cover
Contact Name
Karwati
Contact Email
karwatidk@gmail.com
Phone
+6281322131093
Journal Mail Official
ideinsankreatifcimahi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Makmur Utama No. 460 Rt.04 Rw.14 Kel. Cibeber Kec. Cimahi Selatan
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Health Idea
Published by Ide Insan Kreatif
ISSN : -     EISSN : 30260078     DOI : https://doi.org/10.63860/hi
Core Subject : Health,
Health Idea adalah jurnal ilmiah berkala yang menerbitkan artikel-artikel dalam bidang kesehatan dalam arti luas. Jenis artikel yang bisa diterima untuk dipublikasikan antara lain: 1) Original article (research) 2) Case report 3) Literature review 4) Perspective 5) Letter to editor Semua naskah yang masuk harus melalui proses review yang melibatkan peer-reviewer secara independen. Sub-sub bidang keilmuan yang masuk inklusi antara lain: 1) Kesehatan masyarakat 2) Keperawatan 3) Kebidanan 4) Kedokteran 5) Kedokteran dan kesehatan gigi 6) Farmasi 7) Fisioterapi 8) Gizi 9) Teknologi laboratorium medik 10) Teknologi kesehatan 11) Kesehatan lingkungan 12) Kesehatan populer 13) Area kesehatan lainnya Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menyediakan forum bagi para dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk mempresentasikan ide, konsep, dan teori baru di bidang kesehatan serta menyebarkan teori, penelitian, dan tinjauan pengajaran kepada civitas akademika studi kesehatan di Indonesia.
Articles 53 Documents
Asuhan Kebidanan Komprehensif Intervensi Kompres Air Hangat Pada Ny “Y” G1P0A0 dengan Sakit Pinggang Di Puskesmas Cimahi Selatan Tahun 2023 Irma Aprilia; Sri Maryati; Adhena Yulianie Fantiano
Health Idea Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3105

Abstract

Nyeri pinggang umumnya terjadi pada kehamilan trimester III, hal ini diakibatkan oleh pertumbuhan uterus yang menyebabkan perubahan postur tubuh dan tulang pinggang bagian bawah terutama daerah pinggul tulang belakang membengkok serta ligament meregang. Jika hal ini tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan kualitas hidup ibu hamil menjadi buruk. Tujuan pemberian asuhan kebidanan komprehensif dilakukan untuk mengatasi ketidaknyamanan yang terjadi, khususnya pada ibu yang mengalami sakit pinggang dan penyembuhan luka perineum. Metode penelitian asuhan ini adalah pendekatan studi kasus. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Subjek pada asuhan kebidanan ini merupakan Ny. “Y” usia kehamilan 35 minggu 2 hari dengan keluhan nyeri pinggang di Puskesmas Cimahi Selatan. Pada asuhan kehamilan, ibu mengeluh nyeri pinggang dengan skala nyeri 3. Penulis memberikan asuhan kompres air hangat selama 7 hari dan konseling body mechanic, di hari ke-7 intensitas nyeri pinggang menurun menjadi skala nyeri 1. Saat persalinan, ibu diberikan asuhan berdiri jongkok, namun, ibu mengalami inersia uteri dan dirujuk ke RSUD Cibabat. Pada masa nifas ibu mengeluh nyeri perineum dan diberikan asuhan senam kegel serta pendidikan kesehatan mengenai vulva hygiene. Asuhan kompres air hangat dan konseling body mechanic berpengaruh secara signifikan terhadap menurunnya rasa nyeri pinggang ibu pada trimester III. Meskipun asuhan berdiri jongkok yang telah dilakukan belum mampu membuat kepala bayi turun, karena ibu mengalami inersia uteri, nyeri perineum pada masa nifas ibu berkurang dan luka perineum lebih cepat kering setelah diberikan asuhan senam kegel. Diharapkan asuhan kebidanan komprehensif ini dapat diaplikasikan terutama pada ketidaknyamanan ibu hamil dan nifas. Kata Kunci :  nyeri pinggang, kompres air hangat, nyeri perineum, senam kegel
Efektivitas Pemberian Sari Kacang Hijau Dalam Pelayanan Home Care Postpartum Terhadap Kualitas Asi (Air Susu Ibu) Kistina Sinaga; Wulan Novika Ambarsari; Karwati Karwati
Health Idea Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3102

Abstract

ABSTRACT The impact  when breast milk  not given to infant is nutrient deficiencies. The Diseases caused by poor nutrition include stunting (23%), pneumonia (20%), and diarrhea (15%). Various initiatives, including exclusive breastfeeding from 0-6 months, have been implemented to reduce Infant Mortality Rate (IMR). According to DINKES West Java Province reported 349,968 infant  aged 0–6 months out of 754,438 infant aged 0–6 months (46.4%) who were given exclusive breast milk. This coverage is still far below the national target of 80%. Prevention of malnutrition, stunting and diarrhea in toddlers is one of the benefits of exclusive breastfeeding. The aim of this study is to find out that there is an effect of giving green bean juice in Postpartum Home Care services on the quality of breast milk. This study method uses a Quasi-Experimental study plan (Quasy-Experimental). The sample used was 14 respondents. One group pre-test-post-test study design. The pre-test results show that the average quality of breast milk is 2.57 (Mean). The post-test results showed that the average quality of breast milk was 4.2. Data analysis using the Dependent simple T-Test statistical test, obtained a p-value of 0.004 < α = (0.05). The Simple T-Test (Paired Samples Test) obtained a p-value (0.004) α (0.05). The conclusion of this study there is an influence of giving green bean juice on the quality of breast milk the target area at Leuwigajah Public Health Center.Keywords: green bean juice; homecare; breast milk ABSTRAK  Dampak yang timbul ketika tidak diberikannya ASI pada bayi yaitu kekurangan nutrisi dan gizi. Penyakit yang disebabkan oleh gizi buruk antara lain stunting (23%), pneumonia (20%), dan diare (15%). Berbagai inisiatif, pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan, telah dilaksanakan untuk menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB). DINKES Provinsi Jawa Barat melaporkan 349.968 bayi usia 0–6 bulan dari 754.438 bayi usia 0–6 bulan (46,4%) diberikan ASI eksklusif. Cakupan ini masih jauh di bawah target nasional sebesar 80%. Pencegahan gizi buruk, stunting, dan diare pada balita merupakan salah satu manfaat pemberian ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari pemberian sari kacang hijau dalam pelayanan Home Care Postpartum Terhadap Kualitas ASI (Air Susu Ibu). Metode Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (Quasy-Experimental). Sampel yang digunakan adalah sebanyak 14 responden. Desain penelitian one group pre-test-post-test Design. Hasil pre-test menunjukkan  rata-rata kualitas ASI nya yaitu 2.57 (Mean) . Hasil post-test menunjukkan  rata-rata kualitas ASI nya yaitu 4.2. Analisa Data menggunakan uji statistic Dependent  simple T-Test, diperoleh nilai p-value 0,004 < α = (0,05). Simple T-Test (Paired samples Test) diperoleh nilai p (0,004) α (0,05). Kesimpulannya terdapat pengaruh dari Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Kualitas ASI (Air Susu Ibu) Di Wilayah Binaan Rw 09 Puskesmas Leuwigajah.Kata kunci: sari kacang hijau; homecare; air susu ibu (asi)
Pengenalan Flora Normal Pada Berbagai Organ Tubuh Manusia Atira Atira
Health Idea Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3103

Abstract

Flora normal adalah mikroorganisme yang secara alami hidup di tubuh manusia tanpa menyebabkan penyakit pada kondisi normal. Flora normal pada tubuh manusia memiliki beberapa fungsi penting, di antaranya adalah melindungi tubuh dari infeksi patogen, membantu proses pencernaan, menghasilkan nutrisi, dan merangsang sistem imun. Namun belum diketahui spesies mikroba dominan sebagai penghuni tetap diberbagai daerah anatomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui spesies  mikroba dominan sebagai penghuni tetap diberbagai daerah anatomi manusia.  Metode penelitian menggunakan studi literatur mengenai flora normal di berbagai daerah anatomi manusia. Hasil penelitian mengenai spesies Flora normal tubuh manusia didaerah anatomi manusia adalah sebagai berikut: 1. Flora Normal area Kulit ( bakteri dominan: Staphylococcus epidermidis). 2. Flora Normal area Hidung dan Nasofaring (bakteri dominan: Staphylococcus epidermidis). 3. Flora Normal area Mulut (Staphylococcus epidermidis, Streptococcus salivarius, dan Candida albicans). 4. Flora Normal area Orofaring (Staphylococcus epidermidis, Staphylococcus auereus, Difteroid).  5. Flora Normal area Usus Halus (Enterococcus, Candida albicans). 6. Flora Normal area Usus Besar (Bacillus Gram negative dan Bscillus gram Positif, Escrechia coli, Enterococcus, dan Candida albicans). 7. Flora Normal area Vagina (Lactobacillus dan jamur Candidda spp.). 8. Flora Normal area Konjungtiva (Haemophilus).  9. Flora Normal area Telinga  (Streptococcus pneumonia). Simpulan: Terdapat berbagai spesies Flora normal pada area anatomi tubuh manusia yaitu pada area kulit, hidung, mulut, orofaring, usus halus, usus besar, vagina, konjungtiva, dan telinga.
Penerapan Kompres Dingin Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Ibu Post Partum yang Mengalami Luka Post Episiotomy Rudi Karmi; Yosi Oktri
Health Idea Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3204

Abstract

Persalinan spontan adalah proses pengeluaran janin dan plasenta secara spontan melalui vagina pada akhir kehamilan, yaitu kehamilan cukup bulan 37-42 minggu. Pada umumnya, episiotomi dilakukan untuk memperlancar persalinan dan mencegah robekan perineum secara spontan. Episiotomi adalah sayatan pada perineum yang digunakan untuk memperluas ruang pada lubang keluar jalan lahir, sehingga mempermudah proses persalinan. Luka perineum adalah robekan yang terjadi akibat robekan spontan atau episiotomi. Dampak episiotomi yaitu dapat menimbulkan rasa nyeri. Salah satu intervensi keperawatan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut adalah terapi kompres dingin. Kompres dingin merupakan salah satu terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri pada ibu post partum dengan luka episiotomy. Studi kasus ini untuk menggali mengenai penerapan kompres dingin terhadap penurunan tingkat nyeri pada ibu post partum yang mengalami luka post episiotomy. Instrumen yang digunakan dalam studi kasus ini adalah lembar pengkajian, lembar observasi checklist intensitas nyeri sebelum dan sesudah penerapan, alat ukur skala numerik (Numeric Rating Scale/NRS), dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Subjek dalam studi kasus ini adalah Ny. T dengan P1A0 post partum spontan yang mengalami luka post episiotomy. Studi kasus dimulai pada tanggal 14-19 April 2025. Setelah dilakukan kompres dingin pada   Ny. T selama 3 hari berturut-turut, 1 kali sehari dengan durasi 15 menit didapatkan hasil bahwa Ny. T  mengalami penurunan nyeri dari skala nyeri 7 menjadi 3 dan Ny. T merasa nyaman. Penerapan kompres dingin pada luka post episiotomy berpengaruh terhadap penurunan tingkat nyeri sehingga penerapan ini dapat dijadikan Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh tenaga kesehatan sebagai upaya penurunan nyeri pada ibu post partum yang mengalami luka post episiotomy.Kata Kunci: Kompres dingin, Nyeri, post episiotomy
Hubungan Merokok Dengan Kesehatan Gigi Pada Perokok Aktif Di RW 02 Desa Mekarjaya Iqbal Aditiya Robbani; Dianto Dianto; Karwati Karwati
Health Idea Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3202

Abstract

Merokok adalah membakar tembakau yang kemudian dihisapnya, baikmenggunakan rokok maupun menggunakan pipa. Kebiasaan merokok berdampakburuk pada kesehatan, salah satunya kesehatan mengakibatkan gigi berubah warna,berlubang dan karies. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan merokokdengan kesehatan gigi pada perokok aktif. Metode penelitian ini adalah analitikcross sectional menggunakan metode Simple Random Sampling. Populasipenelitian ini adalah perokok aktif dengan sampel 76 responden. Hasil penelitianini didapatkan 20 responden (26,3%) merokok ringan dan kesehatan gigi baik, 23responden (30,3%) merokok sedang dan kesehatan gigi buruk, 33 responden(43,4%) merokok berat dan kesehatan gigi buruk. Hasil Analisa menggunakan UjiChi Square dengan tingkat kepercayaan 5% didapatkan nilai p-value 0,000 < a 0,05,dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan merokok dengan kesehatan gigi padaperokok aktif. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan untuk programpengabdian masyarakat atau promosi kesehatan tentang merokok dan kesehatangigi.Kata Kunci : Merokok, Kesehatan Gigi , Perokok Aktif
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI METODE TELENURSING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA Siti Nurfadila; Meilati Suryani; Karwati karwati
Health Idea Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3201

Abstract

ABSTRACTAnemia is a condition in which the number and size of erythrocytes or hemoglobin concentrations are below the threshold value, resulting in a decrease in blood transport capacity throughout the body. Anemia is still a problem because it is based on WHO data (World Health Organization, 2018). The prevalence of anemia in adolescents aged 15–24 reaches 32%, the anemia rate in women is (27.2%) higher than in men (20.3%). West Java Province has an anemia problem of 51.7%. Therefore, the Indonesian government intensifies the prevention and control of anemia in adolescent girls through health education. This study aims to determine the effect of providing education on telenursing methods on adolescent girls' knowledge about anemia. This type of research is a pre-experimental design method with a one-group pretest design. The sample in the study was 36 students in grade VII of Junior High School 8 Cimahi. Sampling in this study used the marginal homogenity analysis test. The results of the marginal homogenity test obtained a    p-value of 0.000 < 0.05, which means that H0 was rejected and Ha was accepted. With an average knowledge of 1.08 before the intervention and 2.33 after the intervention was given. The results of the study indicate that there is an influence of telenursing method education on adolescent girls knowledge about anemia. Telenursing media (a WhatsApp chat group) can be a reference in providing health education about anemia to adolescent girls to increase their knowledge. Keywords: anemia; telenursing; knowledge; health education ABSTRAK Anemia merupakan suatu kondisi jumlah dan ukuran eritrosit atau konsentrasi hemoglobin berada di bawah nilai ambang batas dan mengakibatkan terjadi penurunan kapasitas transportasi darah ke seluruh tubuh. Anemia masih menjadi masalah karena berdasarkan data WHO (World Health Organization, 2018). Prevalensi anemia pada remaja usia 15-24 tahun mencapai 32%, angka anemia pada wanita 27,2% lebih tinggi dibandingdkan pada pria 20,3%. Provinsi Jawa Barat memiliki masalah anemia sebesar 51,7%. Maka dari itu pemerintah Indonesia melakukan intensifikasi pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri melalui pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi metode telenursing terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia. Jenis penelitian ini adalah metode pre-eksperimental desain dengan tipe one-group pretest design. Sampel dalam penelitian adalah siswi kelas VII SMP Negeri 8 Cimahi yang berjumlah 36 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan uji analisa Marginal Homogenity. Hasil uji Marginal Homogienity diperoleh nilai p-value (0,000) < (0,05) yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan rerata pengetahuan sebelum diberikan intervensi 1,08 dan setelah diberikan intervensi meningkat menjadi 2,33. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi metode telenursing terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia. Media telenursing (grup chat Whatsapp) dapat menjadi referensi dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang anemia pada remaja putri untuk meningkatkan pengetahuan. Kata kunci: anemia; telenursing; pengetahuan; pendidikan kesehatan
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. “R” G3P2A0 Dengan Pemanfaatan Media Video Rendam Air Hangat dengan Garam untuk Mengurangi Ketidaknyamanan Kaki Bengkak pada Ibu Hamil Trimester III di PMB “N” Kota Cimahi Tahun 2024 Anis Sapitri; Damai Yanti
Health Idea Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3205

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif mengacu pada pelayanan kebidanan yang mencakup secara komprehensif mulai dari kehamilan hingga persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berencana. Bengkak kaki merupakan salah satu keluhan kehamilan yang sering dikeluhkan ibu hamil. Menurut WHO (World Health Organization), sekitar 80% ibu hamil trimester III memiliki kaki bengkak. Di Provinsi Jawa Barat, diperkirakan sekitar 2,44% dari 100 % ibu hamil mengalami bengkak kaki. Berdasarkan data di PMB “N”  Kota Cimahi, sejak bulan Oktober-Desember tahun  2023, terdapat 32 ibu hamil Trimester III. Sebanyak 7 orang ibu hamil (20%) yang mengalami ketidakyamanan kaki bengkak. Salah satu cara untuk mengurangi bengkak kaki yaitu dengan rendam kaki menggunakan air hangat dan garam. Media yang digunakan dalam studi kasus ini adalah video. Tujuan penelitian ini adalah memberikan asuhan komprehensif pada Ny. "R" dari masa kehamilan hingga kontrasepsi. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus yang dilakukan pada Ny. "R" G3P2A0 di mulai dari usia 38 Minggu sampai dengan ibu kontrasepsi. Hasil studi kasus menunjukan bahwa setelah diberikan terapi rendam air hangat campur garam setiap 15 menit selama 1 minggu, bengkak kaki berkurang. Sedangkan masa persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dalam keadaan normal. Kesimpulan dari studi kasus ini yaitu rendam air hangat campur garam efektif dalam mengurangi bengkak kaki pada Ny. "R". Saran dari studi kasus ini adalah asuhan rendam air hangat campur garam bisa diberikan pada ibu hamil trimester III yang mengalami ketidaknyamanan bengkak kaki.Kata kunci: asuhan komprehensif, bengkak kaki, rendam air hangat campur garam, pemanfaatan video 
Pengalaman Kader Kesehatan Jiwa dalam Program Kesehatan Jiwa Komunitas Parti Utami
Health Idea Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3203

Abstract

Community mental health services are comprehensive, holistic, and comprehensive services focused on the community. The role of nurses is to plan and implement community mental health programs. Mental health cadres as potential workers in the community are an important aspect in realizing mental health programs. This study aims to explore the role of mental health cadres in community mental health programs. This study used a descriptive qualitative approach with six participants through interviews and observations. The interview guide used voice and video recordings. The results of the study were analyzed using theme analysis, which resulted in seven themes: encouragement and intention to become a cadre to answer community trust, less than optimal support from all parties, gratitude for successfully fulfilling responsibilities as a cadre, compassion for patients who receive negative stigma from the community, never giving up in carrying out duties as a cadre, believing in having a moral responsibility to help others as a field of worship, expecting concern from all parties. These findings can be the basis for information and input or suggestions as well as additional knowledge for health centers and the community that can be used as a reference for developing community mental health programsKeywords: qualitative, soul cadre, DSSJ
EFEKTIVITAS KOMPRES HANGAT TERHADAP PENGURANGAN NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH Tazkhiatun Nufush MS; Karwati Karwati; Widya Putriastuti; Damai Yanti
Health Idea Vol 3, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3303

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif merupakan pelayanan menyeluruh dan berkelanjutan yang mencakup masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Masa kehamilan, khususnya trimester III, sering disertai keluhan nyeri punggung bagian bawah akibat perubahan postur tubuh, pertambahan berat badan, dan perubahan hormonal. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di PMB "T" Kota Bandung, nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan terbanyak yang dialami ibu hamil. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kompres hangat terhadap pengurangan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus terhadap Ny. "E" G1P0A0 usia kehamilan 37 minggu yang mengalami nyeri punggung bawah. Intervensi dilakukan dengan pemberian kompres hangat kering secara rutin selama 15 menit, dengan frekuensi 3 kali per hari. Hasil pengukuran nyeri dengan faces rating scale menunjukkan penurunan skala nyeri secara signifikan dari skala 4 menjadi skala 1 setelah intervensi. Selain itu, proses persalinan berjalan normal, masa nifas berlangsung normal tanpa komplikasi, bayi lahir sehat dan ibu memilih kontrasepsi suntik 3 bulan sebagai metode KB. Simpulan dari studi kasus ini adalah kompres hangat efektif dalam mengurangi nyeri punggung bagian bawah pada ibu hamil trimester III. Diharapkan intervensi ini dapat menjadi pilihan penanganan nonfarmakologis yang mudah, aman, dan nyaman bagi ibu hamil yang mengalami sakit punggung bagian bawah. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Nyeri Punggung Bawah, Kompres Hangat Kering, Ibu Hamil
Pengaruh Peer Education terhadap Pengetahuan Remaja dalam Pencegahan HIV/AIDS di SMA Mitra Dharma Cililin Ismi Zulfa Ukhtina; Wulan Novika Ambarsari; Karwati Karwati
Health Idea Vol 3, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3304

Abstract

ABSTRACT English Peer education is educational education carried out by teenagers, by teenagers, and for teenagers which is carried out openly to express their problems with friends their age. HIV (Human Immunodeficiency Virus) is a virus that attacks T lymphocyte cells and produces the immune system so that the body's immunity is damaged and susceptible to infectious factors. Meanwhile, AIDS (Aquired Immunoeficiency Syndrome) is a disease caused by the HIV virus in which several signs of disease appear which are caused by infection with various types of microorganisms such as bacterial, viral and fungal infections. The aim of this research was to determine the effect of peer education on teenagers' knowledge in preventing HIV/AIDS at SMA Mitradharma Cililin. This research method uses a quantitative research design using a pre-experimental design method with one group pretest posttest type. The research population was all 79 grade 11 students, and the sample size was 51 respondents. The results of this study were analyzed using the Marginal Homogeneity test, showing that there was an influence of peer education on adolescent knowledge in preventing HIV/AIDS at Mitradharma Cililin High School, with a P value (0.000) < a 0.05. The conclusion of this research is that there is an influence of peer education on teenagers' knowledge in preventing HIV/AIDS. The suggestion in this research is that it can be used as a routine health education program regarding HIV/AIDS. ABSTRAK IndonesiaPeer education (pendidik sebaya) merupakan edukasi pendidikan yang dilakukan dari remaja, oleh remaja, dan untuk remaja yang dilakukan secara terbuka untuk mengungkapkan permasalahannya dengan teman teman seusianya. HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang sel limfosit T dan melemahkan system kekebalan tubuh sehingga kekebalan tubuh rusak dan rentan terhadap factor infeksi. Sedangkan AIDS (Aquired Immunoeficiency Syndrome) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus HIV yang dimana munculnya beberapa tanda gejala penyakit yang disebabkan oleh infeksi berbagai jenis mikroorganisme seperti, infeksi bakteri, virus, jamur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh peer education terhadap pengetahuan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS di SMA Mitradharma Cililin. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif menggunakan metode pre-experimental desain dengan tipe one group pretest posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 11 sebanyak 79 siswa, dan jumlah sampel yaitu sebanyak 51 responden. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji Marginal Homogeneity menunjukkan terdapat pengaruh peer education terhadap pengetahuan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS di SMA Mitradharma Cililin, dengan nilai P (0.000) < a 0,05. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh peer education terhadap pengetahuan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS. Saran dalam penelitian ini yaitu dapat dijadikan salah satu program pendidikan kesehatan secara rutin mengenai HIV/AIDS.