cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,018 Documents
Perancangan Kampanye Sosial Tentang Self-Efficacy Dalam Meningkatkan Motivasi Akademik Pada Mahasiswa Ilham Sanjaya; Nefri Anra Saputra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1027

Abstract

Motivasi akademik merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan mahasiswa dalam menjalani proses perkuliahan. Namun, pada kenyataannya masih banyak mahasiswa yang mengalami penurunan motivasi belajar yang disebabkan oleh rendahnya keyakinan terhadap kemampuan diri dalam menghadapi tuntutan akademik. Konsep tersebut dikenal sebagai self-efficacy. Self-efficacy adalah keyakinan terhadap diri sendiri mengenai seberapa yakin kita dalam menghadapi situasi. Namun ternyata masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui apa itu self-efficacy dan di tingkatan mana mereka berada. Untuk itu diperlukannya sebuah perancangan sebagai media edukasi dan informatif bagi mahasiswa. Perancangan ini berjudul “Perancangan Kampanye Sosial Tentang Self-efficacy dalam Meningkatkan Motivasi Akademik Pada Mahasiswa”. Hal ini untuk menjadi solusi praktis untuk mengembangkan self-efficacy guna meningkatkan motivasi akademik. Kampanye ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa melakukan refleksi diri terhadap tingkat keyakinan yang dimiliki. Sasaran kampanye ini adalah mahasiswa sebagai individu yang berada pada fase pengembangan potensi. Solusi tersebut disajikan dalam bentuk program kampanye sosial yang dilakukan di kampus ISI Padang Panjang dengan menghadirkan beberapa media interaktif dan informatif. Metode Perancangan ini menggunakan analisis 5W+1H dan metode AISAS. Sedangkan, proses perancngan meliputi wawancara, observasi lapangan, data kepustakaan, dan kuesioner offline dan online. Proses penciptaan karya melalui beberapa tahap yang terstruktur yaitu brainstorming, sketsa, storyline, studi warna, dan studi tipografi. Bauran media dari perancangan ini berupa audio visual, buku informasi, zine, vertical banner, poster, media sosial, dan merchandise yang terdiri dari t-shirt, notebook, acrylic keychain, pin dan sticker.
Pemeranan Tokoh Penari Dalam Naskah Dahaga Karya Eugene O’Neill Terjemahan Dian Ardiansyah Bergaya Realisme Psikologis Neeta Chalidasari; Hendri Jihadul Barkah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1028

Abstract

Pemeranan tokoh Penari dalam naskah Dahaga karya Eugene O’Neill terjemahan Dian Ardiansyah bergaya realisme psikologis merupakan upaya penciptaan pemeran yang berkeinginan untuk memerankan tokoh Penari dengan otentik dan orisinil sesuai tafsir naskah. Pemeran berupaya menghadirkan realitas tokoh yang jujur dan sebenarnya pada peristiwa dengan unsur kejiwaan. Tokoh Penari yang berusaha bertahan hidup dengan keterbatasan fisiknya yang dehidrasi akut dan mengalami trauma mendalam karena menyaksikan banyak kematian di depan matanya. Dehidrasi akut itu memperparah halusinasinya hingga kegilaannya berujung pada kematian. Upaya penciptaan pemeranan ini diawali dengan mengidentifikasi tokoh dan mewujudkan tokoh ke atas panggung. Identifikasi tokoh dimulai dengan analisa naskah, analisa tokoh, dan analisa relasi antar tokoh. Hasil dari identifikasi itu pemeran terapkan pada pendekatan akting realis dengan menggunakan metode The System Stanislavski dan teori psikonalisis Freud sebagai pendukung dalam pencarian laku secara psikologis. Metode The System Stanislavski yang menitikberatkan pada masalah tubuh dan pikiran aktor terbagi dalam mind centre, emotion centre, physical centre.
Perancangan Artistik Naskah Drama Barabah Karya Motinggo Busye Dengan Pendekatan Gaya Realisme Wahyu Jafri Naldi; Enrico Alamo
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1029

Abstract

Penulisan ini membahas proses perancangan artistik dalam pementasan naskah drama Barabah Karya Motinggo Busye dengan menggunakan pendekatan gaya realisme. Naskah drama ini merepresentasikan realitas kehidupan social masyarakat yang sarat dengan persoalan kemanusian, khususnya konflik batin tokoh-tokohnya yang dipengaruhi oleh tekanan ekonomi, serta ketimpangan sosial. Melalui pendekatan realisme, perancangan artistik diarahkan untuk menghadirkan suasana panggung yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mampu memperkuat kejujuran ekspresi dan kedalaman makna dramatik. Perancangan artistik mencakup elemen setting panggung, property dan hand property, kostum, rias, tata cahaya, serta musik yang disusun secara terintegrasi untuk mendukung karakter, peristiwa, dan konflik dalam naskah. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan realisme dalam perancangan artistic mampu memperkuat suasana dramatik, memperjelas karakter tokoh, serta menyampaikan pesan sosial dan moral yang terkandung dalam naskah drama Barabah secara efektif.
Evaluasi Perubahan Tutupan Lahan Menggunakan Indeks NDVI Dan NDBI Pada Kawasan Perkotaan Bacan Rodi Sipondak
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1030

Abstract

Perubahan tutupan lahan di kawasan perkotaan merupakan fenomena yang erat kaitannya dengan dinamika pembangunan dan tekanan lingkungan, terutama pada wilayah yang memiliki kerentanan terhadap banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan tutupan lahan di Kawasan Perkotaan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, menggunakan indeks Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Normalized Difference Built-up Index (NDBI) berbasis citra Sentinel-2 tahun 2019 dan 2025. Analisis dilakukan dengan pendekatan spasial dan kuantitatif menggunakan perangkat lunak ArcGIS Pro, meliputi perhitungan indeks spektral, klasifikasi tutupan lahan, serta analisis perubahan multitemporal. Untuk meminimalkan bias akibat gangguan awan, hasil klasifikasi dilengkapi dengan verifikasi visual menggunakan citra resolusi tinggi Google Earth. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan distribusi tutupan lahan yang ditandai dengan peningkatan vegetasi jarang dan lahan terbuka, serta penurunan vegetasi sedang dan lebat, yang mengindikasikan penurunan kerapatan vegetasi dan peningkatan tekanan lingkungan perkotaan. Informasi spasial yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar pendukung dalam pengelolaan dan perencanaan wilayah perkotaan Bacan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Ibu Nurlela Pengrajin Anyaman Pandan Pesisir Selatan Dalam Fotografi Dokumenter Dion Landa Putra; Hartitom
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1031

Abstract

Pesisir Selatan Sumatera Barat merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya alam berupa tanaman pandan yang melimpah. Potensi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai bahan baku kerajinan anyaman pandan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Salah satu pengrajin yang masih aktif melestarikan tradisi ini adalah Ibu Nurlela di Nagari Kambang. Anyaman pandan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga bernilai ekonomis dan berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi perempuan. Penelitian penciptaan ini bertujuan untuk mendokumentasikan proses pembuatan anyaman pandan Ibu Nurlela melalui fotografi dokumenter sebagai upaya pelestarian budaya dan penyebaran informasi visual kepada masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan wawancara dengan pengrajin, serta pendekatan fotografi dokumenter yang menekankan fokus teknis dan fokus cerita. Hasil penciptaan diharapkan mampu memperkenalkan kerajinan anyaman pandan sebagai warisan budaya lokal Pesisir Selatan yang layak dikenal, dijaga, dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.
Pemeranan Tokoh Rose Dalam Naskah Perangkap Karya Eugene O’Neill Terjemahan Faried W Abe Saduran Edy Suisno Menggunakan Metode Akting Stanislavsky Siti Nuratikah; Yuniarni
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1032

Abstract

Pemeranan tokoh Rose dalam naskah Perangkap karya Eugene O’Neill terjemahan Faried W abe bergaya realisme psikologis merupakan upaya penciptaan pemeran yang berkeinginan untuk memerankan tokoh Rose dengan otentik dan orisinil sesuai tafsir naskah. Pemeran berupaya menghadirkan realitas tokoh yang jujur dan sebenarnya pada peristiwa dengan unsur kejiwaan. Tokoh Rose yang berusaha bertahan hidup dengan berbagai traumatik yang dialaminya sedari kecil. Yang mana sedari umurnya 14 tahun sudah mengalami peristiwa Child Grooming. Hal inilah yang membuat salah satu ketertarikan pemeran untuk memerankan tokoh Rose sendiri. Upaya penciptaan pemeran ini diawali dengan mengidentifikasi tokoh dan mewujudkan tokoh ke atas panggung. Identifikasi tokoh dimulai dengan analisa naskah, analisa tokoh , dan analisa relasi antar tokoh. Hasil dari identifikasi itu pemeran terapkan pada pendekatan akting realis dengan menggunakan metode Acting Stanilavsky yakni to be (menjadi) sebagai pendukung dalam pencarian laku secara psikologis.
Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Desa Kawasi Akibat Pembangunan Industri Nikel Di Obi Halmahera Selatan Vicklan Lakoruhut
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1033

Abstract

Pembangunan di Indonesia didukung oleh sektor industri yang semakin banyak memanfaatkan teknologi canggih. Kondisi tersebut membawa berbagai konsekuensi berupa perubahan dalam kehidupan masyarakat, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun budaya. Proses industrialisasi yang didukung oleh teknologi modern mendorong terjadinya transformasi sosial yang memengaruhi sistem nilai, norma, serta pola kehidupan masyarakat. Dalam konteks ini, pembangunan industri nikel di Desa Kawasi menghadirkan berbagai unsur budaya luar yang bersifat modern, yang berpotensi memengaruhi nilai dan norma sosial budaya masyarakat setempat. Selain itu, pemanfaatan teknologi modern juga berdampak pada perubahan gaya hidup serta pola interaksi sosial masyarakat Desa Kawasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk perubahan sosial budaya yang terjadi pada masyarakat Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Tujuan selanjutnya adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perubahan sosial budaya masyarakat seiring dengan keberadaan industri nikel di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan berdasarkan natural setting atau kondisi alamiah, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial budaya masyarakat Desa Kawasi berlangsung dalam dua pola, yaitu perubahan yang terjadi secara cepat dan perubahan yang berlangsung secara lambat. Perubahan tersebut terutama dipengaruhi oleh perkembangan teknologi industri nikel serta meningkatnya jumlah penduduk akibat masuknya masyarakat pendatang dengan latar belakang budaya yang beragam. Dampak perubahan yang terjadi antara lain berkurangnya intensitas interaksi sosial antarmasyarakat, menurunnya solidaritas sosial, diversifikasi mata pencaharian yang semakin heterogen, serta meningkatnya mobilitas sosial masyarakat. Selain itu, perubahan budaya juga tampak pada penggunaan bahasa, pola berpakaian, dan gaya hidup masyarakat. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa intensitas kontak sosial antara masyarakat lokal dan masyarakat pendatang telah memengaruhi kehidupan sosial budaya masyarakat Desa Kawasi, baik dalam aspek budaya, seperti sopan santun, bahasa, dan gaya hidup, maupun dalam aspek sosial, seperti relasi sosial, perilaku sosial, serta pola kerja sama masyarakat, khususnya praktik gotong royong.
Sistem Informasi Pemasaran Pada Kopkit: Fondasi Keputusan Di Era Digital Muhammad Syareza Aditya; Rijel Threeboy
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1034

Abstract

Sistem Informasi Pemasaran (SIP) merupakan infrastruktur strategis yang berperan penting dalam mengubah data menjadi dasar pengambilan keputusan pemasaran yang efektif. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis peran SIP dalam mendukung daya saing Kopkit sebagai bisnis Food & Beverage (F&B) yang beroperasi di lingkungan pasar yang dinamis dan kompetitif. Metode yang digunakan adalah studi konseptual-deskriptif dengan mengkaji literatur pemasaran modern serta mengaitkannya dengan konteks operasional Kopkit. Pembahasan difokuskan pada empat subsistem utama SIP, yaitu sistem catatan internal, sistem intelijen pemasaran, sistem riset pemasaran, dan sistem pendukung keputusan pemasaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan SIP yang terintegrasi memungkinkan Kopkit memanfaatkan data transaksi, perilaku pelanggan, dan informasi pasar eksternal untuk merumuskan strategi harga, inovasi menu, promosi digital, dan ekspansi lokasi secara lebih akurat. Selain itu, keberhasilan implementasi SIP dipengaruhi oleh faktor internal seperti budaya berbasis data, kualitas sumber daya manusia, dan infrastruktur teknologi, serta faktor eksternal seperti perkembangan teknologi digital, tren konsumen, regulasi perlindungan data, dan intensitas persaingan. Dengan pengelolaan SIP yang holistik dan adaptif, Kopkit mampu mengubah data menjadi keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Hadis Malik ad-Dar dan Tawassul: Kritik Hadits, Rasionalisasi Teologi, dan Kontestasi Otoritas Dalil dalam Islam Modern Amal Qasim; Jannatul Husna
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1035

Abstract

Perdebatan mengenai tawassul dalam Islam modern, khususnya yang berkaitan dengan atsar Malik ad-Dar, kerap berkembang melampaui wilayah perbedaan ijtihad metodologis dan berubah menjadi kontestasi teologis yang bersifat normatif. Artikel ini bertujuan menganalisis kritik hadis modern terhadap atsar Malik ad-Dar dengan memosisikannya sebagai epistemic case, yakni kasus analitis untuk menelusuri bagaimana otoritas dalil, standar pembenaran, dan rasionalitas teologi dikonstruksi serta dinegosiasikan dalam Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif berbasis studi kepustakaan dengan menganalisis literatur hadis klasik, karya rijāl al-ḥadīth, syarah hadis, serta kajian kontemporer tentang kritik hadis, epistemologi pengetahuan agama, dan rasionalisasi teologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tradisi hadis klasik, atsar Malik ad-Dar ditempatkan dalam kategori mukhtalaf fīhi dan diperlakukan sebagai medan ijtihad yang sah tanpa implikasi teologis final. Sebaliknya, dalam diskursus modern, kritik hadis terhadap riwayat ini mengalami pergeseran fungsi: dari instrumen verifikasi sanad dan matan menjadi mekanisme penataan batas legitimasi keberagamaan. Kritik teknis kerap beroperasi dalam horizon rasionalitas teologis tertentu yang menekankan relasi langsung, prosedural, dan minim mediasi metafisis antara manusia dan Tuhan. Artikel ini menyimpulkan bahwa kontroversi atas hadis Malik ad-Dar mencerminkan proses rasionalisasi teologi Islam modern, di mana kritik hadis berfungsi sebagai praktik epistemik yang menyeleksi dalil sekaligus membentuk paradigma keberagamaan yang dianggap sah. Kontribusi penelitian ini terletak pada perluasan kajian hadis dari ranah teknis-verifikatif menuju analisis epistemologis atas transformasi otoritas dalil dalam Islam kontemporer.
Budaya Bacan dalam Dinamika Sosial Maritim: Nilai Adat dan Tantangan Modernisasi Kepulauan Bacan Vicklan Lakoruhut; Kalsum S Wandi; Mentari Yusnan; Safira Hasnawi; Astiara Siful; Rahmania Tambrin; Putri Moksan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1036

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki keragaman budaya yang sangat tinggi, yang terbentuk melalui interaksi panjang antara kondisi geografis, sejarah lokal, dan dinamika sosial masyarakat. Salah satu wilayah dengan kekayaan budaya berbasis maritim adalah Kepulauan Bacan di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Masyarakat Bacan hidup dalam konteks kepulauan dan pesisir, sehingga laut menjadi ruang utama kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya. Budaya Bacan berkembang sebagai hasil adaptasi jangka panjang masyarakat terhadap lingkungan alam, sekaligus dipengaruhi oleh sejarah Kesultanan Bacan yang berperan penting dalam pembentukan struktur sosial, sistem adat, dan tata nilai masyarakat. Namun, dalam konteks modernisasi, globalisasi, dan perubahan sosial ekonomi, budaya Bacan menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan nilai-nilai tradisional dan praktik adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam budaya Bacan dalam dinamika sosial masyarakat maritim, dengan fokus pada nilai-nilai budaya, filsafat sosial dan moral, hukum adat, relasi manusia dan alam, serta tantangan modernisasi dan upaya pelestarian budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan ini dipilih untuk memperoleh pemahaman kontekstual mengenai makna dan praktik budaya Bacan sebagaimana dipahami oleh masyarakat setempat. Data penelitian bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, masyarakat, dan generasi muda Bacan, serta observasi langsung terhadap praktik adat dan kehidupan sosial masyarakat. Data sekunder dikumpulkan melalui studi literatur, arsip, dan dokumen yang berkaitan dengan sejarah, adat, dan budaya Bacan. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Bacan merupakan sistem sosial yang hidup dan dinamis, yang berakar pada nilai kebersamaan, gotong royong, toleransi, religiusitas, serta etika lingkungan. Gotong royong berfungsi sebagai fondasi relasi sosial dan mekanisme integrasi masyarakat kepulauan, sementara nilai persatuan dalam keberagaman menjadi modal sosial penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Hukum adat Bacaan, termasuk praktik sasi, tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengaturan pemanfaatan sumber daya alam, tetapi juga sebagai sistem nilai moral yang menanamkan kesadaran kolektif akan tanggung jawab terhadap lingkungan dan komunitas. Pendidikan adat berlangsung secara informal dan holistik melalui keluarga, tradisi, cerita rakyat, serta peran tokoh adat sebagai otoritas moral. Di tengah arus modernisasi, masyarakat suku Bacaan tidak sepenuhnya menolak perubahan, tetapi melakukan adaptasi budaya yang kontekstual. Nilai-nilai dasar budaya tetap dipertahankan, sementara bentuk praktiknya menyesuaikan dengan perkembangan sosial dan ekonomi. Penelitian ini menegaskan bahwa keberlanjutan budaya Bacaan bergantung pada keterlibatan aktif generasi muda, penguatan peran keluarga dan lembaga adat, integrasi budaya lokal dalam pendidikan formal, serta dukungan kebijakan pemerintah berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, budaya Bacaan memiliki potensi besar sebagai sumber identitas, nilai etis, dan modal budaya dalam mendukung pembangunan sosial dan ekologis yang berkelanjutan di wilayah kepulauan.

Page 100 of 102 | Total Record : 1018