimensions database source that are related to waqf and digital assets. These clusters include Islamic financial philanthropy, aspects of waqf management, innovation in waqf models, standardisation of financial and accounting reports, the impact of waqf on society, and digital assets and cryptocurrencies.
ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PT UNILEVER INDONESIA TBK Rian Oktavianie; Maya Novianti
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v1i2.2480

Abstract

ABSTRAKUntuk mengetahui tingkat kesehatan perusahaan harus dilakukan pengukuran ataupun penilaian kinerja perusahaan.Kinerja adalah prestasi yang dicapai oleh perusahaan dalam suatu periode tertentu yang mencerminkan tingkat kesehatan perusahaan.Tujuannya adalah menemukan kelemahan di dalam kinerja perusahaan yang dapat menyebabkan masalah pada perusahaan. Demikian juga PT. Unilever Tbk yang tentunya ingin mengetahui tingkat kesehatan usahanya dari tahun ke tahun, yaitu dengan cara menilai kinerja manajemen perusahaannya. PT. Unilever Tbk tentunya membutuhkan pengelolaan manajemen yang baik dari permodalan, persediaan barang, dan laba yang akan diperoleh, sehingga perusahaan dapat terhindar dari kurang tepatnya keputusan atau kebijakan yang diambil, serta perusahaan dapat menjalankan kegiatan operasionalnya dengan lebih efisien dan tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Unilever Indonesia, Tbk selama periode 2017-2021 dilihat dari Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas dan Profitabilitas.Teknik analisis data yang digunakan adalah rasio-rasio keuangan yaitu rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif karena alat analisis data yang digunakan berasal dari data primer dan sekunder laporan keuangan PT Unilever Tbk Pada tahun 2017 - 2021 yang diambil dari situs resmi PT. Unilever Indonesia, Tbk.Untuk menilai kinerja keuangan tersebut dengan menggunakan metode time series yaitu dengan cara membandingkan ratio-ratio financial perusahaan dari satu periode ke periode lainnya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum rasio keuangan PT. Unilever Indonesia, Tbk sudah baik, tetapi hanya rasio Debt to Equity Ratio (DTER), Debt to Asset Ratio (DTAR), dan Net Profit Margin (NPM) rasio yang nilai terbaiknya ada pada tahun 2017 atau dapat dikatakan ada perubahan. Perubahan yang dimaksud yaitu tahun terakhir dalam penelitian ini yang mempunyai nilai terbaik dibandingkan tahun-tahun yang diteliti dalampenelitian ini.ABSTRACTTo determine the level of health company must be measured or assessed company performance. Performance is the achievement achieved by the company in a certain. period that reflects the level of company health. The aim is to find weaknesses in the company's performance that can cause problems in the company. Likewise, PT. Unilever Tbk, which of course wants to know the level of health of its business from year to year, that is by assessing the performance of the company's management. PT. Unilever Tbk certainly requires good management of capital, inventory, and profits to be obtained, so that the company can avoid inaccurate decisions or policies taken, and the company can run its operations more efficiently and the objectives set can be achieved. This study aims to analyze the financial performance of PT. Unilever Indonesia, Tbk period 2017-2021 from the Ratio of Liquidity, Solvency, Activity and Profitability. This research is a quantitative study because the data analysis tools used are derived from primary and secondary data from PT Unilever Tbk financial statements in 2017 - 2021 taken from PT. Unilever Indonesia, Tbk. To assess the financial performance using the time series method by comparing the company's financial ratios from one period to another.The data analysis technique used is financial ratio with liquidity ratios, solvency ratios, activity ratios and profitability ratios. The results showed that in general the financial ratios of PT. Unilever Indonesia, Tbk has been good, but only the ratio of Debt to Equity Ratio (DTER), Debt to Asset Ratio (DTAR), and Net Profit Margin (NPM) ratio, the best value is in 2017 or it can be said that there is a change. The intended change is the last year in this study which has the best value compared to the years studied in this study.