cover
Contact Name
FAHIMATUL ULYA
Contact Email
p3h@unupasuruan.ac.id
Phone
+6282131150455
Journal Mail Official
fahim.ulya@gmail.com
Editorial Address
jl Imam Bonjol No 99 Rt 03 Rw 03 Bugul lor Panggungrejo
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Ekliptika: Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
ISSN : 27215105     EISSN : 28096371     DOI : https://doi.org/10.55757/ekliptika
Jurnal Ekliptika: Inovasi Teknologi Berkelanjutan merupakan publikasi ilmiah peer-reviewed yang berfokus pada kemajuan dan penerapan teknologi berkelanjutan dalam berbagai sektor industri dan pertanian. Nama "Ekliptika" melambangkan jalur interdisipliner yang menghubungkan berbagai bidang keilmuan dalam menciptakan solusi teknologi yang harmonis dengan lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Jurnal ini menyediakan platform bagi para peneliti, akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan untuk berbagi hasil penelitian, pengembangan teknologi inovatif, serta implementasi praktis dari prinsip-prinsip keberlanjutan dalam konteks teknik industri dan sains terapan. Publikasi ini mencakup berbagai topik dalam teknologi hijau, efisiensi energi, manufaktur ramah lingkungan, dan pengembangan produk berkelanjutan dengan pendekatan analitis dan empiris. Scope: Teknologi hijau, efisiensi energi, manufaktur ramah lingkungan, dan pengembangan produk berkelanjutan
Articles 54 Documents
PEMBUATAN GLUKOSA CAIR DARI SINGKONG JENIS BAGOR DAN BAROKAH DENGAN METODE HIDROLISIS ENZIMATIS MENGGUNAKAN ENZIM AMILASE Yunita Khilyatun Nisak; M. Nurul Huda
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 4 No. 2 (2023): Terbitan Januari 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v4i2.290

Abstract

Sugar is one of the basic needs of society, which is generally used as a natural sweetener, sugar consists of 2 types, namely crystal and liquid. Liquid sugar can be produced from various sources of starch such as potatoes, corn and cassava. The raw materials used for this study were cassava types of barokah and bagor. Cassava (Manihot esculenta) is a staple food for the Indonesian population. Cassava is known for its high starch content, which is as much as 85%, the high starch content of cassava can be used as an ingredient for the manufacture of liquid sugar. Cassava starch can be turned into liquid sugar through an enzymatic hydrolysis process using the amylase enzyme with an enzyme concentration of 0.1, 0.2, 0.3% This study aims to determine the type of cassava which produces a lot of liquid glucose and to determine the effect of several uses of amylase enzyme concentrations used to produce liquid glucose in cassava. This research was carried out using a randomized block design (RBD) method using 2 factors, namely factor A cassava variety, factor B amylase enzyme concentration 0.1%, 0.2%, 0.3% were repeated 3 times each, the results of the starch analysis showed positive results containing starch marked with a change in dark blue/purple color, the highest yield results were on bagor cassava at a concentration of 0.3% the yield was 62.83 ± 1.49a, the sugar content test was 27.00 ± 6.24a.
PENGARUH KONSENTRASI JAHE PADA MINUMAN HERBAL KAPULAGA DAN GULA SEMUT AREN TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK M. Sa'roni
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 4 No. 2 (2023): Terbitan Januari 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v4i2.350

Abstract

Herbal drink is a cultural heritage that is very useful for boosting immunity. Until now, many people still choose to consume herbal drinks because they are sourced from natural ingredients so they do not cause side effects and harmful reactions to the body. This research is a study to determine the chemical and organoleptic characteristics of herbal drinks made from ginger, cardamom and palm sugar. This study also used a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 3 replications. The treatments were A1 (3.5 gram ginger, 0.25 gram cardamom and 30 gram palm sugar), A2 (3 gram ginger, 0.25 gram cardamom and 30 gram palm sugar), A3 (2.5 gram ginger, 0.25 gram cardamom and 30 gram palm sugar), A4 (2 gram ginger, 0.25 gram cardamom and 30 gram palm sugar), A5 (Ginger 1.5 grams, 0.25 grams of cardamom and 30 grams of palm sugar). Observational data were analyzed using the Anova test with the Minitab application. Based on the results of the chemical and organoleptic characteristic tests, it was determined that the best treatment for herbal drinks made from ginger, cardamom and palm sugar was A5 treatment (mixing 1.5 gram ginger powder, 0.25 gram cardamom powder and 30 gram palm sugar) with chemical characteristics of water content 2.0%, ash content 0.175%, total dissolved solids 97.8 (unit°brix) and panelist acceptance of taste (4.2), aroma (3.5), texture (3.5), color (3.8) and solubility (3.8).
PENGUKURAN DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MARVIN E MUNDEL DAN AMERICAN PRODUCTIVITY CENTER (APC) DI PT. ABC Nur Hamidah; Iis Riyana; Enik Sulistyowati
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2024): Terbitan Juli 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i1.452

Abstract

ABC merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri pengolahan kayu turning, Selama ini perusahaan belum pernah melakukan pengukuran produktivitas sehingga jika output rendah maka perusahaan beranggapan tidak baik tanpa menganalisa penyebabnya secara spesisfik dan kurang memperhatikan efesiensi penggunaan sumber daya (input) yang dimiliki.Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui pengukuran produktivitas dengan menggunakan metode American Productivity Center (APC) dan metode Marvin E Mundel untuk mengetahui faktor penyebab turunnya produktivitas, Mengetahui metode mana yang lebih efisien digunakan untuk peningkatan produktitas kinerja. Data yang diperlukan untuk analisis produktivitas ini diambil dari tahun 2022 sebagai periode dasar dan tahun 2023 sebagai periode pengukuran. Berdasarkan hasil perhitungan pengukuran produktivitas dengan model mundel didapatkan produktivitas total sebesar (96,18%) atau tingkat produktivitas mengalami penurunan -3,82%. Sedangkan hasil pengukuran dengan model APC didapat produktivitas total sebesar (271,9%) atau terjadi peningkatan sebesar 171,9%. sehingga diperoleh model American Productivity Center (APC) yang tepat bagi perusahaan dengan menganalisis hasil indeks diperoleh masalah penurunan dari diagram fishbone untuk dilakukan upaya peningkatan produktivitas terutama pada input energi.
Sintesis Silika dari Abu Terbang (Fly Ash) Batubara PT YTL Paiton secara Batch Rizkita, Nadya; Diana Novita Sari; Aulia Firda Alfiana; Theresia Dea Randha Rosalina
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2024): Terbitan Juli 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i1.456

Abstract

Fly ash, as waste from burning coal, contains dominant amounts of silica (SiO2), so it can be used as a source of silica. Silica synthesis can be done by reacting fly ash with an alkaline solution and precipitating the silica with an acidic solution. In this research, the variables used are the type of reactant, process temperature and the mass ratio of the raw material to the reactant, with the aim of knowing the silica yield produced. Silica synthesis was carried out using 3M NaOH and KOH with variations in temperature (75, 85, 95, 105 oC), mole ratio of fly ash to NaOH (1:10.09; 1:12.61; 1:15.13) and KOH ( 1:7.34; 1:9.17). The initial fly ash content was carried out by XRF analysis and the silica resulting from the extraction process was calculated by % yield and SEM analysis. The research shows that the highest % yield at a temperature of 950C and mole ratio of 1:15.13 is 105.6% using NaOH solvent and a raw material: reactant ratio of 1:11 of 1.184 grams with yield of 43.05% using KOH solvent, Yields that exceed 100% are caused by impurities that are taken in during the silica extraction process. The silica results in both reactant type variables have an average particle size of 36 -77 nm.
IDENTIFIKASI BAKTERI ASAM LAKTAT PADA KOMBUCHA TEMULAWAK (Curcuma xanthoriza Roxb) Yunita Khilyatun Nisak; Khoiroh, Ziyya Bidayatul
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2024): Terbitan Juli 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i1.464

Abstract

Temulawak (Curcuma Xanthoriza Roxb) adalah tanaman obat – obatan yang tergolong dalam suku temu – temuan (Zingiberaceae) yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Temulawak memiliki manfaat dan nilai kesehatan seprti antioksidan, antibacterial, antiinflamasi, antidiabetes, antikanker dan antipenuaan. Komponen senyawa yang bertindak sebagai antioksidan dari rimpang temulawak adalah flavonoid, fenol dan kurkumin. Selain itu rimpang temulawak juga mengandung pati, kurkuminoid, serat kasar, abu, protein, mineral dan minyak atsiri. Kombucha merupakan produk minuman hasil fermentasi larutan teh dan gula sukrosa sebagai nutrient yang difermentasi oleh bakteri Acetobacter Xylinum dan beberapa jenis khamir lainnya yang mengubah kandungan gula menjadi asam amino essensial yang bermanfaat bagi tubuh. Pada hasil fermentasi kombucha, total bakteri kombucha temulawak mengalami peningkatan pada konsentrasi 0,2%, 1% dan kombucha teh hari ke-12. yang pada umumnya mengalami penurunan setelah fermentasi. Mutu kimia kombucha temulawak menghasilkan pH sebesar 3,01 - 4,16.
Analisis Pengendalian Kualitas Doc Dengan Menggunakan Metode FMEA iisriyana; Nur Hamida; Enik Sulistyowati
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2024): Terbitan Juli 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i1.469

Abstract

Super Unggas Jaya Hatchery Ngembal merupakan perusahaan yang bergerak di bidang peternakan telur. Karena proses pembuatannya, mungkin saja terjadi cacat pada produk yang dikirim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis produk cacat dan faktor-faktor yang menimbulkan prasangka terhadap produk yang diterima. Untuk meminimalisir angka kesalahan produksi dan meningkatkan kualitas operasional perusahaan, maka perusahaan menerapkan pengendalian kualitas dengan teknik FMEA. Berdasarkan data laporan produksi dan analisis faktor cacat produk, jenis kerusakan yang sering terjadi pada proses penetasan telur pada tanggal 10 September 2023 hingga 27 November 2023 menjadi penyebab menurunnya jumlah telur. Kemungkinan tidak menetas masih cukup tinggi. Penjualan ayam juga menurun karena banyak telur yang tidak menetas sehingga sangat merugikan perusahaan. Oleh karena itu diharapkan dapat digunakan suatu metode untuk mengendalikan kualitas telur yaitu metode FMEA. Setelah menganalisis faktor-faktor penyebab cacat produk, kami mengidentifikasi empat faktor utama yang menyebabkan stigma produk. Terdapat 4. faktor manusia, faktor material, faktor metodologi, dan faktor mekanis yang terbagi dalam sembilan jenis kesalahan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, sebaiknya perusahaan segera meningkatkan produktivitas karyawannya agar dapat berproduksi lebih cepat. Kata kunci: Cacat Produk; Pengendalian Kualitas ;Failure Mode and Effect Analysis.
Pengaruh Konsentrasi Sereh (Cymbopogon Citralus) dan Bunga Telang (Clitoria Ternatea) terhadap Mutu Teh Herbal Putri Pamungkas, Pinctada; Syaifulloh Nasih
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2024): Terbitan Juli 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i1.480

Abstract

Teh herbal memiliki senyawa antioksidan, menjadi salah satu pilihan minuman sehat karena berkhasiat dapat menghambat oksidasi. Tehh herbal dengan berbahan sereh, dan bunga telang memiliki banyak kandungan, antara lain Kadar air 15,6 % menggunakan metode pengeringan menggunakan oven dengan suhu oven ±105°C selama 3 jam. Adapun kadar abu memiliki nilai 1,5% . sedangkan analisa organoleptik warna sebesar 4,16 yang menunjukkan panelis suka terhadap teh herbal sereh dan bunga telang, Pada aroma memiliki sebesar 3,16 menunjukkan panelis cukup suka terhadap teh herbal sereh dan bunga telang. Untuk rasa mendapat nilai 3,28 menunjukkan panelis cukup menyukai teh sereh bunga telang, sedangkan untuk analisa aktivitas antioksidan sampel terbaik dengan formulasi 20% sereh 80% bunga telang memiliki nilai 20,23 ppm.
PERENCANAAN RUTE DISTRIBUSI INFUS DENGAN METODE DISTRIBUSI REQUIREMENT PLANNING DAN VEHICLE ROUTING PROBLEM UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA OPERASIONAL (STUDI KASUS : PT. SATORIA ANEKA INDUSTRI SURABAYA) Heri, Muhammad Heri Apriyono; Yuniawati, Ratna Diah
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2024): Terbitan Juli 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i1.488

Abstract

PT. Satoria Aneka Industri Surabaya is a type of pharmaceutical company in East Java which has spread to various cities and regencies throughout East Java and even outside Java where this company produces infusion fluid type products, namely RL 500 ml and NS 500 ml products. The results showed that the combined DRP and VRP approach could significantly improve the efficiency of infusion distribution. Such as determining a more optimal travel distance and minimizing delivery costs in 3 consumer locations by predicting the travel distance, namely 184.6 Km with a time of 5 hours 13 minutes and operational costs for the Company's method, namely Rp. 6,480,000.-with the EOQ method above, the total for 1 truck is 4,323,896 Pcs. so that there are no delays in delivery, so look for the best route to take, namely using the DRP and VRP methods as the right solution for the Company.
ANALISIS PENGENDALIAN STATISTICAL PROSES CONTROL (SPC) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI DI PT.TIRTA INVESTAMA Madinatul Munawaroh; mustaqim
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 2 (2024): Terbitan Januari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i2.564

Abstract

The bottled drinking water (AMDK) industry is a sector that is growing rapidly along with the increasing public demand for clean and healthy water products and has long been known for its commitment to maintaining product quality. In an effort to maintain product quality, the company faces challenges in the form of high reject rates that include categories such as contaminated, cracked, leaked, unsuitable contents, and not tight capshil.To overcome these problems, the Statistical process Control (SPC) method is used as a tool to analyze and monitor the production process. SPC tools such as check sheets, Pareto diagrams, control charts, and fishbone diagrams were applied to identify the main causes of rejects and provide improvement solutions. The results showed that the biggest rejects were contaminated products (28%), followed by cracks (25%), leaks (21%), nonconforming contents (14%), and non-tight capshil (12%). The implementation of SPC helped improve production efficiency and product quality, and reduced the reject rate.
PENGARUH PENAMBAHAN IKAN JENGGELEK (Rachycentron canadum) TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK PADA PRODUK MIE KERING Ilhami, Maylina; Nisak, Khoirun
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 2 (2024): Terbitan Januari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i2.568

Abstract

Mie kering adalah jenis produk mie yang mengalami penurunan kadar air karena adanya proses pengukusan dan pengeringan hingga 8-10%. Mie kering mengandung protein masih tergolong rendah yang diperoleh dari sebagian besar yaitu protein nabati sebanyak 8,51%. Karena itu penambahan bahan lain berupa ikan sebagai sumber protein hewani untuk meningkatkan kandungan protein pada mie kering. Salah satu hasil laut, Ikan Jenggelek (Rachycentron Canadum )merupakan ikan tinggi akan protein, vitamin, serta mineral seperti vitamin yang terkandung didalamnya yaitu vitamin B kompleks, vitamin D, zat besi, kalsium, dan zinc. Selain itu ikan jenggelek memiliki kandungan yang khas yaitu tinggi akan Omega-3 pada lemak tak jenuh. Mie kering dengan tambahan ikan jenggelek diharapkan mampu meningkatkan kandungan gizi. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan konsentrasi ikan jenggelek (100g, 200g, 300g, 400g, 500g). Hasil uji organoleptik yang paling disukai adalah perlakuan A2 dengan kadar protein 8,89% dan kadar lemak 1,10%