cover
Contact Name
Anom Dwi Prakoso
Contact Email
anomdwiprakoso@gmail.com
Phone
08989356510
Journal Mail Official
jurnal@medikasuherman.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Industri Pasir Gombong, Jababeka, Pasirgombong, Kec. Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Medika Mengabdi
ISSN : 30637120     EISSN : 30630444     DOI : https://doi.org/10.59981/64sh3310
Jurnal Medika Mengabdi menerima naskah original yang berfokus pada hasil pengabdian masyarakat multidisiplin dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Public Service, Community, Local Food Security Pelayanan publik untuk masyarakat, program ketahanan pangan lokal, dan strategi peningkatan ketersediaan serta akses pangan. 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design Pelatihan keterampilan, pengembangan pemasaran produk komunitas, penerapan teknologi tepat guna, dan desain intervensi. 3. Community Empowerment, Social Access Pemberdayaan komunitas, peningkatan akses sosial dan ekonomi, serta peran stakeholder lokal. 4. Underdeveloped Regions Inisiatif pengabdian di wilayah tertinggal atau berkembang, studi kasus, dan evaluasi dampak. 5. Education for Sustainable Development Program pendidikan berkelanjutan, kurikulum pengabdian, serta model pembelajaran untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET TAMBAH DARAH DI POSYANDU ILP BANGKINANG Siswanto Pabidang; Yunri Merida; Fitri Rahayu
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/sg2djk57

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin. Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan salah satu upaya pencegahan anemia, namun tingkat pengetahuan ibu hamil tentang manfaat dan cara konsumsi TTD masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang konsumsi TTD di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Kelurahan Bangkinang. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, dan pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada 30 ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil, di mana sebelum edukasi hanya 36,7% peserta memiliki tingkat pengetahuan baik, sedangkan setelah edukasi meningkat menjadi 80,0%. Edukasi kesehatan efektif meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya konsumsi TTD sebagai upaya pencegahan anemia. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran Posyandu ILP dalam peningkatan kesehatan ibu hamil secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN GANGGUAN ARTIKULASI MELALUI LATIHAN ORAL MOTOR EXERCISE Sudarman; Gunawan; Setyadi Nugroho
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/j46fj956

Abstract

Komunikasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari karena menjadi sarana penyampaian pesan, maksud, dan kebutuhan. Kelancaran komunikasi dipengaruhi oleh kejelasan bahasa, intonasi, serta ketepatan bunyi tutur. Ketidakjelasan berbahasa dapat menimbulkan gangguan komunikasi, salah satunya gangguan artikulasi. Gangguan ini ditandai dengan penggantian bunyi, hilangnya bunyi tertentu, atau perubahan produksi suara secara keseluruhan. Anak yang aktif dan banyak berinteraksi pun tetap berisiko mengalami gangguan artikulasi, yang dapat menghambat kemampuan mereka menyampaikan kebutuhan dan berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan PkM untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Kader Kesehatan serta masyarakat Desa Demakan, Kecamatan Mojolaban, mengenai pencegahan gangguan artikulasi melalui latihan Oral Motor Exercise. Sasaran kegiatan meliputi kader kesehatan, orang tua bayi dan balita, serta masyarakat yang peduli pada anak disabilitas. Penyuluhan dilakukan secara tatap muka menggunakan instrumen berupa kuesioner berisi 10 pertanyaan untuk mengukur pemahaman materi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta. Sebelum penyuluhan, sebagian besar kader memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (66,67%). Setelah penyuluhan, mayoritas mencapai kategori baik (87,33%). Nilai rata-rata pre-test meningkat dari 3,10 menjadi 7,97 pada post-test. Analisis korelasi menghasilkan nilai p=0.000 yang menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan dan hubungan positif terhadap efektivitas penyuluhan. Penyuluhan mengenai pencegahan gangguan artikulasi melalui Oral Motor Exercise terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Demakan. Peningkatan nilai pre-test ke post-test dan hasil uji statistik menunjukkan bahwa intervensi ini penting untuk mendukung deteksi serta pencegahan dini gangguan artikulasi pada anak.
EDUKASI SEKSUAL SEHAT DAN BERTANGGUNG JAWAB BAGI REMAJA DI SMKN 1 LOPOK Anggraeni, Lina Dewi; Nur Arifatus Sholilah; Fadilah Indriati Arindah; Sisilia Sada Moki
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/8g4m3f90

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan sehingga memerlukan pemahaman yang memadai mengenai kesehatan seksual dan reproduksi. Kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seksual dapat meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko serta masalah kesehatan reproduksi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai edukasi seksual melalui penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan interaktif melalui pretest, penyampaian materi, diskusi, dan posttest pada 30 siswa kelas X dan XI SMKN 1 Lopok. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 55,33% sebelum penyuluhan menjadi 86,55% setelah penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi seksual efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan seksual dan reproduksi.

Page 4 of 4 | Total Record : 33