cover
Contact Name
FAHIMATUL ULYA
Contact Email
p3h@unupasuruan.ac.id
Phone
+6282131150455
Journal Mail Official
fahim.ulya@gmail.com
Editorial Address
jl Imam Bonjol No 99 Rt 03 Rw 03 Bugul lor Panggungrejo
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Ekliptika: Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
ISSN : 27215105     EISSN : 28096371     DOI : https://doi.org/10.55757/ekliptika
Jurnal Ekliptika: Inovasi Teknologi Berkelanjutan merupakan publikasi ilmiah peer-reviewed yang berfokus pada kemajuan dan penerapan teknologi berkelanjutan dalam berbagai sektor industri dan pertanian. Nama "Ekliptika" melambangkan jalur interdisipliner yang menghubungkan berbagai bidang keilmuan dalam menciptakan solusi teknologi yang harmonis dengan lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Jurnal ini menyediakan platform bagi para peneliti, akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan untuk berbagi hasil penelitian, pengembangan teknologi inovatif, serta implementasi praktis dari prinsip-prinsip keberlanjutan dalam konteks teknik industri dan sains terapan. Publikasi ini mencakup berbagai topik dalam teknologi hijau, efisiensi energi, manufaktur ramah lingkungan, dan pengembangan produk berkelanjutan dengan pendekatan analitis dan empiris. Scope: Teknologi hijau, efisiensi energi, manufaktur ramah lingkungan, dan pengembangan produk berkelanjutan
Articles 58 Documents
Penyelarasan Akurasi Desain Digital Melalui SketchUp Sebagai Instrumen Teknologi Hijau Dalam Meminimalisir Limbah Material Pada Pengembangan Produk Berkelanjutan dinda dinda; Rudi Kurniawan; Misnatul Sa’ada Misnatul Sa’ada2
Ekliptika Vol. 5 No. 2 (2025): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Januari)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i2.1116

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi peran krusial digital prototyping menggunakan SketchUp dalam meminimalkan limbah fisik pada siklus desain produk. Fokus utama diarahkan pada "akurasi desain digital" sebagai mekanisme preventif terhadap kesalahan produksi yang berujung pada pemborosan material. Dengan metode kuantitatif deskriptif (pre-test dan post-test), ditemukan bahwa meskipun terdapat hambatan teknis yang signifikan sebesar 78% di tingkat pemula, penggunaan model 3D secara signifikan mengurangi kebutuhan akan prototipe fisik. Penelitian ini menambahkan dimensi baru dengan membandingkan penggunaan material prototipe, di mana transisi dari ABS ke PLA (biodegradable) yang dikombinasikan dengan akurasi digital mampu menekan jejak karbon manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa sebesar 8% hingga 33%, yang mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) 12 dalam efisiensi sumber daya dan manajemen limbah berbahaya.
Implementasi Sistem Informasi Persediaan Barang pada UMKM untuk Mengurangi Kerugian Akibat Ketidak Terpantauan Stok Hanifatul Lutfiah, Hanifatul Lutfiah; Rifatul Khasanah, Rifatul Khasanah; Kurniawan, Rudi
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2026): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Januari)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757.112

Abstract

UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan persediaan barang secara manual yang sering menyebabkan ketidakakuratan stok dan kerugian usaha. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem informasi persediaan barang pada UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi kerugian akibat stok tidak terpantau. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan campuran (kualitatif dan kuantitatif), meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi pada UMKM terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi persediaan mampu meningkatkan akurasi data stok, menurunkan tingkat kerugian akibat overstocking, understocking, dan barang kedaluwarsa, serta mempercepat proses operasional. Kontribusi penelitian ini tidak hanya pada efisiensi bisnis, tetapi juga mendukung pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui optimalisasi sumber daya dan digitalisasi UMKM.
Article Produksi Glukosa Cair dari Pati Singkong Varietas Mentega dan Ketan Melalui Hidrolisis Enzimatis Menggunakan Enzim Amilase: Produksi Glukosa Cair dari Pati Singkong Varietas Mentega dan Ketan Melalui Hidrolisis Enzimatis Menggunakan Enzim Amilase Nurhayati, Anis; Sailatul Ilmi, Sailatul Ilmi; Pinctada Putri Pamungkas, Pinctada Putri Pamungkas
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2026): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Januari)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757.111

Abstract

Glukosa ialah salah satu jenis gula yang banyak dimanfaatkan oleh industri, terutama industri makanan dan minuman ringan. Glukosa cair dapat dihasilkan dari berbagai sumber pati seperti kentang, jangung, dan singkong. Bahan baku yang digunakan untuk penelitian ini adalah singkong jenis ketan dan mentega dengan hidrolisis secara enzimatis menggunakan enzim α amilase. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis singkong yang cukup banyak mengandung glukosa cair dan pengaruh dari beberapa penggunaan konsentrasi enzim amilase yang digunakan untuk menghasilkan glukosa cair pada singkong. Proses produksi gula cair ini dimulai dengan mengekstraksi pati singkong dari singkong mentega dan ketan dengan cara menghaluskan serta menambahkan air yang berfungsi sebagai pelarut yang kemudian akan disaring, hasil filtrasi berupa air dan pati didiamkan untuk mengendapkan pati, yang kemudian air akan dibuang dan pati akan dikeringkan. Setelah pati diperoleh, proses hidrolisis enzimatis dilaksanakan dengan variable yang diujikan berupa konsentrasi enzim α amilase (0,1, 0,2, 0,3 % ) dan jenis singkong (mentega dan ketan). Pati yang digunakan pada penelitian ini sebesar 40gr/percobaan. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan parameter pengujian yaitu analisa pati kualitatif, analisa rendemen, dan analisa kadar gula menggunakan alat refraktrometer. Dari hasil analisa parameter yang diuji, dihasilkan kadar glukosa tetinggi pada jenis singkong mentega dengan konsentrasi 0,3% , analisa pati bewarna biru tua atau ungu, rendemen 60,44 ± 1,57bc%, kadar gula 28,70 ± 2,81a brix%
Pengendalian Bahan Baku Produk Jamu Sinom dengan Metode Material Requirement Planning untuk Meminimasi Biaya Produksi Di UD. Sanfaat. Mustaqim; Bagus Adi Permana; Ratna Diah Yuniawati
Ekliptika Vol. 6 No. 2 (2026): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Januari)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i2.1205

Abstract

Sanfat is a company that produces Jamu Sinom drinks from traditional ingredients. This company often experiences difficulties in obtaining turmeric as the raw material. If this happens, it will certainly increase the production costs of Jamu Sinom. Therefore, it is necessary to control raw materials using the Material Requirement Planning (MRP) and Moving Average Forecast methods to determine future raw material needs. During this period, the company purchased an average of 75.0 kg. The ordering cost was Rp. 160,000 and the storage cost was Rp. 500,000. The total cost of raw material inventory in 1 year was Rp. 11,600,000. Based on calculations and analyses carried out using the Material Requirement Planning (MRP) method with lot-for-lot and Economic Order Quantity (EOQ) lot-for-lot calculations resulted in a total cost of Rp. 17,820,000 and the EOQ calculation resulted in a total cost of Rp. 8,140,000. The minimum raw material order is EOQ, which can be used as a raw material control solution for Sinom herbal products at UD. Sanfaat.
Produksi Glukosa Cair dari Pati Singkong Varietas Mentega dan Ketan Melalui Hidrolisis Enzimatis Menggunakan Amilase. Sindy Nindia Maretha Haristanti; Samuel Karim
Ekliptika Vol. 6 No. 2 (2026): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Januari)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i2.1206

Abstract

Glucose is a type of sugar widely used in the food and beverage industry. Liquid glucose can be produced from various starch sources, including cassava. This study aims to determine the effect of cassava types butter and glutinous and the concentration of α-amylase enzyme 0.1%; 0.2%; and 0.3% on the production of liquid glucose through enzymatic hydrolysis. The study used a Randomized Block Design RBD with testing parameters including qualitative starch analysis, yield, and sugar content using a refractometer. Cassava starch was obtained through extraction, precipitation, and drying processes, then hydrolyzed using the α-amylase enzyme. The results showed that the best treatment was obtained in butter cassava with an enzyme concentration of 0.3%, resulting in a yield of 60.44 ± 1.57% and a sugar content of 28.70 ± 2.81 °Brix. Starch analysis showed a color change from dark blue to purple indicating the presence of starch. These results indicate that the type of cassava and enzyme concentration affect the production of liquid glucose.
Pengaruh Akurasi Gambar Teknik Digital Terhadap Efisiensi Sumber Daya Dan Mitigasi Risiko Kecelakaan Di Lingkungan Manufaktur Maslikhan Maslikhan; Muhammad Waqar Mazhar
Ekliptika Vol. 6 No. 2 (2026): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Januari)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i2.1208

Abstract

Inaccurate engineering drawings directly impact material waste and safety risks in factories. This article analyzes the comparison of manual and digital methods (SketchUp) in achieving industrial precision standards and their relationship to Sustainable Development Goals (SDGs) 9 and 12. Using a descriptive quantitative approach, the study identified barriers to learning digital technology among engineering students. The results showed that the average barrier index reached 62.5% (High Category), with the main obstacles being industrial relevance and hardware limitations. Nevertheless, the integration of 3D visualization proved crucial in improving spatial understanding to prevent workplace accidents and support Green Manufacturing. The integration of intensive practical training is recommended to ensure energy-efficient and operationally safe product quality.
Pemanfaatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko Ergonomi Dan Perancangan Stasiun Kerja Yang Berkelanjutan Venus Khatta Salsabillah; Anang Siswanto
Ekliptika Vol. 6 No. 2 (2026): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Januari)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i2.1279

Abstract

This qualitative study evaluates the effectiveness of SketchUp as a visualization tool for ergonomic workstation design. Findings indicate that 3D visualization accelerates the identification of work positions that pose a risk to worker health. Using SketchUp allows for the simulation of facility layouts that support occupational safety and operational comfort, in accordance with sustainable industrial principles. The analysis was conducted by converting the research subjects' experiences in digital modeling into technical data on musculoskeletal risks. The study concludes that the integration of 3D technology and national ergonomic standards is a crucial pillar in achieving energy efficiency and social well-being in industrial environments.
Implementasi Sistem Informasi Persediaan Barang pada UMKM untuk Mengurangi Kerugian Akibat Ketidak Terpantauan Stok Muhammad Abdul Wahid; Ratna Sari Dewi
Ekliptika Vol. 6 No. 2 (2026): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Januari)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i2.1285

Abstract

Sanfat is a company that produces Jamu Sinom drinks from traditional ingredients. The company often has difficulty finding turmeric raw materials. When this happens, it will certainly increase the cost of producing Jamu Sinom. For this reason, it is necessary to control raw materials using the Material Requirement Planning (MRP) method and Moving Average Forecast to determine future raw materials. During this period, the company purchased an average of 75.0 kg. The order cost is Rp.160,000 and the storage cost is Rp.500,000. The total cost of raw material inventory in 1 year is Rp. 11,600,000. Based on the calculations and analysis carried out using the Material Requirement Planning (MRP) method with lot sizing techniques, namely lot-for-lot and Economic Order Quantity (EOQ). The lot-for-lot calculation resulted in a total cost of Rp. 17,820,000 and the EOQ calculation resulted in a total cost of Rp. 8,140,000. The minimum raw material order is EOQ, which can be used as a solution for raw material control for Sinom herbal products at UD. Sanfaat.