cover
Contact Name
Manap Trianto
Contact Email
jbseuntad@gmail.com
Phone
6282237821075
Journal Mail Official
jbseuntad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM 9, Tondo, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Journal of Biology Science and Education
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 28305604     EISSN : 29626803     DOI : 10.22487/jbse.v12i2
Journal of Biology Science and Education (JBSE) is an Open Access Scientific Journal published by Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Tadulako University. Journal of Biology Science and Education is a peer-reviewed journal that publishes original article in all areas of biological sciences and biology education including botany, zoology, biosystematics, molecular genetics, biotechnology, biodiversity, microbiology, ecology, environmental sciences, and biology education. This journal publishes a manuscript written either in Indonesian or English. The journal is published two issues each year (January-Juny and July-December).
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2019): Desember" : 11 Documents clear
Efek Kombinasi Tepung Tapioka dan Tepung Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Terhadap Kandungan Protein Kerupuk dan Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Hasari, Cici; Masrianih
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1130

Abstract

Tepung rumput laut (Eucheuma cottonii) merupakan salah satu produk makanan yang bisa dimanfaatkan sebagai salah satu bahan untuk pembuatan kerupuk. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efek kombinasi tepung tapioka dan tepung rumput laut (Eucheuma cottonii) terhadap kandungan protein kerupuk serta pemanfaatannya sebagai media pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksperimen. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako. Kandungan protein kerupuk rumput laut (Eucheuma cottonii) dianalisis menggunakan metode Kjeldahl makro melalui tiga tahap yaitu destruksi, destilasi dan titrasi sebanyak tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai protein pada tepung tapioka 100% dikombinasikan dengan tepung rumput laut 0% (tanpa tepung rumput laut) nilai rata-rata sebesar 2,18%, tepung tapioka 75% dikombinasikan dengan tepung rumput laut 25% nilai rata-rata sebesar 3,14%, pada tepung tapioka 50% dikombinasikan dengan tepung rumput laut 50% nilai rata-rata sebesar 5,49%, dan pada tepung tapioka 25% dikombinasikan dengan tepung rumput laut 75% nilai rata-rata sebesar 6,72%. Hasil validasi penelitian ini diperoleh nilai rata-rata sebesar 76,38% dengan demikian, hasil penelitian ini layak dikembangkan sebagai media pembelajaran dalam bentuk poster.
Pengaruh Komposisi Media Tanam Daun Bambu terhadap Pertumbuhan Keladi dan Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Aziza, Maratul; Tellu, Andi Tanra
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1132

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh komposisi media tanam daun bambu terhadap pertumbuhan tanaman keladi (Caladium bicolor). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen murni jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 taraf perlakuan dan 4 ulangan, terdiri atas p0= 2 kg sekam sebagai kontrol, p1= 2 kg sekam + 9 ons daun bambu + 1 kg tanah + 1 kg pasir, p2= 2 kg sekam + 12 ons daun bambu + 1 kg tanah + 1 kg pasir, p3= 2 kg sekam + 15 ons daun bambu + 1 kg tanah + 1 kg pasir, dengan perbandingan 2:1:1:1. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANOVA yang diolah menggunakan program EXCEL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam daun bambu berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan keladi (Caladium bicolor) pada semua parameter pengamatan yang ditandai dengan didapatkannya nilai hasil analisis sidik ragam bahwa semua parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun dan berat basah tanaman memiliki nilai F hitung < F tabel. Hasil validasi media pembelajaran memperoleh nilai sebesar 85,73% termasuk kategori sangat layak. Maka penelitian ini layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam bentuk poster.
Efek Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Dari Akar Bambu, Akar Kacang Hijau, dan Akar Putri Malu terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau (Vigna radiata L.) serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Putri, Eka Wana; Alibasyah, Lestari M. P.; Mawaddah, Hayyatun; Paudi, Ritman Ishak
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1133

Abstract

Plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) adalah pupuk hayati yang mengandung sekelompok bakteri yang hidup di sekitar perakaran tanaman. Bagi tanaman, keberadaan mikroorganisme ini akan sangat menguntungkan salah satunya dalam proses fisiologi tanaman dan pertumbuhannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan Efek plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) dari akar bambu, akar kacang hijau dan akar putri malu terhadap pertumbuhan kacang hijau (Vigna radiata l.) dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar. Penelitian ini menggunakan Metode Eksperimen. Lokasi penelitian di Green House Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UNTAD. Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 6 pengulangan. P0 = tanpa pupuk PGPR, P1 = Pupuk PGPR akar bambu 12.5 ml/L, P2 = Pupuk PGPR akar kacang hijau 12.5 ml/L dan P3 = Pupuk PGPR akar putri malu 12.5 ml/L.) Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANAVA yang diolah menggunakan program STAT-27. Hasil penelitian menujukkan bahwa ketiga jenis pupuk PGPR yaitu P1 (PGPR akar bambu), P2 (PGPR kar kacang hijau) dan P3 (PGPR akar putri malu) berpengaruh terhadap pertumbuhan Vigna radiata L. dan perlakuan yang lebih efektif terhadap pertumbuhan kacang hijau yaitu P2. Selanjutnya, hasil penelitian ini digunakan sebagai bahan ajar berupa modul praktikum. Berdasarkan hasil uji validasi oleh tim ahli yaitu ahli desain 67.5% layak, ahli media 85% sangat layak dan ahli isi 68.5% layak serta 25 mahasiswa penguji 83,4% sangat layak.
Aktivitas Harian Burung Maleo (Macrocephalon maleo) di Penangkaran Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) Desa Tuva dan Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Abrar, Muchlas; Djirimu, Muchlis; Zainal, Syech; Bustamin
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1134

Abstract

Pengetahuan tentang aktivitas sangat penting untuk menjaga habitat burung Maleo sebagai satwa endemik Sulawesi yang harus dilestarikan bersama, agar habitat burung Maleo ini tetap sesuai dengan aktivitas harian burung Maleo itu sendiri dan tidak terganggu dengan kondisi lingkungan. Penelitian ini dilakukan di desa Tuva Kabupaten Sigi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas harian burung Maleo di penangkaran Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) Desa Tuva serta pemanfaatannya sebagai media pembelajaran dalam bentuk video. Jenis penelitian adalah deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengamatan langsung. Data yang diperoleh akan disajikan dan di analisis secara deskriptif dalam bentuk sajian persentase dan grafik. Hasil pengamatan menunjukan bahwa terdapat 6 jenis aktivitas harian burung maleo (Macrocephalon maleo) yaitu makan, minum, membersihkan tubuh, bertengger, istrahat, berjemur dan berjalan. Aktivitas yang paling lama dilakukan dalam satu hari pengamatan yaitu aktivitas bertengger dengan persentase 27,58% sedangkan yang paling sedikit yaitu aktivitas berjemur dengan persentase 1,17% kemungkinan di pengaruhi oleh lingkungan (suhu). Aktivitas makan dan minum di lakukan pada pagi hari, aktivitas berjemur hanya terjadi pada pukul 08.00-11.00. Hasil validasi media video di kategorikan layak berdasarkan penilaian oleh tim ahli dengan rata-rata nilai 81,44% dan hasil uji coba media video terhadap kelompok mahasiswa diperoleh nilai sebesar 88,75% yang dikategorikan layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Pengaruh Ekstrak Akar Jarak Merah (Jatropha gossypifolia Linn.) Terhadap Kadar Kreatinin Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) yang Diinduksi Etilen Glikol Qonita, Ayu; Ramadhan, Achmad
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1135

Abstract

Akar jarak merah (Jatropha gossipyfolia Linn.) merupakan salah satu tumbuhan yang dapat berpotensi sebagai tumbuhan obat karena memiliki beberapa kandungan senyawa bioaktif salah satunya adalah senyawa flavonoid yang dapat berperan dalam mengatasi gangguan pada ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh ekstrak akar jarak merah (Jatropha gossipyfolia Linn.) terhadap kadar kreatinin tikus putih (Rattus norvegicus L.) galur wistar yang diinduksi etilen glikol. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen yang dilakukan di laboratorium dengan pola rancangan acak lengkap. Jumlah sampel sebanyak 24 ekor tikus putih, yang terdiri dari 6 kelompok perlakuan dan 4 ulangan. Kelompok PI (KNormal) merupakan kelompok yang hanya diberi makan dan minum, kelompok PII (K-) diberi induksi etilen glikol, kelompok PIII, PIV, PV,dan PVI diberi induksi etilen glikol dan ekstrak akar jarak merah dengan konsentrasi berturut-turut 25%, 50%, 75%,dan 100%. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik ANAVA yang diolah menggunakan program STAT-27.
Hubungan Pengetahuan Gizi dengan Praktik Gizi Seimbang Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UNTAD dan Implementasinya sebagai Media Pembelajaran Hidayat, Moh; Laenggeng, Abd Hakim; Lilies
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1136

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu mendeskripsikan hubungan pengetahuan gizi dengan praktik gizi seimbang Mahasiswa Prodi Biologi FKIP UNTAD. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode Stratified Random Sampling yang merupakan bentuk sampling dimana populasi atau elemen populasinya dibagi dalam kelompok-kelompok yang disebut strata.. Berdasarkan analisis korelasi diperoleh hasil rhitung sebesar 0.4333 dan rtabel sebesar 0,2084 sehingga rhitung lebih besar dari r tabel. Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dengan praktek gizi seimbang, juga didukung oleh Sugiyono (2013) pada tabel pedoman interprestasi koefisien korelasi yang menyatakan pada rentang 0,400 – 0,599 nilai korelasinya pada kategori sedang. Hasil penelitian yang diperoleh dijadikan sebagai media belajar berupa poster. setelah melalui validasi oleh tim ahli dan diujikan kepada mahasiswa media pembelajaran ini layak untuk digunakan sebagai media belajar karena memiliki nilai persentase 86,15%.
Kelimpahan Jenis Rotan di Kawasan Hutan Lindung Bulu Taba, Kabupaten Pasangkayu dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Ananda, Rizal; Tellu, Andi Tanra; Nurdin, Musdalifah
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1137

Abstract

Rotan adalah tumbuhan yang termasuk dalam famili Arecaceae dan memiliki habitus memanjat yang hidup secara berumpun maupun tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menentukan kelimpahan jenis rotan di kawasan Hutan Lindung Bulu Taba, Kabupaten Pasangkayu Membuat bahan ajar dalam bentuk buku saku yang layak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode penelitian ini yaitu metode deskriptif, dengan menggunakan teknik jalur. Jalur pengamatan dibuat sebanyak 3 jalur dengan panjang jalur 100 m dan lebar 20 m. Penempatan jalur ditentukan secara purposive sampling berdasarkan tempat tumbuh rotan. Hasil pengamatan dan identifikasi rotan dikawasan hutan lindung Bulu Taba ditemukan 6 spesies rotan. Nilai indeks keanekaragaman jenis tertinggi yaitu (0,76432) atau berada pada kategori rendah. Indeks kelimpahan jenis tertinggi adalah Calamus inops Becc. (0,07297) dan indeks kelimpahan terendah adalah Calamus insignis Mart. (0,06427), Secara keseluruhan termasuk dalam kategori rendah. Hasil analisis kelayakan sumber belajar dalam bentuk buku saku dengan judul Kelimpahan dan Jenis Rotan di kawasan hutan lindung Bulu Taba setelah melalui proses validasi dan uji kelayakan diperoleh nilai rerata 85,7% atau dikategorikan sangat layak untuk digunakan.
Analisis Karakter Morfologi sebagai Penentuan Hubungan Kekerabatan Jenis Tumbuhan Paku di Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Mamuang Desa Lalundu Patigu, Rosi Feraningsih; Suleman, Samsurizal M.; Budiarsa, I Made
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan kekerabatan jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) di daerah perkebunan kelapa sawit Mamuang desa Lalundu. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel yaitu koleksi bebas. Data diolah dengan menggunakan Program File Editor (PFE) kemudian dianalisis dengan program Multivariat Statistical Package (MVSP). Indeks similaritas dihitung menggunakan metode Simple Matching Coefficient dan penentuan hubungan kekerabatan menggunakan UPGMA algorithm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan paku yang didapatkan ada 10 jenis di Perkebunan kelapa sawit Mamung desa Lalundu, yaitu Asplenium macrophyllum, Stenochlaena palustris, Pityrogramma calomelanos, Asplenium nidus, Vittaria elongat, Selaginella plana, Asplenium confusum, Drymoglossum piloselloides, Nephrolepis bisserata, dan Displazium esculentum. Kesepuluh spesies tumbuhan paku membentuk 9 klaster. Klaster pertama ditempati oleh Asplenium macrophyllum dan Asplenium confusum sedangkan 8 jenis lainnya masing-masing menempati klaster kedua sampai dengan klaster kesembilan. Hubungan kekerabatan terdekat terjadi antara spesies Asplenium macrophyllum dan Asplenium confusum dengan indeks similaritas 0,725 atau 72,50%, sedangkan hubungan kekerabatan terjauh antara individu dari spesies tumbuhan paku pada node tujuh (Asplenium confusum, Asplenium macrophyllum, Asplenium nidus, Nephrolepis bisserata dan Displazium esculentum) dengan spesies pada node 8 (Stenochlaena palustris, Pityrogramma calomelanos, Selaginella plana, Vittaria elongata dan Drymoglossum piloselloides) dengan indeks similaritas 0,446 atau 44,60%.
Jenis-jenis Tanaman Obat yang digunakan Masyarakat di Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa dan Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Bota, Tirsa Naftalia; Tellu, Andi Tanra; Achmad, Mestawaty As.
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1139

Abstract

Tanaman obat adalah jenis tanaman yang sebagian atau seluruh isi tanaman tersebut, seperti daun, batang, buah, umbi (rimpang), hingga akar digunakan sebagai obat, bahan, atau ramuan obat-obatan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan obat herbal atau medicinal plants sebagai tanaman yang digunakan dengan tujuan pengobatan dan merupakan bahan asli dalam pembuatan obat herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan cara pemanfaatan tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat di Desa Pandere serta pemanfaatannya sebagai media pembelajaran. Pengambilan data melalui teknik wawancara dan pengambilan sampel dengan teknik jelajah bersama informan, penelitian ini dilaksanakan di Desa Pandere Kecamatan Gumbasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 25 jenis tanaman obat yang dimanfaatkan masyarakat sebagai khasiat mengobati penyakit antara lain Kolestrol, Asam Urat, Sakit gigi, Ginjal, Diabetes, maag dan lain-lain. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan antara lain daun, buah, umbi, akar dan seluruh bagian tumbuhan dengan cara penggunaan yang berbeda-beda. Hasil validasi media pembelajaran diperoleh nilai sebesar 85%, dengan demikian layak dikembangkan sebagai media pembelajaran dalam bentuk buku saku.
Kadar Protein Berbagai Jenis Kacang (Leguminoceae) dan Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Trianto, Manap; Budiarsa, I Made; Kundera, I Nengah
Journal of Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v7i2.1140

Abstract

Kacang-kacangan (Leguminoceae) merupakan salah satu bahan pangan nabati yang memiliki persentase ekonomis yang tinggi bahkan merupakan sumber protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein aneka kacang-kacangan (Leguminoceae) dari Pasar Malam di Desa Sumbersari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong dan penerapannya sebagai media pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian laboratorium eksploratif. Penelitian ini menggunakan analisis Kjedhal Makro dengan tiga bagian yaitu destruksi, destilasi dan titrasi pada empat macam sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein dari seperempat sampel sebesar 24,41%/gram sampel protein yang terdapat pada kacang tanah (Arachis hypogaea L.), kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) mengandung 20,31%/gram protein sampel. , kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) 16,42%/gram sampel protein dan kacang tunggak (Vigna unguiculata L.) mengandung 21,71%/gram sampel protein. Berdasarkan setelah melalui tahap validasi dari ahli isi, desain dan media dengan diperoleh 30 siswa, penelitian ini dapat dikategorikan sebagai media pembelajaran berupa poster dengan persentase 86,69%.

Page 1 of 2 | Total Record : 11