Strada Journal of Radiography
This journal encompasses original research articles, review articles, and case studies, including: CT Scan, Ultrasonografi, Conventional Radiography, Digital Radiography, Radiodiagnostics, MRI, etc
Articles
25 Documents
Pemeriksaan Cruris Dengan Klinis Close Fraktur Os Cruris Dextra Menggunakan Modalitas Computed Radiography Di Rumah Sakit Daerah Nganjuk
Abriani Dwi Irjayanti;
Noer Soelistijaningsih
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v5i1.40
Teknik pemeriksaan os cruris dengan proyeksi AP dan lateral biasanya dilakukan pada pasien dengan kasus patah tulang. Indikasi pada os cruris yang sering terjadi adalah fraktur. Fraktur adalah dicontinuitas dari jaringan tulang ( patah tulang ) yang biasanya disebabkan oleh adanya kekerasan yang timbul secara mendadak. Fraktur tibia dan fibula adalah trauma dari kebanyakan organ ekstremitas bawah, terutama fraktur tibia dan fibula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil positioning, teknik pemeriksaan, dan hasil radiografi teknik pemeriksaan os cruris dengan proyeksi modifikasi pada kasus close fraktur os cruris dextra. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dalam hal Penelitian ini menggunakan metode praktek langsung menangani kasus pasien dengan menggunakan alat radiography CR (Computed Radiography). Teknik pemeriksaan os cruris dengan proyeksi modifikasi pada kasus fraktur sudah bisa mendiagnosis struktur anatomi dan patofisiologi dengan baik. Dari hasil pemeriksaan radiologi yang dibaca oleh dokter spesialis Radiologi Rumah Sakit Daerah Nganjuk menunjukkan bahwa pada pemeriksaan foto rontgen tampak adanya fraktur segmental 1/3 os fibula dan fraktur comminutive 1/3 os tibia. Teknik pemeriksaan harus dilakukan dengan teliti dan cermat, sehingga dihasilkan gambaran radiografi yang optimal dan informative,serta untuk menghindari pengulangan foto.
Teknik Pemeriksaan Ankle Joint Dengan Klinis Post Kll (Kecelakaan Lalu Lintas) Menggunakan Modalitas Digital Radiography Di Rumah Sakit Umum Daerah Simpang Lima Gumul
Atlingga Edi Suprapto;
Ridha Rachmathiany
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v5i1.41
Pemeriksaan radiologi ankle joint atau sendi pergelangan kaki merupakan anggota gerak tubuh manusia ekstremitas bawah pada bagian tungkai bawah tempat kedua kaki bertemu. Ankle joint atau sendi pergelangan kaki atau talocruralis joint merupakan sendi engsel atau sendi synovial (bergerak bebas). Masalah kelainan dapat terjadi pada sendi pergelangan kaki, salah satunya adalah fraktur pada ankle joint. Fraktur ankle joint merupakan patah tulang atau kondisi yang mengubah kontur (bentuk) tulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada fraktur pada pemeriksaan pasien post KLL dengan menggunakan alat digital radiography, proyeksi apa yang paling bagus untuk melihat adanya frakur pada pemeriksaan radiografi ankle joint. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Waktu penelitian dilaksanakan pada 1 Agustus 2023 sampai 1 September 2023. Tempat penelitian di Rumah Sakit Umum Daerah Simpang Lima Gumul. Hasil pemeriksaan ankle joint menunjukkan bahwa tampak adanya fraktur spiral di distal os fibula kiri yang mengakibatkan pasien merasakan nyeri dan tidak bisa berjalan dengan normal, untuk tindakan lebih lanjut akan dilakukan tindakan operasi. Dari hasil pemeriksaan pasien ankle joint dengan kasus post KLL tersebut dapat disimpulkan bahwa tampak adanya fraktur spiral di distal os fibula kiri, fraktur ini terjadi karena benturan yang keras. Proyeksi yang paling bagus untuk melihat adanya fraktur adalah proyeksi antero posterior dan lateral. Pemeriksaan menggunakan modalitas digital radiography juga sangat memudahkan radiografer untuk membuat hasil citra yang layak baca, dan juga bisa membuat alur pelayanan radiologi menjadi lebih efektif dan efisien. Pentingnya penggunaan apron pada ruangan radiologi sudah diatur dalam peraturan kepala badan pengawas tenaga nuklir (BAPETEN).
Teknik Pemeriksaan Pedis Sinistra Dengan Klinis Post Kecelakaan Lalu Lintas Menggunakan Modalitas Digital Radiography Di Rumah Sakit Umum Daerah Simpang Lima Gumul Kediri
Chris Setiawan Abednego;
Djuli Pontjowijono
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v5i1.42
Fraktur adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan kerusakan atau patahnya tulang. Ini bisa disebabkan oleh berbagai sebab, seperti cedera fisik, kecelakaan, atau kondisi medis tertentu. Fraktur dapat terjadi pada berbagai bagian tubuh, termasuk tulang-tulang besar seperti lengan, kaki, atau tulang paha, serta tulang-tulang kecil di tangan atau kaki. Tujuan dari penelitian fraktur avulsi pedis ini untuk menganalisa teknik pemeriksaan radiografi pedis pada kasus fraktur di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah SLG Kediri. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Pada tanggal 16 Agustus 2023 pukul 17:38 WIB, datang seorang pasien atas nama An. G ke Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah SLG Kediri dalam keadaan kaki sebelah kiri nyeri saat berjalan sehingga pasien menggunakan kursi roda, An. G dibawa oleh perawat dari IGD untuk dilakukan tindakan foto rontgen Pedis AP dan oblique dengan membawa surat permintaan foto rontgen. Dari pemeriksaan foto rontgen pedis tersebut dapat dilihat struktur anatomi dan patofisiologi dapat dilihat dengan jelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada pemeriksaan foto rontgen yang dilakukan pada An. G tampak adanya fraktur avulsi di apex phalang proximal digiti 1 pedis kiri. Oleh karena itu selalu memastikan nama pasien yang akan di periksa, apakah sudah sesuai dengan surat permintaan yang diberikan agar tidak terjadi kesalahan exspose pasien.
Teknik Pemeriksaan Antebrachii Sinistra Dengan Klinis Fraktur Suspect Of Radius Dan Ulna Menggunakan Modalitas Computed Radiography Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Putra Waspada Tulungagung
Jaka Irwanto;
Falentina Syivasari
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v5i1.43
Fraktur ossa antebrachi adalah terputusnya kontinuitas tulang os radius dan os ulna. Fraktur adalah patah tulang, merupakan tipe kerusakan atau kelainan yang sering terjadi pada tulang. Penggunaan istilah fraktur juga membawa maksud kontinuitas tulang yang terputus dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur radiografi yang tepat untuk pemeriksaan radiografi ossa antebrachi dengan sangkaan fraktur suspect of radius dan ulna pada pasien yang sulit digerakkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Untuk mendapatkan gambaran radiografi yang optimal pada sangkaan fraktur suspect of radius dan ulna pada pasien yang sulit digerakkan di Instalasi Rumah Sakit Putra Waspada Tulungagung. Dilakukan dengan proyeksi posteroanterior dan lateral. Hasil penelitian diperoleh tampak adanya fraktur radius dan ulna di 1/3 bagian tengah ad axim cumcontractionem. Processing film yang digunakan untuk pemeriksaan ossa antebrachi dengan klinis fraktur suspect of radius dan ulna pada pasien yang sulit digerakkan menggunakan computed radiography (CR). Demi menunjang kenyamanan para petugas radiografer, pasien dan lingkungan sekitar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu mencegah kebocoran radiasi yang terjadi pada instalasi radiologi, dan alat pelindung bagi petugas.
Teknik Pemeriksaan Antebrachii Dengan Klinis Fraktur Di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri
Rayneva Alfian Syahrani;
Andica Apriannisa
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v5i1.44
Pemeriksaan radiologi antebrachii merupakan anggota gerak tubuh manusia ekstremitas atas. Fraktur antebrachii adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan luasnya meskipun tulang patah jaringan sekitarnya akan terpengaruhi, mengakibatkan edema jaringan lunak perdarahan otot dan sendi, dislokasi sendi, kerusakan saraf dan kerusakan pembuluh darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prosedur pemeriksaan radiologi di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Waktu penelitian pada tanggal 1 Agustus 2023 sampai dengan 31 Agustus 2023. Tempat dilaksanakan di Rumsh Sakit Muhammdiyah Ahmad Dahlan Kediri. Dari hasil pemeriksaan selanjutnya dibaca oleh dokter spesialis radiologi dan hasilnya menunjukkan bahwa pada pemeriksaan foto rontgen yang sudah dilakukan pada Tn. J tampak adanya fraktur shaft radius 1/3 tengah dengan displace fragmen distal ke ventromedial. Tn. J ditemukan adanya nyeri tekan pada area yang mengalami kerusakan. Pemeriksaan radiologi berupa foto antebrachii terdapat dua cara pemfotoan yaitu AP /Lateral memberikan hasil fraktur os. radius dan ulna. Hal ini memastikan diagnosis fraktur pada pasien. Dari pemeriksaan foto rontgen antebrachii tersebut dapat dilihat struktur anatomi dan patofisiologi dapat dilihat dengan jelas. Kesimpulan yang didapat adalah menggunakan proyeksi AP dan lateral. Proyeksi ini sangat membantu dokter dalam mendiagnosa suatu penyakit, pada proyeksi AP antebrachii akan terlihat secara keseluruhan dari arah depan, sedangkan dengan proyeksi Lateral antebrachii akan terlihat secara keseluruhan dari samping. Demi menunjang kenyamanan para petugas radiographer, pasien dan lingkungan sekitar, memerlukan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah kebocoran radiasi maka penggunaan apron untuk keluarga yang menemani pasien ketika dilakukkannya pemeriksaan.
Teknik Pemeriksaan Kontras Colon in Loop dengan Indikasi Hirschsprung Disease di Instalasi Radiologi RSUD Jombang
Arif Darmawan;
Noer Soelistijaningsih
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v4i2.45
Colon in loop adalah teknik pemeriksaan radiologi dengan cara memasukkan kontras secara retrograde (dimasukkan dari anus) yang bertujuan untuk mengevakuasi keseluruhan colon. Hirschsprung merupakan penyakit bawaan yang menyerang usus besar sehingga menyebabkan feses terperangkap di dalam usus. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemeriksaaan kontras colon in loop dengan indikasi hirschpung dieases di Instalasi Radiologi RSUD Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pasien atas nama An. N dari ruang Poli Anak dibawa ke Instalasi Radiologi RSUD Jombang. Pelaksanaanya di RSUD Jombang. Hasil yang dalam penelitian in adalah pada pemeriksaan colon in loop yang dilakukan di Instalasi Radiologi RSUD Jombang sudah dilakukan dengan baik meskipun tidak menggunakan 5 fase dikarnakan hasil citra radiograf dapat dibaca dengan baik oleh dokter. Adapun persiapan pasien sebelum pemeriksaan colon in loop yaitu : 48 jam sebelum pemeriksaan, di pagi, siang dan malam hari pesien makan bubur kecap, Terakhir makan jam 8 malam, jam 9 malam urus-urus dengan garam inggris atau Dulcolax, puasa ± 8 jam sebelum pemeriksaan, minum air putih di perbolehkan, Tidak boleh banyak berbicara kerena bisa membuat udara masuk ke usus, sebelum di lakukan scaning pasien di minta untuk melepas pakaian dan memakai baju yang telah di siapkan. Saran yang bisa penulis berikan, yaitu tetap menjaga proteksi radiasi supaya keselamatan pasien, radiografer, dan masyarakat umum tetap terjaga.
Teknik Pemeriksaan CT Scan Kepala Non Kontras dengan Kasus CVA di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Baptis Kota Kediri
Prima Sandra Iqbal Nur Handi;
Mira Anjani
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v4i2.46
CVA (Cerebrovascular Accident) merupakan penyakit yang terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah di otak yang menyebabkan berhentinya suplai oksigen ke bagian otak tiba-tiba atau gangguan status hemodinamik yang tidak stabil yang berlangsung selama 24 jam dan di tandai dengan wajah lumpuh sebelah, bicara pelo, lumpuh anggota gerak bahkan sampai koma dan dapat mengancam jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Teknik pemeriksaan CT Scan kepala non kontras dengan kasus CVA di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Baptis Kota Kediri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pasien dengan melakukan pemeriksaan CT-Scan di Rumah Sakit Baptis Kediri sesuai permintaan dari dokter. Pemeriksaan ini dilakukan kepada Ny. APP dengan diagnosis CVA. Hasil pemeriksaan CT-Scan pada kasus CVA bacaan Dokter Spesialis Radiologi Rumah Sakit Baptis Kediri menunjukkan bahwa fraktur os frontal kiridanos occipital kanan dan tak tampak intra cerebral. Pada pemeriksaan CT scan kepala dengan kasus CVA perlu dilakukan pengukuran volume perdarahan apabila pada hasil radiograf tampak perdarahan dan di cetak dalam 2 film yaitu bone window dan cerebrum window. CT Scan digunakan untuk mendiagnosa keadaan suatu trauma kepala. Berdasarkan observasi bahwa menunjukkan ada satu scan parameter penting yang berbeda dengan teori yaitu CT Scan dilakukan dengan menggunakan 1 range dengan slice thickness 5 mm.
Teknik Pemeriksaan Appendicografi pada Klinis Suspect Appendicitis Akut Menggunakan Modalitas Computed Radiography di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Baptis Kota Kediri
Aditya Ardiyanto;
Ridha Rachmathiany;
Andica Apriannisa
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v4i2.47
Appendicogram merupakan pemeriksaan radiografi appendix dengan menggunakan sinar-X dengan bantuan media kontras positif untuk menegakkan diagnosa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui prosedur pemeriksaan appendicogram dengan klinis suspect appendicitis akut di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Baptis Kediri. Penelitian menggunakan kualitatif menggunakan desain penelitian deskriptif dan jenis penelitian studi kasus, pengumpulan datanya diperoleh dari observasi dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Baptis Kediri. Waktu penelitian selama 1 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari pemeriksaan non visualized appendix. Untuk tindakan lebih lanjut akan dilakukan tindakan operasi. Pada pemeriksaan appendicogram membutuhkan persiapan khusus, tidak dipergunakan foto AP polos sebelum diminumkan media kontras. Media kontras yang dipergunakan barium sulfat 30 gr serta diminumkan menggunakan waktu tunggu 6-7 jam sebelum pemeriksaan sudah dapat menegakkan diagnosa. Pada pemeriksaan radiografi appendicografi ini sudah sesuai dengan standard teori, dengan menggunakan proyeksi antero posterior (AP) dan right posterior oblique (RPO). sudah dapat menghasilkan gambaran radiograf yang baik dan sudah mendukung diagnosa penyakit tersebut.
Teknik Pemeriksaan Kontras Uretrografi dengan Klinis Fistula Uretra Menggunakan Modalitas Digital Radiography di Instalasi Radiologi RSUD Jombang
M. Yanuar Bagus Eka Adullah,;
Djuli Pontjowijono
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v4i2.48
Fistula uretra adalah kelainan yang jarang terjadi, tetapi memiliki dampak klinis yang signifikan. Laporan kasus ini mendokumentasikan pengalaman penanganan seorang pasien dengan fistula uretra melalui pemeriksaan uretrografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemeriksaan kontras uretrografi dengan klinin fistula uretra menggunakan modalitas digital radiography di Instalasi Radiologi RSUD Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode yang digunakana adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Ada seorang pasien atas nama Tn.So ke Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Jombang dengan keluhan utama adanya kebocoran urin atau cairan lain melalui saluran uretra yang tidak seharusnya. Hasil pemeriksaan kontras uretrografi dengan klinis fistula uretra bacaan dokter spesialis radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Jombang menunjukkan bahwa stricture urethra dan ureteritis pars cavernosa serta fistula urethra – cutan. Pasien menjalani pemeriksaan uretrografi untuk mengevaluasi keberadaan fistula uretra. Pemeriksaan uretrografi menjadi kunci dalam diagnosis, memungkinkan visualisasi yang rinci terhadap hubungan patologis antara uretra dan struktur anatomi lainnya. Temuan uretrografi menyoroti adanya saluran abnormal pada uretra,memberikan dasar yang solid untuk perencanaan tindakan selanjutnya. Berdasarkan pengalaman dalam menangani kasus fistula uretra dengan mendalam diharapkan dapat meningkatkan hasil pengelolaan dan kesejahteraan pasien yang terkena.
Teknik Pemeriksaan Vertebrae Thoracolumbal pada Klinis Paraparese di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri
Bintang Bima Sakti;
Falentina Syivasari;
Andica Apriannisa
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/sjr.v4i2.49
Pemeriksaan vertebrae thoracolumbal adalah salah satu pemeriksaan radiologi tanpa menggunakan media kontras. Indikasi pada vertebrae thoracolumbal yang sering terjadi adalah spondylolisthesis. Spondylolisthesis adalah kondisi medis yang terjadi ketika satu tulang belakang (vertebra) bergeser ke depan atau ke belakang terhadap tulang belakang di bawahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemeriksaan vertebrae thoracolumbal dengan klinis paraparese di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Tempat penelitian di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri. Ada pasien atas nama Ny. S datang ke Instalasi Radiologi Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri, arahan dari dokter dilakukan pemeriksaan Xray Thoracolumbal AP/Lateral. Hasil pemeriksaan terdapat pergeseran tulang belakang dan adanya kelemahan pada bagian otot tulang belakang selanjutnya akan dilakukan tindakan lebih lanjut. Pada pemeriksaan vertebrae thoracolumbal di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri. Proyeksi yang digunakan dalam pemeriksaan vertebrae thoracolumbal di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri adalah proyeksi AP dan lateral. Teknik pemeriksaan thoracolumbal adalah menggunakan proyeksi AP dan lateral. Tujuannya untuk mengindikasi klinis paraparese agar menghasilkan gambaran keadaan yang lebih jelas.