cover
Contact Name
FAHIMATUL ULYA
Contact Email
p3h@unupasuruan.ac.id
Phone
+6282131150455
Journal Mail Official
fahim.ulya@gmail.com
Editorial Address
jl Imam Bonjol No 99 Rt 03 Rw 03 Bugul lor Panggungrejo
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Ekliptika: Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
ISSN : 27215105     EISSN : 28096371     DOI : https://doi.org/10.55757/ekliptika
Jurnal Ekliptika: Inovasi Teknologi Berkelanjutan merupakan publikasi ilmiah peer-reviewed yang berfokus pada kemajuan dan penerapan teknologi berkelanjutan dalam berbagai sektor industri dan pertanian. Nama "Ekliptika" melambangkan jalur interdisipliner yang menghubungkan berbagai bidang keilmuan dalam menciptakan solusi teknologi yang harmonis dengan lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Jurnal ini menyediakan platform bagi para peneliti, akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan untuk berbagi hasil penelitian, pengembangan teknologi inovatif, serta implementasi praktis dari prinsip-prinsip keberlanjutan dalam konteks teknik industri dan sains terapan. Publikasi ini mencakup berbagai topik dalam teknologi hijau, efisiensi energi, manufaktur ramah lingkungan, dan pengembangan produk berkelanjutan dengan pendekatan analitis dan empiris. Scope: Teknologi hijau, efisiensi energi, manufaktur ramah lingkungan, dan pengembangan produk berkelanjutan
Articles 51 Documents
PERENCANAAN RUTE DISTRIBUSI INFUS DENGAN METODE DISTRIBUSI REQUIREMENT PLANNING DAN VEHICLE ROUTING PROBLEM UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA OPERASIONAL (STUDI KASUS : PT. SATORIA ANEKA INDUSTRI SURABAYA) Heri, Muhammad Heri Apriyono; Yuniawati, Ratna Diah
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2024): Terbitan Juli 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i1.488

Abstract

PT. Satoria Aneka Industri Surabaya is a type of pharmaceutical company in East Java which has spread to various cities and regencies throughout East Java and even outside Java where this company produces infusion fluid type products, namely RL 500 ml and NS 500 ml products. The results showed that the combined DRP and VRP approach could significantly improve the efficiency of infusion distribution. Such as determining a more optimal travel distance and minimizing delivery costs in 3 consumer locations by predicting the travel distance, namely 184.6 Km with a time of 5 hours 13 minutes and operational costs for the Company's method, namely Rp. 6,480,000.-with the EOQ method above, the total for 1 truck is 4,323,896 Pcs. so that there are no delays in delivery, so look for the best route to take, namely using the DRP and VRP methods as the right solution for the Company.
ANALISIS PENGENDALIAN STATISTICAL PROSES CONTROL (SPC) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI DI PT.TIRTA INVESTAMA Madinatul Munawaroh; mustaqim
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 2 (2024): Terbitan Januari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i2.564

Abstract

The bottled drinking water (AMDK) industry is a sector that is growing rapidly along with the increasing public demand for clean and healthy water products and has long been known for its commitment to maintaining product quality. In an effort to maintain product quality, the company faces challenges in the form of high reject rates that include categories such as contaminated, cracked, leaked, unsuitable contents, and not tight capshil.To overcome these problems, the Statistical process Control (SPC) method is used as a tool to analyze and monitor the production process. SPC tools such as check sheets, Pareto diagrams, control charts, and fishbone diagrams were applied to identify the main causes of rejects and provide improvement solutions. The results showed that the biggest rejects were contaminated products (28%), followed by cracks (25%), leaks (21%), nonconforming contents (14%), and non-tight capshil (12%). The implementation of SPC helped improve production efficiency and product quality, and reduced the reject rate.
PENGARUH PENAMBAHAN IKAN JENGGELEK (Rachycentron canadum) TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK PADA PRODUK MIE KERING Ilhami, Maylina; Nisak, Khoirun
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 2 (2024): Terbitan Januari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i2.568

Abstract

Mie kering adalah jenis produk mie yang mengalami penurunan kadar air karena adanya proses pengukusan dan pengeringan hingga 8-10%. Mie kering mengandung protein masih tergolong rendah yang diperoleh dari sebagian besar yaitu protein nabati sebanyak 8,51%. Karena itu penambahan bahan lain berupa ikan sebagai sumber protein hewani untuk meningkatkan kandungan protein pada mie kering. Salah satu hasil laut, Ikan Jenggelek (Rachycentron Canadum )merupakan ikan tinggi akan protein, vitamin, serta mineral seperti vitamin yang terkandung didalamnya yaitu vitamin B kompleks, vitamin D, zat besi, kalsium, dan zinc. Selain itu ikan jenggelek memiliki kandungan yang khas yaitu tinggi akan Omega-3 pada lemak tak jenuh. Mie kering dengan tambahan ikan jenggelek diharapkan mampu meningkatkan kandungan gizi. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan konsentrasi ikan jenggelek (100g, 200g, 300g, 400g, 500g). Hasil uji organoleptik yang paling disukai adalah perlakuan A2 dengan kadar protein 8,89% dan kadar lemak 1,10%
A COMPARISON OF MACERATION AND SOCKLETATION EXTRACTION METHODS ON FLAVONOID CONTENTS OF BELUNTAS LEAF EXTRACT Aulia Firda Alfiana; Handik Hendratama; Diana Novita Sari; Alifatun Nada
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 2 (2024): Terbitan Januari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i2.576

Abstract

This research aims to analyze the flavonoid compound of beluntas leaves (Pluchea indica L) using maceration and soxhletation extraction methods. Extraction uses 96% methanol solvent with a ratio of 1:10, 1:15, 1:20 w/v and with a soxhletation extraction time of 60 minutes, 120 minutes, 180 minutes at a temperature of 80oC, while the maceration time is 3 days at room temperature. Qualitative testing of flavonoid compounds uses the Shinoda test which is characterized by a change in the color of the sample to yellow or red-orange. The test results of all samples used showed the presence of flavonoid compounds which were characterized by changes in the color of the samples from yellow to red-orange. The research results showed that the best flavonoid content using the maceration extraction method was 51.52 mg QE/g at a ratio of 1:20 w/v, while the flavonoid content using the soxhletation extraction method was 53.96 mg QE/g at a ratio of 1:20 w/v.
AKURASI HARGA POKOK PRODUKSI BERBASIS ACTIVITY-BASED COSTING SEBAGAI UPAYA EFISIENSI OPERASIONAL PADA UMKM TAPE BONDOWOSO Enik, Enik Sulistyowati; Nur Hamidah; Iis Riyana; Khofidatus Soliha; M. Sholehuddin
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 5 No. 2 (2024): Terbitan Januari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v5i2.577

Abstract

This study aims to analyze the management of production costs in Bondowoso Tape MSMEs using the Activity-Based Costing (ABC) method as an effort to improve the accuracy of the calculation of Cost of Production (CoP), Cost of Goods Sold (CoGS), and Break-Even Point (BEP). The researcher collected data through interviews, observations, and documentation of financial statements which were then analyzed using a qualitative descriptive approach. The results show that the ABC method provides a more accurate cost allocation compared to the traditional method with details of the HPP of Mika Tape products of Rp. 5,147.39 per unit, while Small Tape is Rp. 3,601.93 per unit. BEP was achieved for Mika Tape at 19,821 units and for Small Tape at 3,944 units, while the profit and loss report indicated a net profit of Rp. 34,960,318.38 for Mika Tape and Rp. 70,672,831.34 for Small Tape, so it can be concluded that the research using the ABC method is able improve cost efficiency and provide a basis for strategic decision-making for Tape Bondowoso MSMEs.. Keywords: Activity-Based Costing, Cost Of Production, Break-Even Point, MSMEs.
Pengaruh Konsentrasi Temulawak (Curcuma Xanthoriza Roxb) Terhadap Karakteristik Organoleptik Kombucha Yunita Khilyatun Nisak; Nurhayati, Anis; Khurniyati, Maylina Ilhami; Pamungkas, Pinctada Putri; Laini, Silvi
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2025): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Juli)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i1.578

Abstract

Temulawak (Curcuma Xanthoriza Roxb) adalah tanaman obat – obatan yang tergolong dalam suku temu – temuan (Zingiberaceae). Rimpang temulawak mengandung pati, kurkuminoid, serat kasar, abu, protein, mineral dan minyak atsiri. Kombucha merupakan produk minuman hasil fermentasi larutan teh dan gula sukrosa sebagai nutrient yang difermentasi oleh bakteri Acetobacter Xylinum dan beberapa jenis khamir lainnya yang mengubah kandungan gula menjadi asam amino essensial yang bermanfaat bagi tubuh. Berdasarkan hasil uji hedonic, kombucha temulawak yang paling disukai panelis dari segi aroma adalah kombucha temulawak dengan konsentrasi 0,2% dengan skor 2,82; rasa kombucha yang paling disukai adalah dengan temulawak konsentrasi 0,6% yang mempunyai skor 3.48 sedangkan warna kombucha yang paling disukai adalah kombucha teh dengan skor uji hedonic 3.38.
Inovasi Manajemen Stok Cabai Dengan Metode EOQ dan ROP Untuk UMKM Kurniawan, Rudi; Waqar Mazhar, Muhammad
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2025): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Juli)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i1.264

Abstract

UMKM Sambel Juragan sebagai produsen sambal cabai menghadapi tantangan pengendalian persediaan bahan baku cabai yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengelolaan persediaan cabai dengan menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ), serta menentukan Reorder Point (ROP) dan biaya persediaan tahunan untuk meningkatkan efisiensi manajemen stok. Data pembelian dan penggunaan cabai dari April 2024 hingga Februari 2025 dianalisis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan pencatatan dokumen internal. Hasil perhitungan menunjukkan EOQ optimum sebesar 250,8 kg per pemesanan, dengan ROP (titik pemesanan ulang) 13,2 kg dan safety stock 3,43 kg (pada tingkat layanan 98%). Penerapan kebijakan ini diproyeksikan menurunkan total biaya persediaan tahunan dari sekitar Rp 614.000 (sistem konvensional) menjadi Rp 501.597,45 dengan sistem EOQ, yang berarti penghematan biaya sekitar Rp 112.402,55 atau 18,3% per tahun. Kesimpulannya, metode EOQ efektif meningkatkan efisiensi pengelolaan bahan baku cabai di UMKM Sambel Juragan. Disarankan UMKM mengadopsi sistem EOQ secara berkelanjutan untuk menjaga ketersediaan bahan baku optimal dan meminimalkan biaya persediaan.
Upaya Peningkatan Produktivitas Dengan Menggunakan Model Pengukuran American Productivity Center (APC) Di PT. ABC Nur Hamidah; Iis Riyana; Rudi Kurniawan
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2025): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Juli)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i1.571

Abstract

Selama ini perusahaan belum pernah melakukan pengukuran produktivitas sehingga jika output rendah maka perusahaan beranggapan tidak baik tanpa menganalisa penyebabnya secara spesisfik dan kurang memperhatikan efesiensi penggunaan sumber daya (input) yang dimiliki.Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui pengukuran produktivitas dengan menggunakan metode American Productivity Center (APC) dan faktor penyebab turunnya produktivitas. Data yang diperlukan untuk analisis produktivitas ini diambil dari tahun 2022 sebagai periode dasar dan tahun 2023 sebagai periode pengukuran. Berdasarkan hasil perhitungan pengukuran produktivitas dengan model American Productivity Center (APC) didapat produktivitas total sebesar (271,9%) atau terjadi peningkatan sebesar 171,9%. sehingga diperoleh model American Productivity Center (APC) yang tepat bagi perusahaan dengan menganalisis hasil indeks diperoleh masalah penurunan dari diagram fishbone untuk dilakukan upaya peningkatan produktivitas terutama pada input energi.
Smart Assessment for A Sustainable Future: Pengembangan Teknologi Berkelanjutan Dalam Pembelajaran Interaktif Sekolah Menengah Menuju Sdgs Budiarti, Erna; Darmayanti, Rani; Karim, Samuel
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2025): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Juli)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i1.889

Abstract

Studi ini menyajikan Tinjauan Literatur Sistematis (LSR) yang berfokus pada pengembangan dan implementasi penilaian cerdas menggunakan teknologi berkelanjutan dalam pembelajaran interaktif untuk sekolah menengah, dengan menekankan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Tinjauan ini secara sistematis menganalisis artikel-artikel yang telah melalui tinjauan sejawat yang diterbitkan antara tahun 2014 dan 2024, yang bersumber dari basis data seperti Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, menggunakan Publish or Perish dari Harzing untuk analisis sitasi dan pedoman PRISMA untuk pemilihan studi. Kriteria inklusi mencakup studi tentang perangkat penilaian digital, integrasi teknologi hijau, dan strategi pembelajaran interaktif yang berkaitan dengan pendidikan menengah dan keberlanjutan. Temuan ini mengungkapkan bahwa penilaian cerdas—seperti kuis berbasis AI, platform umpan balik waktu nyata, dan modul pembelajaran gamifikasi—semakin banyak diadopsi untuk meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong literasi lingkungan, dan mendorong perilaku berkelanjutan. Namun, tantangan seperti skalabilitas yang terbatas, disparitas infrastruktur, dan kurangnya studi longitudinal mengenai dampaknya masih ada. Implikasi praktis menunjukkan bahwa para pendidik dan pembuat kebijakan harus memprioritaskan pengembangan profesional dan investasi infrastruktur untuk memaksimalkan manfaat teknologi berkelanjutan dalam penilaian. Keterbatasan tinjauan ini mencakup potensi bias publikasi dan batasan bahasa, karena hanya artikel berbahasa Inggris yang disertakan. Tinjauan ini menawarkan sintesis komprehensif mengenai tren, tantangan, dan peluang terkini, memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk memajukan inovasi pendidikan dan mendukung transformasi pendidikan menengah menuju masa depan yang berkelanjutan
Pengaruh Subtitusi Bayam (Amaranthus) Terhadap Peningkatan Zat Besi (Fe) Dan Uji Organoleptik (Warna, Tekstur, Rasa, Dan Aroma) Pada Tahu putri, pinctada
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2025): Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan (Juli)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ekliptika.v6i1.969

Abstract

Tahu merupakan produk makanan berbentuk padatan lunak terbuat dari pengolahan kedelai Glycine sp melalui proses pengendapan protein dengan penambahan atau tanpa penambahan bahan lain yang diizinkan, modifikasi pada makanan tradisional sangat perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai jual dan manfaat, salah satu produk tradisional adalah tahu. Setelah mencari beragam literatur, modifikasi pada produk tahu sudah pernah dilakukan di Korea dan telah dipublikasikan melalui The Korean Society of Food Sciece and Nutrition dengan judul Physicochemical and Consumer Acceptance of Tofu Supplemented with Licorice Powder. Berdasarkan jurnal tersebut menginspirasi untuk melakukan penelitian terhadap penambahan bayam terhadap tahu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Data yang dihasilkan dari analisa organoleptik yang meliputi aroma, rasa, warna dan tekstur. Dari data yang dihasilkan melalui uji organoleptik bahwa tahu bayam dengan perlakuan A1 dengan penambahan bubur bayam 5% merupakan perlakuan terbaik terutama pada parameter tekstur, dari segi parameter aroma merupakan atribut mutu yang paling disukai panelis. Dari data yang dihasilkan pada analisa kandungan zat besi pada perlakuan A2 dengan penambahan bubur bayam 25% memiliki kandungan zat besi tertinggi sedangkan perlakuan A1 dengan penambahan bubur bayam 5% memiliki kandungan zat besi terendah.