cover
Contact Name
Acep Muslim
Contact Email
acepmuslim@uinsgd.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.annaba@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung A.H. Nasution No. 105, Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik
ISSN : 27464547     EISSN : 27464547     DOI : 10.15575/annaba
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori berkaitan dengan kajian jurnalistik. Scope kajian jurnal ini meliputi: 1. Jurnalisme cetak; 2. Jurnalisme online; 3. Jurnalisme elektronik; dan 4. Jurnalisme warga.
Articles 128 Documents
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Profesionalisme Kerja Wartawan AJI Kota Bandung Putra, Muhammad Raka Gustian; Hardi, Nora Meilinda
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 9 No. 4 (2024): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v9i4.44120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah Kecerdasan Emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap profesionalisme kerja wartawan. Dalam penelitian ini populasi dan sampel jenuh yang diambil adalah seluruh anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandung yang jumlah populasinya sebanyak 40 orang yang akan dijadikan sampel jenuh dalam penelitian ini. Berdasarkan uji regresi linear sederhana, penelitian ini menunjukkan bahwa Kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profesionalisme kerja wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Hal ini dibuktikan melalui analisis koefisien determinasi (R2 ) yang mencapai 93,8%. Artinya, 93,8% variasi dalam tingkat profesionalisme kerja wartawan dapat dijelaskan oleh tingkat kecerdasan emosional yang dimiliki. Uji hipotesis (uji T) menunjukkan bahwa variabel kecerdasan emosional memiliki nilai signifikansi sebesar 0,001, lebih kecil dari ambang batas 0,05. Hal ini mempertegas adanya pengaruh signifikan antara kecerdasan emosional terhadap profesionalisme kerja. Kata Kunci : Kecerdasan Emosional; Profesionalisme Kerja; Aliansi Jurnalis Independen
Persepsi wartawan mengenai kekerasan terhadap wartawan saat meliput berita: Studi fenomenologi kekerasan terhadap wartawan Kota Bandung Farhandika, Muhammad; Wibawa, Darajat; Dulwahab, Encep
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 10 No. 1 (2025): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v10i1.44224

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi Wartawan Kota Bandung terhadap kekerasan wartawan saat meliput berita. Landasan penelitian ini berpijak pada konsep fenomenologi persepsi dengan menggunakan paradigma kontrukvitisme serta jenis data kualitatif yang disajikan dalam bentuk data atau kata dan perolehan data kualitatif yang didapatkan dari hasil wawancara dengan wartawan Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekerasan terhadap wartawan, baik fisik, mental, maupun dalam bentuk intimidasi dan perampasan alat jurnalistik, merupakan tindakan kejahatan yang tidak dapat dibenarkan, terutama bila menghambat hak wartawan untuk menginformasikan publik.
Pengalaman wartawan dalam peliputan berita politik Asmoro, Arief Muhamad Sunny; Maarif, Abdul Azis
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 9 No. 4 (2024): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v9i4.44226

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman Wartawan Kota Bandung saat peliputan berita politik. Landasan penelitian ini berpijak pada Teori Fenomenologi Alfred Schutz. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi, metode tersebut menganalisis pengalaman dari sudut pandang orang yang telah mengalaminya secara langsung dengan teknik wawancara mendalam tentang pengalaman wartawan saat melakukan peliputan berita politik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman Wartawan Kota Bandung pada peliputan berita politik yakni wartawan dituntut untuk tetap netral dan berimbang. Dimana berita politik yang dihasilkan tidak menyudutkan salah satu pihak terkhusus dalam pemberitaan pemilu atau pilkada. Wartawan Kota Bandung juga memaknai peliputan berita politik sebagai nilai dan moralitas yang harus dijaga, dimana di tahun politik independensi seorang wartawan akan terancam, seperti diketahui media bahwasannya merupakan alat politik. Pengalaman Wartawan Kota Bandung pada saat peliputan berita politik memiliki pengalaman yang berbeda-beda, namun dari semua pengalaman tersebut dapat disimpulkan bahawa wartawan Kota Bandung pada saat peliputannya menghadapi bahaya dan tekanan demi mendapatkan informan yang akurat dan kredibel.
Wartawan dalam Reportase Berita Kriminal Fidryansyah, Revi Ryan; Muhaemin, Enjang; Dulwahab, Encep
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 8 No. 3 (2023): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v8i3.44235

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui reportase berita kriminal wartawan media online Harapan Rakyat. Metode penelitian menggunakan metode Fenomenologi dengan pendekaran kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa wartawan Harapan Rakyat dalam memberikan pemahaman terkait reportase berita kriminal merupakan peliputan peristiwa tindakan yang melawan hukum. Untuk itu, dalam reportase berita kriminal wartawan diharuskan untuk berhati-hati dan tetap menaati kode etik jurnalistik. Wartawan media online Harapan Rakyat dalam memaknai sebagai metode berpikir kritis dalam mengumpulkan setiap data dan melakukan analisis terhadap sebuah peristiwa kriminal yang nantinya akan menajadi informasi untuk masyarakat sebagai bentuk kewaspadaan terhadap tindak kriminal di lingkungan sekitar. Pada saat melakukan reportase berita kriminal wartawan Harapan Rakyat terlebih dahulu mempersiapkan mentalnya karena sering menemukan kasus-kasus yang mencengangkan. Wartawan Harapan Rakyat juga harus mempertaruhkan nyawanya. Dimana intimidasi dan ancaman tidak akan terhindarkan pada saat reportase berita kriminal.
Analisis Semiotika Foto Cerita Berjudul Anggit Arutala Karya Tantri Setiawati pada Media Online Photo’s Speak Rahmah, Neja Nazula; Suherdiana, Dadan; Muhaemin, Enjang
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 10 No. 1 (2025): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v10i1.44378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan moral melalui makna denotasi, konotasi dan mitos yang terdapat pada foto cerita berjudul “Anggit Arutala” karya Tantri Setiawati yang dipublikasikan pada media online Photo’s Speak. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotika dengan teori semiotika Roland Barthes melalui tiga tahapan yaitu denotasi, konotasi dan mitos. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa foto cerita berjudul “Anggit Arutala” ini memliki makna denotasi, konontasi dan mitos. Secara denotasi menyajikan deskripsi literal dari elemen-elemen visual yang terlihat secara langsung, yang menjadi dasar bagi interpretasi yang lebih kompleks.Sedangkan secara konotasi menggambarkan perjalanan emosional dan transformasi diri akibat pola asuh otoriter. Secara mitos Elemen alam seperti pohon, bunga, atau kabut sering diasosiasikan dengan makna mitos yang kuat.
Pemanfaatan Tiktok Sebagai Media Distribusi Informasi Alternatif Media Inspira Tv Novanca Nafista; Dadan Suherdiana; Prita Priantini Nur Chidayah
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 11 No. 1 (2026): Annaba : Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v11i1.29597

Abstract

Pelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang pendistribusian informasi, konstruksi, serta strategi pemanfaatan media oleh Inspira TV melalui TikTok. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan paradigma kontruktivisme. Teori yang digunakan yaitu Social Contruction of Technology (SCoT) yang dipopulerkan oleh Bijker dan Pinch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pendistribusian informasi melalui Tiktok dilakukan berdasarkan peluang pertumbuhan secara cepat pada media TikTok. Konstruksi yang dilakukan Inspira TV berpegangan dengan slogannya yaitu “Inspiratif dan Positif”. strategi yang Inspira TV lakukan dalam memanfaatkan TikTok dilihat dari berbagai aspek, tidak hanya berfokus pada menyusun strategi ketika memtutuskan untuk mengkonstruksi dan memanfaatkan TikTok.
Dinamika Komunikasi Politik Dalam Kontestasi Pilkada Serentak 2015: Hegemoni Dan Simbol-Simbol Dinasti Politik Di Kabupaten Cianjur Ridwan Mubarok; Yani Nurhasanah
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 11 No. 1 (2026): Annaba : Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v11i1.58439

Abstract

Kontestasi pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan instrumen penting demokratisasi di Indonesia, tetapi demokrasi elektoral tidak selalu menjamin pemerataan kesempatan politik. Salah satu persoalan yang berkembang ialah politik dinasti, yakni kecenderungan reproduksi kekuasaan melalui hubungan keluarga dan jaringan kekerabatan. Artikel ini menganalisis dinamika komunikasi politik dalam Pilkada Serentak 2015 di Kabupaten Cianjur dengan fokus pada hegemoni dinasti politik, strategi pelanggengan kekuasaan, dan simbol-simbol hegemonik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan strategi studi kasus. Analisis dilakukan melalui perspektif hegemoni Antonio Gramsci, konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, serta teori kekuasaan Harold D. Lasswell. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi politik tidak hanya berlangsung melalui kampanye formal, tetapi juga melalui jaringan kekuasaan, hubungan kekerabatan, birokrasi, partai politik, organisasi masyarakat, media, dan simbol legitimasi. Hegemoni bekerja melalui pembentukan kesadaran, penerimaan, dan normalisasi keberlanjutan kekuasaan keluarga. Kemenangan Irvan Rivano Muhtar-Herman menunjukkan konstruksi politik dinasti sebagai kesinambungan kepemimpinan sebelumnya di Cianjur lokal.
Strategi Dakwah Politik Partai Persatuan Pembangunan Dan Korelasinya Dengan Perolehan Kursi Legislatif Pada Pemilu 2014 Ridwan Mubarok; Isman Muslim
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 9 No. 4 (2024): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v9i4.58442

Abstract

Politik dan dakwah merupakan dua ranah yang saling berkaitan dalam kehidupan masyarakat Muslim. Politik berhubungan dengan pengelolaan kekuasaan dan kepentingan publik, sedangkan dakwah bertujuan mengajak manusia mewujudkan kehidupan berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini menganalisis strategi dakwah politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan relevansinya dengan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2014. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dan analisis isi terhadap materi politik yang mengandung pesan dakwah. Hasil analisis menunjukkan bahwa dakwah politik PPP diwujudkan melalui kebijakan, program, komunikasi politik, keteladanan kader, dan partisipasi masyarakat. Strategi tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan kekuasaan, tetapi juga pada pendidikan politik, artikulasi aspirasi umat, pembentukan perilaku politik yang berorientasi pada kemaslahatan, serta pembangunan masyarakat. Efektivitas dakwah politik dipengaruhi kualitas komunikator, pesan, media, metode, dan respons masyarakat. Perolehan kursi legislatif menjadi indikator keberhasilan elektoral, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dakwah politik.

Page 13 of 13 | Total Record : 128