cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,451 Documents
Visualisasi Kucing Pada Karya Kriya Kayu Heru Mahendra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1441

Abstract

Kucing adalah mamalia karnivora dari famili Felidae yang dikenal karena sifat independen, kemampuan adaptasi tinggi, dan perilaku teritorial. Dengan indera pendengaran, penglihatan malam, dan refleks superior, kucing berperan sebagai predator kecil sekaligus hewan pendamping manusia. Simbol misteri, kebebasan, dan kenyamanan dalam berbagai budaya. Ketertarikan pengkarya mengangkat visual kucing didasari oleh keunikan perilaku maternal pada kucing domestik yang kompleks namun sering diabaikan. Perilaku ini tidak hanya penting bagi kelangsungan hidup anak kucing, tetapi juga mencerminkan nilai empati, perlindungan, dan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sosial manusia. Selain itu, penciptaan ini diharapkan dapat memberi kontribusi pada bidang kesejahteraan hewan dan edukasi kepemilikan hewan yang bertanggung jawab. Pada tahap perancangan, ide dituangkan ke dalam sketsa yang menjadi desain pada karya yang dibuat. Bahan yang digunakan yaitunya dari kayu surian, karena memiliki kayu yang tidak terlalu keras dan memiliki motif kayu yang unik. Pada tahap finishing, karya diberi olesan wood stain yang menonjolkan warna coklat agak kemerahan pada bahan kayu surian
Perancangan Media Informasi Jajanan Tradisional Kota Wisata Di Sumatera Barat Defani Ananda; Khairunnisa
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1442

Abstract

Minimnya media informasi yang membahas jajanan tradisional di Sumatera Barat menjadi salah satu faktor rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap kuliner khas daerahnya sendiri. Padahal, jajanan tradisional merupakan bagian dari identitas budaya yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal. Informasi mengenai jajanan tradisional masih tersebar dan belum dikemas secara menarik sehingga kurang diminati oleh masyarakat. Perancangan ini bertujuan menciptakan media informasi audio visual mengenai jajanan tradisional kota wisata di Sumatera Barat sebagai sarana edukasi, dokumentasi, dan pelestarian budaya. Metode perancangan dilakukan melalui wawancara, observasi, kuesioner, studi kepustakaan, serta analisis kebutuhan audiens. Konsep visual yang diterapkan mengutamakan pendekatan audio visual dengan memadukan dokumentasi visual, voice over, tipografi, warna hangat, dan media pendukung. Hasil perancangan berupa media utama audio visual yang menyajikan informasi mengenai proses pembuatan, lokasi, dan fakta menarik dari berbagai jajanan tradisional di Kota Bukittinggi, Padang Panjang, Pariaman, dan Sawahlunto, serta didukung oleh media pendukung berupa zine, poster, X-banner, tote bag, stiker, pin, dan gantungan kunci. Media ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
Persepsi Pengunjung Terhadap Water Rappelling Di Geopark Silokek Sebagai Atraksi Wisata Minat Khusus Rahmai Sinta Putri; Rahmad Ramadan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1443

Abstract

Water Rappelling di Air Terjun Bukik Kojai, Geopark Silokek, telah berkembang menjadi salah satu atraksi wisata minat khusus yang populer, namun jumlah kunjungan masih berfluktuasi tajam (dari 78 pengunjung pada puncaknya hingga hanya 1 pengunjung pada bulan lain dalam periode April 2025–April 2026) dan belum ada kajian ilmiah yang secara khusus mengukur persepsi pengunjung terhadap aktivitas ini. Penelitian ini menawarkan solusi berupa pengukuran kuantitatif terhadap persepsi pengunjung menggunakan kerangka komponen 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary Services) menurut Yoeti (2008), dengan tujuan mengetahui tingkat persepsi pada tiap komponen serta komponen yang paling dominan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner skala Likert 1–5 yang disebarkan kepada 80 responden yang telah mengikuti aktivitas Water Rappelling, dianalisis menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,31 (kategori Sangat Setuju), dengan komponen Ancillary memperoleh nilai tertinggi (4,49) sebagai komponen paling dominan, diikuti Atraksi (4,40), Amenitas (4,32), dan Aksesibilitas (4,02) sebagai komponen terendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengunjung memiliki persepsi yang sangat positif terhadap aktivitas Water Rappelling, dengan kondisi jalan menuju lokasi sebagai aspek utama yang masih perlu ditingkatkan oleh pengelola dan pemerintah daerah.
Respon Masyarakat Terhadap Karya Sastra (Foklor) Studi Kasus Cerita Candi Tanjung Medan Kajian Dekonstruksi Rico Aprisa
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1444

Abstract

Folklore is a reflection of social facts or real facts of the past which are the storyteller's response due to the inheritance and the common thread between the story and reality or rather there is an intertext in the patterns of inheritance of the story. This also occurs in the local community who call the Tanjung Medan temple as the Puti Sangkar Bulan temple. The story of Puti Sangkar Bulan is about two Rajo named Rajo Sangek Baung and Rajo Sabandar who are fighting over Puti Sangkar Bulan, so the temple is the place of their contest.
Redesain UI/UX Website Informasi Manajemen Data Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Seni Indonesia Padanpanjang Muhammad Bintang Ramadhan; Rajudin
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1445

Abstract

Website Sistem Informasi Manajemen Data Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SIM-PPM) Institut Seni Indonesia Padangpanjang sebelumnya masih mengandalkan proses pengelolaan data secara manual yang tergabung di dalam website PPID utama institusi, sehingga menyebabkan akses yang lambat dan tidak adanya pemisahan yang tertata antara data penelitian dosen dengan data lainnya, yang menyulitkan dosen dan staf administrasi dalam mengunggah, menelusuri, dan mengelola data untuk keperluan pelaporan dan akreditasi. Penelitian ini bertujuan untuk meredesain UI/UX website SIM-PPM melalui pendekatan User-Centered Design yang dipadukan dengan prinsip Desain Komunikasi Visual, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, serta analisis kebutuhan dan masalah pengguna, kemudian dirancang melalui tahapan wireframe, sistem warna berbasis Very Dark Blue dan Amber Glow, sistem tipografi Roboto dan Poppins, grid 12 kolom (desktop) dan 4 kolom (mobile), sistem tombol, sistem kartu, dan sistem ikon, hingga diwujudkan ke dalam prototipe tingkat tinggi berupa landing page beserta media pendukung seperti website guidelines, roll banner, poster, banner panjang, dan merchandise akrilik, yang hasilnya menunjukkan antarmuka dengan hierarki informasi lebih jelas, navigasi lebih konsisten, serta identitas visual yang lebih profesional dan modern, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data penelitian sekaligus memberikan pengalaman pengguna yang lebih intuitif bagi seluruh civitas akademika ISI Padangpanjan.
Perancangan Media Informasi Tentang Cara Mengatasi Overthinking Pada Mahasiswa Farhan Firdaus Sidiq; Nefri Anra Saputra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1446

Abstract

Overthinking merupakan kecenderungan berpikir secara berlebihan dan berulang terhadap suatu permasalahan yang dapat menimbulkan kecemasan serta memengaruhi kesejahteraan psikologis mahasiswa. Fenomena ini sering muncul akibat tuntutan akademik, hubungan sosial, dan kekhawatiran terhadap masa depan. Perancangan ini bertujuan menghasilkan media informasi yang membantu mahasiswa memahami dan mengelola overthinking melalui pendekatan visual yang komunikatif dan reflektif. Perancangan didasarkan pada teori overthinking, refleksi diri, serta prinsip Desain Komunikasi Visual. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi studi pustaka dan penyebaran kuesioner kepada mahasiswa. Data yang diperoleh dianalisis sebagai dasar penyusunan konsep media. Media utama yang dirancang berupa buku reflektif interaktif berjudul Sendiri Tapi Berisik yang didukung oleh QR interaktif, video pendek, Instagram, poster infografis, postcard, gantungan kunci, dan stiker.Hasil perancangan menunjukkan bahwa media yang dihasilkan mampu menyampaikan informasi mengenai overthinking secara bertahap melalui pendekatan visual yang sederhana, personal, dan mudah dipahami. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi alternatif media informasi yang membantu mahasiswa mengenali, memahami, dan mengelola overthinking secara lebih baik.
Potensi Dan Pemanfaatan UMKM Kuliner Tradisional Lokal Dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan Di Kota Payakumbuh Khalilatul Nisa; Meria Eliza
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1447

Abstract

UMKM kuliner tradisional lokal memiliki potensi dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi UMKM kuliner tradisional lokal serta perannya dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Kota Payakumbuh. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Payakumbuh, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, media lokal, Ketua Bundo Kanduang Kota Payakumbuh, serta masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM kuliner tradisional lokal di Kota Payakumbuh memiliki potensi yang besar dalam mendukung pariwisata berkelanjutan. Potensi tersebut tercermin dari keberagaman produk, keunikan cita rasa, penggunaan bahan baku lokal, serta nilai budaya yang masih dipertahankan sebagai identitas daerah. Potensi tersebut telah dimanfaatkan melalui kegiatan usaha kuliner, promosi pada berbagai event, serta menjadi bagian dari pengalaman wisata yang berkontribusi terhadap pelestarian budaya lokal, peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan daya tarik wisata. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena masih terkendala oleh keterbatasan promosi, permodalan, pemanfaatan teknologi digital, serta belum optimalnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan pemangku kepentingan pariwisata dalam pengembangan wisata kuliner.
Bentuk Dan Makna Ornamen Tradisional Pada Masjid Tuo Pariangan, Warisan Arsitektur Minangkabau Aulia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1448

Abstract

Jurnal ini membahas bentuk dan makna simbolis ornamen yang menghiasi Masjid Tuo Pariangan, sebuah masjid bersejarah di Sumatra Barat, Indonesia. Dibangun pada abad ke-18, masjid ini menampilkan ciri arsitektur dan elemen dekoratif unik yang berakar kuat dalam budaya Minangkabau. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggabungkan data observasi dari kunjungan langsung ke lokasi dengan wawancara mendalam bersama anggota masyarakat setempat, termasuk tokoh adat dan pengurus masjid, serta studi dokumentasi berupa foto dan gambar. Analisis difokuskan pada identifikasi motif ornamen yang umum ditemukan, seperti kaluak paku, pucuak rabuang, saluak laka, kuciang lalok serta motif lain yang mungkin ditemukan, dan penafsiran makna budaya mereka dalam konteks Minangkabau, memperhatikan konteks sejarah dan perkembangannya. Temuan menunjukkan interaksi kompleks antara simbolisme keagamaan, nilai-nilai filosofis, dan praktik adat yang tercermin dalam ornamen masjid, yang menunjukkan peran masjid sebagai tempat penyimpanan dan pewarisan warisan budaya Minangkabau yang kaya dan berlapis. Penelitian ini memberikan kontribusi baru pada pemahaman yang lebih komprehensif mengenai estetika dan makna simbolis dalam arsitektur tradisional Minangkabau.
Analisis Tingkat Pengetahuan Siswa Smk Negeri 2 Pangkalpinang Mengenai Penggunaan Tabir Surya Sebagai Perlindungan Kulit Terhadap Paparan Sinar Ultraviolet (UV) Andini Yusevani; Fadli Ilham; Idun Ariastuti; Syielvi Dwi Febrianty
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1449

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan kulit sehingga penggunaan tabir surya menjadi salah satu upaya penting dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 2 Pangkalpinang mengenai penggunaan tabir surya sebagai perlindungan kulit terhadap paparan sinar ultraviolet (UV). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 982 siswa kelas X dan XI SMK Negeri 2 Pangkalpinang Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian sebanyak 284 siswa ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Guttman yang terdiri atas 13 butir pertanyaan. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir pertanyaan valid, sedangkan uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,842 sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa mengenai penggunaan tabir surya sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 126 siswa (44,4%), kategori kurang sebanyak 110 siswa (38,7%), dan kategori cukup sebanyak 48 siswa (16,9%). Pengetahuan siswa paling baik terdapat pada indikator pengertian dan fungsi tabir surya, sedangkan pengetahuan terendah terdapat pada indikator cara penggunaan tabir surya yang benar serta pemahaman mengenai jenis tabir surya dan nilai SPF. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 2 Pangkalpinang mengenai penggunaan tabir surya sebagai perlindungan kulit terhadap paparan sinar ultraviolet (UV) secara umum berada pada kategori baik, meskipun masih terdapat sebagian siswa yang memiliki pengetahuan kurang sehingga diperlukan peningkatan edukasi mengenai penggunaan tabir surya yang tepat.
Persepsi Masyarakat Dalam Mengkonsumsi Jamu Mengkudu Untuk Kecerahan Kulit Di Nagari Kapalo Koto Pariaman Asifa Maulina; Idun Ariastuti; Deby Gemysa Faradiba; Mandalika
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1450

Abstract

Paparan sinar matahari yang tinggi di Indonesia dapat menyebabkan peningkatan produksi melanin sehingga kulit menjadi lebih gelap, terutama pada bagian yang sering terpapar seperti wajah. Kondisi ini mendorong masyarakat, khususnya wanita, untuk melakukan berbagai upaya perawatan kulit, baik menggunakan produk modern maupun bahan alami. Salah satu alternatif yang masih digunakan adalah jamu mengkudu yang dipercaya memiliki kandungan antioksidan, vitamin C, flavonoid, dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan serta kecerahan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap konsumsi jamu mengkudu untuk kecerahan kulit di Nagari Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner skala Likert, dan wawancara. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh 19 item pernyataan valid (r hitung > r tabel 0,361), sedangkan uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,974 yang menunjukkan instrumen sangat reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,0% responden menyatakan sangat setuju, 33,3% setuju, 20,0% cukup setuju, dan 6,7% tidak setuju terhadap manfaat konsumsi jamu mengkudu untuk kecerahan kulit. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat percaya konsumsi jamu mengkudu secara rutin, disertai pola hidup sehat, dapat membantu menjaga kesehatan dan kecerahan kulit. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Nagari Kapalo Koto memiliki persepsi yang positif terhadap konsumsi jamu mengkudu sebagai alternatif perawatan kulit alami untuk mencerahkan kulit.