cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 660 Documents
Peran Pekerja Sosial Dalam Rehabilitasi Sosial Bagi Penyalahguna Napza Di Rumah Sehat Orbit Surabaya Hilda Novia Laksaita
J+PLUS UNESA Vol. 6 No. 3 (2017): Yudisium 3
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Studi ini berangkat dari pandangan bahwa bermacam peran yang dimiliki pekerja sosial pada instansi rehabilitasi dalam hal ini “Rumah Sehat Orbit Surabaya”, memiliki berbagai bentuk dan metode yang akan diterapkan. Bertolak dari pandangan tersebut, maka studi ini dilakukan dengan berbagai konsep terkait proses rehabilitasi beserta regulasi yang mendukungnya. Ditambah lagi dengan penggunaan konsep peran pekerja sosial, serta kaitannya dengan tenaga educator dalam kerangka pendidikan luar sekolah sebagai analisis. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan rehabilitasi sosial bagi penyalahgunaan napza di “Rumah Sehat Orbit Surabaya”, 2) untuk mendeskripsikan peran pekerja sosial dalam rehabilitasi sosial bagi penyalahguna napza di “Rumah Sehat Orbit Surabaya”. Dengan menggunakan metode kualitatif serta teknik pengumpulan berupa dokumentasi, observasi dan wawancara mendalam.Simpulan dari studi ini, menunjukan bahwasanya Pemulihan klien penyalahangunaan napza didasari oleh kesinambungan peran pekerja sosial dalam Proses Pelaksanaan Rehabilitasi melalui bimbingan Fisik, Mental dan Sosial serta Keterampilan. Sehingga memulihkan keberfungsian sosial klien penyalahgunaan napza di “Rumah Sehat Orbit Surabaya”. Akan tetapi hasil temuan peneliti melalui observasi di “Rumah Sehat Orbit Surabaya” dalam Proses pelaksanaan rehabilitasi sudah berjalan dengan baik. Namun, masih memiliki beberapa kekurangan diantaranya mengenai kurikulum yang masih dalam proses sehingga pemberian layanan cenderung disamakan untuk klien yang baru dan yang lama, kurikulum ini diharapkan cepat terbentuk sehingga dapat membedakan atau membentuk kelas-kelas untuk klien. Diharapkan agar dalam proses rehabilitasi terutama untuk kurikulum agar segera terselsaikan sehingga pemberian layanannya jelas (antara klien lama dan klien baru dikelompokan berdasarkan kelasnya) . Kata Kunci: rehabilitasi sosial, peran pekerja sosial.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Bank Sampah Untuk Meningkatkan Kemandirian Usaha Di Kampung Genteng Candirejo Surabaya Alfi Bisri Mustofa
J+PLUS UNESA Vol. 6 No. 3 (2017): Yudisium 3
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat pada Bank Sampah Genteng Candirejo Surabaya ini menarik untuk diteliti karena pada kondisinya merupakan sesuatu yang tergolong baru mengenai pemberdayaan keterampilan dari sampah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tentang implementasi, capaian hasil dalam membangun kemandiran usaha dan perilaku warga dan pendampingan. Penelitian ini dilandasi oleh beberapa konsep dan teori yaitu konsep pemberdayaan masyarakat, kemandirian, pemberdayaan ditinjau dari PNF, masyarakat, dan konsep tentang Bank Sampah.Subyek penelitian berjumlah sembilan orang yang terdiri dari pihak pengurus Bank Sampah, warga masyarakat dan aparat setempat, serta triangulasi yang dilakukan pada tim pakar Bank Sampah. Hasil penelitian antara lain; 1) implementasi yang sudah berjalan dengan baik yang ditandai dengan adanya partisipasi warga masyarakat pada kegiatan perencanaan, sosialisasi dan pertemuan-pertemuan, pelaksanaan kegiatan, penyuluhan dan pelatihan, serta partisipasi pada aktivitas Bank Sampah; 2) capaian hasil menunjukkan terjadinya perubahan kemandirian ekonomi warga dapat terlihat dari adanya peningkatan pendapatan dari tabungan sampah dan adanya usaha dari kerajinan olahan sampah; 3) terjadinya perubahan tingkah laku warga dapat terlihat dari aktivitas warga yang tidak lagi membuang sampah, menjaga lingkungan, menyetorkan sampah dan berpartisiapasi dalam kegiatan sosial dan pembangungan. Dari hasil penelitian tentang pemberdayaan masyarakat dalam membangun kemandirian usaha dan perilaku warga masyarakat dapat disimpulkan sudah berjalan dengan baik yang dapat ditunjukkan dengan adanya partisipasi warga, terjadinya perubahan ekonomi yang ditandai dengan peningkatan pendapatan dan memiliki usaha, terjadinya perubahan perilaku warga terhadap sampah dan telah dilakukannya pendampingan oleh pengelola. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Masyarakat, Kemandirian, Wirausaha Bank Sampah
PROGRAM PELIBATAN ORANG TUA DALAM UPAYA MENANAMKAN KARAKTER PADA ANAK DI KELAS 3 SD MUHAMMADIYAH 3 SURABAYA Ulifatun Nadziroh
J+PLUS UNESA Vol. 6 No. 3 (2017): Yudisium 3
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan program pelibatan orang tua di SD Muhammadiyah 3 Surabaya (2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya orang tua dalam menanamkan karakter anak di SD Muhammadiyah 3 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru yang terlibat dalam program pelibatan orang tua dan 7 orang tua murid khususnya kelas 3 SD Muhammadiyah 3 Surabaya. Untuk mendapatkan data yang mendalam dari orang tua tentang penanaman karakter anak peneliti melakukan home fisit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam upaya yang telah dilakukan oleh sekolah dan orang tua terhadap anak Kelas 3 SD Muhammadiyah 3 Surabaya menunjukan bahwa anak memiliki nilai karakter seperti karakter peduli sosial dan gemar membaca melalui kegiatan-kegiatan yang telah di adakan oleh sekolah. sementara itu sebagian besar orang tua telah menanamkan karakter kepada anak tentang nilai religious, jujur, toleransi, disiplin, mandiri, gemar membaca dan peduli soasial. Meskipun orang tua memiliki kesibukan masing-masing, tetapi orang tua memanfaatkan waktu luangnya menjadi waktu yang berkualitas untuk anak-anaknya. Kata Kunci : Keterlibatan orangtua, penanaman karakter anak.
PENGARUH PELATIHAN OUTBOUND TERHADAP KARAKTER ANAK JALANAN DI KECAMTAN KUTOREJO KABUPATEN MOJOKERTO Aditya Rizki Ananda
J+PLUS UNESA Vol. 6 No. 3 (2017): Yudisium 3
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Anak jalanan merupakan salah satu bagian masyarakat yang tersisih,marginal dan sudah harus berhadapan dengan lingkungan yang keras dan tidak bersahabat. Pada umumnya anak jalanan merupakan anak yang berusia 8-15 tahun yang hidup dan menghabiskan waktunya untuk mencari nafkah atau berkeliaran di jalanan maupun tempat-tempat umum. Dalam menangani anak jalanan bukanlah pekerjaan yang mudah. Perlu adanya pihak-pihak yang saling bersangkutan dalam proses pembinaan anak jalanan antara lain dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang efektif dalam proses pembinaan anak jalanan. Pelatihan outbound merupakan bentuk pendidikan luar sekolah dimana metode pembelajarannya dirancang untuk pengembangan diri secara individual dan kelompok, pengembangan tersebut dilakukan melalui pembentukan­ karakter seseorang untuk lebih terbuka, toleran, menumbuhkan rasa kebersamaan, kepekaan terhadap sesama, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang telah tersedia dalam lingkungannya sebagai media belajar. Maka pelatihan outbound dapat dikatakan sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter anak jalanan. Maka penelitian ini akan membahas tentang pengaruh pelatihan outbound terhadap karakter anak jalanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Serta tekhnik analisis data yang meliputi penilaian hasil tes, uji reabilitas antar penimbang, uji normalitas dan homogenitas. Serta didukung dengan pengujian hipotesis hal ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan karakter anak jalanan sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan outbound. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan outbound berjalan sesuai dengan tujuan yang dibuat, hal ini dapat terbuti dengan adanya peningkatan karakter yang terdapat pada anak jalanan antara sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan outbound. Meskipun perbedaan itu tidaklah signifikan atau dengan kata lain relatif kecil tetapi nilai rata-rata menunjukan bahwa adanya kecenderungan peningkatan karakter anak jalan setelah mendapatkan pelatihan outbound. Dengan mengenalkan pelatihan outbound ini diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan sifat dan karakter yang lebih baik pada anak jalanan sehingga mereka lebih percaya diri, disiplin, memiliki sifat kepemimpinan, bisa bersosialisasi dengan baik, tanggung jawab, dan memiliki sifat yang jujur. Kata Kunci : Pelatihan Outbound, Pemberdayaan
KEMAMPUAN KEAKSARAAN ANAK JALANAN MELALUI BIMBINGAN SOSIAL DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) KAMPUNG ANAK NEGERI SURABAYA Melly Agustin
J+PLUS UNESA Vol. 6 No. 3 (2017): Yudisium 3
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penyelenggaraan pendidikan yang layak bagi masyarakat melalui pendidikan non formal dalam hal ini adalah bagi anak jalanan, bimbingan sosial yang diberikan kepada anak jalanan yang berada di Kampung Anak Negeri yang fokus pada kebutuhan peserta didiknya yang membina anak jalanan melalui belajar kelompok untuk mengembangkan dan mengarahkan pada proses pembelajaran yang fokus pada pendidikan, melalui program bimbingan sosial ini memberikan layanan pendidikan adalah salah satunya, bagi mereka yang tidak bersekolah mengenai pendidikan dasar yakni pendidikan keaksaraan (literasi) Peneliti memilih jenis penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tempat penelitian berada di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kampung Anak Negeri Surabaya. Informan penelitian ini adalah Pembina, Staff, Tutor dan Peserta didik bimbingan sosial . Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi data, display data, serta verifikasi dan simpulan. Kemudian diuji nilai kebenarannya dengan kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan trasferabilitas. Hasil penelitian ini adalah bahwa Pelaksanaan bimbingan sosial yang ada di Kampung anak negeri kota Surabaya telah dilaksanakan sesuai tujuan yang diharapkan oleh bimbingan sosial, sesuai dengan kebutuhan peserta didiknya pelaksanaan bimbingan sosial ini memberikan perkembangan yang sangat baik terhadap setiap peserta didik. Kondisi awal peserta belum mengenal mengenai kemampuan keaksaraan sehingga mereka dibina dan diajarkan mengenai membaca, menulisa dan berhitung, sampai mereka mengikuti proses pembelajaran bimbingan sosial ini peserta didik mengalami perubahan di dalam kemampuan membaca, menulis dan berhitung yaitu peserta didik sudah mampu dalam hal baca, tulis hitung dengan, peserta didik juga sudah mampu mengaplikasikan setiap pembelajaran yang didapat didalam kehidupan nyata (sehari-hari).
PERAN PENGASUHAN ORANG TUA MELALUI PROGRAM PARENTING DALAM MENUMBUHKAN SIKAP DAN PERILAKU ANAK USIA DINI DI TK AT TAQWA BABATAN MUKTI WIYUNG SURABAYA NIKMATUL IRADINI
J+PLUS UNESA Vol. 6 No. 3 (2017): Yudisium 3
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwasanya peran pengasuhan orang tua pada zaman sekarang sangatlah penting diterapkan pada anaknya, oleh karena itu penelitian ini akan menemukan : 1) peran pengasuhan orang tua melalui program parenting dalam menumbuhkan sikap dan perilaku anak usia dini; 2) faktor pendukung dalam pengasuhan orang tua untuk menumbuhkan sikap dan perilaku anak usia dini; dan faktor penghambat dalam pengasuhan orang tua untuk menumbuhkan sikap dan perilaku anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 1 pengelola atau panitia program parenting, 3 pendidik TK At Taqwa, 3 orang tua atau peserta program parenting. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan : 1) wawancara mendalam (dept interview); 2) observasi partisipasi (participant observation); dan 3) dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan : 1) koleksi data; 2) reduksi data; 3) display data; dan 4) verifikasi data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) peran pengasuhan orang tua melalui program parenting dalam menumbuhkan sikap dan perilaku anak usia dini di TK At Taqwa Babatan Mukti Wiyung Surabaya, menunjukkan bahwa dari ketiga peran pengasuhan orang tua yaitu mengasuh, membimbing, dan mengarahkan yang dilakukan melalui program parenting dapat menumbuhkan sikap dan perilaku anak usia dini yang meliputi: disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati, sopan santun, dan mandiri ; 2) faktor pendukung dalam peran pengasuhan orang tua untuk menumbuhkan sikap dan perilaku anak usia dini yaitu keikutsertaan orang tua dalam segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah, salah satunya yaitu dengan mengikuti program parenting; dan 3) faktor penghambat dalam peran pengasuhan orang tua untuk menumbuhkan sikap dan perilaku anak usia dini yaitu ketika anak memiliki kondisi emosional dan mood yang tidak baik, maka orang tua tidak dapat mensinergikan pengasuhan pendidik pada saat disekolah dengan pengasuhan yang dilakukan orang tua pada saat dirumah. Kata Kunci : Peran Pengasuhan Orang Tua, Program Parenting, Sikap dan Perilaku
HUBUNGAN KOMPETENSI TUTOR DENGAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS KELAS X PAKET C DI UPTD SKB GUDO JOMBANG TIKA MAGFIRO
J+PLUS UNESA Vol. 6 No. 3 (2017): Yudisium 3
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan kesetaraan Paket C merupakan program pendidikan yang diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tidak memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan formal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kompetensi tutor dengan motivasi belajar bahasa Inggris Kelas X paket C. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket, observasi serta dokumentasi. Penelitian ini melibatkan tiga puluh peserta didik sebagai respondenden, dan duapuluh peserta didik kelas sebagai alat uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis sproduct moment, menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kompetensi tutor dengan motivasi belajar yaitu sebesar 0,921. Dari hasil pengujian hipotesis menunjukkan lebih besar daripada yaitu 0,92117> 0,361. Sehingga hipotesis “adanya hubungan antara kompetensi tutor dengan motivasi belajar bahasa Inggris ” dapat diterima.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pelatihan Ternak Bebek Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Keluarga di Desa Kedung Melati Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang Muh. Husen Al AsyAri
J+PLUS UNESA Vol. 6 No. 3 (2017): Yudisium 3
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat yang dalam kondisi tidak mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. salah satunya adalah Penyelenggaraan pendidikan nonformal berupa program pelatihan untuk mendidik dan melatih warga masyarakat yang telah memenuhi persyaratan tertentu (penduduk usia kerja yang putus sekolah, pengangguran dan kurang mampu) untuk mengikuti program pelatihan agar menguasai keterampilan fungsional praktis yang dapat dijadikan bekal untuk usaha mandiri atau membuka peluang usaha sendiri Desa kedung melati merupakan desa yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan pelatihan ternak bebek berada dilingkungan pedesaan, dengan potensi unggulan dilokasi desa tersebut adalah pertanian, peternakan dan perkebunan. Sedangkan barang atau jasa yang banyak dibutuhkan disekitar lokasi kegiatan kebanyakan berupa pertukangan, perdagangan, peternakan dan pertanian, dengan adanya potensi kearifan lokal tersebut dapat menunjang proses pemberdayaan masyarakat di desa kedung melati Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan ternak bebek mempunyai peran yang sangat penting dalam usaha memajukan perekonomian masyarakat, penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelasan,bagaimana proses pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ternak bebek di Desa Kedung Melati, Bagaimana Dampak hasil pemberdayaan masyarakat desa melalui pelatihan ternak bebek terhadap pendapatan keluarga di Desa Kedungmlati Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang., Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan tehnik koleksi data, reduksi data, dan display data. Tehnik-tehnik tersebut digunakan untuk mencari data dalam penelitian pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ternak bebek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ternak bebek sudah berjalan cukup baik dan sudah menunjang pendapatan keluraga. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi perekonomian masyarakat Desa Kedung Melati yang mengalami peningkatan. Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan, Pendapatan Keluarga.
PENERAPAN PENDEKATAN ANDRAGOGI PADA PEMBELAJARAN PRIVATE CLASS UNTUK MEMBENTUK KETERAMPILAN BERBICARA DI LKP PROFESSIONAL BROADCASTING SCHOOL SURABAYA SHAFI LAILI DEWI NUR LATIFAH
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada dasarnya mereka yang menekuni bidang broadcasting atau public speaking memerlukan skill di bidangnya. Individu yang bekerja pada sektor tersebut kecenderungannya sudah dewasa, maka mereka memerlukan tambahan skill akan lebih tepat jika menggunakan pendekatan yang sesuai. Orang dewasa memiliki gaya belajar yang berbeda dengan anak-anak, hal ini menjadi tantangan bagi pendidik untuk memberikan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik orang dewasa, pendekatan tersebut yakni pendekatan andragogi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang (1) penerapan pendekatan andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara, (2) pembentukan keterampilan berbicara melalui penerapan pendekatan andragogi, (3) faktor pendukung penerapan pendekatan andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara dan (4) faktor penghambat penerapan pendekatan andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, maka dilakukan analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian, (1) Penerapan prinsip-prinsip pendidikan orang dewasa untuk membentuk keterampilan berbicara ditunjukkan dengan pendekatan yang dilakukan tutor berupa sharing, praktek dan evaluasi, (2) Faktor pendukung penerapan prinsip-prinsip andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara: (a) sarana dan prasarana, (b) tutor berasal dari praktisi broadcasting dan public speaking, (c) pembelajaran 30% teori dan 70% praktek, (d) jadwal fleksibel., (3) Faktor penghambat penerapan prinsip-prinsip andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara: (a) kondisi lalu lintas padat, (b) ketidaktuntasan peserta didik. Kata Kunci: prinsip andragogi, keterampilan berbicara AbstractBasically those who persue the field of broadcasting or public speaking requires skills in its field. Individuals who work in this sector tend to be mature, then they need additional skilss and it will be more appropriate if using the right approach. Adults have different learning styles with children, it is a challenge for educators to provide an appropriate approach to the characteristic of adults, it is the andragogy approach. The purpose of this study is to describe: (1) the application of andragogical approaches in private class for forming speaking skills, (2) the forming of speaking skills through the application of andragogical approaches, (3) the supporting factors on the application of andragogical approaches in private class learning for forming speaking skills, and (4) the obstacles on the application of andragogical approaches in private class learning for forming speaking skills.The approach used is qualitative approach. The data was undertaken with interview techniques, observation, and documentation. After data had been collected, the analysis of the data was done by using reduction of data, display data, and verification.The results of the research, (1) The application of adult education principles to form speaking skills is shown by the approach of tutor in the form of sharing, practice and evaluation, (2) The supporting factors of applying the andragogy principles in private class learning to form speaking skills are: (a) facilities and infrastructures, (b) tutors are from broadcasting and public speaking practitioners, (c) 30% theory and 70% practice, and (d) flexible schedules, (3) The obstacles of applying the principles of andragogy in private class learning to form speaking skills are: (a) Solid traffic conditions and (b) non-completion of learners. Key Word: Andragogy approaches, speaking skills
PERAN FASILITATOR SEBAGAI AGEN PEMBAHARU DALAM KOMUNITAS BELAJAR DI PKBM SANGGAR ANAK ALAM BANTUL YOGYAKARTA INDRI AJENG SETYONINGRUM
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract